
Imbang Lawan Iran, Belgia Terlalu Banyak Sia-siakan Peluang
Vivagoal – Piala Dunia 2026 – Pelatih Tim Nasional Belgia, Rudi Garcia mengeluhkan anak asuhnya yang terlalu banyak menyia-nyiakan peluang saat hadapi Iran, dan berujung kegagalan mereka meraih kemenangan perdana pada gelaran Piala Dunia 2026.
Belgia kembali gagal mendapatkan angka penuh pada fase Grup G Piala Dunia 2026. Tampil di Los Angeles Stadium, Belgia harus puas berbagi angka dengan Timnas Iran usai kedua tim mengakhir laga tanpa gol, Senin (22/6) dini hari WIB.
Pada laga ini diwarnai oleh satu kartu merah yang didapatkan oleh bek Belgia, Nathan Ngoy menit ke-67. Meski begitu, Belgia sebenarnya sangat mendominasi pertandingan dengan total penguasaan bola 68 persen berbanding 32 milik Iran.

Mereka tercatat melepaskan total 22 percobaan tembakan tapi hanya tujuh yang mengarah ke gawang. Sayangnya, berbagai usaha dari pasukan Red Devils itu tak mampu menjebol gawang Iran sampai pertandingan selesai.
Hasil ini merupakan skor imbang kedua yang didapatkan Belgia, karena sebelumnya pun bermain 1-1 melawan Mesir di pekan pembuka. Belgia kini berada di posisi ke-3 pada klasemen Grup G dengan dua angka, dibawah Mesir dan Iran.
Pasca laga usai, Rudi Garcia mengatakan bahwa timnya itu tampil sesuai rencana, serta sudah memperkirakan Iran bakal bertahan. Garcia tampak geram karena dominasi maupun berbagai peluang Belgia harus berakhir sia-sia.
Baca Juga:
- Piala Dunia 2026 Grup G: Jadwal, Hasil, Klasemen dan Skuad
- Bos Persib Singgung Efek Domino Keberadaan Frans Putros di Piala Dunia 2026
- Tak Janji Selalu Menang, Shin Tae-yong Beri Satu Jaminan untuk Jakmania
- Bukan Piala AFF, John Herdman Janjikan Juara FIFA ASEAN Cup
“Kami sebenarnya bisa menang dengan selisih tiga gol atas Iran, tetapi kami tidak cukup efisien. Kami memiliki banyak peluang, dan jika tidak mencetak gol, kamu tidak akan memenangkan pertandingan,” ujar Garcia dilansir Reuters.
“Belgia mendominasi, jadi secara taktis dan dalam hal rencana permainan, kami bermain sesuai yang kami inginkan. Namun, kami terlalu boros dan kurang efisien. Bermain dengan satu pemain kurang selama 30 menit sangat sulit di Piala Dunia.”
Tapi, Ia juga mengakui bahwa awal pertandingan tidak sesuai harapan, namun menegaskan bahwa peluang lolos masih ada di tangan timnya. Di partai terakhir, Belgia bakal menghadapi Selandia Baru untuk menentukan nasib mereka di Piala Dunia 2026.
“Terkadang kamu harus menang, dan dalam situasi ini kamu harus menang. Jelas, saya berharap bisa memulai dengan lebih baik, tetapi ini adalah bagian dari kehidupan,” tambah Garcia.
“Grup G ini tidak lemah. Kita harus membuktikan bahwa kita mampu mengalahkan Selandia Baru dan melaju ke babak 32 besar. Pertama-tama, kita perlu beristirahat, memulihkan diri, dan bersiap untuk pertandingan penentu ini.”
Selalu update berita bola terbaru seputar Piala Dunia 2026 hanya di Vivagoal.com















