
Obrolan Vigo: Paul Pogba adalah Perjudian Baru untuk AS Monaco
Vivagoal – Berita Bola – AS Monaco resmi mengamankan Paul Pogba di bursa musim panas ini secara gratis pasca kontraknya bersama Juventus diputus, Desember 2024 lalu. Ada perjudian yang dilakukan tim besutan Adi Hutter untuk mengamankan pemenang Piala Dunia 2018 itu.
Pogba merupakan nama besar yang sempat mencuri perhatian dunia melalui aksi-aksinya bersa Juventus, Manchester United maupun Timnas Prancis. Berbagai gelar sempat ia menangkan bersama tiga tim tersebut, termasuk Piala Dunia kedua bersama Le Bleu di tahun 2018 lalu. Pogba juga merupakan pemain yang cerdas dan mampu membuka ruang atau peluang bagi timnya.
Namun di akhir-akhir karirnya, entah bersama United atau Juventus, sorotan selalu mengarah kepadanya. Ia mulai mengalami masalah cedera dan temukan inkonsistensi performa. Belakangan, ia juga terkena masalah doping ketika membela Juventus. Hal tersebut membuatnya tak lagi bermain sejak Agustus 2023 lalu. Ia harus menepi 18 bulan lantaran masalah tersebut.
It’s time❤️🤍 pic.twitter.com/jTL9WNDI1N
— Paul Pogba (@Pogbaball) August 11, 2025
Lebih dari setahun berselang, Juve kemudian menyudahi kerjasama dengan Pogba. Spekulasi terkait kemana dirinya akan bermain nyaring terdengar. Beberapa tim asal MLS dan Saudi Pro League, destinasi yang paling mungkin untuknya menlanjutkan karir menawarkan rangkaian pilihan. Namun Pogba menolak. Jebolan Le Havre masih pede dirinya bisa mentas di Eropa guna mentas bersama Timnas Prancis di Piala Dunia 2026 mendatang.
Baca Juga:
- Obrolan Vigo: Thomas Muller, Calon Penafsir Ruang Baru untuk Vancouver
- Obrolan Vigo: Eredivisie yang Bakal Dekat dengan Kita
- Obrolan Vigo: Joao Felix, Mantan Wonderkid Mahal yang Harus Jadi Kutu Loncat
- Obrolan Vigo Evan Ferguson, Babak Baru sang Wonderkid di Roma
Marseille menjadi tim yang santer dikaitkan dengan sang pemain. Sejak musim dingin 2025 kemarin. Les Phoceens disebut siap memberikan ruang bagi Pogba guna mentas di Stade Velodrome. Meski berasal dari Prancis, ia belum pernah sekalipun mentas di Ligue 1. Pendekatan intens mereka lakukan dengan harapan deal bisa terkunci seperti mereka mengamankan Adrien Rabiot di joker transfer tahun lalu. Namun realisasi urung terjadi.
Direktur Olahraga Marseille, Medhi Benatia kemudian menjelaskan lasan timinya enggan mengamankan Pogba lantaran faktor teknis dan kebugarannya yang dipertanyakan lantaran lama tak bermain. “Kami mempertimbangkan merekrut Paul. Namun masalahnya, jika kami mendatangkannya dan ia belum fit. Apakah hal itu masuk akal untuk mengganggu keseimbangan tim,” urainya seperti diwartakan BBC, Februari lalu.

Asa kemudian batal. Sempat muncuk rumor Pogba akan ke MLS terlebih dahulu sebelum mentas di tim Eropa lain di musim panas ini. Namun kemungkinan tertutup. AS Monaco, tim yang sudah mulai menjadi langganan untuk mentas di Liga Champions kemudian memberikan tangan mereka untuk Pogba. Kontrak dua tahun disodorkan dan pertibangan kebugaran sosok 32 tahun juga sempat menjadi acuan.
Di tengah kondisi keuangan tim Prancis yang tengah goyang lantaran masalah hak siar dan berbagai aspek lain. Monaco mengambil dua jalur. Membayar Pogba sebagai salah satu pemain termahal klub dengan kontrak hampir 4 juta Euro plus potensi sang pemain yang belum langsung mentas. Terkait hal ini, Direktur Olahraga tim, Thiago Scuro sudah memastikan sang pemain baru bisa mentas pada Oktober 2025 mendatang.
Baca Juga:
- 5 Fakta Pelepasan Termahal Raksasa Portugal ke Asia
- 5 Fakta Pemain Penting yang Pernah Memperkuat Man United dan Arsenal
- 5 Transfer Paling Random yang Terjadi di Dunia Sepakbola
- 5 Fakta Pemain yang Berpotensi Dilepas Arsenal di Musim Panas Ini
Di musim 2025/26 ini, Monaco memang santer mengamankan pemain veteran guna menemani para bintang muda klub yang tengah mencuat seperti Maghnes Akliouche, Eliesse Ben Seghir, dan Soungoutou Magassa yang baru saja hadir ke tim utama. Transfer Eric Dier, Ansu Fati, Pogba dan Lukas Hradecy menjadi bukti Les Monegasques ingin menambah karakteristik tim melalui mereka yang baru saja datang. “Kami ingin menjaga strategi kami yang menekankan pada pemain muda dan menyeimbangkannya tak jauh dari sana,” urai Scuro lagi.
Pogba, meski baru akan bermain dalam tiga bulan ke depan lantaran masih harus memulihkan kondisi diharapkan Monaco bisa membuat tim berkembang melalui pengalaman dan kepemimpinannya selama ini. Bahkan dalam sesi latihan tim, ia sudah memberikan dampak positif di ruang ganti dan membangun hubungan yang erat dengan pemain lain.
Jauh sebelum Pogba datang, Monaco sudah memiliki kestabilan yang lumayan. Namun catatan tersebut tentu akan kalah jika dikomparasikan dengan PSG. Meski begitu, mereka mereka harus menunggu untuk melihaat sang pemain kembali prima dan membuat komposisi tengah menjadi lebih berbahaya dibanding sebelumnya. Di sisi lain, Pogba juga masih ingin membuktikan diri ia belum habis dengan Monaco sebagai tempat anyarnya.
Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com















