
Analisa Vigo: Olympique Lyon, Tim Terbaik Prancis yang Sedang Sekarat Akibat Janji Manis
Mereka akhirnya menjual Lucas Paquate ke West Ham United, Bruno Guimaraes ke Newcastle United, dan Malo Gusto ke Chelsea FC dan mendapat 117 juta poundsterling. Hal tersebut berlanjut dengan Castello Lukeba ke RB Leipzig seharga 30 juta euro dan Bradley Barcola ke PSG seharga 45 juta euro.
Dana segar dari Textor pun juga semakin jauh dari harapan lantaran dirinya juga memiliki saham di banyak klub seperti Crystal Palace, RWD Molenbeek, dan Botafogo. Namun, tidak ada satupun klub tersebut yang berkembang, sehingga Lyon pun terkena dampaknya.

Puncaknya, di Ligue 1 2023/24, Lyon menjadi bulan-bulanan tim lain. Dalam 10 laga terakhirnya, Les Gones sudah merasakan lima kali kekalahan, empat imbang, dan baru sekali menang. Rentetan hasil buruk dan kekalahan besar kontra PSG (1-4) membuat para suporternya kesal.
Baca Juga:
- 5 Fakta Transfer Terburuk yang Dilakukan Everton
- 5 Fakta Legenda yang Terhempas dari Juventus
- 5 Fakta Pemain Penting yang Pernah Dimiliki Aston Villa
- 5 Fakta Pemain Mesir Tersuskes Saat Aboard
Pasca laga kontra PSG, ultras mereka, Bad Gones, mengatakan kepada para pemain agar tidak mempermalukan jersei ketika di lapangan. Mereka tidak mempedulikan hasil, melainkan keinginan besar dari para pemain untuk bisa bertarung maksimal tiap laganya.
“Kalian mengenakan seragam Olympique Lyon dan sekarang saatnya kalian mendengarkan kami. Kalian lah yang mengenakan seragam OL. Pemain sebelum kalian telah mengenakannya dan membesarkannya, kalian tidak punya hak untuk menodai itu,” ucap salah satu suporter Bad Gones.
Angry Lyon ultras confront their players 😡
Olympique Lyon fans warned them against 'tarnishing' the club's shirt after losing 4-1 at home to Paris Saint-Germain. @le_Parisien pic.twitter.com/MR8k2Bdxq9
— SPORF (@Sporf) September 4, 2023
“Kami ingin menyanyikan nama kalian dengan rasa hormat dan cinta karena kami tahu kalian telah bermain dengan hati. Namun, kami berharap kalian menghormati jersei dan memberikan yang terbaik di atas lapangan,” tambahnya.
Saat ini, Lyon berada di dasar klasemen Ligue 1 2023/24 dengan hanya meraih tujuh poin dari 12 laga. Fabio Grosso selaku pelatih tentu harus memutar otak bagaimana caranya untuk bisa selamat dari zona degradasi karena akan sangat muluk jika memikirkan tampil di Eropa atau 10 besar musim ini.
Namun, keterpurukan Lyon saat ini tidak lepas dari janji manis John Textor yang menjanjikan kucuran dana segar untuk membuat tim hebat. Mau tidak mau, Fabio Grosso harus menggunakan skuad yang ada.
Selalu update berita bola terbaru seputar sepakbola dunia hanya di Vivagoal.com















