Conte Inter
(Photo by Marius Becker/picture alliance via Getty Images)

Conte Sebut Inter Tak Perlu Mendapat ‘Hair-Dryer’ Treatment

Irman Maulana - December 2, 2020
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Liga Champions – Antonio Conte mengatakan jika para pemain Inter Milan tak membutuhkan perlakuan keras atau ‘Hair-Dryer’ Treatment untuk bisa bangkit saat menang tipis atas tuan rumah Mochengladbach.

Tiga poin penuh menjadi harga mati untuk Inter Milan saat mereka berhadapan dengan Monchengladbach dini hari tadi. Kemenangan sangat dibutuhkan Nerazzurri agar peluang mereka melangkah ke 16 Besar Liga Champions musim ini tetap terbuka.

Pasukan Antonio Conte sempat unggul lewat gol yang dicetak oleh Matteo Darmian pada menit ke-17, yang berhasil disamakan oleh Gladbach lewat gol dari Alassane Plea di injury time babak pertama. Tetapi Romelu Lukaku sukses memastikan kemenangan Inter lewat dua golnya pada menit 64 dan 73.

Tuan rumah Gladbach sempat membuka harapan mereka meraih poin setelah Alassane Plea mencetak gol keduanya, dua menit berselang dari gol Lukaku. Namun para pemain Inter berhasil menjaga keunggulan sekaligus memastikan tiga poin penuh di Jerman.

Pasca pertandingan, Conte ditanya apa yang terjadi dalam ruang ganti Inter selama paruh waktu babak pertama. Menurutnya Ia tak menggunakan pendekatan yang keras seperti Hair-Dryer Treatment yang biasa digunakan oleh Sir Alex Ferguson untuk membuat para pemainnya bangkit dalam laga ini.

“Kami menganalisis beberapa situasi selama jeda, karena Inter membuat beberapa kesalahan menjelang jeda, tetapi para pemain ini membutuhkan dukungan pelatih pada saat itu,”ujar Conte dilansir Football Italia.

“Saya mengatakan kepada mereka bahwa kami harus terus maju dan menemukan kembali kualitas yang tim miliki di awal permainan dan bahwa mereka akan dihargai dengan kemenangan.

“Saya senang terbukti benar, karena ketika seorang pelatih berbicara dan hal-hal itu tidak terjadi, kamu berisiko kehilangan kepercayaan mereka!”

Lini tengah Inter berhasil tampil gemilang untuk mendominasi lawan, dengan komando dari Marcelo Brozovic. Padahal pemain asal Kroasia itu baru saja pulih setelah Ia di vonis positif virus corona, yang membuatnya absen dalam beberapa pertandingan Inter Milan.


Baca Juga:


“Kami melakukannya dengan baik sebagai tim. Tak pelak, lini tengah bisa menjadi pembeda dalam sebuah pertandingan. Jangan lupa, ini adalah pertandingan pertama Brozovic sejak COVID,”ungkapnya. 

“Nicolò Barella bermain terus-menerus dan mengalami masalah betis di babak pertama, tetapi kami memiliki Stefano Sensi dan Christian Eriksen yang memberikan kualitas, tetapi tidak sebanyak kekuatan pertahanan yang lain.

“Kami mengambil risiko dengan menahan Barella di luar sana. Tekel geser terakhir Brozovic menunjukkan bahwa ketika dia menempatkan tekad itu, dia benar-benar bisa menjadi luar biasa. Roberto Gagliardini adalah pemain yang andal, dalam segala hal.”

Conte lalu memberikan komentarnya pada dua pemain muda mereka yakni, Nicolo Barella dan Alessandro Bastoni. Menurutnya mereka berdua membuatnya senang karena terus bisa berkembang dengan pesat bersama Inter musim ini.

“Barella berusia 24 tahun dan telah berkembang pesat sejak musim lalu. Dia masih bisa dan harus berkembang pesat. Hal yang sama berlaku untuk Bastoni, yang juga melakukannya dengan sangat baik.,”tambahnya

“Katakanlah ini adalah pemuda yang dapat kamu andalkan dalam segala hal dan tugas saya untuk membantu mereka menjadi dewasa.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com