Tag: Gary Southgate

Sengit, Inggris Menangi Drama 8 Gol Lawan Kosovo

0

Vivagoal Berita Bola – Banjir gol tercipta di laga kualifikasi Piala Eropa 2020 antara Inggris melawan Kosovo. The Three Lions berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 5-3.

Laga Inggris kontra Kosovo dilangsungkan di Stadion St.Mary, Southampton, Rabu (11/9/2019) dini hari. Bertindak sebagai tuan rumah, Inggris kebobolan lebih dulu lewat gol Velon Berisha di menit pertama memanfaatkan kesalahan umpan Michael Keane.

Baca juga: Hasil Kualifikasi Euro 2020: Prancis Gasak Andorra 3-0

Tertinggal 0-1, Inggris berusaha melancarkan serangan balasan ke gawang Kosovo. Upaya mereka berhasil di menit ke-8 berkat tandukan Raheem Sterling. The Three Lions akhirnya bisa membalikkan keadaan jadi 2-1 setelah Harry Kane melesakkan bola ke gawang memanfaatkan umpan Sterling.

Inggris kembali memperbesar skor pada menit ke-38 setelah bek Mergim Vojvoda salah mengantisipasi umpan Jadon Sancho dan membuat bola malah masuk ke gawang sendiri.

Jadon Sancho kembali jadi aktor terciptanya gol keempat Inggris setelah mencetak gol keempat di menit ke-43. Skor berubah jadi 5-1 di masa injury time babak pertama. Lagi-lagi Sancho yang berhasil memaksimalkan bola muntah hasil tendangan Sterling kemudian ia menyonteknya dari jarak dekat.

Memasuki paruh kedua pertandingan, Kosovo coba memperkecil ketertinggalan pada menit ke-49 setelah Velon Berisha sukses mencetak gol keduanya melalui skema serangan balik cepat.

Baca juga: Hasil Kualifikasi Euro 2020: Belanda Hajar Estonia 4-0

Pada menit ke-54, Harry Maguire melanggar Vedat Muriqi di kotak terlarang. Wasit pun memberi hadiah penalti kepada Kosovo. Muriqi yang dipercaya maju sebagai eksekutor sukses menjaringkan bola. Sayang, hingga pertandingan usai, Kosovo tak kunjung bisa menambah gol. Skor 5-3 pun bertahan untuk keunggulan skuad Gareth Southgate.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Shearer; Rashford Tak Cocok Mengisi Posisi Striker

Vivagoal Liga Inggris – Legenda Premier League, Alan Shearer melihat jika keputusan untuk tidak memainkan Marcus Rashford sebagai penyerang tengah adalah hal yang benar.

Keputusan Ole Gunnar Solskjaer melepas Romelu Lukaku musim panas kemarin disebut banyak pihak sebagai perjudian besar. Betapa tidak, pelatih asal Norwegia itu tak melakukan pembelian pemain baru untuk menggantikan peran Lukaku dan mempercayakan skuad seadanya yang ia miliki.

Baca juga: Legenda Inggris Komentari Penampilan Rashford

Perjudian sudah dibuat Solskjaer jelang akhir musim lalu. Rashford coba di plot sebagai striker yang nyatanya bukan jawaban yang tepat untuk gelaran musim ini. Solskjaer kemudian mengembalikan posisi Rashford sebagai winger dan menurunkan Anthony Martial sebagai penyerang nomor 9.

Hal senada juga dilakukan oleh pelatih timnas Inggris, Gareth Southgate saat Rashford bermain untuk The Three Lions. Hal itu pun mendapat dukungan dari Shearer.

“Penilaian Gareth Southgate bahwa Marcus Rashford bukan penyerang no. 9 sudah tepat. Bahkan musim ini, ketika Romelu Lukaku pergi, Solskjaer memilih memainkan Anthony Martial di tengah,” tutur Shearer kepada The Sun.

“Saya merasa Marcus lebih percaya diri bermain dari sisi kiri, di mana dia tidak terlalu sering memunggungi gawang lawan.”

Namun demikian top skorer Premier League tersebut tak menjamin jika Rashford nantinya tak akan tumbuh menjadi seorang striker mematikan. Usianya yang masih begitu muda memberikan dia waktu untuk berkembang.

Baca juga: Penampilan Rashford Dinilai oleh Pelatih Legenda MU

“Tidak perlu meragukan talenta luar biasanya tetapi saya kira dia bukanlah pencetak gol alamiah. Terkadang kita melupakan bahwa dia masih 21 tahun dan masih punya banyak waktu,” sambung Shearer.

“Kita belum mendengar langsung dari Rashford tentang di mana dia lebih suka bermain dan saya tidak pernah berbicara langsung dengan dia tentang ini,” tutupnya.

Rashford sendiri dipercaya merupakan ‘titisan’ Cristiano Ronaldo di MU. Seperti yang diketahui penyerang asal Portugal itu awalnya adalah seorang winger seperti Rashford yang bertranssformasi menjadi seorang striker mematikan saat ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Southgate Tegaskan Nyaman Latih Timnas Inggris

0

Vivagoal – Pelatih timnas Inggris, Gareth Southgate coba meredam isu keinginan Manchester United atas jasanya dengan menyebut masih nyaman melatih skuat The Thre Lions.

Perjalanan Manchester United bersama Ole Gunnar Solskjaer sementara berjalan sangat mulus. Tercatat usai menggantikan Jose Mourinho, ia berhasil meraih tujuh kemenangan beruntun di semua ajang. Sebuah rekor baru bagi sejarah klub.

Kendati demikian situasi kursi pelatih di kubu The Red Devils masih belumlah aman mengingat Solksjaer adalah pelatih interim, yang berarti MU harus bergegas mencari pelatih permanen untuk mengarungi kompetisi musim depan.

Menunjuk Soksjaer sebagai pelatih permanen memang bisa jadi opsi bagi MU. Hanya saja mereka harus berjudi dengan pengalaman yang belum benar-benar teruji dari pria asal Norwegia itu. Terlebih Solskjaer sebenarnya baru saja memperpanjang kontraknya bersama salah satu klub Norwegia, Molde.

Melihat situasi tersebut beberapa nama pelatih top lantas muncul ke permukaan salah satunya adalah Gareth Southgate. Pria berusia 48 tahun tersebut berhasil membuktikan kualitasnya sebagai pelatih timnas Inggris. Tercatat dia sukses membawa Inggris mencapai semifinal Piala Dunia 2018 dan semifinal UEFA Nations League di mana dirinya tengah terikat kontrak sampai Piala Dunia 2022 mendatang.

“Menjadi sebuah kehormatan menjadi pelatih timnas Inggris,” buka Southgate kepada Sky Sports. “Kami menjalani tahun terbaik dalam 28 tahun terakhir, dan kami berhasil mencapai semifinal [UNL] musim panas ini serta kompetisi Eropa [2020] yang terutama di Wembley, dengan syarat kami berhasil lolos kualifikasi.”

“Jadi ini adalah masa-masa yang menarik untuk semua pemain. Saya pikir kami belum berkembang secara maksimal, saya kira kami bisa bisa lebih berkembang lagi,” sambungnya.

Lebih lanjut Southgate mengatakan jika ia kini tengah menikmati masa-masa menjadi pelatih timnas Inggris. Ia juga menyebut masih terlalu muda untuk meninggalkan timnas dan butuh pengalaman lebih banyak lagi.

“Saya pikir salah satu tujuan dalam hidup ini adalah menikmati apa yang anda lakukan.”

“Saya masih tergolong pelatih muda, saya baru menjalani kurang dari 200 pertandingan, jadi bagi saya adalah kehormatan bisa berada dalam peran ini, dan saya sangat menikmatinya,” tutup dia.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Meski Menang, Southgate Tetap Kritik Performa Timnas Inggris

0

Vivagoal – Southgate tampak tidak puas dengan penampilan anak asuhnya kendati Inggris berhasil membenamkan Amerika Serikat dengan skor telak tiga gol tanpa balas.

Timnas Inggris berhasil menjalani jeda internasional kali ini dengan cukup meyakinkan. Menjamu Amerika Serikat pada laga bertajuk international friendly match di Wembley, Jumat (16/11) dini hari WIB, tim besutan Gareth Southgate tersebut berhasil menang dengan skor 3-0. Gol tuan rumah masing-masing disumbangkan oleh Jesse Lingard, Trent Alexander-Arnold, serta Callum Wilson.

Laga itu sendiri disambut cukup meriah oleh para pendukung timnas Inggris setelah kembalinya mantan kapten timnas, Wayne Rooney. Ia sendiri baru masuk di menit 58 menggantikan posisi Jesse Lingard.

Meski laga berakhir dengan kemenangan telak ditambah lagi kepulangan Rooney pada laga tersebut nyatanya Southgate tampak tidak terlalu gembira. Hal tersebut tidak lain dikarenakan para pemain bermain di luar keinginannya terutama dalam memberikan ruang kepada lawan.

Ia mengatakan jika pemainnya terlalu bermain terbuka. Menurutnya hal tersebut akan sangat memudahkan tim lawan untuk menembus pertahanan dimana beruntung bagi mereka Amerika tidak berhasil melakukannya. Namun mengingat lawan mereka selanjutnya adalah Kroasia, tentu bukan keputusan yang bijak jika permainan seperti tadi masih dipertahankan.

“Kami bermain terlalu terbuka. Jika kami melakukan hal seperti itu saat bertemu Kroasia, kami akan kalah,” tutur Southgate dikutip dari The Telegraph.

“Kami belum melakukan evaluasi untuk hal itu karena adanya parade perpisahan Rooney. Namun tentu saja, masalah itu tetap akan jadi perhatian kami untuk pertandingan selanjutnya.”

“Jika kami ingin jadi tim terbaik, kami tidak bisa meraih kemenangan 3-0 dengan tidak bermain tanpa bola. Kami harus bermain dengan cerdas sepanjang pertandingan di setiap pertandingan.”

Pada laga lain Kroasia secara mengejutkan mampu mengalahkan Spanyol dengan skor 3-2. Terkait hal tersebut Southgate mengaku sama sekali tidak terkejut terlebih mereka memiliki kualitas skuat yang sangat mempuni.

“Kemenangan Kroasia atas Spanyol? Tidak mengejutkan. Sekali lagi, mereka menunjukkan kualitasnya. Pertemuan di Wembley tiga hari dari sekarang akan sangat ketat dan krusial,” pungkas juru taktik 48 tahun tersebut.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Southgate Perpanjang Kontrak Hingga 2022

Berita Bola – Pihak federasi sepak bola Inggris, FA, resmi memperpanjang kontrak pelatih timnas Inggris, Gareth Southgate hingga 2022 mendatang.

Titik balik kebangkitan timnas Inggris dimulai ketika FA memutuskan untuk memecat Sam Allardyce di tahun 2016 setelah ia hanya menjadi pelatih selama satu bulan saja. Pilihan mereka kemudian jatuh kepada Southgate per November di tahun yang sama.

Nama pelatih berusia 48 tahun tersebut pada awalnya sempat mendapat sorotan terlebih ia belum memiliki pengalaman banyak terutama di kancah pelatih sekaliber timnas. Namun siapa sangka ia berhasil menjawab semua keraguan dengan membawa The Three Lions melaju jauh di Piala Dunia 2018 kemarin.

Ia mendapat keraguan publik Inggris setelah mempercayakan tanggung jawab di pundak para pemain yang terbilang masih sangat muda. Namun semua berhasil ditepisnya dengan membawa Harry Kane dan kawan-kawan melaju hingga babak semifinal.

Kilas perjalanan timnas Inggris bersama Southgate tersebut menjadi alasan kuat bagi FA untuk memperpanjang masa baktinya. Melalui laman resminya baru-baru ini Southgate telah mendapat perpanjangan kontrak hingga 2022 mendatang.

Hal tersebut membuat para fans dan para pemain akan kembali melihat racikan Southgate untuk gelaran Piala Eropa 2020 serta Piala Dunia 2022 mendatang.

Terkait kontrak barunya tersebut, Southgate sendiri mengaku bahagia untuk bisa kembali memimpin Inggris mengarungi dua kompetisi besar nantinya. Ia pun optimis para skuat muda nanti bisa terus berkembang kedepannya.

“Saya senang bisa mendapat kesempatan untuk mempimpin timnas hingga dua turnamen besar selanjutnya,” ujar Southgate seperti yang dikutip Goal.

“Tugas itu tetap menjadi keistimewaan dan sebuah kebanggaan yang seutuhnya. Mengalami secara langsung bagaimana negara bersatu di belakang tim pada musim panas ini merupakan hal spesial, dan rasanya akan menyenangkan bisa melihat skuat muda ini melaju di tahun yang akan datang.” tandasnya.

Pada pekan depan Southgate akan kembali memimpin anak asuhnya pada laga UEFA Nations League. Rencananya mereka akan menghadapi finalis Piala Dunia 2018, Kroasia pada Jumat (12/10) mendatang.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS