Kisah Skuad Manchester United yang Pernah Dikepung Tinja Sebelum Bermain - Vivagoal.com
Kisah Skuad Manchester United yang Pernah Dikepung Tinja Sebelum Bermain

Kisah Skuad Manchester United yang Pernah Dikepung Tinja Sebelum Bermain

Fido Moniaga - May 31, 2020
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal Liga Inggris – Satu kisah tak terlupakan terjadi saat Manchester United berkunjung ke markas Sunderland satu dekade silam. Bukan karena jalannya laga, namun insiden di ruang ganti pastinya tak bisa hilang dari ingatan mereka.

Persiapan di ruang ganti menjadi sebuah ‘ritual’ yang wajib dilakukan sebuah tim. Para pemain dan pelatih mempersiapkan diri untuk naik di atas panggung terbaik yang mereka banggakan.

Namun apa jadinya jika ruang ganti tersebut dipenuhi oleh tinja? Kejadian tersebut bukan sebuah dongeng melainkan pengalaman buruk yang pernah dialami oleh Manchester United dalam lawatannya ke Stadium of Light pada tahun 2010.

“Kami datang ke stadion dan ada tetesan di langit-langit, mereka menaruh ember di bawah tetesan itu dan mengatakan, ‘ada bocor di langit-langit ruang ganti’. Anak-anak tetap bersiap, hilir-mudik di sekitar ember itu. Manajer ada di pojok ruangan seperti biasa, ia sudah memberi instruksi di hotel. Kami lantas ke lapangan untuk pemanasan,” ucap Albert Morgan, eks kitman Setan Merah dalam podcast Man United yang dilansir Mirror.

“Setelah beberapa menit, salah satu petugas keamanan datang dan bilang, ‘Albert, sebaiknya kamu ke ruang ganti, ember di sana mulai penuh’. Saat kami tiba, ember itu sudah jadi seperti tong. Kami pun masuk dan melihat ke arah langit-langit, tiba-tiba salah satu bagiannya copot. Ada tinja di mana-mana! Saat itu manajer baru keluar.”

“Ada tinja yang kemudian belepotan ke setelan pemain, baju-baju, dinding, ke mana-mana. Dimitar Berbatov marah besar tentang sepatunya, yang tertimbun tinja setinggi 3 inchi (sekitar 7,6 cm). Tak ada yang bisa diselamatkan. Sepatu, setelan. Satu-satunya yang bisa kami lakukan adalah merogoh kaus kaki dan sepatu para pemain untuk mengambil perhiasan dan arloji.”


Baca Juga:



“Saat itu pukul tiga kurang sepuluh. Pertandingan mulai pukul tiga dan jersey-nya berlumuran tinja. Mereka harus mengundur setengah jam. Semua pemain menolak tampil dengan jersey itu,” tutur Albert Morgan.

Untung Morgan membawa setelan cadangan dan pemain tetap bisa tampil tanpa bau tinja. Bahkan Steve Bruce, manajer Sunderland sampai datang untuk ikut bantu membersihkan sebelum kick-off.

“Ia masuk dari pintu di bagian belakang ruang ganti tersebut. Ia membawa sikat besar yang lebarnya sampai beberapa meter dan mendorong lumuran tinja itu keluar dari ruang ganti. Seragam-seragam yang terkena tinja kemudian kami taruh di plastik hitam untuk dibuang.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com