Tag: Le Classique

Menangi Le Classique, PSG Kokoh di Ligue 1

Vivagoal Ligue 1  –Paris Saint-Germain memenangi duel bertajuk  Le Classique jilid I musim 2019/20  di Parc des Princes, Senin (28/10/2019) dinihari WIB. Pada laga itu Olympique Marseille menyerah 4-0. 

Les Parisiens  mengawali pertandingan dengan brilian. Mereka langsung memimpin pada menit ke-10 setelah umpan silang Angel Di Maria berhasil dituntaskan oleh Mauro Icardi.

Di Maria menjadi poros serangan PSG di laga tersebut. Pada menit ke-26 kerjasama satu dua Di Maria dengan Marco Verratti membongkar pertahanan Marseille dan berhasil diselesaikan lewat tandukan Icardi. 

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Jersey, Gratis!

Pada menit ke-32 Mbappe memperlebar jarak menjadi 3-0. Di Maria yang menerima umpan mengirim umpan silang pada Mbappe yang berdiri bebas di tengah kotak penalti. Dengan mudah bola kemudian disontek masuk ke gawang.

Di Maria benar-benar jadi momok bagi lini pertahanan Marseille. Sesaat sebelum jeda turun minum, umpan terobosannya nya ke Kylian Mbappe dari tengah lapangan berhasil dituntaskan dengan tendangan placing. Penyerang 20 tahun itu sekaligus menutup babak pertama dengan skor 4-0.

Memasuki babak kedua, PSG terlihat menurunkan tempo permainannya. Hal itu dimanfaatkan tim tamu untuk leluasa untuk merangsek ke lini pertahanan tim tuan rumah.

 Marseille nyaris memperkecil ketertinggalan setelah Marley Ake lolos ke kotak penalti PSG dan berusaha mengarahkan bola ke tiang jauh. Namun usahanya melenceng. Hingga laga tuntas, skor 4-0 bertahan untuk keunggulan PSG.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1  hanya di Vivagoal.com

Di Prancis, PSG Sudah Tidak Punya Lawan!

0

Vivagoal Ligue 1  –  Kedigdayaan Paris Saint-Germain di kompetisi domestik selama ini membuat Andre Villas-Boas melontarkan pujian. Pelatih Olympique Marseille itu mengatakan bahwa PSG sudah tidak punya lawan di Prancis.

Pernyataan Villas-Boas ada benarnya karena mayoritas tim-tim Ligue 1 tak ada yang bisa meruntuhkan domiasi PSG. Dalam 10 tahun terakhir, hanya AS Monaco yang mampu memutus rentetan kesuksesan Les Parisiens di musim 2016/17 kemarin. Setelahnya, PSG kembali meneruskan dominasinya di Prancis.

Perkasanya PSG selama hampir satu dekade terakhir memang tak lepas dari kedatangan taipan asal Dubai, Nasser Al Khelaifi. Sejak diakuisisi pada tahun 2011 silam, Al-Khelaifi menyulap klub ibu kota Prancis itu menjadi sebuah kekuatan baru di kancah Eropa.

Lewat uangnya yang tak terbatas, silih berganti ia mendatangkan pemain bintang berbanderol mahal, yang terakhir ada Neymar dan Kylian Mbappe.

Baca Juga: Trigol Mbappe Warnai Pesta Gol PSG ke Gawang Brugge

Jelang laga Marseille kontra PSG akhir pekan nanti, Villas-Boas merasa minder timnya bisa mencuri poin di Parc des Princess. Dalam laga yang bertajuk Le Classique itu, Villas-Boas menjelaskan bahwa tidak ada bedanya bagi tim besutannya bermain di kandang ataupun tandang jika melawan skuat asuhan Thomas Tuchel karena PSG diklaim tak memiliki lawan di Liga Prancis

“Kami akan berusaha memainkan laga demi laga. Tapi pertandingan akhir pekan nanti tidak memengaruhi baik untuk PSG maupun Marseille. Kami tentu saja bermimpi untuk menang, tetapi PSG berasal dari liga lain,” kata Villas-Boas kepada France Football.

“Laga Le Classique hanya berlangsung ketat dan seru di masa lalu. Namun kami akan mencoba memikirkan strategi yang tepat tuk diterapkan di lapangan untuk bisa mencuri poin. Yang paling penting adalah kami harus memenangkan penguasaan bola terlebih dahulu,” imbuhnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1  hanya di Vivagoal.com

Di Laga Le Classique, Balotelli Punya Niat Jahat ke PSG

Vivagoal Ligue 1 – Penyerang Olympique Marseille, Mario Balotelli dikabarkan sudah menyiapkan selebrasi yang menyeret nama bomber muda Manchester United, Marcus Rashford jika dirinya bisa mencetak gol di laga Le Classique kontra Paris Saint-Germain akhir pekan kemarin.

Beberapa waktu lalu, Rashford memang menjadi mimpi buruk buat PSG. Tendangan pinaltinya di menit akhir membuat United sukses melaju ke babak perempat-final Liga Champions karena unggul agregat gol tandang dalam keadaan skor 3-3.

Kegagalan ini terasa sangat menyakitkan bagi Les Parisiens karena sejatinya mereka sudah unggul 2-0 di leg pertama.

Dikutip dari Canal+, Balotelli bermaksud untuk mengejek kegagalan PSG itu dengan cara memakai kaos dalam yang memajang foto Rashford di balik jersey Marseille yang ia kenakan.

Jika mencetak gol di laga Le Classique kemarin, Balotelli pun sudah membayangkan akan membuka jerseynya dan menunjukkan foto Rashford untuk mengejek tim tuan rumah.

Sayang, niat buruk Balotelli pada akhirnya gagal terlaksana, karena ia tidak bisa mencetak gol di Parc de Princes, dan Marseille juga harus menderita kekalahan 1-3 atas pasukan Thomas Tuchel.

Balotelli sendiri memang kerap merencanakan selebrasi unik dalam setiap perayaan golnya, termasuk dalam laga kontra Saint-Etienne awal Maret 2019 kemarin. Balotelli yang mencetak gol dengan sebuah tendangan salto langsung berlari ke pojok lapangan dan mengambil handphone miliknya.

Tak lama berselang, dia langsung membuka aplikasi Instagram miliknya dan melakukan selebrasi secara live.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Dua Gol Di Maria Bawa PSG Menang Le Classique Kontra Marseille

Vivagoal Ligue 1 – Paris Saint-Germain berhasil meraih kemenangan atas rival abadinya, Marseille dalam laga bertajuk Le Classique dalam lanjutan laga pekan ke-29 Ligue 1 Prancis, Senin (18/3/2019) dini hari di Stadion Parc des Princes.

Angel Di Maria jadi bintang utama di pertandingan ini dengan dua golnya plus satu assist yang dikreasikan untuk Kylian Mbappe. Sementara Marseille hanya bisa membalas satu gol lewat Valere Germain.

Tampil mendominasi sejak awal pertandingan, namun PSG baru mampu membuka keunggulan 1-0 sesaat sebelum jeda turun minum. Kylian Mbappe mencatatkan namanya di papan skor usai menerima umpan sodoran Angel Di Maria dalam situasi serangan balik.

Memasuki babak kedua, Marseille memberi kejutan kepada kubu tuan rumah dengan mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-46. Adalah Valere Germain yang melesakkan bola ke gawang melalui sepakan kaki kanannya dari sudut sempit hasil umpan Lucas Ocampos.

Hasil imbang 1-1 tak berlangsung lama. Kedigdayaan PSG atas Marseille langsung membuahkan gol kedua mereka pada menit ke-55. Angel Di Maria yang sebelumnya adalah kreator gol pertama, ikut mencatatkan namanya di papan skor dengan tendangan melengkungnya yang sukses masuk ke gawang.

Winger asal Argentina itu menjadi bintang di laga ini dengan kembali mencetak gol keduanya pada menit ke-66. Berawal dari skema tendangan bebas, pemain 31 tahun itu berhasil mengirim bola ke gawang yang tidak mampu dijangkau kiper Marseille.

Dengan kemenangan ini, PSG kini hanya butuh tujuh poin untuk memastikan diri keluar sebagai juara Ligue 1 Prancis musim 2018/2019. Sementara Marseille, kekalahan 3-1 ini membuat mereka belum bisa beranjak dari peringkat empat klasemen.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS