Analisa Vigo: Hierarki Lama Bayern Munich Hancur Ditangan Harry Kane
Sumber: Twitter @FCBayernEN

Analisa Vigo: Hierarki Lama Bayern Munich Hancur Ditangan Harry Kane

Muhammad Ilham - September 14, 2023
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Namun, manajemen Bayern Munich baru-baru ini memberikan kritik kepada Joshua Kimmich lantaran naik turunnya performa yang ia tunjukkan. Dengan kritik yang dilontarkan kepadanya, ditambah dengan sosok Kane yang merupakan seorang kapten juga di Tottenham Hotspur, membuat Kimmich jauh lebih melunak.

Beruntungnya, Manuel Neuer yang merupakan bekas kapten tengah menjalani masa penyembuhan akibat patah kaki yang ia terima saat bermain ski di awal 2023. Ketidakhadiran Neuer di skuad membuat Kane semakin bisa menghancurkan hierarki lama.

Analisa Vigo: Hierarki Lama Bayern Munich Hancur Ditangan Harry Kane
Sumber: Twitter @FCBayernEN

Keberhasilan Kane untuk menggeser Kimmich dan Neuer sebagai seorang pemimpin di dalam dan luar lapangan mempengaruhi rekan-rekan lainnya untuk mengikuti jejaknya. Kingsley Coman akhirnya menunjukkan itu saat dirinya mencoba untuk memberikan saran kepada Benjamin Pavard agar tidak hengkang terlebih dahulu ke Inter Milan.

Mengejutkannya, Kim Min-jae yang juga seorang pendatang baru melakukan itu juga. Dirinya mengeluarkan sosok kepemimpinannya dalam hal pengembangan talenta-talenta muda, dan itu dirasakan Jamal Musiala.


Baca Juga:


Dalam laporan yang sama, diketahui Musiala sangat senang dengan kehadiran Kim Min-jae di tim. Kim Min-jae bertanya kepada Jamal Musiala perihal bagaimana dan di mana ia menginginkan bola untuk membuka permainan agar dapat melakukan serangan lebih cepat.

Kemampuan Kane dalam membangun tim lewat internal menunjukkan hasilnya. Leroy Sane menjadi pemain yang kembali hidup di musim ini dengan mencetak dua gol dalam tiga pertandingan terakhir.

Lalu, pemain muda mereka, Mathys Tel, yang memiliki statistik yang sama seperti Sane dengan dua golnya, juga memperlihatkan loyalitasnya kepada Bayern Munich. Ia dikabarkan menolak semua tawaran yang datang kepadanya dan menjalani latihan sendiri di Sabener Strasse agar bisa mengasah kemampuannya dalam mencetak gol.

Jika terus begini, maka piramid hierarki lama yang diisi Kimmich, Neuer, dan Leon Goretzka akan hancur oleh Kane. Namun, itu adalah hal yang harus dilakukan oleh Bayern Munich.

Pasalnya, hierarki tidak seharusnya ada di dalam sebuah tim karena akan menimbulkan berbagai masalah, dan itu sudah terjadi di Bayern Munich musim lalu. Kehadiran hierarki dalam tim mampu menghancurkan mental pemain-pemain lain yang tidak memiliki hierarki, sehingga performa tim akan menurun.

Berharap saja, Kane tidak menjadi sosok yang sama seperti Kimmich, Neuer, atau Goretzka. Meskipun kemungkinan itu ada, tetapi Kane sepertinya tidak akan seperti itu lantaran ia hanya ingin meraih gelar bersama Bayern Munich.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepakbola dunia hanya di Vivagoal.com