Roma Juventus
(X/Juventus via bolaskor.merahputih)

Perasaan Campur Aduk Pelatih Juventus, Usai Tahan Imbang AS Roma

Irman Maulana - Maret 2, 2026
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal  Serie A – Allenatore Juventus, Luciano Spalletti mengaku memiliki alasan untuk senang, namun juga perasaan kecewa disaat bersamaan, pasca terhindar dari kekalahan melawan AS Roma, Senin (2/3) dini hari WIB pada lanjutan pekan ke-27 Liga Italia 2025/26.

Pertarungan ketat dan dramatis mewarnai laga antara AS Roma dan Juventus di Olimpico Roma dini hari tadi. Aksi saling berbalas gol terus dilancarkan kedua tim, dan mereka harus puas dengan satu poin setelah laga berakhir imbang 3-3.

Tiga gol AS Roma dicetak oleh Wesley Franca (39′), Evan Ndicka (54′) dan Donyell Malen (65′). Juventus kemudian mampu membalas lewat sumbangan Francisco Conceicao (47′), Jeremie Boga (78′) dan Federico Gatti (90+3′).

Yildiz Roma Juventus
(Foto : IG@officialasroma via rm.id)

Hasil itu tidak banyak mengubah posisi Roma di posisi ke-4 dengan raihan 51 poin pda klasemen sementara Liga Italia. Sedangkan Juventus harus turun satu strip ke peringkat ke-6 (47) setelah dilengserkan Como yang unggul satu angka.

Pasca laga usai, Luciano Spalletti memang senang dengan reaksi dari anak asuhnya yang pantang menyerah untuk terhindar dari kekalahan. Tapi, hal tersebut dianggap Spalletti tak bisa selalu diulangi oleh Juventus pada setiap pertandingan.


Baca Juga:


Pasalnya, kondisi terdesak Juventus dalam pertandingan itu disebabkan oleh mereka sendiri. Cara bermain seperti itu menurut Spalletti, justru kerap memberikan hasil kurang memuaskan, yang seharusnya mampu mereka menangkan.

“Jika kita berbicara tentang reaksi, maka ya, saya senang, tetapi jika kita melihat musim pertama, maka saya tidak terlalu senang. Kita harus melakukan evaluasi objektif di sini,” ujar Spalletti dilansir Football Italia.

“Kita tersingkir dari Liga Champions dengan cara seperti itu setelah bermain 120 menit dan berhasil membalikkan situasi yang telah menjadi tantangan besar. Namun, kita juga terlalu lamban dalam menghadapi gol kedua dan ketiga,” tambah Spalletti.

“Para pemain percaya, mereka berjuang balik, tapi kita juga yang menempatkan diri dalam situasi itu. Perlu dicatat bahwa kedua gol comeback tersebut dicetak oleh pemain pengganti, dan tendangan bebas di akhir pertandingan juga dieksekusi oleh pemain pengganti lain, Edon Zhegrova.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com