Tag: Tottenha Hotspurs

Tak Dapat Pemain Baru, Pochettino Siap Hengkang Musim Depan

Vivagoal Liga Inggris – Mauricio Pochettino sepertinya sudah mulai hilang kesabaran lantaran tak mendapatkan suntikan pemain baru musim ini. Ia pun mengancam akan meninggalkan klub jika hal serupa terjadi pada musim panas nanti.

Musim ini Raihan Tottenham Hotspur bisa dikatakan cukup impresif. Kendati tak mampu berbicara terlalu banyak di kancah domestik, namun klub asal London Utara itu berhasil menembus final Liga Champions pertama kali dalam sejarah klub.

Catatan tersebut terbilang luar biasa mengingat mereka tak melakukan perubahan berarti di awal musim atau bisa dikatakan sama sekali tak melakukan perubahan alias nihil belanja pemain. Terakhir kali mereka belanja pemain adalah saat mendatangkan Lucas Moura dari Paris Saint-Germain pada Januari 2018 kemarin.

 

Alhasil Pochettino benar-benar dipusingkan saat para pemain andalannya Harry Kane, Dele Alli, maupun Sissoko cedera, atau Heung-Min Son yang terkena kartu merah.

Alasan dari klub adalah mereka tengah memfokuskan dana untuk pembangunan stadion. Setelah stadion sudah rampung, Pochettino pun mulai berani menagih haknya pada musim panas nanti.

”Jika Anda ingin berharap (hasil) yang sama, sebagaimana Liverpool, duo Manchester, dan Chelsea, berikan saya alat yang berbeda untuk bekerja musim depan,” tegas Pochettino dikutip dari Sky Sports.

Lebih lanjut pelatih asal Argentina itu menjelaskan butuh waktu dan manajemen yang jelas demi masa depan Spurs ke depannya. Andai skuat yang mereka miliki tak memiliki penambahan signifikan, raihan seperti musim ini bakal sangat sulit mereka raih kedepannya.

”Jika tidak ada perubahan, saya orang yang bodoh untuk bekerja. Setelah lima tahun, saya pikir inilah momen yang tepat untuk menutup lembaran lama,” tegas dia.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Gareth Southgate Dibuat Galau Terkait Kesuksean Empat Tim Inggris Ini

Vivagoal Liga Inggris Manajer timnas Inggris, Gareth Southgate tak menampik kebahagiannya karena empat tim Inggris sukses merajai pentas Eropa. Tapi, di sisi yang lain, Southgate dibuat galau terkait jadwal yang dihadapi oleh timnas Inggris.

Empat tim wakil Inggris masing-masing berhasil menapaki final dua kompetisi bergengsi di Eropa yakni Liga Champions dan Liga Europa. Di Liga Champions, Tottenham Hotspur bakal menantang Liverpool pada laga final yang digelar di Madrid. Sementara, Chelsea akan berjumpa Arsenal di ajang Liga Europa.

Laga final Liga Europa antara Chelsea melawan Arsenal akan digelar pada Rabu, 29 Mei 2019 di Baku, Azerbaijan. Sementara, laga antara Tottenham lawan Liverpool bakal digelar pada Minggu, 2 Juni 2019 mendatang.

 

Jadwal tersebut nyatanya membuat pusing Southgate lantaran timnas Inggris akan memainkan laga UEFA Nations League pada Jum’at, 7 Juni 2019. Inggris akan berjumpa Belanda. Jadwal ini sangat berdekatan dengan laga final Liga Champions. Hanya berjarak lima hari saja di mana pemusatan latihan bisa terganggu.

“Ini sedikit lebih rumit, tapi yang pertama ini adalah prestasi cemerlang dari kedua tim dan manajer. Mereka punya musim yang fenomenal dan melawan tantangan yang sangat sulit,” buka Southgate dikutip dari Sportsmole.

“Kami tentu harus beradaptasi dengan cepat. Kami selalu memberi tahu pemain kami untuk bisa beradaptasi sehingga kini giliran kami yang harus melakukannya. Kami masih punya waktu untuk menyiapkan tim guna melawan Belanda,” tutup Southgate.

Southgate selama ini memang kerap mengandalkan pemain asal Spurs dan Liverpool untuk timnas Inggris. Dari kubu Spurs, ada Harry Kane, Kieran Tripier, Eric Dier, Dele Alli dan Danny Rose yang andalan. Sementara, Jordan Henderson dan Alexander-Arnold adalah wakil Liverpool di timnas Inggris.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Ingin Bangun Tim, Solskjaer Tiru Strategi Pochettino

Vivagoal Liga Inggris – Juru Taktik Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer disebut telah mengubah strategi transfer klub selama ini. Alih-alih belanja pemain top, ia lebih memilih untuk membangun skuat secara perlahan tentu dengan waktu yang lebih lama.

Setelah diangkat sebagai pelatih permanen, performa Manchester United bersama Solskjaer terus menurun. Setelah berhasil mendongkrak penampilan tim semasa masih menjadi pelatih interim, MU kini bahkan sampai harus gagal lolos ke Liga Champions musim depan akibat penurunan performa yang mereka alami.

Akibatnya kualitas Solskjaer kini menjadi sorotan. Dengan kualitasnya yang terbilang belum terbukti, banyak pihak menilai mendatangkan pemain top akan menjadi langkah terbaik pada musim panas nanti. Namun sang pelatih dikabarkan enggan menerima saran tersebut.

 

Seperti dilansir dari Mirror, Solskjaer lebih memilih untuk mendatangkan para pemain muda yang memiliki potensi besar ketimbang mereka yang sudah memiliki nama besar. Ia berharap bisa membangun tim secara perlahan usai terpuruk setelah ditinggal Alex Ferguson.

Ole ingin meniru cara kerja pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino. Ia melihat pelatih asal Argentina itu benar-benar memilih para pemain yang ia butuhkan dengan pemain muda sebagai target utama.

Langkah itu sendiri juga dimaksudkan untuk memperkecil kemungkinan klub merugi banyak. Ia enggan klub kembali mengulang kesalahan yang sama seperti pelatih-pelatih sebelumnya. Memecahkan rekor transfer klub demi pemain top tampaknya bukan solusi untuk MU.

Pendekatan yang coba dilakukan Ole sendiri berdasarkan dengan kesalahan-kesalahan yang sebelumnya pernah klub lakukan. Sebut saja mereka sempat mengeluarkan biaya selangit untuk mendatangkan pemain sekelas Angel Di Maria, Romelu Lukaku, dan Paul Pogba yang mana mereka gagal bersinar di Old Trafford.

Rencana tersebut tentu cukup menggiurkan tentunya untuk jangka panjang. Namun perlu diketahui fans di Inggris terlebih fans Manchester United dikenal tidak memiliki banyak kesabaran. Rencana seperti ini bisa jadi bumerang dengan dipecatnya pria asal Norwegia tersebut.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Eriksen: Lucas Moura Layak Diberi Patung di Inggris

Vivagoal Liga ChampionsTottenham Hotspurs sejatinya memulai laga semifinal leg kedua Liga Champions kontra Ajax di Johan Cruyff Arena, Kamis (9/5/2019) dini hari dengan buruk. Mereka harus tertinggal dua gol terlebih dahulu sebelum akhirnya melakukan epik comeback.

Spurs kian terbenam setelah Matthijs De Ligt dan Hakim Ziyech membuat agregat melebar menjadi 0-3. Tapi, The Lilywhites bangkit di paruh kedua pertandingan dengan Lucas Moura mencetak hattrick di menit ke-55, 59 dan 90+6.

Skuat besutan Mauricio Pochettino secara keseluruhan melepaskan 24 tembakan, dimana tujuh diantaranya tepat sasaran. Sementara Ajax hanya bisa mencatatkan 16 attempts dengan empat yang mengarah ke gawang.

 

Gelandang Tottenham, Christian Eriksen pun tak ragu untuk memuji performa rekan setimnya, Lucas Moura. Menurutnya Kemenangan Spurs bukan lagi soal persoalan taktik, tapi mentalitas dan tekad Lucas Moura yang menentukan kemenangan The Lilywhites.

“Hari ini, pertandingannya bukan lagi soal taktik, tapi ini soal perjuangan dan tekad untuk membuktikan diri seorang Lucas Moura. Penampilannya yang dari hati, buat saya dialah pemenang sesungguhnya,” puji Eriksen seperti dilansir dari BBC.

Lebih lanjut, Eriksen tak bisa berkata-kata menanggapi kemenangan timnya yang lolos ke final UCL untuk pertama kalinya. Atas dasar itu ia pun memuji penampilan Moura dan berharap ia bisa diapresiasi dengan baik.

 

“Lucas layak diberi apresiasi, meski menjalani  musim bak roller coster, tapi kini dia membawa kami ke final untuk pertama kalinya dalam sejarah. Saya harap dia mendapatkan patung di Inggris setelah keberhasilan ini,” tutup Eriksen.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Sang Pahlawan Tottenham, Lucas Moura!

Vivagoal Liga Champions – Lucas Moura layak mendapat standing applause dari para penonton di tribun Stadion Johan Cruyff Arena. Tiga gol pemain asal Brasil itu ke gawang Ajax Amsterdam berhasil meloloskan Tottenham Hotspurs ke final Liga Champions.

Bertandang ke markas Ajax, Tottenham dalam situasi tidak diunggulkan bisa lolos ke final karena menderita kekalahan 0-1 di leg pertama. Asa kian menipis setelah Ajax berhasil memperbesar keunggulan agregat jadi 3-0 berkat gol Matthijs De Ligt di menit ke-5 dan Hakim Ziyech pada menit 35.

Di saat genting tersebut, Lucas Moura muncul sebagai momok yang paling menakutkan bagi lini pertahanan De Amsterdammers. Setelah memperkecil ketertinggalan agregat Spurs atas Ajax jadi 1-3 di menit ke-55, Lucas kembali merobek gawang Ajax di menit ke-59 usai memaksimalkan kemelut di depan gawang Andre Onana.

 

Lucas Moura akhirnya benar-benar membungkam publik De Godenzonen berkat golnya di masa injury time, tepatnya pada menit 90+6. Tendangan keras mendatar kaki kirinya membuat bola masuk gawang tanpa bisa dihalau kiper Ajax, Andre Onana.

Situs statistik Whoscored tak ragu untuk menyematkan status man of the match termasuk rating sempurna, 10 kepada eks pemain Paris Saint-Germain itu. Moura tercatat melepaskan 5 shots di laga ini dengan tiga diantaranya on target dan tiga-tiganya juga berujung gol.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Benarkah Pochettino Akan Latih Madrid?

VivagoalLiga Inggris – Pelatih Tottenham Hotspurs, Mauricio Pochettino menyebut ia tak peduli dengan rumor yang menyebutkan dirinya akan menggantikan Santiago Solari untuk menukangi Real Madrid. Menurutnya, rumor itu menegaskan ia melakukan pekerjaan dengan baik bersama Spurs.

“Saya mengambil sisi positifnya saja. Berarti ada seseorang yang melihat apa yang sedang saya lakukan bersama Spurs adalah sesuatu yang benar,” jelas Pochettino dilansir RTVE.

Pochettino sendiri sudah sejak lama dikaitkan dengan kubu Los Blancos meskipun ia sudah menandatangani kontrak jangka panjang bersama Spurs. Kini, rumor itu kembali mencuat seiring kegagalan Solari di El Clasico dan Liga Champions.

Meski demikian, Pochettino tak membantah jika suatu waktu ia akan kembali ke Spanyol. Menurutnya ia akan selalu terbuka untuk pengalaman dan tantangan baru.

“Tentu saja saya bisa kembali ke Spanyol, saya selalu terbuka untuk pengalaman dan tantangan baru. Saya akan senang jika suatu hari kembali ke sana untuk menang dan membuat orang kagum,” tambah Pochettino.

Pochettino sendiri kini tengah fokus untuk menyelesaikan sisa laganya bersama Spurs. Terlebih kini Spurs sukses menembus delapan besar Liga Champions usai menumbangkan Dortmund tengah pekan lalu.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS