Tag: Giorgio Chiellini

Empat Pemain Juventus Ini Bisa Bantu Inter Amankan Scudetto

0

Vivagoal Serie A – Kekalahan atas Lazio membuat Juventus kian tertinggal dari Inter Milan. Namun demikian ada empat pemain Juve yang justru bisa membantu Inter.

Hingga pekan 15 ini, bisa dikatakan jika performa Inter lebih baik dibandingkan dengan Juventus. Inter baru sekali meraih kekalahan yakni dari Juventus, dua berakhir imbang dan sisanya berbuah kemenangan.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

Berbeda dengan Juventus yang sudah meraih tiga hasil imbang dengan satu kalah dan sisanya kemenangan. Juventus pun kini tertinggal dua angka dari Inter.

Namun menariknya Calciomercato menyebut ada empat pemain Juventus yang bisa membantu Inter meraih gelar juara musim ini. Tentu saja tidak secara langsung.

Pertama adalah bek senior Juventus, Giorgio Chiellini. Absennya sang kapten karena cedera ACL membuat pertahanan Juventus goyah. Dan penggantinya yakni Matthijs De Ligt belum mampu memberi kontribusi maksimal musim ini.

Selanjutnya ada Sami Khedira. Serupa dengan Chiellini, pemain asal Jerman ini juga harus menepi karena cedera.

Baca juga: Presiden Atalanta Tak Percaya Klubnya Tembus 16 Besar UCL

Maurizio Sarri tampak kepincut dengan gaya permainan Khedira. Ia bahkan mengajukan beberapa nama pengganti tanpa memperdulikan sosok Emre Can yang bisa saja menjadi solusi.

Ketiga adalah Mario Mandzukic. Pemain asal Kroasia itu terbilang cukup penting untuk lini serang Juventus. Sebut saja musim lalu ia berhasil menopang kinerja Cristiano Ronaldo dengan baik. 

Namun kini Maurizio Sarri lebih memilih Gonzalo Higuain sebagai andalan di lini serang. Juventus memang masih menakutkan namun tidak seperti saat Mandzukic bermain.

Terakhir adalah Federico Bernardeschi. Keputusan Sarri menunjuk Bernardeschi disebut salah kaprah. Winger berusia 25 tahun itu dianggap tak bisa bekerja sama dengan Cristiano Ronaldo di lini depan.

Baca juga: Eks Pelatih Milan Bakal Jadi Juru Taktik Napoli

Peran Aaron Ramsey yang coba ia terapkan gagal total. Bermain di belakang striker utama, Bernardeschi tampak kesulitan menempatkan diri. Alhasil Sarri jarang memainkannya hingga menit terakhir pertandingan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Chiellini Komentari Persaingan Inter dan Juventus

Vivagoal Serie A – Dominasi Juventus di Serie A Italia mulai terkikis. Inter Milan sukses mengkudeta posisi puncak klasemen di pekan ke-14 lalu. Melihat situasi ini, Giorgio Chiellini, bek Juventus angkat bicara. 

Palang pintu asli Italia itu sama sekali tidak terkejut dengan performa Inter Milan musim ini. Kehadiran Antonio Conte  jadi faktor I Nerrazuri mampu menantang Juventus.

“Saya tidak terkejut dengan performa Inter Milan. Saya tahu kualitas Conte, dia bawa perubahan dengan membawa pemain yang tepat. Mereka bakal sulitkan kami beberapa musim ke depan,” kata Chiellini.

Juventus Perlu Adaptasi

Kedatangan pelatih anyar awal musim lalu disebut Chellini menjadi salah satu penyebab posisi mereka tergusur dari pucuk klasemen. Tapi, Chiellini optimis racikan Maurizio Sarri bakal moncer pada paruh kedua nanti dan The Old Lady bakal kembali memimpin.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

“Kami harus berkembang. Saya sudah pernah bilang pada awal musim kalau Juventus akan menemukan permainan terbaiknya pada Januari. Kami memulai musim dengan hasil positif. Termasuk ketika berhadapan dengan Inter Milan.

“Menurut saya, itu adalah permainan terbaik Juventus pada musim ini. Lalu, kami mengalami penurunan secara psikologis. Sekarang, tugas kami adalah membangkitkan mental untuk bisa tampil efektif dan meraih hasil positif,” tutup Chiellini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Inilah Salah Satu Alasan Ronaldo Tak Dapatkan Ballon d’Or 2018 lalu!

Vivagoal Serie A – Salah satu bintang Juventus, Giorgio Chiellini telah menilai bahwa Real Madrid tidak ingin Cristiano Ronaldo memenangkan Ballon d’Or tahun lalu karena ia telah pindah ke raksasa Serie A.

Bek Juventus tersebut berbicara di upacara penghargaan Serie A, di mana Cristiano Ronaldo dinobatkan menjadi Pemain Terbaik Italia musim 2018/2019.

Ketika ditanya tentang Lionel Messi yang memenangkan rekor Ballon d’Or keenam, Chiellini mengatakan hal mengejutkan terkait rekan setimnya yang seharusnya mendapatkan trofi tersebut pada tahun lalu.

“Tidak apa-apa Ballon d’Or untuk Messi tahun ini. ‘Pencurian’ trofi yang sebenarnya terjadi tahun lalu. Real Madrid telah memutuskan bahwa Cristiano Ronaldo tidak akan memenangkan Ballon d’Or 2018. Itu benar-benar aneh. Seperti ada settingan,” ucapnya seperti dilansir Sky Sports Italia.

Baca Juga: Tak Terima dengan Candaan Van Dijk, Kakak Ronaldo Berikan Komentar Pedas!

Dia kemudian menambahkan bahwa Real Madrid tidak ingin Ronaldo memenangkan trofi bergengsi karena dia bukan lagi pemain mereka. Luka Modric akhirnya dianugerahi Ballon d’Or tahun 2018.

“Real Madrid tidak ingin dia menang karena dia bukan lagi pemain mereka,” tambahnya.

Chiellini menambahkan bahwa Juventus akan bangkit pada musim dingin 2020 mendatang. Dia mengungkapkan bahwa Juventus perlu sedikit waktu untuk beradaptasi dengan pemain baru.

“Saya mengatakan bahwa Juve yang asli akan terlihat setidaknya pada Januari mendatang. Kami butuh waktu, ”kata Chiellini.

“Kami memulai dengan sangat baik, terutama pada satu setengah bulan awal kompetisi dilaksanakan. Kemudian kami mengalami sedikit penurunan fisiologis, tetapi hasilnya tidak terlalu mengecewakan. Terlepas dari hasil imbang melawan Sassuolo [pada hari Minggu], kami akan menjadi super Juve yang sesunggunya,” yakinnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Chiellini Akui Dulunya Adalah Fans Berat AC Milan

0

Vivagoal Serie A – Bek sekaligus kapten Juventus, Giorgio Chiellini, mengatakan jika dulunya ia adalah fans berat AC Milan. Namun seiring berjalannya waktu ia sadar mana klub terbaik baginya.

Chiellini sendiri tengah menjalani masa pemulihan setelah menderita cedera ACL. Untuk mengisi waktu senggangnya, bek berusia 35 tahun itu menghadiri kegiatan yang melibatkan Juve’s Junior Members di Allianz Stadium.

Baca juga: Vivagoal Bagi-bagi Jersey Gratis!

Dalam kegiatan tersebut Chiellini berbagi kenangan-kenangan masa kecilnya. Dengan tegas ia mengatakan jika dulu ia adalah seorang Milanisti yang akhirnya sadar jika Juventus adalah klub terbaik.

“Sayangnya, saya dulu adalah penggemar berat Milan, namun saya menjadi lebih baik. Saya menjadi lebih pintar sewaktu tumbuh besar [dan bisa berpikir],” canda Chiellini seperti dikutip dari Football Italia. “Maldini adalah idola saya,” sambungnya.

“Saya punya saudara kembar, dia sejak dulu fans Juve dan saya harus melawan dia dan akhirnya memilih Milan. Bisa anda bayangkan betapa senangnya dia saat Juve membeli saya sewaktu masih berumur 20 tahun? Begitu saya pindah ke sini, saya langsung jatuh cinta dengan klub ini,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut Chiellini juga berbagi ilmu terkait proses menjadi bek handal. Ia juga membagi kenangan tak terlupakan selama bermain untuk klub asal Turin tersebut.

Baca juga: Ronaldo Coba Redam Kabar Miring di Juventus

“Anda harus menemukan kesenangan dalam menghentikan pergerakan lawan. Perasaan seperti saat seorang striker mencetak gol, anda juga harus merasakan hal yang sama kala menghentikan mereka. Jika anda mampu merasakan itu, anda bisa menjadi bek hebat,” tambahnya.

“Laga perdana saya akan selalu saya ingat. Itu saat melawan Messina dan kami menang 3-0. Lainnya adalah malam di Trieste [kontra Cagliari], torehan pertama [scudetto] kami. Perasaan pada malam itu sangat kuat, yang akan selalu tinggal di dalam diri saya,” tutupnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Chiellini Sudah Ambil Waktu Tuk Pensiun, Kapan?

Vivagoal Serie ABek Juventus, Giorgio Chiellini mengaku sudah memutuskan kapan akan pensiun. Ia mengatakan berencana pensiun sekitar dua tahun lagi.

Chiellini tercatat menjadi salah satu pemain dengan masa bakti terlama di skuat Juventus saat ini. Sang pemain sudah membela si Nyonya Tua sejak tahun 2005 silam hingga hari ini.

Kini di usianya yang sudah menginjak 35 tahun belum terlihat adanya tanda-tanda penurunan performa. Bahkan ia masih dipercaya untuk mengemban tugas sebagai kapten Si Nyonya Tua.

Namun Chiellini sadar jika masa baktinya sudah berada di ujung karier. Ia pun menegaskan tidak akan bermain lebih dari 2021 mendatang.

Baca Juga: Motivasi Chiellini Dapat Merumput Lebih Cepat

“Saya akan bermain untuk satu atau dua tahun lagi, dan tidak lebih dari itu,” beber Chiellini kepada Gazzetta Dello Sport.

Lebih lanjut Chiellini mengatakan jika dirinya belum akan mengambil rencana ke depannya termasuk untuk menjadi pelatih. Menurutnya masih ada banyak hal yang harus dipelajari sebelum terjun ke dunia kepelatihan.

“Saya tentu saja ingin memiliki karir di dunia kepelatihan, namun saya tidak tergesa-gesa untuk itu. Saya rasa sebuah kesalahan bagi kami para pesepakbola jika kami merasa sudah siap melatih begitu karir kami berakhir.”

“Ketika anda berhenti bermain di antara usia 35-40 tahun, maka anda akan sangat beruntung jika anda mengetahui segalanya mengenai sepakbola. Namun pasti ada banyak hal yang harus dipelajari terlebih dulu dan anda harus rendah hati mengakui bahwa masih banyak yang harus anda pelajari.”

Lebih lanjut Chiellini mengatakan jika menjadi pelatih berarti mengemban tanggung jawab yang besar. Ia pun mengaku belum siap untuk hal tersebut dalam waktu dekat.

“Move on dari sepakbola bukanlah sesuatu yang mudah, tetapi saya juga tidak terobsesi untuk menjadi seorang pelatih. Paham masalah taktik saja tidaklah cukup, karena pelatih harus bisa menjadi seorang psikiater dan juga mampu memotivasi para pemain.”

“Menjadi pelatih sama seperti menjadi Direktur sebuah perusahaan yang harus memimpin 50 sampai 60 orang. Tidak hanya harus memiliki sertifikasi, tetapi anda juga harus siap menanggung tekanan dan siap berkorban. Saya sendiri belum mau merasakan tanggung jawab seperti itu saat ini.” ia menandaskan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Motivasi Chiellini Dapat Merumput Lebih Cepat

Vivagoal Serie ABek Juventus, Giorgio Chiellini dikabarkan bisa sembuh lebih cepat dari cedera anterior cruciate ligament (ACL) yang dialaminya.

Chiellini sendiri sudah absen sejak pekan kedua Serie A musim ini lantaran mengalami cedera ACL. Proses penyembuhan cedera satu ini dikabarkan cukup lama. Setelah menjalani operasi, para pemain biasanya harus menepi enam bulan lamanya untuk memaksimalkan proses penyembuhan.

Namun kabar baik datang bagi fans Juventus. Pasalnya, Chiellini diperkirakan bisa sembuh lebih cepat dari perkiraan awal. Pemain berusia 35 tahun itu diperkirakan sudah bisa kembali bermain sebelum Maret 2020 mendatang.

Agen Chiellini, Davide Lippi, mengatakan soal hasil obrolannya dengan Chiellini. Katanya, proses pemulihan penggawa Timnas Italia tersebut berjalan dengan lancar dan bahkan memiliki progres yang signifikan.

Baca Juga: Juventus Kehilangan Chiellini Hingga 2020

“Proses pemulihannya berjalan dengan positif dan dia memiliki sikap positif yang menarik,” ujar Lippi saat berbicara dengan TMW Radio belum lama ini.

“Luar biasa. Dia bekerja sangat keras setiap harinya dan saat saya menghubunginya, dia menjadi orang yang meyakinkan saya. Dia melakukan langkah maju yang sangat pesat,” lanjutnya.

Lippi sendiri tak bisa memastikan kapan Chiellini akan kembali bermain. Namun bisa diperkirakan bahwa pemain timnas Italia tersebut akan kembali merumput pada akhir Januari mendatang.

“Saya tak tahu tanggal pasti ia kembali, namun pastinya setelah tahun baru. Mungkin di akhir bulan Januari, Februari, atau Maret, namun dia pastinya akan berada di sana saat akhir musim,” tandasnya.

Chiellini sendiri memiliki satu tambahan motivasi untuk segera pulih. Ia tak ingin melewatkan pentas Piala Eropa 2020 yang bisa menjadi ajang terakhirnya bersama Timnas Italia.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Juventus Terancam Gagal Datangkan Bek Arsenal?

Vivagoal Serie A –  Juventus tengah diburu urgensi mendatangkan bek anyar jelang ditutupnya bursa transfer musim panas. Setelah dikaitkan dengan Jerome Boateng, mereka kini membidik bek Arsenal, Skhkordan Mustafi untuk merapat ke Allianz Stadium.

Mustafi sendiri kini statusnya tengah tak jelas. Pasca kedatangan David Luiz, ia praktis hanya mengisi bangku cadangan Arsenal. Sekedar catatan, sebelum Juve, beberapa tim Eropa disebut berminat mendatangkannya. Namun tak ada pendekatan pasti kepada bek berdarah Jerman itu.

Kini Juventus tengah diburu urgensi datangkan bek tengah baru pasca cederanya Giorgio Chielini. Namun kans Juve untuk datangkan nama baru nampak terhambat. Pascalnya, mereka sudah mengeluarkan dana besar untuk belanja pemain di bursa transfer musim panas ini. Pengeluaran terbesar si Nyonya Tua dikeluarkan untuk memboyong Matthijs De Ligt dari Ajax senilai 77 juta Euro.

Namun bedasarkan laporan Sky Sport, mustahil jika Mustafi merapat ke Arsenal di deadline musim panas ini. Pasalnya, Gunners juga tak ingin gegabah kehilangan bek tengahnya mengingat jendela transfer Inggris sudah ditutup pada 8 Agustus lalu. Mereka juga membutuhkan bek tengah guna melapis Sokratis dan David Luiz.

Baca Juga: Juventus Telah Putuskan Nasib Dybala!

Selain Mustafi, Juve juga dikaitkan dengan Dejan Lovren dan Jerome Boateng. Nama kedua nampaknya terasa realistis untuk didatangkan mengingat tak jelasnya status sang pemain bersama Die Roten.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Chiellini Shock Dengan Metode Latihan Sarri

Vivagoal Serie A – Bek senior Juventus, Giorgio Chiellini mengaku shock dengan metode latihan Maurizio Sarri. Pelatih yang pernah membesut Chelsea ini memang menerapkan kombinasi skema menyerang dengan possession serta mengandalkan garis pertahanan tinggi.

Dengan filosofi Sarri-Ball tersebut, Sarri menjadi sosok pelatih yang diperhitungkan saat membesut Napoli. Setelah itu, ia pun membesut Chelsea dan sukses mengantarkan klub berada di peringkat ketiga plus merengkuh European League untuk kali kedua. Ia pun kembali ke Italia untuk menerima pinangan Juventus.

Bersama Juve, ia pun kembali menerapkan filosofinya tersebut. Bahkan bek senior Juventus, Giorgio Chielini mengaku terkejut dengan kecermatan Sarri dalam menerapkan skema yang diusungnya. “ Kami bisa bilang juka ia sangat cermat dalam menerapkan taktik. Ia adalah tipikal pelatih yang selalu mencari kesempurnaan,” ungkapnya kepada JTV,  seperti dilansir Goal International.

Chielini juga merasa kaget dengan metode latihan yang diterapkan Sarri. Menurutnya, kualitas melatih Sarri memang tak perlu diragukan lagi. Sari memang merpakan pelatih ayng kerap mengutamakan aspek pertahanan. Ia pun tak ragu melakukan penyerangan dari berbagai sisi dengan skema possession maupun direct ball.

Baca Juga: Perkuat Lini Belakang, AS Monaco Incar Daniele Rugani Di Juventus

Juventus bersama Sarri akan memulai laga resminya kontra AC Parma di giornata perdana Serie A pada 24 Agustus mendatang. Mampukah skema tersebut berjalan dengan baik di ajang resmi?

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Chiellini Tak Suka Lihat Conte Merapat ke Inter

Vivagoal Serie A – Antonio Conte beberapa waktu lalu dikabarkan sudah mencapai kesepakatan dengan Inter Milan untuk menggantikan posisi Luciano Spalletti. Meski belum diumumkan secara resmi, merapatnya Conte ke Inter  ternyata merangsang banyak reaksi.

Salah satu yang memberi reaksi atas mendekatnya Conte ke Inter ialah Giorgio Chiellini. Mantan anak asuhnya itu menyebut meski menghormati sang pelatih namun ia tak suka melihat Conte harus menjadi juru taktik Inter.

“Saya benci melihat Conte bersama Inter, tapi itulah kehidupan. Meski saya mengerti bahwa Conte akan professional tetap saja aneh melihatnya bersama Inter. Saya hanya bisa berharap semuanya akan berjalan dengan baik. Tapi ingat, Inter tak akan pernah bisa menang,” jelas Chiellini.

Sebelum dikabarkan sepakat bersama Inter Conte harus menganggur sepanjang musim lalu. Dimana dirinya didepak dari kursi pelatih Chelsea pada akhir musim 2017/18 silam.

“Saat Conte melatih Chelsea saya benar-benar mendukungnya. Namun kini, kala mendengar ia bersama Inter,  sungguh tak bisa lakukan itu,” tambah bek Juventus itu.

Chiellini sendiri memang punya hubungan spesial bersama Conte. Selain pernah bahu membahu bersama si Nyonya Tua, Chellini turut menjadi bagian penting dalam tim racikan Conte kala itu.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Bek Juventus Komentari Rivalitas Antara Ronaldo dan Messi

Vivagoal Serie AKapten Juventus, Giorgio Chiellini mengaku bahagia karena mendapat kesempatan bermain di era Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Ia bahkan membandingkan rivalitas keduanya bak dua sosok tersohor di dunia Tenis, Rafael Nadal dan Roger Federer.

Ronaldo baru saja membukukan gol ke-601 di level klub saat saat Juventus bertemu dengan Torino dalam laga lanjutan Serie A, Sabtu (4/5) dini hari tadi. Pertandingan itu sendiri berakhir dengan kedudukan imbang 1-1.

Sementara itu, Messi juga berhasil menyentuh angka 600 gol pada pertengahan pekan kemarin. Tepatnya saat ia membobol dua kali gawang Liverpool saat Barcelona menjalani laga leg pertama babak semifinal Liga Champions.

 

Chiellini pun mengatakan setiap pemain yang memiliki kesempatan bermain di era keduanya tentu sangat beruntung. Ia bahkan menyebut keduanya bak alien yang bermain sepak bola seperti penduduk bumi kebanyakan.

“Kami cukup beruntung bisa hidup di era yang sama dengan dua pemain bintang itu. Persaingan mereka sama ketatnya dengan Federer dan Nadal. Satu hari mungkinn Cristiano adalah yang terkuat di dunia dan pada hari lainnya adalah Messi.

“Tapi kebenarannya adalah mereka dua makhluk luar angkasa yang bermain olahraga seperti kami,” tutur sang bek kepada Sky Sport Italia.

Lebih lanjut Chiellini mengaku tak kecewa karena timnya hanya bisa bermain imbang lawan Torino. Ini menjadi hasil imbang di dua laga terakhir mereka dimana sebelumnya mereka juga harus puas bermain imbang lawan Inter Milan.

“Juventus punya jiwa dan hati, dengan Inter dan Torino kami tidak memulai dengan sangat baik, tapi kami ingin menunjukkan kepada semuanya bahwa kami bisa menjadi yang terkuat. mi ingin menunjukkan bahwa kami pantas mendapatkan Scudetto ini hingga akhir,” tambahnya.

Serie A sendiri kini tinggal menyisakan tiga laga sisa. Juventus nantinya akan bersua AS Roma, Atalanta dan juga Sampdoria sebelum akhirnya mengangkat trofi juara.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS