Tag: Allegri

Allegri Jadi Pelatih, PSG Salip Barcelona Dapatkan Miralem Pjanic

Vivagoal La Liga – Rencana Barcelona untuk mendapatkan gelandang elegan Juventus, Miralem Pjanic mendapatkan gangguan serius dari raksasa Ligue 1 Prancis, Paris Saint-Germain. Les Parisiens diberitakan siap menyalip El Barca andai jadi menunjuk Massimiliano Allegri sebagai suksesor Thomas Tuchel di kursi pelatih musim depan.

Miralem Pjanic diklaim akan segera angkat kaki dari Allianz Stadium pada bursa transfer musim panas tahun ini. Sang pemain diyakini sudah tidak sabar menjajal tantangan baru dengan bermain bersama raksasa Catalan, Barcelona musim depan.

Sejauh ini, Barcelona memang jadi tim yang paling sering dihubungkan dengan gelandang berusia 30 tahun itu. Direktur Bianconeri, Fabio Paratici disebut sudah bertemu dengan pihak Barcelona guna negosiasikan peluang menukarkan si pemain dengan Arthur Melo.

Namun, dilansir dari media yang berbasis di Catalan, Sport, Barcelona tidak bakal mudah mendapatkan pemain buruannya tersebut. Pasalnya, PSG disebut juga tertarik memboyong Miralem Pjanic ke Parc des Princes pada bursa musim panas mendatang.

Menurut sumber yang sama, PSG berusaha menggoda gelandang asal Bosnia tersebut agar mau menolak Barcelona dengan menjanjikan Massimiliano Allegri sebagai pelatih mereka musim depan.


Baca Juga:


Sebagaimana yang diketahui, sedari 2016 hingga 2019 kemarin, Allegri selalu mengandalkan Pjanic sebagai jenderal lapangan tengah Bianconeri. Tentu saja, situasi ini bakal membuat sang pemain diyakini akan melupakan kesempatan bermain untuk Barcelona demi bisa bereuni dengan Allegri di PSG.

PSG sendiri memang masih mempercayai Thomas Tuchel sebagai juru taktik tim. Namun, eks pelatih Borussia Dortmund itu dianggap belum benar-benar memenuhi ekspektasi, sebab PSG baru bisa merayakan manisnya dua trofi Ligue 1 dan dua Piala Super Prancis minus Coupe de France, Coupe de Ligue dan Liga Champions sejak ditunjuk menggantikan Unai Emery awal musim 2018/2019.

Kegagalan demi kegagalan ini tentunya membuat gerah manajemen Les Parisiens. Apalagi dengan komposisi skuad yang dimiliki, ekspektasi publik Paris jelas jauh lebih dari pencapaian Tuchel selama ini.

Tuchel dianggap gagal menangani tim bertabur bintang dan dinilai kurang bisa mengontrol pemain-pemain seperti Neymar, Edinson Cavani dan Kylian Mbappe. Allegri yang masih menganggur saat ini pun langsung dirumorkan jelang bursa musim panas dibuka tahun ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Allegri Dinilai Cocok Latih Salah Satu Dua Klub Raksasa Inggris

Vivagoal Liga Inggris – Masa depan Massimiliano Allegri masih menjadi pertanyaan. Namun, pelatih asal Italia itu dinilai akan cocok melatih salah satu dari dua klub raksasa Inggris yakni Arsenal atau Tottenham Hotspur.

Allegri sendiri masih menganggur setelah memutuskan berpisah dengan Juventus pada akhir musim 2018/19. Lima musim di Turin, Allegri tak pernah gagal menghadirkan gelar Scudetto, membantu Bianconeri memenangi empat Coppa Italia serta dua kali membawa mantan timnya itu lolos ke final Liga Champions.

Nama Allegri kemudian dilirik oleh sederet klub top Eropa. Sebut saja eks pelatih AC Milan itu sempat dikait-kaitkan dengan sejumlah klub besar Eropa seperti Paris St. Germain, Manchester United, dan belakangan digosipkan akan kembali ke Juventus.

Akan tetapi Premier League disebut bisa menjadi panggung yang menarik bagi Allegri. Ia bahkan diketahui sedang belajar Bahasa Inggris. Meski anggapan tersebut kemudian dibantahnya.


Baca Juga:


Dukungan untuk melatih di Premier League mendapat dukungan dari Marco Negri yang merupakan rekan setim Allegri ketika masih aktif bermain di Perugia pada era 90an. Negri melihat jika Arsenal dan Spurs akan cocok bagi pelatih 52 tahun itu. Menurutnya kedua klub asal London utara itu memiliki ambisi juara seperti dirinya.

“Saya gembira dengan karir yang sudah dia jalani selama ini yang membuktikan dirinya sendiri karena dia sudah mengerahkan semuanya di lini tengah Perugia,” Negri mengatakan kepada Radio Musica Television, yang dikutip Football-Italia.

“Saya pikir Allegri akan sangat cocok dengan kehidupan di London, dengan klub seperti Tottenham atau Arsenal. Dia sudah pasti akan bergabung dengan klub yang memiliki ambisi untuk juara.”

Arsenal dan Spurs sendiri saat ini memiliki pelatih yang cukup menjanjikan. Mikel Arteta memberi harapan besar pada Arsenal, sedang Spurs mulai bisa berandai-andai dengan Jose Mourinho yang selalu menghadirkan gelar untuk semua klub yang pernah ia latih.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Allegri Akan Berlabuh ke Salah Satu Klub Raksasa Eropa?

Vivagoal Serie A – Massimiliano Allegri, eks pelatih Juventus dilaporkan akan kembali untuk menjadi pelatih usai sempat mengalami kekosongan tak berkecimpung di dunia sepakbola. Ia juga sempat dikabarkan diincar oleh Paris Saint-Germain dan Manchester United.

Dikabarkan dari La Gazzetta Dello Sport bahwa Allegri telah berlatih dan meracik strategi saat dirinya masih menganggur selama satu tahun. Saat ini, ia hanya bisa menunggu kesempatan untuk duduk di kursi pelatih kembali.

Meskipun tak mau jauh-jauh melatih selain Italia lantaran ingin dekat dengan keluarga, namun hal itu tidak mudah terkabul. Pasalnya, hingga saat ini, Allegri masih belum mendapatkan tawaran resmi dari tim-tim di Italia.

Kabar lain pun malah terdengar dari Liga Inggris. Dilaporkan, Manchester United bisa melepas Ole Gunnar Solskjaer secara mengejutkan bila dirinya gagal membawa The Red Devils lolos ke babak Liga Champions pada musim depan.


Baca Juga:


Selain itu, Allegri juga dirumorkan akan pindah ke Paris Saint-Germain. Diwartakan dari La Stampa bahwa mantan pelatih Juventus tersebut memiliki kans cukup besar untuk menggantikan posisi Thomas Tuchel di PSG.

Leonardo selaku Direktur Olahraga PSG dikabarkan telah berkomunikasi dengan pelatih asal Italia tersebut. Allegri menang memiliki track record yang tidak bisa dipandang sebelah mata saat menjadi pelatih Juventus.

Allegri telah mempersembahkan lima trofi Scudetto bersama Juventus. Hal itu membuat Paris Saint-Germain dan Manchester United sangat menantikan kehadiran Massimiliano Allegri.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Terungkap, Benatia Tinggal Juventus Karena Sosok Ini!

Vivagoal – Serie A – Mantan penggawa Juventus, Medhi Benatia merasa dikhianati oleh juru taktiknya kala itu, Massimiliano Allegri. Ia merasa Allegri masih memiliki masalah pribadi yang belum terselesaikan olehnya.

Dilansir dari Football Italia, kepindahan Medhi Benatia dari Juventus sebenarnya masih menyisakan cerita bagi pria berusia 33 tahun itu, ia menjelaskan mengakhiri karir di Bianconeri  karena Allegri dan dirinya masih menyisakan satu cerita pahit.

“Kala Giorgio Chiellini mengalami cedera di menit akhir, saya mampu menampilkan permainan terbaik saya. Saya membuat banyak penyelamatan penting untuk Juventus, hingga tiba saat saya merasa andai saya membuat kesalahan kami akan mengalami kerugian besar.

“Saya merasa bahwa wasit terus mengawasi gerakan tangan saya terhadap pemain lawan, saya bahkan berusaha tidak menyentuh Kalidou Koulibaly, tapi saya lengah dan kami harus kebobolan. Gol Koulibaly membuat kami tersingkir.

“Kami tidak kehilangan itu saja, kami merasa kehilangan segalanya. Bahkan ketika saya pulang ke rumah saya tidak dapat tidur dan itu berlangsung selama tiga hari. Saya bahkan tidak berbicara pada siapapun dalam latihan.


Baca Juga: 


“Tapi kami sangat bersyukur, pertandingan selanjutnya kami berhasil taklukkan Inter di San Siro. Kami pun meraih Scudetto musim itu, sayangnya Allegri seolah sudah tidak memperdulikan kehadiran saya untuk tim.

“Saya bahkan selalu berusaha menampilkan yang terbaik dalam latihan, tapi kerja keras saya sepertinya dikhianati oleh Allegri. Saya pikir saya benar-benar terluka dan Allegri berhasil menjatuhkan saya saat itu,” ucap Benatia.

Karena tak dapatkan jam bermain yang jelas, Benatia pun membulatkan tekad untuk meninggalkan Turin. Total penampilan pria asal Maroko itu sangat minim pada musim 2018/2019, pasalnya dalam semua kompetisi ia hanya catatkan enam penampilan saja.

Benatia pun memilih berlabuh ke klub asal Qatar, Al-Duhail sebagai klub barunya. Harga pemilik nomor punggung empat itu dibanderol dengan harga 10 juta euro atau setara dengan 166 Miliar rupiah.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Satu Aturan Konyol Allegri di Juventus, Apakah Itu?

Vivagoal Serie A – Massimiliano Allegri pernah membuat aturan unik terkait kedisiplinan pemainnya di Juventus dengan memaksa pemainnya untuk melakukan sanksi tambahan.

Sudah menjadi hal yang wajar seorang pemain mendapat hukuman ketika di kartu merah dalam sebuah laga. Selain absen untuk pertandingan berikutnya, sanksi tambahan biasanya datang dari klub tergantung dengan tingkat kesalahan mereka.

Namun hak unik dilakukan Allegri saat masih melatih Juventus. Sang Allenatore membuat aturan para pemain harus membelikan sesuatu ketika membuat kesalahan.

Sebagai contoh, kartu merah yang didapat Cristiano Ronaldo melawan Valencia di Liga Champions silam membuatnya harus membelikan semua pemain Juventus iMac. Ronaldo yang sempat menolak karena merasa tidak bersalah bahkan melakukan perlawanan selama dua bulan.


Baca Juga:


Hal ini diungkapkan oleh Szczesny. “Ya, kita semua memiliki iMac. Butuh waktu yang sangat lama karena dia [Ronaldo] tidak bisa menerima kartu merah itu dan bersikeras bahwa dia tidak melakukan pelanggaran,” tuturnya.

Peraturan nyeleneh Allegri tidak hanya diterapkan dalam pertandingan namun juga dalam sesi latihan. Szczesny pernah merasakannya ketika harus membelikan semua pemain Juventus headphone Dr. Dre Beats yang harganya cukup mahal.

“Saya pikir itu hari Selasa, tetapi ternyata hari Rabu. Allegri memanggil saya dan mengatakan semua orang sudah ada di sana. Ketika saya tiba setengah jam terlambat di lapangan latihan, semua orang berkata: ‘oh, kami akan mendapatkan hadiah !” ucapnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Allegri: Sepakbola Itu Taktik? Omong Kosong!

Vivagoal Serie A – Massimiliano Allegri dikenal sebagai peramu taktik jitu saat masih melatih di Italia. Namun ia mengatakan jika sepak bola adalah seni, bukan melulu tentang taktik.

Allegri dikenal sebagai pelatih top setelah membawa AC Milan meraih gelar Scudetto. Namanya kian melambung usai membawa Juventus mendominasi Serie A dan juga membawa mereka begitu dekat dengan gelar juara Liga Champions.

Allegri disebut peramu taktik yang begitu mengagumkan. Ia begitu sering merubah taktik permainan tim saat laga berjalan. Mulai dari 3-5-2, 4-3-1-2, hingga terakhir 4-2-3-1 kerap ia instruksikan kepada anak asuhnya bergantung pada situasi pertandingan di atas lapangan.

Namun nyatanya Allegri menampik jika sepak bola melulu tentang taktik. Menurutnya sepak bola adalah seni dan para pemain merupakan seniman yang sudah tahu apa yang harus mereka lakukan.

Baca Juga: Berbincang dengan Staf Napoli, Allegri Khianati Juventus?

“Saat bola berada di Ronaldo, [Paulo] Dybala, Ronaldinho, [Clarence] Seedord atau [Andrea] Pirlo, saya harus menaruh pemain lain di dalam satu posisi untuk memberikan bola kepada mereka,” ujar Allegri kepada ESPN.

“Begitu mereka mendapatkan bola, mereka sudah bisa menentukan apa yang harus dilakukan dengan itu, keputusan apa yang terbaik,” lanjutnya.

“Di Italia, taktik, skema, mereka semua adalah omong kosong. Sepak bola adalah seni dan senimannya adalah para pemain kelas dunia. Anda tak perlu mengajari mereka apapun, hanya perlu mengaguminya saja,” tambahnya.

Lebih lanjut Allegri juga mengkritisi penerapan teknologi pendukung dalam sepak bola. Menurutnya dengan bantuan teknologi tersebut, kemampuan seorang pelatih tidak akan bisa terasah dengan baik.

“Seorang pelatih harus selalu berada di sisi lapangan. Dia harus bernafaskan permainan, harus memahami kapan waktunya melakukan pergantian pemain, atau menarik pemain terbaik karena tim butuh pemain untuk taktik yang berbeda,” sambungnya.

“Persepsinya bisa berbeda dari sisi lapangan. Mereka membuat sepak bola seperti sains eksakta. Dalam kasus itu, pelatih bisa saja pergi ke bioskop. Bila anda membuat semua menjadi mesin, anda tak perlu lagi berpikir soal pemain,” tutupnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Berbincang dengan Staf Napoli, Allegri Khianati Juventus?

Vivagoal Serie A – Usai berpisah dari Juventus, Massimiliano Allegri menjadi incaran banyak klub Eropa. Terbaru sang pelatih disebut menjalin hubungan dengan salah satu klub Serie A, Napoli.

Perpisahan Allegri dengan Juventus musim panas kemarin memancing begitu banyak pertanyaan. Lima musim gemilang yang ia ukir di Turin harus berakhir setelah adanya beberapa friksi antara dirinya dan manajemen. Juventus kemudian menunjuk mantan pelatih rival, Maurizio Sarri.

Allegri kemudian memutuskan untuk rehat selama satu tahun guna menyegarkan pikirannya. Banyak klub yang sudah melakukan pergerakan untuk menggodanya guna kembali lebih cepat seperti Manchester United hingga Bayern Munchen.

Baca Juga: Luca Toni Sebut Allegri Bakal Tolak Latih Bayern, Kenapa?

Rumor kembalinya Allegri lebih cepat dari perkiraan kembali muncul setelah ia kedapatan menyaksikan pertandingan antara AC Milan melawan Napoli. Laga itu sendiri berlangsung di San Siro dalam partai lanjutan Serie A, Minggu (24/11/2019).

Mungkin keberadaan Allegri akan terdengar biasa saja jika ia tidak menyaksikan pertandingan tersebut dengan ditemani oleh staf Napoli, Guido Baldari. Dilansir dari Football Italia jika keduanya tengah membicarakan hal yang serius dengan intens.

Pihak Napoli dikabarkan tengah mendekati Allegri guna menjadi salah satu kandidat pengganti Carlo Ancelotti. Eks pelatih AC Milan itu sendiri dikabarkan akan mengundurkan diri atau bahkan dipecat dalam waktu dekat lantaran krisis di kubu Napoli saat ini.

Il Partenopei tengah mengalami keterpurukan setelah tampil kurang maksimal musim ini. Tidak hanya itu, para pemain dikabarkan terus melakukan perlawanan terhadap keputusan klub maupun pelatih saat ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Belajar Bahasa Inggris, Allegri Akan Berlabuh ke MU?

Vivagoal Liga InggrisMantan pelatih Juventus, Massimiliano Allegri bertekad untuk menggantikan Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer Manchester United pada akhir musim ini.

Massimiliano Allegri telah belajar bahasa Inggris untuk mempersiapkan keinginannya untuk melatih di Liga Premier Inggris.

Allegri telah membimbing Juventus untuk meraih lima gelar Serie A berturut-turut akan tetapi dia telah memutuskan untuk meninggalkan Bianconeri -julukan Juventus- pada akhir musim lalu.

Pelatih berusia 52 tahun tersebut telah membawa Juventus menjadi finalis Liga Champions sebanyak 2 kali walaupun timnya harus mengakui kekalahan pada kedua kesempatan tersebut.

Baca Juga: Solskjaer Protes Tak Dapat Penalti dari Wasit

Menurut laporan dari The Guardian, Massimiliano Allegri telah mengidentifikasi untuk berlabuh ke Manchester United dan menjadi tujuan utamanya. Allegri menjadi salah satu daftar dari calon kuat pelatih The Red Devils apabila mereka memutuskan untuk menghabiskan kontrak dengan Ole Gunnar Solskjaer pada musim mendatang.

Masih dari laporan yang sama bahwa Manchester United terus mengalami penurunan performa dari awal musim panas lalu. Ole Gunnar Solskjaer telah menandatangani kontrak selama 3 tahun untuk menjadi manajer tetap klub The Red Devils pada bulan Maret lalu.

Akan tetapi segalanya mungkin akan berubah jika Setan Merah terus mengalami penurunan performa. Manchester United telah gagal meraih kemenangan usai ditahan imbang oleh Arsenal pada akhir pekan lalu. Hasil tersebut membuat Manchester United menorehkan awal musim terburuk sepanjang sejarah klub.

Dimana anak asuh Ole Gunnar Solskjaer hanya berhasil mendapatkan 9 poin dari 7 pertandingan terakhir di Liga Premier Inggris. Ini termasuk poin terendah yang didapatkan oleh Manchester United dalam sejarah sepak bola di Inggris.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Allegri Beberkan Rahasia Ketajaman Ronaldo di Usia Senja

Vivagoal Serie AMantan pelatih Juventus, Massimiliano Allegri masih belum bisa melupakan karisma seorang Cristiano Ronaldo. Allegri menyebut jika Ronaldo adalah pemain spesial dengan kekuatan mental yang ia miliki.

Memasuki usia yang sudah tak lagi muda, Ronaldo tak jua menunjukkan penurunan performa terbaiknya. Sejak memutuskan meninggalkan Real Madrid, Ronaldo tak lantas menjadi mesin tua yang tinggal menunggu untuk dipensiunkan.

Betapa tidak, musim perdananya bersama Juventus berjalan cukup mengagumkan. Di masa adaptasi, Ronaldo berhasil mencatatkan 28 gol di semua kompetisi musim lalu.

Allegri menjadi saksi betapa menakutkannya Ronaldo yang kini sudah berusia 34 tahun tersebut. Ia pun melihat ada satu faktor yang membuat Ronaldo seperti tak termakan waktu yakni karena mental tangguh yang dimiliki oleh mega bintang asal Portugal tersebut.

Baca Juga: Ternyata, Messi Tak Sabar Diundang Ronaldo untuk Makan Malam

“Kekuatannya terletak pada level mental yang dimiliki. Dia sudah 34 tahun, dia sudah meraih gelar liga, gelar Eropa, dan sepatu emas, tetapi dia terus menyuntikkan stimulus penting pada dirinya sendiri untuk jadi pembeda di setiap laga,” tutur Allegri kepada Goal internasional.

“Taktik memang fundamental untuk tetap bermain di level tinggi selama bertahun-tahun, tetapi perbedaan dibuat oleh otak dan profesionalisme.”

“Apakah saya lebih senang melatih Ronaldo atau talenta muda? Jelas Ronaldo, tanpa ragu,” lanjutnya.

Namun kebersamaan keduanya berakhir setelah Allegri disebut tak maksimal dalam menerapkan taktik dengan Ronaldo di dalamnya. Kedatangan Maurizio Sarri sebagai pengganti disebut akan menjadi jawaban untuk peraih lima Ballon d’Or tersebut.

Hanya saja itu semua masih tanda tanya. Pasalnya dalam dua laga yang sudah dijalani, Ronaldo baru membukukan satu gol. Ia juga minim kontribusi karena lebih banyak bermain di sektor sayap kiri guna memberi ruang lebih banyak untuk Gonzalo Higuain.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Besut Juventus, Sarri: Ada Warisan Berat dari Pelatih Sebelumnya

VivagoalSerie A – Pelatih baru Juventus, Maurizio Sarri mengatakan jika dirinya tidak akan langsung memaksakan filosofi permainan miliknya musim depan.

Ia ingin mempertahankan karakteristik permainan yang ditinggalkan oleh allenatore sebelumnya, Massimiliano Allegri.

Kehadiran Sarri sebagai pelatih Juventus mulai musim depan membuat persaingan Serie A dipastikan kian menarik. Pasalnya, seperti diketahui mantan pelatih Chelsea tersebut memiliki kualitas taktik yang tak kalh mumpuni dibandingkan dengan Allegri.

Baca Juga: Sarri, Si Jenius Yang Tak Bisa Lepas Dari Rokoknya

Sarri datang dengan taktik berlabel Sarriball yang akan beradaptasi dengan yang ada sebelumnya yakni Allegri Mode.

‘Sarriball’ mengutamakan permainan menyerang dengan operan cepat, bahkan sempat disebut sebagai tiki-taka yang vertikal. Sementara skema Allegri sendiri lebih fleksibel yang seringkali mengalami perubahan di tengah laga mengikuti apa yang diterapkan oleh pelatih lawan.

Sadar akan dua gaya permainan yang berbeda, Sarri tak lantas akan memaksa Sarriball di musim perdananya. Ia mengatakan akan mencoba memadukan strateginya dengan warisan dari mantan pelatih AC Milan tersebut.

“Saya ingin tim ini mempertahankan karakteristik yang ditinggalkan Max, karena timnya memberikan kesan bahwa anda bisa melampaui mereka pada satu masa permainan, lalu secara tiba-tiba memberikan kesan yang berbeda, bahwa anda akan kalah,” tutur Sarri kepada Juventus TV.

[irp]

Lebih lanjut Sarri mengatakan jika ia tak hanya sekedar menerima warisan berupa gaya permainan yang sudah melekat. Namun, ia sadar jika ada misi berat untuk bisa meraih capaian lebih baik dari yang dilakukan oleh Allegri.

“Kemenangan selalu menjadi tolak ukur dari pekerjaan anda. Saya punya warisan berat yang harus diteruskan, karena klub ini telah memenangkan banyak hal. Akan sulit untuk mengulangi hasil lima tahun sebelumnya di lima tahun berikutnya,” tambahnya.

“Namun, kami harus mencoba melupakan semua tanggung jawab ini, bersenang-senang dan menghibur sembari memperpanjang rentetan kemenangan ini dan merasakan bermain di Eropa seperti yang biasa kami lakukan,” tandas pria 60 tahun tersebut.

Lima musim di Turin, Allegri total mempersembahkan 11 trofi bagi Si Nyonya Tua. Catatan mentereng tersebut bisa saja disaingi oleh Sarri andai ia berhasil membawa CR7 cs merengkuh trofi Liga Champions musim depan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

HOT NEWS