
Kembali Promosi, Inilah 5 Fakta Pemain Penting yang Memperkuat FC Koln
- Toni Schumacher

Koln sempat menikmaati jasa Toni Schumacher dalam rentang 1972-1987. Dalam rentang tersebut, ia sempat hantarkan tim menangi satu Bundesliga dan sepasang DFB-Pokal. Pada periode tersebut, sang pemain sukses mendulang 542 laga di lintas kompetisi dan namanya sukses menjadi pemegang rekor penampil terbanyak klub.
Pada medio tersebut, sang pemain dianggap sebagai salah satu kiper terbaik di negaranya dan mentas untuk Jerman Barat pada dua edisi Piala Dunia yakni 1982 dan 1986 lalu. Pada 1982, ia sempat terkena kontroversi lantaran menjegal penyerang Timnas Prancis, Patrick Battiston di partai semifinal.
Toni juga pernah memegang jabatan strategis pasca gantung sepatu. Di tahun 2012 hingga 2019, ia pernah menjabat sebagai Wakil Presiden tim yang bertugas mengurusi divisi keolahragaan klub.
- Pierre Littbarski

Littbarski pernah dua kali bermain pada sepasang periode berbeda bersama FC Koln yakni pada 1978-1986 dan 1987-1993.Koln bahkan menjadi tim terakhir yang dibelanya di Eropa. Pada awal karir, ia sempat berbagi tempat dengan bintang-bintang tim seperti Tino Schumacher, Dieter Muller dan Bernd Schuster.
Kombinasi pemain-pemain tersebut membuat tim mampu mendulang gelar DFB-Pokal 1983 lalu dan membantu tuiim bersaing memperebutkan gelar Bundesliga pada 1982, 1989 dan 1990. Namanya juga tersemat sebagai pemenang Piala Dunia 1990 bersama Timnas Jerman kala ia masih berseragam Koln.
Setelah meninggalkan tiim oada 1993, ia mejejal J-League yang baru dibangun di awal medio 90an. Tim-tim seperti JEF United Ichiara dan Brumell Sendai semapt diperkuatnya. Ia putuskan pensiun pada 1997 kala usianya memasuki 37 tahun.
- Anthony Modeste
Dibanding dua nama yang tersemat di atas, Modeste jelas tak memiliki catatan mentereng dalam hal gelar atau penampilan. Sebagai ganti, ia menjadi penjualan termahal tim tatkala dilepas ke tim Chinese Super League, Tiajin Tianhai pada 2018 lalu. Di sana, ia mentas bareng Axel Witsel dengan mahar 29 juta Euro.
Bersama Koln, pemain asal Prancis sempat mentas dalam periode 2015-2017 lalu. Mentas dalam dua peirode berbeda, Modeste memaksimalkan karirnya di Jerman dengan bukukan 79 gol dan 10 assist daam 157 laga bersama the Billy Goats. Ia sempat melalangbuana ke berbagai tim seperti Hoffenheim dan Borussia Dortmund. Saat ini, di usia 37 tahun, ia tak memiliki klub.
Baca Juga:
- Obrolan Vigo: Paul Pogba adalah Perjudian Baru untuk AS Monaco
- Obrolan Vigo: Thomas Muller, Calon Penafsir Ruang Baru untuk Vancouver
- Obrolan Vigo: Eredivisie yang Bakal Dekat dengan Kita
- Obrolan Vigo: Joao Felix, Mantan Wonderkid Mahal yang Harus Jadi Kutu Loncat
- Jhon Cordoba

Jika Modeste menjadi termahal Koln, maka Cordoba yang menjadi penggantinyapada musim 2017/19 lalu resmi menjadi penggantiya. The Billy Goats harus merogoh kocek di angka 17 juta Euro guna membawa sosok asal Kolombia merapat ke RheinEnergieStadion guna menjadi juru gedor baru klub.
Dalam prosesnya, sang pemain mentas dalam tiga musim. Sosok yang sempat bermain untuk Granada bahkan pernah membantu tim di Bundesliga 2 dengan gelontoran 20 golnya bersama tim di musim 2018/19 lalu sekaligus membantu tim promosi ke Bundesliga.
Total, Jhon pernah mentas dalam 86 laga dan mendulang 37 gol serta 8 assist dalam periode merumputnya di Cologne. Ia sempat melipir sejenak ke Hertha Berlin sebelum terbang ke Rusia pada 2021 guna bermain untuk Krasnodar.
- Lukas Podolski

Podolski diklaim menjadi salah satu pemain terbaik Timnas Jerman yang diproduksi oleh Joachim Loew. Bersama Die Mannschaft, ia sempat mendulang 130 caps dan mengepak 49 gol bagi Jerman. Namanya juga tersemat dalam bagian Der Panser kala menangi Piala Dunia 1994 di Brasil.
When 37-year-old Podolski did this from his own half 😱
That left foot… forever 𝐒𝐏𝐄𝐂𝐈𝐀𝐋. 😵🔥
🎥 @_Ekstraklasa_ pic.twitter.com/1KjcIBwsDV
— 433 (@433) August 8, 2025
Price Poldi merupakan jebolan akademi FC Koln. Ia pernah mencatatkan rekor pembelian dan penjualan termahal klub kala dilepas ke Bayern Munich untuk kemudian dibeli kembali sebelum akhirnya dilego balik ke Arsenal. Bersama Koln, 86 gol serta 41 assist menjadi persembahannya untuk klub. Satu gelar Bundesliga 2 juga menjadi persembahannya.
Sang pemain layak disebut sebagai journeyman lantaran pernah mentas di Jerman, Inggris, Italia, Turki hingga Jepang. Saat ini, di usia 40 tahun, ia masih mentas di tim asal leluhurnya, Polandia bersama Gornik Zabrze sejak 2021 lalu.
Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com















