Tag: Quique Setien

Setien Tuntut Barcelona ke Jalur Hukum

0

VivagoalLa Liga – Masalah pemutusan kontrak Quique Setien dengan Barcelona belum juga tuntas. Pelatih berusia 61 tahun itu kini berniat mengambil langkah hukum untuk menindak mantan klubnya tersebut.

Barcelona mengumumkan pemecatan Setien pada Agustus silam. Meski demikian, ia baru mendapatkan surat resmi setelah sebulan ia dibebastugaskan dengan Ronald Koeman ditunjuk sebagai pelatih anyar. Dia juga belum mendapatkan kompensasi imbas dari pemutusan kontraknya di Barcelona.

“Setelah sebulan lamanya tak ada komunikasi dengan direksi FC Barcelona, termasuk kami sudah mengirimkan permintaan, baru pada kemarin (16/9) kami menerima pemberitahuan pertama lewat burofax. Namun pemberitahuan itu menjelaskan bahwa mereka tak berniat memenuhi kontrak yang disepakati pada 14 Januari 2020 lalu.

“Dalam kasus saya, Quique Setien, sudah diketahui publik bahwa pada 17 Agustus lalu, Presiden dan klub Barcelona sudah mengumumkan pemecatan saya. Tapi baru pada 16 September kemarin atau sebulan kemudian mereka baru mengirim surat pemecatan tanpa ada kompensasi.” Setie menjelaskan.

Menurut Setien, melalui akun twitter resminya, @QSetien, pelatih yang membesut Barcelona sedari Januari 2020 itu mengumumkan dirinya akan menempuh jalur hukum untuk menuntaskan permasalahan uang pesangon dari Barcelona.

“Bahkan FC Barcelona menawarkan kepada staf kepelatihan saya jabatan lain di klub dengan catatan mereka bersedia kompensasinya tidak dibayarkan. Untuk semua alasan ini, kami terpaksa menyerahkan permasalahan ini kepada tim pengacara kami untuk mengambil tindakan hukum.

“Hal ini untuk melindungi hak kami dan apa yang sudah disepakati sebelumnya dengan FC Barcelona,” kata Setien.


Baca Juga:


RFEF selaku operator LaLiga Spanyol juga masih mengakui Setien sebagai pelatih Barcelona karena pihak klub belum memenuhi kewajibannya kepada sang mantan pelatih. Alhasil, Ronald Koeman yang sudah terlanjur membesut Lionel Messi dipastikan hanya akan menonton Blaugrana dan dilarang mendampingi tim di laga resmi jika kasus Setien belum tuntas.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Maaf Koeman, La Liga Hanya Akui Setien Sebagai Pelatih Resmi Barcelona

 Vivagoal La Liga – Quique Setien memang sudah didepak dari jabatannya sebagai pelatih Barcelona dan digantikan oleh Ronald Koeman. Tapi rupanya, Federasi sepakbola Spanyol (RFEF) masih mengakui pelatih berusia 61 tahun itu sebagai entrenador Barca, bukan Ronald Koeman.

Untuk diketahui, Setien secara resmi diberhentikan sebagai juru taktik Barcelona pada Selasa(18/8/2020). Keputusan mendepak mantan pelatih Real Betis tersebut diumumkan hanya beberapa hari setelah Blaugrana diganyang Bayern Munchen 2-8 di babak perempatfinal Liga Champions.

Posisinya pun kemudian digantikan oleh mantan juru taktik timnas Belanda, Ronald Koeman. Namun ternyata, meski sudah tidak lagi di Barcelona, status Setien di La Liga Spanyol masih terdaftar sebagai pelatih tim Catalan.

Berdasarkan laporan dari Football Espana, Barcelona hanya membebas-tugaskan Setien dari jabatannya sebagai pelatih tapi belum secara resmi memecatnya. Pasalnya, dengan kontrak yang masih tersisa dua tahun lagi, Barcelona dipastikan harus mengeluarkan dana besar untuk membayar pesangon Setien.


Baca Juga:


Alhasil, kontrak Setien hingga saat ini masih berjalan di Barcelona. Menurut RFEF, Barcelona belum memberikan surat resmi pemecatan Setien sebagai pelatih, sementara surat itu sendiri sangat penting bagi Setien jika dirinya berniat menangani klub baru musim ini. Dokumen itu juga sekaligus bisa dipakai untuk menagih kompensasi atas pemecatannya sebagai pelatih.

Dengan situasi dan kondisi seperti yang diterangkan di atas, itu artinya Koeman belum bisa mendampingi Lionel Messi Cs di laga resmi Barcelona. Sebabnya, secara legal standing, RFEF menganggap Setien masih sebagai pelatih resmi Blaugrana hingga manajemen klub membayar kewajibannya ke Setien.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

6 Dosa Besar Bartomeu Pada Barcelona

VivagoalLa Liga – Keinginan Lionel Messi untuk meninggalkan Barcelona pada bursa transfer musim panas ini dinilai banyak pihak buah dari buruknya kepemimpinan Josep Maria Bartomeu sebagai presiden Blaugrana. Alhasil, para fan Barca pun menuntut Bartomeu mundur dari jabatannya sekarang.

Bartomeu sendiri awalnya menjabat sebagai wakil presiden Barcelona. Namun pada tahun 2014 silam, ia ditunjuk langsung oleh Sandro Rosell, presiden sebelumnya yang mengundurkan diri akibat terjerat kasus penggelapan dana transfer Neymar ketika didatangkan dari klub asal Brasil, Santos.

Penunjukan Bartomeu ini pada prosesnya sempat menjadi kontroversi karena ia menjadi orang pertama yang bisa menduduki pucuk pimpinan tanpa proses pemilihan. Namun, Bartomeu sesungguhnya berhasil memenangi pemilihan presiden Barcelona dengan mengalahkan Joan Laporta pada tahun 2015, dan berhak memimpin klub untuk 6 tahun ke depan alias hingga 2021 nanti.

Tapi dalam perjalanannya sebagai presiden, Bartomeu kerap mengeluarkan kebijakan yang tidak populer yang menuai banyak kritikan. Dan berikut beberapa dosa Bartomeu yang dianggap sebagai biang timbulnya gejolak dalam internal tim Catalan seperti dilansir dari Marca.

Di urutan pertama adalah melepas Neymar ke Paris Saint-Germain pada bursa musim panas 2017 dengan memecahkan rekor transfer pemain senilai 222 juta euro.

Transfer Neymar itu sendiri sangat disayangkan banyak pemain Barcelona termasuk Lionel Messi. Pemain asal Argentina tersebut bahkan sampai berapa kali menegaskan keinginannya agar klub bisa memulangkan Neymar.


Baca Juga:



Tapi Bartomeu malah memilih mendatangkan banyak pemain mahal yang diklaim bisa menggantikan Neymar. Ousmane Dembele, Malcom hingga Philippe Coutinho pun coba didatangkan tapi semuanya gagal tampil baik selama berkostum Blaugrana.

Dosa kedua Bartomeu adalah memecat Ernesto Valverde. Valverde sejatinya ditunjuk Bartomeu sebagai juru taktik Barcelona musim 2017/2018 tuk menggantikan Luis Enrique. Keputusan ini sempat menuai banyak kritikan karena Valverde dianggap tidak memahami karakter klub.

Dugaan itu terbukti benar setelah dua musim memimpin Los Azulgrana, Valverde lebih banyak memainkan sepakbola pragmatis, meski masih mampu meraih dua trofi Laliga. Namun, di eranya, para pemain jebolan akademi La Masia mulai terpinggirkan.

Pada akhirnya, Valverde harus dipecat usai Barcelona tersingkir di ajang Supercopa de Espana awal tahun ini dan situasi makin rumit karena ternyata Bertomue belum mempersiapkan pengganti yang pas terlebih dulu. Alhasil, Setien pun dianggap sebagai pilihan dadakan usai Barca gagal merayu Ronald Koeman dan Xavi Hernandez.

Karena sifatnya dadakan, akhirnya direktur Olahraga saat itu Eric Abidal sengaja menuding Lionel Messi cs jadi biang pemecatan Valverde. Keduanya lantas ribut secara terbuka di media.

Dosa ketiga Bartomeu berikutnya adalah soal kasus Barcagate. Usai perseteruan Abidal dan Messi mereda, isu ribut-ribut dalam internal Barca kembali muncul setelah Bartomeu diklaim menyewa sebuah agensi bernama I3 Ventures sebagai buzzer tuk mengembalikan nama baiknya di media dengan tujuan memuluskan namanya masuk dalam bursa calon presiden Barca pada pemilu yang bakal digelar Maret 2021 mendatang.

Konflik ini disebut sebagai Barcagate karena Bartomeu dituding menggunakan dana klub untuk membayar jasa Buzzer tersebut dengan tujuan menyerang pihak-pihak yang berlawanan dengannya, termasuk Lionel Messi.

Dosa berikutnya, Bartomeu adalah kebijakan transfer yang tidak lazim. Di era kepemimpinannya, Barcelona banyak mendatangkan pemain-pemain yang kurang populer seperti Junior Firpo, Jean-Clair Todibo, Malcom, Andre Gomez,Kevin Prince Boateng dan teranyar Martin Braithwaite.

Hasil akhirnya pun bisa ditebak. Kesemua pemain diatas semuanya gagal tampil baik selama membela Blaugrana hingga kemudian dilepas secara permanen atau hanya jadi penghias bangku cadangan. 

Dosa keempat Bartomeu adalah memotong gaji pemain hingga 70 persen secara sepihak. Keputusan ini sempat membuat para pemain Barca panas karena merasa tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan

Terakhir adalah pengunduran diri enam pejabat Barcelona, yakni Emili Rousand (Wakil Presiden Barca), Enrique Tombas, Silvio Elias, Maria Teixidor, Josep Pont, dan Jordi Clasamiglia karena Bartomeu menuding mereka semuanya sudah tidak sejalan lagi dengannya.

Keenam orang itu menilai Barcelona di masa kepemimpinan Bartomeu telah banyak melanggar filosofi klub dan menuntut pemilu Presiden dipercepat.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Ternyata Setien Belum Resmi Dipecat Barcelona

VivagoalLa Liga – Quique Setien memang sudah didepak dari jabatannya sebagai pelatih Barcelona. Namun rupanya, pelatih berusia 61 tahun tersebut belum secara resmi dipecat dan masih berstatus sebagai entrenador Barca.

Setien secara resmi diberhentikan sebagai juru taktik Barcelona pada Selasa(18/8/2020) dinihari WIB. Keputusan mendepak mantan pelatih Real Betis itu diumumkan hanya beberapa hari setelah Blaugrana diganyang Bayern Munchen 2-8 di babak perempatfinal Liga Champions.

Sejak ditunjuk menggantikan Ernesto Valverde pada 11 Januari 2020, Setien bisa dibilang memang sudah gagal total. Dia membawa Lionel Messi Cs nihil gelar tuk pertama kalinya sejak musim 2007/2008. Setien juga membuat Barcelona harus menelan kekalahan terbesarnya sepanjang sejarah klub saat dibantai Bayern Munchen.

Posisinya pun kemudian digantikan oleh Ronald Koeman. Akan tetapi, meski sudah tidak lagi di Barcelona, rupanya status Setien masih secara sah adalah pelatih tim Catalan.

Dilansir dari Marca, Barcelona hanya membebastugaskan Setien dari tugasnya sebagai entrenador namun belum secara resmi memecatnya karena bakal mengeluarkan dana besar sebagai pesangon sebab Setien diketahui masih memiliki kontrak selama 2 tahun di Camp Nou.


Baca Juga:



Alhasil, kontrak Setien pun sejatinya masih berjalan hingga saat ini. Berdasarkan laporan Marca, Setien sejauh ini belum juga menerima surat resmi pemecatan dirinya dan ia baru-baru ini mengirimkan burofax, dokumen yang dapat digunakan sebagai bukti legal yang meminta dirinya diberikan surat resmi pemutusan kontrak.

Surat itu sendiri sangat penting bagi Setien apabila dirinya ingin menangani klub baru di masa depan. Dokumen itu juga sekaligus juga akan digunakan dirinya untuk menagih kompensasi atas pemecatannya sebagai pelatih.

Pihak Barcelona sendiri diklaim sudah menerima burofax Setien dan dilaporkan bakal secepatnya memproses dan mengirimkan surat pemecatannya dalam waktu dan cara yang tepat.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

5 Fakta Pelatih Tercampakan Barcelona: Quique Setien

Vivagoal Berita Bola – Perjalanan karier Quique Setien bersama Barcelona hanya seumur jagung. Sang pelatih harus menanggalkan jabatannya karena gagal memenuhi ekspektasi banyak pihak.

Menuai kritik sejak kedatangannya ke Camp Nou, kekalahan 8-2 atas Bayern Munchen di perempat final Liga Champions jadi puncak kulminasi. Manajemen yang berang dengan hasil memalukan tersebut langsung membebastugaskan Setien.

Rumor beredar, Setien tak punya kebebasan penuh dalam meramu strategi Los Cules. Sang juru taktik disebut tunduk dengan apa yang diinstruksikan sang kapten Lionel Messi. Dimana kerap diberitakan, Messi tak selalu sejalan dengan Setien.

Lantas, seperti apa sosok Setien sebenarnya? Pantaskah Setien dipecat? Kali ini, Vivagoal mengulas lima fakta soal Quique Setien.

1.Nirgelar

Setien Sosok yang Tepat Tangani Barcelona, Hanya Masalah Waktu
Sumber: Foto by David S. Bustamante/Soccrates/GI

Menukangi Barcelona, jelas bukan hal mudah. Sebagai tim syarat akan prestasi, tekanan besar akan selalu mengarah pada siapapun pelatihnya, termasuk Setien.

Di musim perdana dan terakhirnya bersama Barcelona, Setien tercatat hanya bisa mempersembahkan 16 kemenangan dan lima kekalahan dari 25 partai yang dia pimpin dengan rasio kemenangan  hanya 64 persen.


Baca Juga: 


Jangan bicara trofi, Setien nampak masih beradaptasi bersama Barcelona untuk menunjukan taktik terbaiknya. Hingga akhir masanya bersama Blaugrana, tak satupun trofi berhasil diraih.

Kedapatan Berada di Barcelona, Sosok Legendaris Ini Segera Gantikan Setien

VivagoalLa LigaManajemen Barcelona dikabarkan akan segera mengumumkan pemecatan Quique Setien sebagai pelatih awal pekan ini. Lantas, siapa yang akan menggantikan posisi entrenador berusia 61 tahun tersebut?

Berdasarkan laporan Marca, pelatih timnas Belanda,Ronald Koeman, akan menjadi pelatih Barcelona musim 2020/21. Apalagi, ada klausul unik dalam kontrak Koeman yang terikat kontrak bersama timnas Orange, yakni bisa meninggalkan Belanda kapan saja jika Barcelona datang menawarkannya pekerjaan.

“Saya harap kami bisa terus bekerjasama untuk waktu yang lama. Karena saya pikir Belanda sudah berjalan sangat baik ditangan Koeman.

“Tapi Koeman punya hasrat sangat kuat ingin melatih Barcelona suatu hari nanti. Mari kita lihat apa yang akan terjadi. Tapi sekali lagi, saya harap kebersamaan ini terus berlanjut hingga Piala Dunia di Qatar. Kesepakatan memang telah dibuat, dan Barcelona harus membayar untuk itu, ” ujar direktur KNVB (federasi sepakbola Belanda), Nico-Jan Hoogma dilansir dari Fox Sports NL.

Situasi ini nampak benar-benar dimanfaatkan oleh Barcelona. Dalam pantauan Marca, pelatih berusia 57 tahun itu sudah terlihat tiba di Bandara Kota Barcelona, El Prat, Minggu 16 Agustus 2020 waktu setempat. Besar kemungkinan, Koeman akan segera diperkenalkan sebagai pelatih anyar Barcelona awal pekan ini.

 Sebagai informasi, di level klub, Koeman telah melatih sembilan klub, diantaranya Ajax Amsterdam, Benfica dan Everton. Sedari periode itu, Koeman pernah membantu Ajax dua kali meraih gelar Liga Belanda dan memberi Valencia trofi Copa del Rey musim 2007/08.

Di level timnas, Koeman juga banyak menuai pujian karena bisa membawa timnas Belanda lolos ke putaran final Piala Eropa setelah absen di Euro 2016 dan Piala Dunia 2018. Selain itu, di bawah arahan Koeman, Belanda bisa menjuarai UEFA Nations League dengan mengalahkan Portugal di final.

Pertimbangan lainnya, Koeman juga sudah punya DNA Barcelona dalam tubuhnya. Semasa aktif bermain, Koeman menghabiskan enam musim berkarier di Camp Nou. 


Baca Juga: 


Selama periode tersebut, Koeman menahbiskan dirinya jadi bek tertajam sepanjang sejarah klub dengan mengemas 67 gol untuk Barcelona.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Tidak Cuma Setien, Sosok Ini Terancam Dipecat Barcelona

VivagoalLa LigaBarcelona secara tak terduga kalah telak dari Bayern Munchen di babak perempatfinal Liga Champions musim 2019/2020. Pertama kalii dalam sejarah kompetisi Eropa, Barcelona dibantai dengan skor 8-2 oleh raksasa Bundesliga tersebut.

Dikutip dari AS, dewan manajemen Blaugrana langsung menggelar rapat pada Minggu (16/8/2020) waktu setempat. Meski hasilnya tidak diumumkan, namun ada bocoran soal kesimpulan yang didapat di pertemuan tersebut.

Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu menjanjikan perubahan di tubuh klub. Sebagai langkah awal akan mendepak Quique Setien di kursi kepelatihan kemudian berlanjut dengan pemberhentian Eric Abidal sebagai direktur klub.

Untuk Setien,  memang sudah lama dirumorkan akan dipecat Barcelona.Beberapa nama yang disebut-sebut sebagai kandidat pengganti sudah mencuat, diantaranya Mauricio Pochettino, Xavi Hernandez, Thierry Henry dan Ronald Koeman.

Di sisi lain, Eric Abidal kinerjanya dinilai tak memuaskan. Sejak diangkat dua tahun lalu, Abidal dinilai tidak becus karena banyak transfer mahal Barca yang gagal. Philippe Coutinho salah satunya.

Abidal juga memegang peranan penting saat menyarankan manajemen Barca untuk memecat Ernesto Valverde. Akan tetapi dirinya gagal meyakinkan Ronald Koeman dan Xavi Hernandez untuk menjadi suksesor Valverde.


Baca Juga: 


Pengumuman soal pemecatan kedua orang ini bakal segera dilakukan dalam waktu dekat. Setelahnya, evaluasi di tubuh Barcelona akan berlanjut dengan menyorot kursi presiden klub yang ditempati Josep Maria Bartomeu.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Thierry Henry Masuk Dalam Bursa Pelatih Anyar Barcelona

VivagoalLa Liga – Masa depan Quique Setien bersama Barcelona kian tak menentu setelah diinjak-injak Bayern Munchen  di Estadio Da Luz, Portugal, Sabtu (15/8/2020) dinihari WIB. Posisinya lantas terancam di depak dari Blaugrana. 

Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu memang belum memastikan terkait masa depan Setien sebagai pelatih. Namun, Bartomeu mengindikasikan akan ada perubahan menyeluruh dalam tubuh skuad dan keputusan soal itu akan diumumkan pekan depan.

Mantan pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino disebut-sebut bakal masuk sebagai kandidat pelatih anyar tim Catalan. Rumor beredar Bartomeu telah makan malam bersama pelatih asal Argentina tersebut akhir pekan ini.

Namun sebagai langkah antisipasi jika kedua belah pihak gagal mencapai kata sepakat, Barcelona disebut telah mempersiapkan Thierry Henry sebagai opsi berikutnya.

Pria asal Prancis itu diketahui merupakan mantan pemain Barcelona dan karier kepelatihannya dimulai sebagai asisten pelatih di timnas Belgia, kemudian beralih menjadi pelatih kepala di AS Monaco dan kini di klub asal Amerika Serikat, Montreal Impact.


Baca Juga:


Sebagai pelatih kepala, Henry sudah memimpin 26 pertandingan di semua klub dengan torehan 5 kemenangan, 8 imbang dan 13 kali kalah. Lantas, apakah layak Henry membesut Barcelona?

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Kesalahan Taktik Setien Yang Membuahkan Kekalahan Memalukan Barcelona

Vivagoal Liga Champions – Barcelona secara mengejutkan menelan kekalahan dengan skor sangat besar, 8-2 saat bersua Bayern Munchen di Liga Champions. Kesalahan taktik Quique Setien yang membuahkan hasil memalukan tersebut.

Barcelona tampil tak seperti biasa saat berhadapan dengan Bayern Munchen di perempat final Liga Champions, Sabtu (15/8/2020) dinihari WIB di Estadio Da Luz, Lisbon, Portugal. Bukannya mengusung pakem andalannya 4-3-3, entrenador Barca, Quique Setien malah memilih mengandalkan Messi sebagai ujung tombak berduet dengan Luis Suarez dalam pola 4-4-2.

Namun baru babak pertama, Barca sudah kebobolan empat gol dari raksasa Bundesliga itu masing-masing melalui sepasang gol Thomas Mueller, dan satu dari Ivan Perisic serta Serge Gnabry.

Messi sendiri sejatinya cukup meyakinkan memimpin upaya kebangkitan Barcelona. Sebagai motor serangan, ia bermain sangat dominan dibanding pemain Barca lainnya. Sepanjang pertandingan, Messi melepaskan tiga tembakan dengan dua diantaranya on target.


Baca Juga:


Sebagai perbandingan, jumlah itu nyaris separuh dari total percobaan Barcelona yang mencapai 8 tembakan, dimana lima diantaranya mengarah ke sasaran. Messi juga membukukan tiga dribble sukses, dengan akurasi umpan sukses sebesar 83.9 persen, dan melepaskan 7 umpan silang dengan 6 diantaranya tepat sasaran.

Namun seperti diketahui, Messi tidak mampu mengonversi satu beberapa peluang yang didapatkannya. Salah satu faktor yang mempengaruhi bisa jadi adalah buruknya taktik yang diusung Setien di laga tersebut. Pasalnya, nyaris seluruh bola diarahkan ke Messi, dan membuat Bayern lebih mudah membendung serangan dengan menumpuk sejumlah pemain di sekitar pemain Argentina tersebut.

Situasinya sangat berbeda jika Barca memainkan Antoine Griezmann karena ada opsi lain untuk mengirimkan bola-bola terakhir saat menyerang. Yang makin aneh dari strategi Setien ini adalah memasang Arturo Vidal dan Sergi Roberto di sektor sayap.

Alhasil, kedua pemain ini sama-sama tak sekalipun bisa melepas tembakan sepanjang laga. Keduanya bahkan gagal membuat tusukan-tusukan berbahaya. Sementara De Jong yang diharapkan bisa memberi dukungan untuk Messi dari lini tengah juga buntu. Ia bahkan sama sekali tak mencatatkan umpan kunci maupun shots selama 90 menit bermain.

Selalu update berita terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Setien: Bayern Tim Luar Biasa, Tapi Kami Juga!

Vivagoal Liga Champions – Pelatih Barcelona, Quique Setien menilai laga melawan Bayern Munchen membutuhkan pendekatan yang berbeda mengingat kualitas yang mereka miliki.

Kedua tim akan bertarung pada laga perempat final Liga Champions di Lisbon, Sabtu (15/8/2020) dini hari WIB nanti. Laga ini dipercaya menjadi penentu juara musim ini.

Di atas kertas, kedua tim memiliki kedalaman skuad yang sama kuatnya. Namun Bayern lebih diunggulkan mengingat mereka mampu tampil lebih konsisten dibandingkan dengan wakil La Liga tersebut.

View this post on Instagram

2️⃣ days left! 🆑 #BarçaBayern

A post shared by FC Barcelona (@fcbarcelona) on

Setien pun sadar dengan ancaman yang bisa diberikan oleh Bayern nanti. Agregat 7-1 dari Chelsea sudah memberi bukti betapa kuatnya lawan mereka tersebut.

“Kami tahu kekuatan lawan kami dan saya tidak akan meremehkannya. Angka-angka itu [agregat melawan Chelsea] bukan hanya sekedar angka, itu adalah kapasitas kemampuan mereka,” buka Setien kepada Sport.

“Mereka tim luar biasa, tapi kami juga. Itulah faktanya. Banyak hal tentang mereka yang membuat kami khawatir, mereka tim dengan skuad yang komplet.”

“Mereka menekan Anda dengan baik, kami tahu itu. Namun, kita lihat saja apakah kami bisa mengalahkan tekanan itu. Jika kami bisa melewatinya, kami bisa melukai mereka,” imbuhnya.


Baca Juga:


Setien juga menegaskan jika Barcelona mungkin nantinya akan melepas penguasaan bola. Hal ini terbukti di mana beberapa tim mampu lolos ketika sedikit menguasai bola.

“Jika mereka menguasai bola, mereka bisa menyulitkan kami. Semuanya tergantung pada efisiensi Anda,” sambung Setien.

“Kita sudah menyaksikannya pada laga PSG kemarin, yang ditentukan di akhir laga. Untuk momen yang lama, tim dengan penguasaan bola lebih sedikit justru unggul dalam pertandingan,” tutupnya.

Selalu update berita terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

HOT NEWS