Tag: Quique Setien

Orbitkan Carles Alena, Setien Persilahkan Vidal Hengkang Musim Depan

VivagoalLa Liga – Spekulasi soal masa depan Arturo Vidal di Barcelona memasuki babak baru. Entrenador El Barca, Quique Setien disebut sudah mempersilahkan pemain internasional Chile itu jika ingin hengkang pada musim panas nanti.

Vidal yang saat ini berusia 32 tahun telah mengoleksi 84 penampilan di semua kompetisi untuk Barcelona sejak didatangkan dari Bayern Munchen pada awal musim panas 2018 lalu. Di era kepelatihan Ernesto Valverde, Vidal bisa dibilang salah satu pemain kunci Blaugrana saat memenangi LaLiga musim 2018/2019.

Tapi, karier Vidal bersama Barcelona sepertinya sudah mendekati akhir. Itu diketahui setelah pelatih anyar Barca, Quique Setien diberitakan sudah mempersilahkan eks pemain Juventus itu untuk angkat kaki pada musim panas ini.

Menurut laporan Calciomercato, Setien menganggap Vidal tidak cocok dengan gaya bermain yang diterapkannya di Barcelona. Vidal sendiri pada era Valverde sukses membukukan 53 laga dengan torehan 3 gol dan 7 assist.

Vidal dianggap sebagai gelandang dengan kemampuan lengkap. Di saat Valverde ingin Barca bermain dengan pressing tinggi atau bermain ‘kotor’, maka Vidal adalah solusi nyata.

Sebelumnya, meski masih memiliki kontrak hingga 2021, Barcelona-nya Valverde saat itu menjanjikan akan memberikan kontrak anyar hingga 2022 dengan gaji bersih senilai 5 juta euro.


Baca Juga:



Tapi, di era Quique Setien, kubu El Barca mulai berpikir ulang untuk memberinya perpanjangan kontrak setelah Quique Setien berencana mengorbitkan Carles Alena yang saat ini menjalani masa peminjaman di Real Betis.

Pada bursa transfer paruh musim kemarin, Vidal sebetulnya sudah sangat dekat dengan klub asal Italia, Inter Milan. Tapi banderol yang mahal mencapai 20 juta euro membuat Nerazzurri mundur secara teratur karena sebelumnya mereka hanya berencana meminjam Vidal hingga akhir musim sebelum dipermanenkan pada musim panas nanti.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Usai Dikalahkan Real Madrid, Setien: Kami Bangkit

Vivagoal La Liga – Quique Setién selaku pelatih Barcelona menuding permainan Barcelona dalam beberapa pertandingan terakhir kurang kreatif dan tidak sabar.

Ia mengatakan bahwa kesabaran kadang diperlukan untuk meraih poin penuh. Setien menegaskan bahwa dalam bermain bola pun tak perlu terburu-buru.

“Kesabaran diperlukan untuk menciptakan peluang mencetak gol. Kadang-kadang kita ingin menyelesaikan dengan cepat. Namun, karena permainan yang terburu-buru bisa menyebabkan kita kehilangan bola,” kata Setien dilansir dari Marca.

Baca Juga: 5 Pemain Ikonik Sebelum Era Messi-Ronaldo

Setien juga menambahkan Barcelona sangat ingin mencetak bola dan menekan permainan lawan dari menit awal.

“Para pemain sangat ingin maju. Namun, tim seperti Real Madrid berusaha melawan dan malah menekan kami. Alhasil, kami pun terprovokasi dan mengikuti ritme permainan mereka,” jelasnya.

“Kami telah mencoba mengendalikan permainan, tetapi itu tidak mudah. ​​Kami harus meningkatkan permainan tim untuk mendapatkan hasil yang maksimal,” imbuhnya.

Barcelona Mulai Bangkit

Usai dikalahkan Real Madrid, Barcelona langsung bangkit pada pertandingan selanjutnya. Alhasil Barcelona sukses meraih penuh saat melawan Real Sociedad.

“Saya merasakan bahwa kami baik-baik saja, mental kami kuat. Secara emosional, kami sangat bagus. Untuk itu, kami segera bangkit. Itulah yang membuat saya tertarik dan menang pada pertandingan ini,” pungkas Setien .

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Setien Tak Menyangka Bisa Menang Lawan Real Sociedad

Vivagoal La Liga – Quique Setién selaku pelatih Barcelona menilai bahwa pertandingan melawan Real Sociedad merupakan laga yang cukup sulit. Ia tak menyangka bahwa timnya bisa menang.

Setien mengungkapkan bahwa dirinya tak berpikir untuk memenangkan pertandingan melawan Real Sociedad. Usai kalah melawan Real Madrid, anak asuh Setien merasa ingin bangkit.

“Kami mengetahui bahwa pertandingan melawan Real Sociedad sangat sulit. Saya tak berpikir memenangkan pertandingan ini, bahkan kami telah mengalami kekalahan [termasuk] satu pertandinan di [Estadio Santiago] Bernabeu ,” kata Setien dilansir dari Foxsport.

Baca Juga: 5 Pemain yang Hengkang dan Kembali Lagi ke Klub Barcelona

Tak ada rasa meremehkan dari sosok Setien saat melawan Real Sociedad. Pelatih Barcelona itu merasa Real Sociedad merupakan salah satu tim tangguh karena berhasil masuk final Copa del Rey.

“Saya merasa mereka berada di level tertinggi karena masuk ke babak final Copa [del Rey]. Mereka cukup apik dalam menguasai bola, mereka tidak pernah meremehkan lawan yang dihadapinya,” jelasnya.

Pujian Setien Kepada Pemain Real Betis

Pelatih Barcelona itu juga mengakui penampilan Real Sociedad. Bahkan, Setien tak segan memuji para pemain lawan.

“Jika mereka menekan kami dengan baik, mereka bisa mengalahkan kami. Saya pikir mereka mempunyai pemain berkualitas. Terbukti, dia bisa mencapai final Copa del Rey,” imbuhnya.

“Terlepas dari hal itu, kami mampu mengendalikan permainan ini dan kami mampu memenangkan pertandingan. Kami memang mengalami saat-saat sulit pada laga ini, tetapi kami bisa meraih poin penuh.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Setien Kecewa Berat dengan Sosok Ini!

Vivagoal – La Liga – Pelatih Barcelona, Quique Setien kecewa dengan asistennya, Eder Sarabia yang terlobat friksi dengan pemain Barcelona pasca blaugrana keok 2-0 dari Real Madrid akhir pekan lalu.

Meski tmapil baik, Barcelona gagal mengnversi sejumlah peluang. Hal ini yang membuat Sarabia kecewa dan bertindak agresif di bench. Menilik tayangan ulang salah satu Tv Spanyol, ia melontarkan berbagai makian. Antoine Grizmann menjadi sosok yang sering terkena sempot. Eks Sociedad disebutnya “F**cking hell, Antoine, Stick it Away.” “Shoot, for f**ck’s sake!” atau Tembak, b**jingan.”

Insiden tersebut membuar ruang ganti Barcelona disebut memanas. Bahkan hampir seluruh punggawa Barcelona tak senang dengan kehadiran Sarabia. Untuk meredam situasi, Setien pun buka suara. Ia malah mengritisi televisi karena dianggap terlalu intens mengawasi geligat Sarabia di bench.

Baca Juga: Ruang Ganti Barcelona Memanas, Quique Setien Krisis Kepercayaan

“Rasanya sedikit memalukan ketika hal seperti ini justru jadi berita dan dibesar-besarkan seperti sekarang. Memalukan, media menggunakan kamera untuk terus mengikuti gerak-gerik anda di bench pemain. Itu harus dilarang, hal seperti itu harus diakhiri.” kesal Setien seperti dilansir dari Goal International.

“Anda tidak bisa menghabiskan sepanjang pertandingan dengan tangan yang menutupi mulut anda. Bahkan untuk diri saya sendiri, saya tidak bisa memaksa untuk terus menutup mulut, sangat disayangkan hal seperti ini masih bisa terjadi.” sambungnya.

“Eder masih muda, impulsif dan punya banyak energi. Namun kami berada di bangku cadangan klub yang sayangnya melarang kami bertindak tanpa cacat.” tutup Setien.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Ruang Ganti Barcelona Memanas, Quique Setien Krisis Kepercayaan

VivagoalLa LigaIsu keretakan dalam ruang ganti Barcelona kembali mencuat. Para pemain Los Cules dikabarkan tak lagi percaya dengan pelatih mereka, Quique Setien.

Dilansir AS, para penggawa Barca menilai mantan juru taktik Real Betis tersebut bukan sosok yang tepat untuk menangani mereka. Setien dan para asisten pelatihnya dirasa tak punya kapasitas mumpuni untuk bisa membawa Barcelona kembali berjaya seperti di masa lalu. 

Lunturnya kesetiaan para pemain  mulai terjadi sejak mereka menelan kekalahan 0-2 dari Valencia pada 25 Januari lalu. Padahal, pertandingan itu sendiri baru laga kedua yang dijalani Marc-Andre Ter Stegen Cs bersama Setien.

Baca Juga: Mourinho Merasa Kehilangan Pemain Andalannya

Selain itu, para pemain Blaugrana kurang senang dengan perilaku asisten Setien, Eder Sarabia yang kerap mengoceh dari bench pemain. Puncaknya saat Barca kalah 0-2 dari Real Madrid akhir pekan lalu, Sarabia diklaim mengucapkan kata-kata tak enak didengar kepada Antoine Griezmann.

Para pemain Barcelona juga merasa Setien sudah membuat kekeliruan saat menarik keluar Arturo Vidal dan memasukkan Martin Braithwaite di babak kedua yang membuat jalannya laga El Clasico di Santiago Bernabeu berubah.

Puncak dari semua masalah ini adalah para pemain Barcelona merasa sangat marah pada direksi klub, karena kondisi Barcelona saat ini merupakan buah dari kesalahan mereka dalam mengambil keputusan termasuk memecat Ernesto Valverde pada 13 Januari lalu.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Di Era Quique Setien, Messi Dipaksa Menggendong Tim Sendirian

VivagoalLa Liga – Lionel Messi kini sedang mengalami kesulitan di Barcelona. Dia tampak bekerja sendirian di lini depan demi bisa membuat Blaugrana terus meraih kemenangan.

Dilansir dari Marca, sejak era kepelatihan Quique Setien dimulai pada 14 Januari 2020 kemarin, peran Messi makin besar dalam permainan tim Catalan. Marca merilis data bahwa 70 persen gol Barcelona dari 8 pertandingan di bawah kepemimpinan Setien semuanya datang dari Messi.

Baca juga: Datangkan De Jong, Barcelona DIanggap Lakukan Kekeliruan, Kenapa?

Selama dibesut eks pelatih Real Betis tersebut, Messi bisa membawa Barcelona menang 1- atas Granada, dua gol saat melibas Leganes 5-0, dua assist dalam kemenangan 2-1 kontra Levante, tiga assist kala menang 3-2 kontra Real Betis dan dua assist dalam kemenangan 2-1 melawan Getafe.

Namun, Messi juga tak muda lagi. Dia tak bisa terus diandalkan untuk membantu Barcelona menang. Buktinya, Blaugrana kalah dari Valencia, Athletic Bilbao dan teranyar dari Real Madrid. Bahkan di babak 16 besar Liga Champions, Barcelona hanya bisa bermain seri 1-1 kontra Napoli.

Dengan sistem permainan yang berpusat ke sosok Messi seorang, membuat Messi kerap bermain lebih kedalam untuk mencari bola dan menciptakan ruang. Sayangnya, karena nyaris seluruh bola diarahkan ke Messi, tim lawan dengan mudah membendung serangan dengan menumpuk sejumlah pemain di sekitar pemain asal Argentina tersebut.

Situasinya sangat berbeda jika Suarez tampil, karena ada opsi lain untuk mengirimkan bola-bola terakhir saat menyerang. Antoine Griezmann, Arturo Vidal yang diharapkan dari sektor sayap keduanya kerap gagal membuat tusukan-tusukan berbahaya.

Baca juga: Bersinar di Sociedad, Bintang Muda Madrid Belum Pikirkan Pulang

Sementara, Arthur Melo dan Frenkie De Jong yang diharap bisa memberi dukungan untuk Messi dari lini tengah juga buntu. Keduanya bahkan sama-sama hanya menciptakan satu umpan kunci di laga kontra Madrid akhir pekan kemarin.

Tanda-tanda minimnya opsi selama era kepelatihan Quique Setien memang sangat kelihatan. Lalu mau sampai kapan Lionel Messi akan terus bekerja sendiri?

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Tampil Inkonsisten, Rekor Tandang Barcelona Musim Ini Jeblok

VivagoalLa Liga – Barcelona menderita kekalahan 0-2 saat menyambangi markas Real Madrid. Hasil itu sekaligus memperburuk rekor tandang Barcelona di Laliga Spanyol musim ini.

Pada pertandingan yang berlangsung di Santiago Bernabeu, Senin (2/3/2020) dinihari WIB, Barcelona tumbang 0-2 berkat gol Vinicius Jr dan Mariano Diaz di babak kedua. Alhasil, Los Cules harus kehilangan puncak klasemen karena tertinggal satu poin dari Madrid yang ada di posisi teratas.

Dilansir dari Marca, kekalahan di Bernabeu menjadi kekalahan tandang kelima Barcelona musim ini. Sebelumnya, mereka sudah pernah tersungkur di markas Athletic Bilbao 0-1, Granada 0-2, Levante 1-3 dan Valencia 0-2.

Baca juga: Meredup Bersama Setien, Ada Apa dengan Frenkie de Jong?

Selain itu, Barca juga tiga kali meraih hasil seri saat bermain di markas lawan, seperti imbang 2-2 di kandang Osasuna, Celta Vigo dan Espanyol. Total hanya ada lima kemenangan yang bisa didapat Blaugrana dari 13 pertandingan tandang yang mereka jalani musim ini.

Parahnya lagi, gawang Barcelona yang dikawal Marc-Andre ter Stegen sudah kebobolan sebanyak 19 kali dari keseluruhan laga tandangnya, masih lebih banyak ketimbang gol yang mereka buat ke gawang lawan yang hanya mencapai 18 gol.

Adapun Barcelona masih bisa bertahan dalam persaingan gelar LaLiga Spanyol musim ini karena performa bagus mereka jika bermain di kandang sendiri. Dari 13 pertandingan yang dilangsungkan di Camp Nou, Barca bisa memenangi 12 diantaranya dan hanya sekali seri, yakni saat diimbangi tanpa gol oleh Madrid di El Clasico jilid I musim ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Kerap Buang Peluang, Asisten Setien Kedapatan Maki-Maki Antoine Griezmann

VivagoalLa Liga – Asisten pelatih Quique Setien, Eder Sarabia tertangkap kamera memaki habis Antoine Griezmann yang kerap gagal memanfaatkan peluang dan membuat Barcelona menelan kekalahan 0-2 dari Real Madrid, Senin (2/3/2020) dinihari WIB.

Sebagai informasi, Sarabia adalah salah satu orang kepercayaan Quique Setien. Sarabia telah bekerjasama dengan pelatih berusia 61 tahun itu sejak masih membesut La Palmas 2015 silam, kemudian ke Real Betis dan sekarang di Barcelona.

Baca juga: Tertinggal Satu Poin Oleh Madrid, Barcelona Tak Perlu Panik

Dikutip dari Marca, salah satu stasiun televisi Spanyol, Vamos menyajikan potongan tayangan ulang reaksi Sarabia yang ada di pinggir lapangan pada duel El Clasico tersebut.

Tidak main-main, Vamos sampai mengundang ahli pembaca gerak bibir untuk menjelaskan apa yang dikatakan Sarabia terkait dengan luapan emosinya yang melihat para pemain Blaugrana kerap gagal mengonversi peluang yang didapatkan untuk menjadi gol.

Berdasarkan analisa sang ahli, ucapan Sarabia banyak ditujukan kepada Antoine Griezmann. Dia jelas-jelas sangat emosi, melihat penyerang asal Prancis tersebut kerap kehilangan sentuhannya jika berada di depan gawang dan melampiaskan kekesalannya itu dengan ucapan yang sangat tidak enak didengar.

Ada salah satu momen dimana Griezmann gagal memaksimalkan peluang untuk mencetak gol di babak pertama, Sarabia diklaim mengatakan bahwa, “F**cking hell, Antoine, Stick it away.” atau jika diartikan ke bahasa Indonesia adalah “Sialan, Antoine, tuntaskanlah!”

Baca juga: Alasan Menghilangnya Magis Lionel Messi di El Clasico

“Shoot, for f*ck’s sake!” atau “Tembak, B*jingan.” Ada juga perkataan Sarabia yang mengatakan bahwa “Dia (Griezmann) tidak melakukan tugasnya dengan seharusnya dia lakukan.” kesal Sarabia.

Di akhir laga, Sarabia kembali mengomel tapi kali ini kepada Setien menurut ahli pembaca gerak bibir yang disewa Vamos dengan mengatakan “Lini belakang kita seharusnya tidak terlalu dalam, sebab Madrid bisa menemukan lebih banyak ruang kosong antar lini dan Benzema bisa masuk merebut bola. Kita harusnya membatasi ruang kosong itu.” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Kalah 2-0 di El Clasico, Setien: Kami Kesulitan Keluar dari Tekanan Los Blancos

VivagoalLa Liga – Pelatih Barcelona, Quique Setien mengaku sudah berusaha semaksimal mungkin untuk keluar dari tekanan yang diberikan Real Madrid. Namun usahanya kandas setelah para pemain Los Blancos tampil begitu apik di laga bertajuk El Clasico tersebut.

Madrid sukses meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona di Santiago Bernabue, Senin (2/3/20) dinihari WIB. Dua gol kemenangan tuan rumah masing-masing di cetak oleh Vinicius Junior (71′) dan Mariano Diaz di penghujung laga.

Baca juga: Madrid Gagahi Barcelona di EL Clasico Jilid II

Sejatinya penampilan Barcelona cukup baik di laga ini. Messi dan kolega unggul dalam penguasaan bola sebesar 57%, sedangkan tuan rumah hanya 43%.

Kendati kalah dalam penguasaan bola, namun Madrid unggul dalam percobaan tendangan. Dari total 13 percobaannya, 5 diantaranya sukses mengarah ke gawang yang di jaga ter Stegen.

Setien selaku pelatih Barcelona mengatakan ia sudah memberikan arahan ke anak asuhnya untuk keluar dari tekanan. Tapi dengan kualitas pemain yang dimiliki Madrid dan dukungan publik Bernabue, ia mengaku sedikit kesulitan.

“Terkadang Anda gagal dan itu normal saja. Mereka benar-benar menghimpit dan menekan kami. Kami mencoba menggulirkan bola dengan cepat untuk menghindari tekanan, tapi itu tidak mudah melawan para pemain dengan kualitas seperti itu,” kata Setien dikutip Marca.

“Tidaklah mudah untuk menyerang dan bertahan di waktu bersamaan. Kami sudah mampu banyak mengontrol bola, tapi ada macam-macam fase berbeda di pertandingan dan itu seringkali tergantung pada sukses Anda dalam menjalani fase.”

Baca juga: Bersama Setien, Barcelona Lemah

Lebih lanjut Setien mengaku penampilan Messi dkk di babak pertama jauh lebih baik dibanding babak kedua. Hanya saja mereka tak mampu memanfaatkan peluang hingga menjadi gol.

“Kami main bagus di babak pertama. Kami mengontrol berbagai hal di babak pertama tapi kemudian ada sejumlah umpan tak akurat dan bola yang hilang,” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Bersama Setien, Barcelona Lemah

VivagoalLa LigaPenampilan Barcelona dibawah asuhan Quique Setien sepanjang paruh kedua musim 2019/20 ini masih belum memuaskan. Legenda Barca, Rivaldo, menyebut bahwa Setien masih sangat bergantung pada seorang Lionel Messi dan membuat mereka lemah.

“Barcelona belum berkembang di bawah arahan pelatih baru, Quique Setien. Mereka belum benar-benar menemukan performa terbaik mereka musim ini.

“Barcelona punya pemain-pemain terbaik, tapi dengan sistem yang baru sekarang, justru membuat mereka jadi lebih bergantung kepada Messi. Pasalnya, Messi bertanggung jawab untuk membuat perbedaan dengan dribelnya, tembakan dari luar kotak penalti dan kombinasi umpan dengan pemain lain,” ulas Rivaldo seperti dilansir dari Marca.

Tak bisa dipungkiri, Messi memang punya pengaruh besar terhadap pencapaian Barcelona dalam 15 tahun terakhir. Pemain asal Argentina itu total sudah mengemas 626 gol dan 261 assist untuk Barca di semua kompetisi sedari musim 2004/05.

Baca Juga: 19 Tahun Berseragam Madrid, Begini Cara Ramos Pertahankan Performa

Meski demikian, pencapaian Messi itu kerap berbanding terbalik dengan hasil yang didapat Barca. Sebagai contoh, pada musim 2018/19 kemarin, Messi yang sukses menggelontorkan 51 gol di semua kompetisi, tapi Barca hanya bisa meraih satu gelar juara yakni trofi La Liga.

“Namun seperti yang anda lihat pada laga melawan Napoli, Messi banyak diincar pemain lawan dan tidak kesulitan membuat keajaiban, Barca pun sangat merasakan dampaknya. Harusnya para pemain Barca harus lebih sering menembak dari luar kotak penalti tuk mengejutkan lawan, bukan menunggu Messi yang melakukannya,” tutupnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS