Analisa Vigo: Anti Klimaks Transfer Gabri Veiga
Sumber: Goal

Analisa Vigo: Saudi Pro League Bakal Menjadi Destinasi Pemain Sebelum Pensiun?

Heri Susanto - Juni 15, 2023
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Berita Bola – Asia dan Amerika Serikat bisa menjadi destinasi yang tepat bagi para pemain yang memasuki senjakala karir sebagai pesepakbola. Arab Saudi masuk dalam perhitungan lantaran Saudi Pro League menawarkan kemehawan bagi mereka yang masih ingin mencari pundi di usia yang kian menua.

Beberapa musim silam, kompetisi di Asia mulai menarik minat para pesepakbola top. Negara-negara seperti Qatar, Tiongkok hingga Jepang menarik para pemain top dunia yang sudah menuai untuk merumput di sana. Carlo Tevez, Didier Drogba, Santi Cazorla, Xavi Hernandez hingga Andres Iniesta merepresntasikan negara-negara tersebut.

Gaji besar serta deretan fasilitas yang ditawarkan menjadi tolak ukur mengapa nama-nama besar tersebut mau merumput di Asia yang secara kompetisi, tertinggal jauh dibanding Eropa. Selain itu, tim Asia juga tak segan memberikan bayaran fantastis sebagai bagian dari fantasi mereka mendatangkan pemain top meski usianya sudah tergerus.

Selain Asia, Amerika Serikat melalui MLS juga menjadi destinasi yang menarik untuk dikunjungi. Pasca kedatangan David Beckham pada 2007 ke LA Galaxy, beberapa pemain top macam Thierry Henry, Kaka, Robbie Keane, Zlatan Ibrahimovic, Gonzalo Higuain, Steven Gerrard, Ashley Cole hingga yang teranyar Lionel Messi merumput di sana.


Baca Juga:


Pemain top yang mentas di sana mendapatkan gaji yang terbilang lumayan besar. Selain itu, kehadiran para pemain tersebut membuat MLS kian seksi lantaran Stadion yang terisi penuh. Tak hanya gaji, pemain juga bisa meneken kontrak komersial dengan berbagai perusahaan di sana. Di samping itu, kompetisi mereka juga tak terlalu ketat layaknya Eropa.

Di luar berbagai kompetisi tersebut, kini Saudi Pro League menjadi bahasan yang hangat untuk diperbicangkan. Setelah lama tak terdengar, sepakbola Timur Tengah kembali menggeliat pasca kedatangan Cristiano Ronaldo di awal tahun ini.

Ronaldo, yang berusia 38 tahun datang pasca kontraknya diputus Manchester United. Ia mendapatkan gaji 200 juta Euro per tahun. Angka tersebut jelas menjadi valuasi fantastis bagi pemain yang berusia senja. Namun lantaran prestasi dan reputasi yang dimilikinya, angka tersebut jelas dinilai layak.

Dalam sesi perkenalannya, Reuters mengutip jika dirinya menilai kompetisi Arab Saudi bakal menjadi sebuah kompetisi elit di tahun-tahun mendatang. Selain itu, ia juga menilai jika paradigma orang akan kompetisi ini harus sedikit dirubah.

“Anda harus melihat kompetisi ini dengan cara berbeda. Saya akan disebut pembohong jika menyebut kompetisi ini adalah Premier League.”


Baca Juga:


Dampak kedatangan Ronaldo mulai terasa dampaknya lantaran tim-tim lain di Saudi Pro League juga mengejar para pemian bintang dunia. Al-Ittihad suskes mengamankan Karim Benzema. Secara reputasi, Big Benz dan Ronaldo lumayan setara. Pun demikian dengan prestasi. Bayaran yang didapat Benzema, menurut laman Talksport ada di angka 200 juta Euro. Gaji tersebut sama dengan apa yang didapat Ronaldo.

Selain Benzema, beberapa tim juga mulai membidik pemain-pemain top yang sudah menua macam Pierre-Emerick Aubameyang, N’Golo Kante, Luka Modric, Neymar hingga Riyad Mahrez untuk bergabung. Menilik para bidikannya, mereka seakan menawarkan paket pensiun mewah kepada para pemain yang menginginkannya.

Jika para pemian sudah nampak lelah bermain di Eropa dan tak bisa lagi mencapai level tertinggi, bermain di Arab Saudi jelas bisa menjadi solusi. Mereka menawarkan uang besar bagi para pemain top dan bukan tak mungkin di masa mendatang kompetisi ini bisa bertransformasi menjadi Liga yang bersaing dengan kompetisi top Eropa lantaran mereka memiliki uang yang terbilang masif meski opsi terakhir dipastikan tak akan hadir dalam 3-5 musim ke depan.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com