Apakah Sepakan Pojok Trent Alexander-Arnold Sah?

0
3393
Trent Alexander-Arnold

Vivagoal Liga Champions – Sebagian dari kita tentu terperangah dengan skema gol kemenangan Liverpool atas Barcelona. Lantas, apakah tendangan sudut Trent Alexander-Arnold menyalahi aturan Law of the Game?

Mengejutkan, itulah kata yang tepat guna menggambarkan kesuksesan Liverpool melakukan comeback gemilang atas Barcelona. Selain berhasil mencetak empat gol, ada satu momen yang sangat menarik di laga yang digelar di Anfield Rabu dini hari kemarin.

Adalah gol penentu kemenangan Liverpool yang dicetak oleh Divock Origi 10 menit jelang laga berakhir. Kelengahan para pemain belakang Barcelona dimanfaatkan dengan baik oleh Trent Alexander-Arnold yang melepas quick-kick untuk hadiah tendangan pojok. Bola dengan cepat disambar oleh Origi untuk membobol gawang Marc-Andre ter Stegen.

 

“Saya melihat bola di dalam gawang dan saya tidak tahu siapa yang mengambil sepak pojok, itu terlalu cepat buat saya,” ujar Jurgen Klopp. “Oh Tuhan, itu sungguh jenius.”

Meski demikian banyak pihak terutama fans Barcelona yang mempertanyakan apakah tendang pojok seperti itu boleh disahkan. Untuk mempertimbangkannya, mari kita lihat prosedur melakukan tendangan sudut dari Laws of the Game;

Law 17 – Prosedur Tendangan Penjuru;

  1. Bola harus ditempatkan pada area pojok paling dekat dengan titik di mana bola melewati garis lapangan.
  2. Bola harus diam tidak bergerak dan ditendang oleh pemain yang menyerang.
  3. Bola dalam permainan ketika ditendang dan terlihat jelas bergerak; bola tidak perlu meninggalkan area pojok.
  4. Bendera sudut tidak boleh dipindahkan.
  5. Lawan harus tetap berada dalam jarak setidaknya 9,15 meter dari area pojok hingga bola dalam permainan kembali.

Seperti yang kita lihat pemain tidak perlu menunggu adanya peluit dari wasit untuk melakukan tendangan sudut.

Eksekusi tendangan sudut sendiri tidak akan disahkan apabila penendang menyentuh bola dua kali (sebelum bola mengenai pemain lain), menyentuh dengan tangan atau menendang bola ke arah lawan dengan cara yang negatif seperti menggunakan tenaga berlebihan, agar mendapatkan bola lagi atau mencederai lawan.

dengan penjelasan diatas bisa dipastikan jika keberhasilan Liverpool menyingkirkan Barcelona adalah sebuah hal yang legal. The Reds sendiri nantinya akan bersua Tottenham Hotspur pada laga final yang akan digelar di Wanda Metropolitano di Kota Madrid.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here