Tag: Zidane

Zidane: Madrid Tak Boleh Remehkan Alaves

Vivagoal La Liga – Meski Deportivo Alaves saat ini terpuruk di papan bawah klasemen, Zinedine Zidane tak mau para pemainnya meremehkan mereka. Pelatih Real Madrid itu menyebut mereka belum memenangkan apapun sehingga harus tetap fokus meraih kemenangan atas Alaves.

Real Madrid akan bertarung dalam lanjutan pekan ke-35 La Liga Spanyol di Estadio Alfonso Perez, Sabtu (11/7/2020) dinihari WIB. Dalam pertemuan pertama musim ini, Madrid bisa menang 2-1 atas Alaves.

Alaves sendiri saat ini sedang menjalani periode sulit setelah tak mampu meraih kemenangan dalam lima laga terakhirnya di ajang La Liga. Hasil buruk ini membuat mereka terperosok ke peringkat ke-16 dengan 35 poin, hanya unggul tiga angka atas Mallorca yang ada di zona merah.

Kondisi ini membuat Zidane sangat yakin Alaves bakal memberikan perlawanan sengit demi menyelamatkan mereka dari ancaman degradasi di akhir musim. Oleh karenanya, Zidane menegaskan agar Madrid tetap waspada penuh menghadapi Alaves.

Ia minta Karim Benzema cs fokus sepenuhnya ke usaha mereka untuk meraih tiga poin sekaligus memperbesar kans mereka untuk keluar sebagai juara musim ini.

“Kami berada di posisi yang bagus, tapi belum memenangi trofi apapun. Kami akan menjalani laga berat akan sulit karena kami memainkan banyak pertandingan dalam waktu singkat.” ucap Zidane seperti dilansir dari Diario Sport.

“Masih ada empat laga sisa, dan melawan Alaves adalah salah satu partai final. Maaf jika saya terus mengulang-ulang ini, tapi kami masih harus melanjutkan hal yang telah dan sedang kami lakukan saat ini. Posisi mereka di klasemen tak mencerminkan hasil pertandingan nanti.” tegasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

James Mengeluh Menit Bermain Kurang, Zidane: Hal Yang Normal

Vivagoal La Liga – James Rodriguez sempat mengeluh karena kurang banyak waktu bermain di Real Madrid. Sang pelatih, Zinedine Zidane memilih santai menanggapinya.

Secara keseluruhan, James cuma tampil sebanyak lima kali sebagai starter di La Liga Spanyol musim ini. Jika ditarik lebih jauh, James cuma sembilan kali jadi starter dari 14 penampilan di seluruh ajang musim ini.

Meski masih terikat kontrak bersama Real Madrid hingga musim panas 2021 mendatang, gelandang internasional Kolombia tersebut dikabarkan sudah tidak betah dan ingin hengkang pada bursa transfer tahun ini. James berkeinginan mencari klub yang bersedia memberinya waktu bermain yang banyak.

“Rumit ketika pelatih tidak memainkan sepanjang waktu. Anda tidak menunjukkan performa yang mengesankan ketika cuma diberi menit bermain sebentar.” sembur James.

Zidane sendiri enggan menanggapi keluhan gelandang berusia 28 tahun itu. Zidane hanya menyebut kekecewaan James itu benar adanya, namun ia hanya ingin fokus menyelesaikan musim ini dengan trofi juara Liga.


Baca Juga:


“Dia (James) sudah menyampaikan hal yang sebenarnya terjadi. Itu suatu hal yang normal ketika para pemain ingin banyak dimainkan, dan saya sangat memahami hal tersebut.” ucap Zidane dilansir dari Marca.

“James masih pemain kami dan dia juga ikut berlatih. Kami akan fokus menyelesaikan musim ini dengan sebaik-baiknya.” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Peringatan Zidane Kepada Anak Asuhnya

Vivagoal La Liga – Bos Real Madrid Zinedine Zidane telah memperingatkan timnya tentang kemungkinan tergelincir saat melawan Getafe di Santiago Bernabeu.

Ia mengklaim bahwa situasi di Barcelona saat ini tidak mempengaruhinya. Pasalnya, Zidane menilai bahwa Real Madrid sendiri masih belum memenangkan trofi apapun musim ini.

Zidane dengan cepat menyatakan bahwa anak asuhnya di Real Madrid tidak boleh kehilangan fokus meskipun telah menampilkan performa terbaiknya sejak dimulainya La Liga.

Real Madrid telah memulai kembali pertandingan mereka dengan energi, optimisme dan penampilan yang luar biasa. Mereka telah meraih hasil maksimal meskipun situasi terbilang sulit.

Zidane menilai bahwa anak asuh mereka siap untuk membawa trofi La Liga ke ibukota Spanyol. Tapi Zidane, tak akan melepaskan kakinya dari gas dan memenangkan trofi pada musim 2019/20.

“Saya senang dan bangga dengan para pemain, karena apa yang mereka lakukan tidak mudah. Tetapi kami memiliki enam pertandingan tersisa dan kami harus memberikan yang maksimal. Kami baik-baik saja, tetapi ini tidak berarti apa-apa. ”


Baca Juga:


Ia mengatakan bahwa skuad Real Madrid tidak boleh kehilangan fokus meski menghadapi situasi bermusuhan di Barcelona, ​​sang legenda Real Madrid mengatakan:

“Kami belum memenangkan apapun, itu kenyataan. Secara matematis kami bukan juara, ini adalah kejuaraan dengan banyak kompetisi. Kami tidak pernah melupakan ini. Saya telah menjalaninya sebagai pemain. Kami belum memenangkan apapun. pemain atau saya sudah lupa ini. ”

“Anda tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Jika kami menang itu tidak akan pasti. Kami tidak akan berubah. Kami hanya harus melanjutkan dengan energi kami, yang bagus. Getafe akan membuatnya sangat rumit bagi kami, tetapi kami akan mencoba untuk menang,” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Diklaim Telah Memenangkan Trofi La Liga, Ini Sikap Berkelas dari Zidane!

Vivagoal La Liga – Zinedine Zidane tak mau jumawa karena memiliki poin lebih tinggi dari rivalnya, Barcelona. Ia mengatakan bahwa perburuan gelar La Liga masih jauh dari kata selesai

Ia menegaskan bahwa Real Madrid “sama sekali belum memenangkan trofi apapun” pada musim ini meskipun Barcelona baru-baru ini sedang dalam penampilan yang kurang maksimal.

Meski demikian, Zidane sangat menolak untuk dikatakan sebagai pemenang trofi La Liga Spanyol musim ini.

“Kami belum memenangkan apapun,” kata bos Madrid itu kepada media Spanyol. “Kami memiliki enam pertandingan. Delapan belas poin lagi masih harus kita raih ke depan,” jelasnya.

“Sampai kita menjadi juara sesungguhnya, kita harus terus maju, lawan kita akan melakukan apa saja untuk memenangkan pertandingan mereka.


Baca Juga:


“Saya sangat tidak suka bahwa banyak orang mengatakan Real Madrid telah juara dan ‘ini sudah berakhir’.

“Saya sudah mengalami situasi ini sebagai pemain. Kami sama sekali tidak memenangkan apa pun.”

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

James Rodriguez Tak Mengerti Alasan Dirinya Jarang Dimainkan Zidane

Vivagoal La Liga – Minimnya kesempatan bermain yang didapatkan oleh James Rodriguez di Real Madrid membuat pemain asal Kolombia tersebut bingung. Dia mengaku tidak tahu apa yang membuat dirinya jarang dimainkan.

Sejak kembali dari masa peminjaman di Bayern Munchen selama dua musim, nasib James Rodriguez di El Real tak banyak yang berubah. Gelandang berusia 28 tahun itu masih tetap saja lebih banyak jadi penghangat bangku cadangan sepanjang musim 2019/2020 ini.

James yang saat ini sedang menjalani musim keenamnya bersama Los Blancos tercatat baru delapan kali bermain di ajang La Liga Spanyol dari 31 pekan berlalu namun hanya enam diantaranya sebagai starter dan tak sekalipun ia dimainkan full selama 90 menit.

Jika merujuk sejak pertama kali Zidane ditunjuk jadi pelatih Madrid musim panas 2016 silam, James hanya 68 kali dimainkan dari 202 laga yang dipimpin oleh pelatih asal Prancis tersebut.


Baca Juga:


Situasi ini membuat James sendiri juga bingung. Ia mengaku sudah berusaha mencari jawaban kenapa dirinya jarang dimainkan meski punya kondisi fisik yang prima.

“Itu sungguh pertanyaan yang sangat bagus, karena saya juga ingin tahu kenapa. Mungkin ketika tim meraih banyak trofi dengan pemain yang itu-itu saja, sulit bagi pelatih melakukan perubahan. Situasi semakin sulit jika pelatih sudah enggan memberikanmu menit bermain reguler.” ucap James seperti dilansir dari Marca.

“Padahal, sungguh sulit untuk menunjukkan kemampuan saat anda hanya diberi waktu bermain yang sedikit. Anda tak bisa melakukan semua aksi yang anda kuasai, mereka yang berkecimpung di dunia sepakbola pasti tahu apa yang sama maksud.” sambungnya.

“Saya sama sekali tak ada masalah dengan pelatih, namun pelatih juga punya selera sendiri-sendiri, namun kami punya hubungan kerja normal saja.” tutup James.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Pjanic Hanya Suka Zidane Namun Lebih Senang Main Untuk Barcelona

Vivagoal La Liga – Miralem Pjanic disebut memang punya mimpi bermain untuk Barcelona. Klaim itu sekaligus membantah bahwa gelandang Juventus itu tertarik untuk bergabung bersama Real Madrid.

Pjanic saat ini sedang kencang dikaitkan dengan Barcelona jelang bursa musim panas dibuka pertengahan tahun ini. Gelandang berusia 30 tahun itu diincar untuk mengantisipasi kekosongan di lini tengah tim Catalan andai Ivan Rakitic dan Arturo Vidal benar-benar hengkang akhir musim ini.

Namun sebelum itu, ada klaim yang mengatakan bahwa Pjanic bakal berlabuh ke musuh bebuyutan Barcelona, Real Madrid karena sangat mengidolakan Zinedine Zidane. Agen sang pemain, Fali Ramadani bahkan disebut sudah bertemu dengan manajemen Los Blancos untuk membahas kemungkinan transfer.

Namun seniornya di timnas Bosnia, Adis Junuzovic membantah rumor tersebut. Menurutnya, sedari dulu Pjanic memang sudah bermimpi bermain untuk raksasa Catalan tersebut.

“Tidak terlalu mengejutkan, saya juga tidak perlu membahasnya panjang lebar. Bermain di Barcelona selalu menjadi mimpi Pjanic.” ucap Junuzovic seperti dilansir dari Sport.


Baca Juga:


“Dia tidak pernah melewatkan pertandingan Barcelona karena dia jatuh cinta dengan gaya bermainnya yang luar biasa, termasuk filosofi klub itu. Dan menurut saya, Miralem punya DNA Barcelona,” jelasnya lagi.

“Mengenai kepindahannya ke Real Madrid, satu-satunya kebenaran adalah Pjanic hanya menyukai Zidane sebagai pesepakbola, cuma itu. Sementara untuk level sepakbola, dia menyukai Barcelona. Tidak usah diperdebatkan lagi.” tegasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Siapa Yang Terbaik Messi vs Ronaldo Versi Pelatih Top Dunia? Ini Jawabannya

Vivagoal Liga Champions – Membandingkan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo memang tidak ada habisnya. Dua pemain tersebut memang selalu membuat banyak orang terlibat dalam perdebatan soal siapa yang terbaik di level sepakbola teratas selama satu dekade terakhir.

Keputusan Ronaldo meninggalkan Madrid awal musim panas 2018 lalu untuk bergabung dengan Juventus tak begitu saja menghentikan pembahasan soal siapa yang terbaik diantara keduanya. Meski telah bermain di liga yang berbeda, Ronaldo dan Messi masih saja jadi topik yang menarik untuk dibahas.

Beberapa pelatih kenamaan yang pernah membesut dan melawan Messi atau Ronaldo sampai merasa perlu untuk ikut memberikan pendapatnya mengenai siapa yang terbaik di antara keduanya. Dan siapa saja pelatih yang menganggap Messi atau Ronaldo lebih baik? Berikut rangkumannya.

1.Zinedine Zidane

Semasa bermain, Zidane adalah salah satu gelandang terbaik yang pernah dimiliki Real Madrid. Kini, Zidane menjabat sebagai pelatih El Real, dan pernah tiga musim melatih Ronaldo dari 2016 hingga 2018.

“Cristiano Ronaldo adalah yang terbaik. Lionel Messi adalah pesaingnya, dan itu menjadi persaingan yang selalu ingin dilihat semua orang. Tapi, Ronaldo sangat fenomenal, tidak ada kata-kata untuk menggambarkannya. Dia jauh lebih baik daripada saya, meski saya punya karier yang hebat, namun dia yang terhebat sepanjang masa.” ucap Zidane.


Baca Juga:



2. Jose Mourinho

Mourinho tercatat pernah menangani Real Madrid dan Ronaldo selama tiga musim sedari tahun 2010 hingga 2013.

“Saya pikir tidak adil bagi keduanya ketika menilai ini lebih baik dari yang lain. Menurut saya, mereka berbeda. Satu-satunya yang bisa saya katakan adalah ketika saya memiliki Ronaldo di tim saya, saya sudah pasti jadi orang yang paling bahagia. Tapi ketika saya harus bermain melawan Messi, saya haru berpikir sangat keras untuk mencoba dan membantu tim memiliki peluang untuk menang.”

3. Josep Guardiola

Josep Guardiola, Barcelona dan Lionel Messi adalah sebuah kombinasi yang pernah mengguncangkan dunia sepakbola dengan gaya bermain indah dan sukses menghadirkan 14 trofi dalam kurun waktu 2008-2012.

“Messi adalah yang terbaik, jelas dia yang terbaik. Dia tahu cara bermain, cara mencetak gol, dan membuat pemain lain terlibat dalam permainan. Dia selalu ada untuk tim. Dengan segala hormat kepada semua pemain, termasuk Cristiano, saya pikir Messi ada di level lain.”

Selalu update berita terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Harapan Besar Zidane Kepada Dani Ceballos

Vivagoal La Liga – Dani Ceballos, pemain andalan Arsenal menilai bahwa pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane masih memiliki harapan besar untuk membentuk skuad utama bersama dirinya.

Ia juga akan terus berjuang untuk bisa kembali ke Real Madrid dan menjadi pemain andalan di Santiago Bernabeu pada suatu hari nanti.

“Sang pelatih (Zidane) mengatakan bahwa saya masih perlu banyak bermain di Liga Inggris agar dapat memenuhi ekspektasi dan melakukan pertandingan dengan ritme yang tinggi,” kata Ceballos dikutip dari DAZN.

Zidane juga pernah mengatakan bahwa masa depan Dani Ceballos akan ditentukan seberapa jauh peningkatan performa dirinya saat bermain di Arsenal.

Pelatih asal Prancis tersebut juga mengharapkan bahwa Ceballos memiliki masa depan di Real Madrid namun harus sedikit bersabar untuk mendapatkan kesempatan tersebut.

“Sang pelatih juga selalu menjelaskan bahwa masa depan saya berada di Real Madrid. Ia juga meminta bahwa saya harus tetap bersabar untuk mendapatkan kesempatan bermain di Santiago Bernabeu,” ungkapnya.


Baca Juga:


Perlu diketahui, masa depan Dani Ceballos Real Madrid masih cukup panjang. Pasalnya, Real Madrid telah menandatangani kontrak Ceballos hingga 2023 mendatang.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

PSG Adalah Tantangan Paling Nyata Untuk Zidane

Vivagoal Ligue 1 – Zinedine Zidane saat ini memang masih sukses melatih di Real Madrid. Namun jika ada tantangan yang paling pas untuknya, itu dirasa adalah Paris Saint-Germain.

Pada masa pertama menangani Madrid, tepatnya 2016 hingga 2018 lalu, Zidane berhasil mempersembahkan sembilan trofi dengan gelar juara Liga Champions tiga kali beruntun menjadi sajian utamanya.

Selain itu, Zidane juga mampu mencatatkan persentase kemenangan sebesar 69,8 persen. Rinciannya, 104 kali menang dengan 29 diantaranya imbang dan 16 laga lainnya kalah dari 149 pertandingan yang ia jalani di semua kompetisi.

Pada periode keduanya melatih Los Blancos, performa skuad besutan Zidane masih cukup lumayan dari 50 pertandingan yang telah ia lakoni sejak Maret 2019 kemarin. Madrid dibawanya menang sebanyak 27 kali, 13 imbang dan 10 sisanya kalah.

Sebelum kompetisi ditangguhkan, Madrid-nya Zidane sekarang masih menduduki peringkat kedua klasemen La Liga Spanyol dan sudah lolos ke babak 16 besar Liga Champions, meski telah tersingkir dari Copa Del Rey.


Baca Juga:


Zidane sendiri meski menyatakan tak sedang mencari klub baru, tapi tantangan kedepannya yang dinilai pas untuknya adalah PSG. Hal itu diungkapkan langsung oleh eks penyerang timnas Italia, Antonio Cassano. Menurutnya, PSG akan memberikan pengalaman baru untuk Zidane ketimbang jika dirinya mendapat tawaran melatih di Juventus.

“Saya tidak tahu apakah Zidane ingin meninggalkan Real Madrid untuk pergi ke Juventus. Tapi menurut saya, dia akan lebih baik ke PSG. Jika dia pindah dari Madrid, di harus ke PSG, disana tantangannya besar karena klub itu belum pernah memenangkan Liga Champions.” jelas Cassano seperti dilansir dari Soccerway.

Sebagai informasi, PSG sebenarnya sempat mengincar Zidane untuk menggantikan Unai Emery pada musim panas 2018 lalu. PSG punya ketertarikan khusus untuk sosok Zidane karena sangat yakin dengan track record yang dipunya pria berkepala plontos tersebut.

PSG optimis Zidane bakalan bisa mewujudkan ambisi mereka menguasai Eropa setelah berhasil memberikan tiga gelar juara Liga Champions untuk Madrid. Ditambah lagi, Zidane juga asli Prancis, otomatis sudah sangat lengkap kriteria yang dimiliki Zidane guna menggantikan Unai Emery yang belum mampu membawa PSG mendominasi Eropa.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Masih Mandul, Benzema Malah Salahkan Zidane

Vivagoal La Liga Karim Benzema sedang mendapat ‘cobaan’ karena dianggap mulai mandul. Padahal, penyerang Real Madrid ini sempat sangat tajam di paruh pertama musim 2019/2020 ini.

Karim Benzema memang menjadi fenomena tersendiri ketika Cristiano Ronaldo memutuskan hengkang ke Juventus pada awal musim panas 2018 lalu. Berdasarkan catatan Opta, Benzema terlihat bisa mengambil peran Ronaldo yang sedari 2009 hingga 2018 menjadi mesin gol utama Los Blancos.

Benzema yang telah membuat 17 gol di semua kompetisi musim 2019/2020 ini, jika ditotal sedari musim kemarin, Benzema total telah melesakkan 47 gol. Pada periode yang sama, tercatat hanya ada tiga pemain yang mampu membuat gol lebih banyak dari Benzema, yakni Robert Lewandowski, Lionel Messi dan Kylian Mbappe.

Benzema Mandul Saat Pergantian Tahun

Namun, sejak memasuki pergantian tahun 2020, ketajaman bomber 32 tahun itu menurun. Pasalnya, Benzema baru bisa mencetak dua gol dalam 40 hari terakhir. Dilansir dari Marca, merosotnya torehan gol Benzema ini ditengarai karena perubahan taktik yang diterapkan pelatih Zinedine Zidane.

Sebagaimana yang diketahui, dalam beberapa laga terakhir Madrid, Zidane cenderung memilih salah satu dari Luka Modric atau Toni Kroos untuk dimainkan dalam satu pertandingan. Hal tersebut membuat Benzema minim suplai umpan-umpan matang di area kotak penalti.


Baca Juga: 


Alhasil, Benzema terlihat lebih sering mundur ke belakang, menjemput bola dari para gelandang. Pada laga kontra Real Betis akhir pekan kemarin, Benzema sampai beberapa kali mundur melewati garis tengah lapangan dan salah satunya berujung pada blunder dan membuat Madrid kebobolan kedua kalinya di laga itu.

Berbeda jika Modric dan Kroos dimainkan bersamaan, Benzema begitu dimanjakan dengan operan-operan matang kedua gelandang tersebut. Berdasarkan catatan Marca, musim lalu Modric memanjakan Benzema dengan 152 umpan, sementara musim ini merosot jadi 63 umpan saja.

Di sisi lain, Kross yang musim lalu selalu mengirim umpan ke Benzema sebanyak 131 operan, musim ini juga menurun jauh menjadi 70 umpan saja. Faktor lainnya lagi adalah seringnya Marcelo dicadangkan. Bek asal Brasil ini juga termasuk sosok kreator terciptanya gol-gol Benzema.

Pada musim 2018/2019 kemarin, Marcelo bisa melepaskan 131 umpan ke area kotak penalti, namun pada musim ini, Marcelo sudah melewatkan 12 pertandingan Madrid di semua kompetisi karena kalah bersaing dengan Ferland Mendy di pos bek kiri El Real.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS