
Guardiola Keluhkan Kepemimpinan Wasit Saat Hadapi Monaco
Vivagoal – Liga Champions – Pep Guardiola menyinggung tentang kepemimpinan wasit yang menurutnya kurang adil saat Manchester City menghadapi tuan rumah AS Monaco dalam lanjutan pekan kedua Liga Champions 2025/26.
Manchester City harus kecolongan di menit-menit akhir kala lakoni partai tandang melawan AS Monaco, Kamis (2/10) dini hari WIB. Bermain di Stade Louis II, The Citizen terpaksa berbagi angka dengan Monaco usai laga berakhir 2-2.
Erling Haaland membawa Man City unggul pada menit ke-15, namun kemudian mampu disamakan oleh Monaco lewat Jordan Teze tiga menit berselang. Di akhir babak pertama, City kembali unggul berkat gol kedua Haaland menit ke-44.

City yang diambang kemenangan justru harus kecolongan oleh Monaco lewat sepakan penalti Eric Dier. Penalti itu diberikan karena Nico Gonzalez dianggap melakukan pelanggaran keras pada Dier di kotak terlarang.
Setelah melalui pertimbangan VAR yang cukup panjang wasit akhirnya memutuskan penalti untuk Monaco. Dier pun mampu mengeksekusi bola dengan sempurna sekaligus mengecoh kiper Man City, Gianluigi Donnarumma.
Baca Juga:
- VG ART COMPETITION: Syarat, Mekanisme, dan Total Hadiah Puluhan Juta Rupiah
- Gelar TC Tahap Pertama, Timnas U-23 Panggil 4 Pemain Diaspora
- Lelah Dengan Tunggakan Gaji, Bernardo Tavares Putuskan Hengkang Dari PSM
- PFL 2025/26 Resmi Bergulir, FFI Hapus Sistem Degradasi
Pep Guardiola pun merasa adanya ketidakadilan dari keputusan wasit, terutama tentang penalti tersebut. Pasalnya, pada tayangan ulang, bola sejatinya terlebih dulu menyentuh Gonzalez sebelum kakinya mengenai Dier.
“Ini tendangan bebas yang tidak adil. Tidak sempurna. Lalu kami kebobolan penalti saat kami menyentuh bola terlebih dahulu. Bukan lawan yang menyentuh bola, tapi kami. Tidak ada niat. Begitulah adanya. Saya tidak tahu. Itu diberikan sebagai penalti, itu saja,” ujar Guardiola dilansir Sky Sports.
View this post on Instagram
Sepanjang laga City sangat mendominasi pertandingan dengan tercatat mampu melepaskan 18 percobaan tembakan, enam diantaranya mengarah ke gawang. Tapi The Citizen pada akhirnya hanya mampu mecetak dua gol, diperparah dengan kontroversi penalti Monaco.
“Saya belum melihat statistik atau peluangnya, tapi menurut saya kami jauh lebih bersemangat daripada mereka, terkadang hal itu tidak mungkin. Banyak hal yang tidak menguntungkan kami dalam situasi tersebut,” tambahnya.















