Ronald Koeman Prihatin Liat Performa De Jong di Barcelona

0
24
Ronald Koeman Prihatin Liat Performa De Jong di Barcelona

VivagoalLa Liga – Pelatih timnas Belanda, Ronald Koeman mengaku sakit hati melihat anak asuhnya di Barcelona, Frenkie De Jong tidak dimainkan di posisi aslinya. Menurutnya, De Jong adalah seorang gelandang muda yang hebat dan berbakat dan bakal jadi jadi pemain penting dalam skuat El Blaugrana jika dipasang di posisi terbaiknya..

Barcelona mendatangkan Frenkie De Jong pada bursa transfer musim panas tahun 2019 kemarin dari klub asal Belanda, Ajax Amsterdam. Pemain berusia 23 tahun itu disebut bakal jadi pemain penting, layaknya Andres Iniesta dan Xavi Hernandez, dua dedengkot gelandang Los Cules pada masa lalu.

Di Ajax, Frenkie De Jong sudah mampu tampil reguler sedari usianya baru 19 tahun. Ia dipercaya menjadi jenderal lapangan tengah dan pengatur serangan De Amsterdammers di usianya yang masih sangat muda.

Nama De Jong sendiri sebenarnya mulai berkibar ketika berhasil membawa Ajax menembus semifinal Liga Champions musim 2018/2019 dengan menyingkirkan Real Madrid dan Juventus di babak 16 besar dan perempatfinal Liga Champions.

Berdasarkan catatan Opta, dari 11 pertandingan yang dilakoninya di Liga Champions musim lalu, De Jong mampu membukukan 89,3% operan sukses dari total 804 umpan yang dilepaskan. Ia juga bisa mencatatkan 19 intersepsi, 3 aksi blok dan 19 sapuan bola.

Berkat kemampuannya mengatur permainan, membuat umpan dan mengkreasikan peluang, Barcelona sampai rela mengeluarkan dana besar hingga 75 juta euro atau sekitar Rp 1,2 triliun untuk memboyongnya ke Camp Nou.


Baca Juga:



Sayang, dari 36 penampilan bersama Blaugrana musim ini, kontribusi De Jong bisa dibilang masih sangat minim. Tercatat baru ada 2 gol dan 4 assist yang ia buat, ditambah dengan fakta, ia rata-rata hanya membukukan 0.2 shots per game, 0.9 key passes, 1.6 drible per game selama memperkuat Barcelona berdasarkan catatan whoscored.

Alhasil, Ronald Koeman pun mengaku sakit hati melihat Barcelona memainkan talenta muda timnas Belanda itu di posisi yang salah.

“Musim ini merupakan periode transisi bagi Frenkie. Dia sama seperti saya ketika baru pindah ke Barcelona tahun 1989. Dia adalah pemain yang sangat cerdas dan berbakat. Saya pribadi punya keyakinan dia akan meraih sukses besar di Barcelona. tapi saya sakit hati karena Frenkie tak dimainkan di posisi terbaiknya, berbeda ketika dia bermain untuk Ajax.” sembur Koeman seperti dilansir dari Diario Sport.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here