Ronaldo Terancam Sanksi UEFA Akibat Selebrasi Cojones Saat Lawan Atletico

0
274
Ronaldo Terancam Sanksi UEFA Akibat Selebrasi Cojones Saat Lawan Atletico

Vivagoal Liga Champions – Megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo terancam sanksi UEFA terkait selebrasinya saat menghadapi Atletico Madrid di pentas Liga Champions kemarin.

Pada laga itu sendiri Ronaldo tampil luar biasa. Ia berhasil melesakkan tiga gol dan membantu Juventus menyingkirkan Atletico Madrid di babak 16 besar Liga Champions usai unggul agregat 3-2.

Namun selebrasi Ronaldo di laga tersebut menjadi sorotan. Aksinya meniru pelatih Atletico, Diego Simeone di leg pertama dengan selebrasi Cojones saat mencetak gol kini menjadi sorotan pihak UEFA.

Baca Juga :  Musim Depan, Gareth Bale Dipersilahkan Hengkang, Kenapa?

Sanksi pun tengah membayangi Ronaldo. Saat ini dakwaan kembali dilayangkan oleh pihak UEFA kepada pemain asal Portugal tersebut.

Sebelumnya Simeone juga mendapat sanksi atas ulahnya tersebut dengan harus membayar denda sebesar 17 ribu pounds. Pelatih asal Argentina itu kemudian sudah meminta maaf atas selebrasinya tersebut dua hari kemudian.

“Setelah penyelidikan kedisiplinan yang dilakukan oleh badan Etika UEFA dan Inspektur Disiplin, sesuai dengan Pasal 55 Peraturan Disiplin UEFA (DR), proses disiplin telah dibuka setelah pertandingan babak 16 Liga Champions UEFA antara Juventus dan Atletico Madrid, dimainkan pada 12 Maret di Italia.”

“Dakwaan untuk Juventus:”

“Perilaku tidak senonoh pemain Cristiano Ronaldo – Art. 11 (2) (b) dan Art. 11 (2) (d) dari Peraturan Disiplin UEFA Badan Kontrol, Etika, dan Disiplin UEFA akan menangani kasus ini pada pertemuan berikutnya pada 21 Maret 2019.” Demikian pernyataan dari pihak UEFA.

Baca Juga :  Pesta Gol di Red Bull Arena, RB Leipzig Ambil Alih Posisi Bayern

Atas dakwaan yang datang tersebut, legenda Juve, Pavel Nedved, merasa bahwa Ronaldo tak layak mendapatkannya. Menurutnya apa yang terjadi biarlah terjadi di atas lapangan terlebih pemain berusia 34 tahun itu mendapat perlakuan tak mengenakkan selama bermain di Wanda Metropolitano.

“Itu adalah gerakan yang harus tetap di lapangan. Emosi yang diekspresikan di lapangan harus tetap ada di sana,” tegasnya.

“Ia banyak dihina di Madrid dan juga oleh para penggemar yang datang ke kandang kami. Saya mengerti, jadi mari kita maju tanpa sanksi,” ujar Nedved.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here