Meski Dihantam Krisis Covid-19, Nilai Jual Mbappe Masih di Angka Rp 2,8 Triliun

0
35
Bagi Fabregas, Mbappe Lebih Pas Bermain Untuk Real Madrid

Vivagoal Ligue 1 – Nilai transfer Mauro Icardi dari Inter Milan ke Paris Saint-Germain memang jadi bukti nyata bahwa pandemi Covid-19 nilai jual pesepakbola menurun, tak terkecuali Kylian Mbappe. Walau demikian, market value penyerang 21 tahun itu masih sangat tinggi, yakni sekitar Rp 2,8 triliun.

Sebuah studi dilakukan oleh KPMG Football Benchmark untuk mengetahui sejauh mana dampak yang ditimbulkan Covid-19 terhadap harga pasaran atlet sepakbola dunia. Dalam riset ini, KPMG mengambil data dari 10 liga teratas di Eropa dengan mempertimbangkan mulai dari kondisi keuangan klub, sisa durasi kontrak pemain, umur hingga situasi di bursa transfer.

Selain faktor-faktor diatas, ada tiga aspek kunci yang juga jadi pertimbangan, yakni akumulasi pendapatan klub yang hilang, kedua, lamanya seorang pemain menghabiskan waktu tanpa pertandingan, dan terakhir jumlah kesempatan yang dilewatkan pemain untuk menunjukkan performanya.

Dari semua poin yang cukup kompleks tersebut, lewat algoritma player valuation tool yang berbasis data dari Opta dan sumber lainnya, KPMG mendapatkan hasil terkait penurunan nilai jual pemain akibat krisis yang ditimbulkan Covid-19.

Untuk Kylian Mbappe, meski sudah tidak bertanding sejak pertengahan Maret dan besar kemungkinan baru akan bermain lagi pada September 2020, namun nilai jualnya masih berada di angka 177 juta euro atau setara Rp 2,8 triliun, turun sebesar 21,5 persen dari market value sebelum krisis yakni 225 juta euro.


Baca Juga:


Adapun rekan kompatriotnya di PSG, Neymar juga mengalami penurunan nilai jual mencapai 21,7 persen dari 175 juta euro menjadi hanya 137 juta euro saja. Yang menarik, winger Manchester City, Raheem Sterling hanya mengalami penurunan harga jual sebesar 10,5 persen, yakni dari 150 juta euro menjadi 134 juta euro.

Merujuk pada hasil studi ini, maka KPMG memperkirakan, Mbappe masih akan bertahan di Parc des Princes musim panas tahun ini karena banderolnya yang masih sangat tinggi dan pendapatan klub-klub top Eropa seperti Liverpool dan Real Madrid menurun.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here