Tag: Mourinho

Alasan Wenger Tak Menulis Nama Mourinho di Otobiografinya

Vivagoal Liga Inggris – Hubungan antara Jose Mourinho dan Arsene Wenger memang sudah tidak akrab sedari dulu. Mereka sering terlibat konflik dalam 10 tahun terakhir masa jabatan Wenger di Arsenal.

Meski sudah tak menjadi pelatih, Anyer tetap memberikan karyanya dengan menuliskan sebuah otobiografi baru berjudul ‘My Life In Red And White. Ia ceritakan semua kesannya selama menjadi pelatih Arsenal.

Dalam bukunya tersebut, Arsene Wenger tidak pernah menuliskan nama Jose Mourinho satu katapun di otobiografinya. Padahal telah diketahui bahwa pertemuan antara Mourinho dan arsen Wenger selalu mendapat perhatian publik.

Persaingan sengit selama bertahun-tahun tersebut membuat mereka bersitegang bahkan era pertama kalinya berada di Chelsea maupun pada era keduanya. Melihat hal tersebut, Jose Mourinho memberikan komentar pedas saat ditanya wartawan terkait hal tersebut.

“Alasan kuat, saya tidak ditulis di dalam buku tersebut sudah jelas. Buku adalah suatu hal yang membuat Anda bahagia. Jadi, saya sangat mengerti bahwa situasinya memang seperti itu,” ujar Mourinho dilansir dari Sky Sports.


Baca Juga:


Mourinho juga menambahkan komentar pedasnya saat Wenger benar-benar tidak menulis namanya karena dirinya merupakan noda dalam karir gemilang petinggi UEFA tersebut.

“Itu dikarenakan Wenger tidak pernah mengalahkan saya. Bagaimana lomba menulis di beberapa pertandingan kalau dia jarang pernah menang melawan saya. Untuk apa, dia menulis buku tentang saya? Itu tak dibutuhkan olehnya,” jelasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Terlibat Friksi dengan Klopp dan Mourinho, Trevor: Bagus Lampard!

Vivagoal – Liga Inggris – Frank Lampard dinilai kelewat batas setelah berselisih dengan pelatih senior sekelas Jurgen Klopp dan Jose Mourinho. Namun mantan rekan setimnya, Trevor Sinclair justru mendukung sikap Lampard.

Selain mampu membawa Chelsea tampil cukup gemilang, Lampard cukup disorot akibat perangainya di pinggir lapangan. Terbilang sebagai pelatih muda, Lampard berani beradu argumen dengan para pelatih lawan yang lebih senior.

Terbaru, Lampard bahkan berani beradu argumen dengan Jose Mourinho yang merupakan mantan pelatihnya terdahulu. Sebelumnya Lampard juga pernah bersitegang dengan Klopp saat mendampingi timnya berjumpa Liverpool.

Banyak yang menyebut Lampard kelewat batas atas sikapnya tersebut. Namun Sinclair menyebut Lampard hanya menunjukkan otoritasnya pada para pemain.

“Saya suka saat melihat Frank (Lampard) berdiri untuk dirinya sendiri. Saya kira dia punya caranya sendiri,” buka Sinclair kepada talkSPORT.

“Dia harus dipandang oleh pemain-pemainnya, bahwa dia benar-benar peduli kepada tim. Saya kira itulah reaksi dari sudut pandang pemain, bahwa mereka ingin melihat pelatihnya berdebat dengan pelatih lawan jika memang ada masalah,” imbuhnya.


Baca Juga:


Lebih lanjut Sinclair mendukung Lampard untuk lebih vokal di pinggir lapangan. Menurutnya hal tersebut akan membentuknya menjadi sosok pelatih kuat di masa depan.

“Saya ingin dia membela pemain seperti dia benar-benar peduli, dan saya kira Frank telah melakukan itu. Dia tidak hanya berani melawan pelatih-pelatih kecil, sebab kita sudah melihatnya pada kasus dengan Klopp dan Mourinho,” sambung Sinclair.

“Frank telah melakukan segalanya sebagai pemain. Jika dia ingin meniru seseorang seperti (Carlo) Ancelotti [pendiam], dia harus mempertahankan posisinya di area teknis, dan saya kira dia telah melakukannya dengan sangat baik,” tutupnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Mourinho Kembali Bungkam Setelah Tak Mainkan Dele Alli

Vivagoal – Liga Inggris – Manajer Tottenham, Jose Mourinho memilih bungkam saat ditanya perihal keputusannya untuk tidak memainkan Dele Alli kala tim besutannya menghadapi tim sekaliber Chelsea, Rabu (30/9/2020) dini hari WIB.

Sudah menjadi hal yang wajar jika Mourinho selalu berselisih dengan pemainnya. Banyak dari mereka yang terpaksa menghuni bangku cadangan karena ketidaksukaan pelatih asal Portugal itu seperti saat mencadangkan Iker Casillas di Real Madrid atau bahkan ‘bermusuhan’ dengan Paul Pogba di Manchester United.

Kali ini hal yang sama terjadi kepada Dele Alli. Namanya sudah tidak masuk dalam skuad Tottenham Hotspur di enam laga terakhir.

Terbaru, Alli tak masuk dalam skuad saat Spurs bertemu Chelsea di Carabao Cup. Saat ditanya oleh awak media, Mourinho pun memilih bungkam. Ia berdalih tidak ingin membicarakan pemain yang tidak ada di lapangan.

“Tidak ada Dele Alli, tidak ada Sonny [Son Heung-min, tidak ada Giovani [Lo Celso],” jawab Mourinho kepada Sky Sports.

“Saya tak akan berbicara mengenai pemain yang tidak ada di sini. Apakah Anda akan bertanya pada Frank [Lampard] mengapa tidak ada Thiago Silva, apakah karena blunder yang ia lakukan ataukah alasan lain?” tambah Mou.


Baca Juga:


Para jurnalis kemudian mendesak Mourinho dengan menyebut para fans juga mempertanyakan keputusannya tersebut. Namun lagi-lagi pria yang berjuluk The Special One ini berdalih bahwa itu semua tidak benar.

“Fans senang dengan semua pemain yang bermain,” ketus Mourinho.

Sebelumnya, Alli disebut akan dilepas ke Real Madrid untuk melancarkan transfer Gareth Bale. Namun rumor tersebut urung terwujud setelah Zinedine Zidane dikabarkan tidak menyukai pemain berusia 24 tahun tersebut.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Spurs Dihadapkan Jadwal Padat, Mou Sebut Chelsea Lebih Diuntungkan

Vivagoal Liga Inggris – Pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho terlihat resah dengan jadwal padat yang dihadapinya. Terdekat, Spurs akan berjumpa Chelsea di Carabao Cup.

Spur dijadwalkan akan bertemu Chelsea pada lanjutan Carabao Cup, Rabu (30/9/2020) dini hari WIB. Dua hari kemudian, mereka akan kedatangan Maccabi Haifa di playoff Liga Europa. Akhir pekan nanti, Spur juga sudah bertemu lawan berat di Premier League yakni Manchester United.

Melihat padatnya jadwal yang ada tersebut, Mourinho melihat secara realistis. Ia menyebut lebih fokus pada Liga Europa karena pemasukan yang didapat dengan mengorbankan Carabao Cup.

“Apa yang akan anda lakukan di posisi saya? Saya ingin bertarung di Carabao, tapi saya tak berpikir kami bisa melakukannya,” ujar Mourinho seperti dilansir The Guardian.

“Kami memiliki pertandingan hari Kamis yang memberi kami uang yang memang tak sebanyak Liga Champions, tapi fase grup Liga Europa memberi kami sejumlah uang yang bagi klub seperti kami, itu sangat penting,” tambahnya.

“Ini adalah kompetisi yang memungkinkan kami memiliki kesempatan bagus untuk lolos ke fase knock out, jadi pertandingan hari Kamis sangat penting bagi kami,” lanjutnya.

“Saya pikir anda bisa membayangkan bahwa, dengan laga hari Kamis yang menentukan sesuatu yang penting bagi kami, saya kira Carabao Cup tak memberi kami kesempatan berkompetisi.”


Baca Juga:


Selain menyebut akan lebih fokus kepada Liga Europa, Mourinho menyebut Chelsea lebih diuntungkan pada laga tersebut. Jika tidak melakukan rotasi, Chelsea bisa menurunkan skuad terbaiknya melawan Spurs.

“Mereka tak mendapatkan masalah. Mereka tak bermain di hari Minggu dan Senin, lalu bermain di hari Selasa dan kemudian bermain lagi akhir pekan nanti,” lanjutnya.

“Jadi skuad mereka fantastis, bila pelatih tak memutuskan untuk merotasi, dia bisa dengan sempurna bermain dengan pemain yang dia inginkan,” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Balas Sindiran Solskjaer, Mourinho: Tiang Gawang Tak Penting, Yang Penting Untuk MU Adalah Kotak Penalti

Vivagoal – Liga Inggris – Manajer Tottenham, Jose Mourinho, membalas sindiran Ole Gunnar Solskjaer perihal tiang gawang. Pelatih asal Portugal itu menyebut jika manajer Manchester United itu lebih mementingkan ukuran kotak penalti dari gawang.

Mourinho menarik perhatian setelah melakukan protes pada ofisial pertandingan saat Tottenham berjumpa klub Makedonia, Shkendija pada babak kualifikasi Liga Europa. Sebab, dia merasa ukuran gawang terlalu kecil.

“Sebelum laga ada situasi yang lucu karena penjaga gawang saya mengatakan kepada saya bahwa gawangnya terlalu kecil. Saya datang untuk melihatnya dan itu memang kecil,” buka Jose Mourinho dikutip dari Goal International.

“Terlalu kecil, 5 cm. Kami meminta gawang dengan dimensi yang tepat,” kata Mourinho.

Beberapa hari berselang, Manchester United yang berjumpa dengan Brighton berhasil menang 3-2. Pada laga itu sendiri tercatat ada lima peluang Brighton yang urung menjadi gol karena mengenai tiang dan mistar gawang. Solskjaer kemudian menyindir Mourinho terkait ukuran tiang gawang.


Baca Juga:


“Pertama-tama, Anda harus senang Jose Mourinho tidak ada di sini untuk mengukur tiang gawang! Mungkin itu akan terlihat gawang yang lebih kecil!” kata Solskjaer di situs resmi Manchester United.

Tentu Mourinho tak hanya diam saja mendengar ucapan Solskjaer. Mourinho menyebut bahwa bagi Solskjaer ukuran kotak penalti lebih penting daripada gawang mengingat United kerap diuntungkan dengan hadiah penalti ketika bertanding.

“Saya pikir Ole kemarin sangat senang [atas kemenangan melawan Brighton] dan terkejut dengan apa yang terjadi pada timnya sehingga dia bercanda,” kata Mourinho kepada Sky Sports.

“Tapi saya pikir baginya ukuran tiang gawang bukan hal yang penting. Baginya yang penting adalah dimensi kotak 18 yard [16 m]. Dia tidak akan pernah menerima bermain dengan kotak 17 yard [15 m], saya pikir dia lebih suka sebuah kotak 22 yard [20 m]. Baginya akan lebih baik,” kata Mourinho.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Tak Jelas di Madrid, Mourinho Tertarik Bawa Pulang Bale

Vivagoal – Liga Inggris – Manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho dikabarkan tertarik dengan peluang mendatangkan Gareth Bale kembali ke Tottenham pada bursa transfer musim panas ini.

Masa depan Bale di Real Madrid kerap kali menjadi pertanyaan dalam beberapa musim terakhir. Sebut saja pada musim panas lalu, winger asal Wales itu bahkan hampir pindah ke Chinese Super League. Namun akhirnya Bale memutuskan untuk tetap bertahan di Spanyol.

Ambisinya untuk menembus skuad utama pun seolah dihalangi oleh cedera yang dialami. Situasi kian sulit setelah juru taktik Madrid, Zinedine Zidane tidak lagi memandang Bale sebagai pemain inti, terlebih mantan pemain Tottenham itu tidak bagian dari rencana skuad Zidane.

Bale sendiri memperlihatkan sikap acuh di Madrid. Ia bahkan sengaja untuk tidak bergabung dengan skuad Los Blancos dalam lawatannya ke markas Etihad di ajang Liga Champions. Bale dipercaya ingin segera meninggalkan Madrid meski kontraknya masih tersisa dua tahun lagi.

Dilansir Cuatro, situasi pelik Bale tersebut memancing minat Mourinho. Pasalnya pelatih asal Portugal tersebut pun tengah mengintip peluang untuk memulangkan Bale ke Tottenham Hotspur.

Sebelumnya, kepindahan Bale dari Madrid terus terkendala oleh banderol mahal yang ditetapkan Madrid. Namun dilansir dari media yang sama, Madrid kini sudah pasrah dan siap melego Bale dengan harga sangat murah, yakni 17 juta euro saja.


Baca Juga:


Harga tersebut jelas menjadi sebuah keuntungan bagi para klub peminat Bale, terutama Spurs. Kini keputusan tinggal bagaimana mereka meyakinkan pemain 31 tahun itu untuk kembali pulang ke mantan klubnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Mourinho: Kualitas Kane Berbeda dengan Ronaldo dan Drogba

Vivagoal – Liga Inggris Manajer Tottenham, Jose Mourinho memuji penampilan dan kualitas yang dimiliki sang kapten, Harry Kane. Pelatih yang telah malang melintang di dunia sepak bola ini menilai Kane berbeda dengan para pemain dunia lainnya.

Mourinho adalah salah satu pelatih yang sering menjumpai pemain bintang di dalam tim yang ia latih, beberapa pemain seperti Cristiano Ronaldo, Didier Drogba, bahkan pemain kontroversial seperti Zlatan Ibrahimovic juga pernah dilatih pria asal Setubal ini.

Bahkan pelatih berusia 57 tahun ini yang dikenal tidak suka membandingkan para pemainnya, menilai pemain bintang sekaligus kapten dari The Lilywhites, Harry Kane memiliki kualitas yang berbeda dengan anak asuh Mourinho lainnya.


Baca Juga:


“Sulit bagi saya untuk membandingkan para striker, sebab hampir di setiap tim menurut saya memiliki penyerang terbaik. Bila harus menggambarkan Kane saya hanya ingin mengatakan bahwa ia berbeda dengan pemain lainnya, tentu saja ia tidak ada duanya.

“Kane berbeda, ia memiliki kualitas sebagai seorang striker, sebagai pencetak gol, sebagai pemain tim, dan sebagai seorang kapten. Saya berpikir ia sangat fantastis. Sulit membuatnya lebih baik, karena ketika ia membaik tentu tim ikut membaik.

“Ia bekerja dengan sangat professional, sangat baik dan dapat bekerja dengan lebih baik lagi. Satu hal yang pasti keberadaannya di Tottenham Stadium adalah suatu keberuntungan bagi Tottenham,” ucap Mourinho pada Sky Sports.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Mourinho Pernah Samakan Kualitas Arbeloa Dengan Cafu

Vivagoal La Liga – Alvaro Arbeloa menceritakan bahwa Jose Mourinho pernah memanggilnya dengan sebutan Cafu. Itu dilontarkan Mourinho untuk menyindir permainannya.

Mourinho membesut Real Madrid periode 2010 hingga 2013 silam. Pada momen itulah Arbeloa sempat merasakan sentuhan tangan dingin The Special One. Arbeloa lalu mengungkapkan bahwa dirinya pernah disindir Mourinho ketika Madrid melawan Sevilla.

Ketika itu, Mourinho tak senang melihat Arbeloa yang kelewat sering naik membantu serangan namun kerap telat turun menutup pertahanan.

Cafu sendiri adalah legenda timnas Brasil di posisi full-back kanan. Sama seperti Arbeloa, Cafu selalu diingat sebagai salah satu bek kanan terbaik yang pernah dipunya timnas Brasil. Dengan kemampuan bertahan dan menyerang sama baiknya, Cafu bisa dibilang sebagai pionir bek kanan modern yang senang membantu penyerangan.

“Saya pikir itu saat laga melawan Sevilla. Di babak pertama, saya bermain di sisi lapangan dekat tempat Mou berdiri. Tak berselang lama, saya ke sisi lain dan cukup jauh dari posisi saya yang sebenarnya. Pada kondisi itu, Mou hilang kendali.” ungkap Arbeloa seperti dilansir dari Marca.


Baca Juga:


“Saya maju enam sampai tujuh kali dalam pertandingan itu, lalu dia berkata di akhir laga, ‘kami memiliki Cafu di tim hari ini, kenapa Cafu? Karena dia maju berkali-kali. Mou katakan kepada saya, bahwa bukan itu yang dia inginkan dari saya.” kata Arbeloa.

Terlepas dari sindiran itu, Arbeloa mengaku sangat senang dengan Mourinho. Arbeloa menyebut, pelatih asal Portugal itu sudah memberi dampak besar pada kariernya.

“Sejak dia datang, dia langsung mengkritik saya. Dia menunjukkan bagian mana saya bisa lebih baik lagi. Sangat menyenangkan bisa bekerja sama dengan seorang pelatih seperti dirinya.” tutup Arbeloa.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Mantan Pemain Bongkar Rahasia Sukses Mou di Chelsea

Vivagoal Liga Inggris – Glen Johnson menjabarkan betapa berkarisma Jose Mourinho ketika membantu Chelsea meraih gelar Premier League pertama mereka.

Mou berhasil mempersembahkan trofi Premier League pada musim 2004/05. Itu merupakan trofi perdana bagi kubu Chelsea sejak format baru dimulai pada musim 1992-1993.

Glen Johnson yang menjadi bagian dalam tim membeberkan betapa hebatnya Mourinho dalam meramu tim. Menurutnya pelatih asal Portugal itu berhasi membawa sesuatu yang menyegarkan dalam tim.

“Mourinho adalah pelatih yang benar-benar brilian dan apa yang saya nikmati adalah betapa menyegarkan semua yang dia lakukan,” kara Johnson, dilansir dari Evening Standard.


Baca Juga:


Namun Mourinho berhasil mengontrol ruang ganti dengan baik. Para pemain dibuatnya takut tanpa harus ketakutan. Target pun akhirnya bisa terwujud di akhir musim.

“Jose pandai melakukan pendekatan, dia akan bersikap baik ke semua orang, tetapi ada sisi gelap yang membawa ketakutan bagi tim,” lanjut Johnson.

“Bahkan, banyak pemain terkenal mewaspadai dia dan takut terhadapnya. Karenanya, Anda tidak pernah ingin mengecewakannya.”

“Mourinho, terutama caranya membuat kami merasa takut dan tak mau mengecewakan, sangat saya hargai.”

“Saat itu kami sangat percaya diri dan meskipun kami tidak serta merta menyingkirkan tim, kami selalu berpikir kami akan menang,” tegasnya.

Chelsea sendiri berhasil mengunci gelar juara dengan raihan 95 poin. Mereka bahkan hanya menelan satu kekalahan saja dari Manchester City.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Mourinho Sesumbar Bisa Dapatkan Trofi Premier League Keempat di Spurs

Vivagoal Liga Inggris – Sebuah tekad diutarakan oleh manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho. Ia menegaskan akan meraih trofi keempat Premier League di Spurs.

Mourinho memang seperti menjadi jaminan sebuah klub meraih trofi juara. Hal tersebut berhasil ia buktikan bersama semua klub yang pernah ia latih.

FC Porto, Chelsea, Inter Milan, Real Madrid dan Manchester United berhasil dibawanya meraih trofi bergengsi. Kini, Mou pun dihadapkan dengan harapan yang sama di Tottenham Hotspur.

Seakan ingin menjaga tradisinya, Mou kemudian memiliki tekad untuk meraih trofi Premier League keempatnya di Spurs. Tiga trofi sebelumnya pernah diraih pelatih Portugal itu saat melatih Chelsea.

“Saya lebih suka berpikir bahwa saya akan meraih trofi Liga Primer keempat. Saya sudah punya tiga,” ucap Mourinho, seperti dilansir dari Sky Sports.


Baca Juga:


Mourinho juga mengatakan kerinduannya dengan sepak bola yang tengah dihentikan karena pandemi Corona. Namun demikian ia meminta semua orang untuk bersabar dan bersama-sama melewatinya.

“Saya tentu rindu sepak bola. Tetapi, saya lebih suka mengatakan bahwa saya merindukan dunia kita, seperti yang saya kira juga ada di pikiran semua orang,” lanjut pelatih berusia 57 tahun itu.

“Sepakbola adalah bagian dari dunia saya. Namun, kita harus bersabar, ini adalah pertarungan yang harus kita lawan bersama,” tambahnya.

Lebih lanjut Mou mengatakan dukungannya untuk menuntaskan musim ini. Menurutnya laga tanpa penonton di lapangan tidak masalah karena ada kamera yang membuat fans tetap bisa menyaksikan laga.

“Jika laga dilangsungkan tertutup, saya pikir sepakbola tidak pernah benar-benar seperti itu [tertutup]. Dengan kamera, artinya jutaan orang menonton. Jadi, jika suatu hari kami berjalan ke stadion yang kosong, itu tidak benar-benar kosong,” pungkas pelatih berjuluk The Special One tersebut.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

HOT NEWS