
Prancis Lega, Lewati Parti Penuh Kontroversi Lawan Paraguay
Vivagoal – Piala Dunia 2026 – Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, memilih meredam tensi, seiring keberhasilan mereka memenangi pertarungan penuh kontroversi melawan Paraguay, sekaligus meneruskan perjalanan mereka pada gelaran Piala Dunia 2026.
Gol semata wayang Kylian Mbappe memastikan langkah Prancis berlanjut ke babak perempat final Piala Dunia 2026. Meski mendominasi jalannya pertandingan, Les Bleus harus bekerja keras membongkar pertahanan rapat Paraguay.
Tantangan semakin nyata karena laga dimainkan di bawah suhu panas ekstrem, tercatat sebagai laga dengan temperatur tertinggi sepanjang turnamen. Sorotan juga tertuju pada kepemimpinan wasit asal Uzbekistan, Ilgiz Tantashev.
Menariknya, seluruh kartu kuning yang dikeluarkan dalam pertandingan justru diterima pemain Prancis. Manu Kone, Bradley Barcola, dan Michael Olise masing-masing diganjar kartu kuning. Sementara para pemain Paraguay lolos dari hukuman serupa meski beberapa kali melakukan pelanggaran keras dan provokasi.

Deschamps mengaku telah mempersiapkan anak asuhnya menghadapi pertandingan yang berlangsung dengan tensi tinggi. Ia juga mengungkapkan adanya tindakan tidak sportif dari kubu Paraguay, meski memilih untuk tidak memperbesar polemik tersebut.
“Saya sudah melihat banyak hal sebelumnya dan kami telah mempersiapkan para pemain untuk pertandingan seperti ini. Saya tidak ingin mengkritik Paraguay karena setiap tim berhak memainkan sepak bola sesuai keinginannya. Namun, ada beberapa ucapan yang dilontarkan dari bangku cadangan mereka yang sebenarnya tidak perlu terjadi,” ujar Deschamps dilansir Reuters.
Pelatih berusia 57 tahun itu mengaku bersyukur para pemainnya mampu menjaga emosi hingga peluit panjang berbunyi. Menurutnya, hal terpenting adalah tidak ada insiden lanjutan yang berujung kartu tambahan ataupun keributan antarpemain.
Baca Juga:
- Nasib Andrew Jung Bersama Persib Mulai Menemui Titik Terang
- Brasil vs Norwegia: Prediksi, Jadwal Pertandingan, dan Link Live Streaming
- Eks Pelatih Fisik Dinamo Zagreb Resmi Gabung Persib
- Meksiko vs Inggris: Prediksi, Jadwal Pertandingan, dan Link Live Streaming
“Yang paling penting adalah pertandingan berakhir tanpa perselisihan dan kami tidak menerima kartu tambahan. Memang kami mendapatkan tiga kartu kuning dalam laga yang penuh pelanggaran. Saya tidak mengatakan kami tidak melakukan pelanggaran, tetapi kedua tim sama-sama cukup sering melakukannya,” lanjutnya.
Sebelum Mbappe memecah kebuntuan, Prancis sempat berada dalam situasi yang mengkhawatirkan karena terancam mengikuti jejak Jerman. Der Panzer secara mengejutkan tumbang oleh Paraguay lewat drama adu penalti di babak 32 Besar lalu.
Meski demikian, Deschamps menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak memikirkan kemungkinan tersebut. Fokusnya hanya tertuju pada upaya membawa Prancis meraih hasil terbaik di setiap pertandingan.
“Saya tidak pernah memikirkan hal itu. Satu-satunya yang ada di pikiran saya adalah melakukan segala cara agar tim ini bekerja sebaik mungkin. Pertandingan terakhir saya bisa saja terjadi empat atau delapan tahun lalu. Dalam sepak bola, semuanya memang mungkin terjadi,” kata Deschamps.
Ia menambahkan bahwa dirinya selalu memegang filosofi positif dalam menjalani karier sebagai pelatih. Deschamps bertekad memberikan seluruh kemampuan demi membawa Prancis terus melaju di Piala Dunia, sembari menyadari bahwa hasil akhir dalam sepak bola tidak pernah bisa dipastikan.
“Bersama staf, kami akan melakukan segalanya untuk meraih kemenangan. Namun kami juga memahami bahwa sepak bola selalu memiliki sisi yang tidak bisa diprediksi. Terkadang Anda kalah, tetapi jika sudah memberikan segalanya, Anda tidak akan menyesal,” tutup Deschamps.
Selalu update berita bola terbaru seputar Piala Dunia 2026 hanya di Vivagoal.com















