
Bangkit di Barca, Rashford Dapat Peringatan dari Manajer Inggris
Vivagoal – Berita Bola – Manajer Tim Nasional Inggris, Thomas Tuchel memberikan peringatan pada salah satu anak asuhnya, Marcus Rashford, agar tidak menyia-nyiakan bakat dan potensi besarnya sebagai pesepakbola, ditengah kebangkitannya bersama Barcelona.
Sinar Marcus Rashford yang sempat meredup di Manchester United, kini perlahan kembali menyala bersama Barcelona. Rashford merapat bersama Blaugrana di bursa musim panas 2025 lalu sebagai pemain pinjaman.
Rashford bisa merasakan lagi menit bermain reguler dengan tampil sebanyak 10 kali di semua ajang musim ini. Ia tercatat mampu menyumbangkan total tiga gol serta empat assists bagi skuad El Barca di bawah komando Hansi Flick.

Performa tersebut kembali membuat Rashford mendapat panggilan dari Timnas Inggris pada jeda internasional Bulan Oktober 2025. Situasi buruk di Man United sebelumnya sempat membuat Rashford terpinggirkan, termasuk di ajang Euro 2024 silam.
Potensi dan talenta untuk menjadi sosok pemain kelas atas diakui oleh Thomas Tuchel telah dimiliki Rashford sekarang. Tapi, eks pelatih Chelsea ini juga memberi peringatan bahwa semua itu akan percuma jika Rashford tak memberikan bukti nyata di lapangan, seperti gol dan assist.
Baca Juga:
- VG ART COMPETITION: Syarat, Mekanisme, dan Total Hadiah Puluhan Juta Rupiah
- Marselino Ferdinan Yakin Dapat Menit Bermain di AS Trencin Karena Jago Gocek
- Obrolan Vigo, Frank Lampard, Sang Juru Selamat Coventry City
- Dituntut Jadi Mesin Gol Man United, Cunha Akui Masih Bingung
Bagi Tuchel, talenta besar saja takkan cukup untuk bisa membuat pemain menjadi konsisten bersaing di level tertatas dunia sepakbola. Sehingga, Ia sangat ingin Rashford terus fokus mengembangkan kemampuannya, serta menampilkan performa maksimal apapun situasinya.
“Dia bisa menjadi salah satu yang terbaik di dunia karena finishing dan kualitas yang saya lihat dalam latihan. Dengan kedua kaki dan kepalanya, dia eksplosif, cepat, dan kuat di udara, jadi baginya tidak ada batasan. Tapi angka-angka belum mencapai potensinya. Perlu mendorong dirinya sendiri dengan keterlibatan dalam mencetak gol,” ujar Tuchel dilansir Sky Sports.
View this post on Instagram
“Saya pikir dia masih harus membuat keputusan-keputusan ini. Dia masih cukup muda untuk membuatnya, karena jika tidak, mungkin akan kecewa dalam 10 tahun ke depan dengan apa yang bisa dicapai dan apa yang mungkin Ia lakukan. Itulah inti baginya, untuk terus mendorong dirinya sendiri hingga batas maksimal. Batas baginya sangat, sangat tinggi, mungkin lebih tinggi daripada yang lain,” tambahnya.
“Dia memiliki potensi ini. Tapi potensi adalah kata yang berbahaya dalam olahraga tingkat tinggi, karena kamu harus mencapai performa terbaik secara teratur. Itu yang diminta dan tantangannya di level ini. Bukan soal talenta. Ini soal apakah dia bisa membuktikan dirinya di level klub dan internasional; itu tugasnya. Baik dia memulai dari awal atau masuk dari bangku cadangan, dia harus terus membuktikan dirinya.”















