Iraola
Getty Images/Robin Jones – AFC Bournemouth via sport.detik.com

Gaya Main Iraola Seperti di Kasta Bawah, Tapi Dia Jenius!

Rizal Saleh - Juli 28, 2026
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

VivagoalLiga Inggris Manajer Everton, Sean Dyche, memberikan penilaian menarik terhadap sosok Andoni Iraola, yang kini menangani Liverpool. Menurutnya, salah satu kekuatan terbesar Iraola bukan hanya terletak pada kemampuan merancang taktik, tetapi juga keberaniannya mengubah filosofi bermain ketika situasi menuntut.

Andoni Iraola resmi menangani Liverpool setelah menjalani tiga musim yang mengesankan bersama Bournemouth. Sebelumnya, Ia berhasil mengangkat performa The Cherries hingga menjadi salah satu tim yang paling merepotkan di Premier League.

Namun, perjalanan Iraola di sepak bola Inggris tidak selalu berjalan mulus. Pada awal kedatangannya pada musim 2023/2024, ia gagal meraih kemenangan dalam sembilan pertandingan pertamanya di Premier League.

Tangan Dingin Andoni Iraola Bangkitkan Bournemouth yang Sempat Goyah
Andoni Iraola, Foto: dok Twitter @israel_iniguez

Salah satu hasil terburuk terjadi saat Bournemouth kalah telak 0-3 dari Everton yang saat itu masih dilatih Sean Dyche pada Oktober 2023. Kekalahan tersebut kemudian menjadi salah satu titik balik yang mengubah pendekatan taktik Iraola bersama Bournemouth.

Dyche menilai jika Iraola sudah menyadari bahwa gaya bermain yang selama ini identik dengan sepak bola Spanyol takkan langsung berhasil di kompetisi sekeras Premier League. Bahkan Dyche merasa gaya main tersebut seperti kasta bawah sepakbola Inggris.

Oleh Karena itu, Iraola memilih beradaptasi dan mengubah pendekatan permainannya secara signifikan. Perubahan tersebut langsung membuahkan hasil. Pada pertandingan berikutnya di liga, Bournemouth berhasil mengalahkan Burnley dengan skor 2-1.

Tangan Dingin Andoni Iraola Bangkitkan Bournemouth yang Sempat Goyah
Bournemouth, Foto: dok Twitter @OptaJoe

Bournemouth pun perlahan mulai menemukan konsistensi hingga mampu bertahan di kasta tertinggi sepak bola Inggris. Menurut Dyche, transformasi taktik yang dilakukan Iraola menjadi bukti bahwa Ia memiliki kemampuan membaca situasi dengan sangat baik.

Dyche mengaku sangat terkesan dengan keberanian Iraola meninggalkan pendekatan awalnya. Ia menilai tidak banyak pelatih yang bersedia mengesampingkan idealisme demi menemukan formula yang lebih efektif.

Manajer berusia 55 tahun ini mengaku sangat terkesan dengan keberanian Iraola meninggalkan pendekatan awalnya. Pasalnya bagi Dyche, tidak banyak pelatih yang bersedia mengesampingkan idealisme demi menemukan formula yang lebih efektif, terutama di Liga Inggris.

“Iraola pada dasarnya melatih di liga yang lebih rendah, tapi dengan level permainan yang tinggi. Mereka terus-menerus menekan dan memaksa lawan menyerah. Versi yang berkualitas tinggi dan penuh energi,” kata Dyche seperti dilansir Goal.


Baca Juga:


“Saya kagum melihatnya karena kami sempat menguasai mereka sepenuhnya di Everton saat dia mencoba menerapkan apa yang bisa Anda bayangkan sebagai gaya bermain Spanyol,” tambahnya. “Menurut saya, dia jenius dalam hal manajemen, karena Anda bisa melihat dia menyadari ‘ini tidak akan berhasil,’” tambah Dyche.

“Saat kami bertanding melawan mereka lagi, dia langsung menyerang habis-habisan, membuat kami kewalahan, bek sayap terus-menerus berbalik arah dan harus berlari kembali ke gawang mereka sendiri, sementara bek tengah merasa tidak pernah mendapat waktu istirahat. Mereka tampak seperti tim yang berbeda dan dia telah melakukan pekerjaan yang brilian,” kata Dyche.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com