Tag: Zidane

Marcelo Jadi Bencana Baru Untuk Real Madrid

Vivagoal – La Liga – Marcelo sepertinya bakal mendekam di bangku cadangan lebih lama. Bagaimana tidak, sepanjang musim ini, Real Madrid malah lebih banyak kalahnya saat Marcelo tampil.

Marcelo sejatinya adalah pilihan utama di pos bek kiri Real Madrid sejak didatangkan pada tahun 2007 silam. Tapi performanya mulai menurun drastis dalam tiga musim terakhir, tepatnya seiring pergantian pelatih di tubuh tim, dari Santiago Solari dan ke Zinedine Zidane kembali.

Selain itu, cedera otot yang berulang kali menimpa bek asal Brasil tersebut membuat Marcelo gagal kembali ke performa terbaiknya. Total Marcelo absen sebanyak 10 laga sepanjang musim 2018/19. Sementara pada musim 2019/2020 kemarin, Marcelo menepi dalam 16 laga Madrid di semua ajang.

Selama Marcelo cedera, Madrid sempat memainkan Nacho Monreal di pos bek kiri pada musim 2018/2019. Sementara di musim 2019/2020, Zinedine Zidane banyak memainkan Ferland Mendy ketika Marcelo harus menepi.

Berdasarkan catatan Opta, di periode kedua Zidane membesut Real Madrid, tepatnya medio akhir Maret 2019 kemarin, pelatih asal Prancis itu sudah memainkan sebanyak 54 laga. Dari jumlah sebanyak itu, Madrid bisa meraih 34 kemenangan, 12 hasil imbang dan 8 kalah.


Baca Juga:


Yang menarik, dari delapan kekalahan tersebut, semuanya terjadi ketika Marcelo bermain. Paling baru, ketika Zidane kembali memainkan Marcelo full selama 90 menit, Los Blancos harus takluk dari tim promosi Cadiz.

Selain itu, saat Marcelo bermain, Madrid kerap kebobolan dan tercatat hanya sekali membuat clean sheet dalam delapan laga terakhir sedari La Liga digulirkan kembali pasca lockdown jika Marcelo bermain.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Kalah 0-1 Dari Tim Promosi, Zidane: Sebenarnya Bisa 0-3

Vivagoal – La Liga – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane menilai timnya memang pantas kalah dari tim promosi Cadiz. Bahkan menurut Zidane, performa buruk Madrid di babak pertama dapat berakhir dengan skor 3-0.

Madrid yang menjamu Cadiz di Estadio Alfredo Di Stefano, Sabtu (17/10/2020) malam WIB secara mengejutkan kalah dengan skor tipis 0-1. Adapun gol tunggal kemenangan tim tamu dicetak oleh Anthony Lozano di menit ke-16.

Dalam laga ini, Cadiz yang berstatus juara Segunda Division memang begitu merepotkan barisan pertahanan Los Blancos terutama di babak pertama. Cadiz bahkan sempat nyaris menggandakan skor andai peluang Alvaro Negredo tak dihalau Sergio Ramos tepat di garis gawang.

Thibaut Courtois juga membuat satu penyelamatan gemilang dengan menepis sepakan jarak jauh Juan Cala di menit ke-14. Berkaca dari momen-momen tersebut, Zidane menilai timnya memang sudah sewajarnya kalah melawan Cadiz. Ia tak memungkiri, performa di babak pertama yang buruk bisa saja membuat Madrid kalah dengan skor lebih besar.

“Tidak ada yang perlu dijelaskan, kami harus terima kekalahan dan hanya itu saja.” ucap Zidane dilansir dari situs resmi Madrid.

“Kami tidak senang dengan diri kami sendiri, tidak ada yang lain. Namun hal-hal seperti ini sudah biasa terjadi dalam sepakbola, kami sudah berusaha berjuang untuk menemukan permainan kami, tapi benar-benar dibuat kesulitan sejak awal.” jelasnya.


Baca Juga:


“Mereka (Cadiz) bisa saja sudah unggul dua atau tiga gol di babak pertama karena kami tidak memulai awal dengan baik. Tapi ini bukan sebuah alasan.” tutup Zidane.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Utak-atik Skuad Utama Real Madrid

Vivagoal La Liga – Real Madrid saat ini belum menemukan skuad utama yang benar-benar diandalkan pada musim 2020/2021. Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane masih sibuk mengutak-atik skuad utamanya dalam beberapa pertandingan terakhir ini.

Utak-atik Zidane pada musim ini menunjukkan kurang siapnya sang pelatih untuk menjalankan tim Real Madrid pada musim ini. Meski demikian, hal tersebut langsung dibantah oleh isi dan terkait tanggapan tersebut.

Zidane memiliki alasan khusus terkait pentingnya rotasi tim untuk menghadapi jadwal yang sangat padat di masa pandemi ini, mulai untuk klub maupun level internasional.

“Kami melihat musim ini akan berjalan sangat lelah dan panjang, untuk itu Kami perlu melakukan beberapa rotasi agar pemain tidak cedera. Kami memiliki banyak pemain yang luar biasa dan bisa mengubah banyak hal,” katanya dikutip dari laman resmi Real Madrid.

“Mereka merupakan pemain andalan kami. Semua pemain yang kami miliki juga tidak pernah beristirahat dan mereka tak pernah berputus asa serta mereka tak mau berhenti,” jelasnya.


Baca Juga:


Zinedine Zidane juga mengatakan bahwa rotasi itu tidak perlu dipermasalahkan Karena bila Real Madrid menang itu sudah terbukti. Alasan sang pelatih sering merotasi pemainnya karena untuk menjaga kebugaran.

“Kami telah membuktikan bahwa kami bisa menang meski jadwal pun sangat padat. Kami bisa melakukan hal tersebut karena sudah siap untuk merotasi skuad kami,” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Madrid Puncaki Klasemen, Zidane: Ini Belum Yang Terbaik

Vivagoal – La Liga – Real Madrid menjalani start yang bagus di ajang La Liga Spanyol musim 2020/2021 ini. Namun pelatih El Real, Zinedine Zidane mengklaim bahwa skuad besutannya sebenarnya belum menunjukkan performa terbaiknya.

Bertandang ke markas Levante, di Estadio de la Ceramica, Minggu (4/10/2020) malam WIB dalam lanjutan pekan kelima Liga, Los Blancos berhasil pulang membawa poin penuh usai menang dengan skor 2-0 berkat gol-gol yang dicetak oleh Vinicius Jr dan Karim Benzema.

Dalam empat laga itu juga, Luka Modric dan koleganya berhasil mengemas tiga kemenangan dan sekali imbang untuk membawa mereka ke puncak klasemen Liga Spanyol dengan torehan 10 poin, unggul satu angka dari Real Betis yang ada di peringkat kedua dan tiga poin dari Barcelona yang menempati posisi ke-5.

Selain belum menderita kekalahan musim ini, gawang Madrid juga baru kebobolan sebanyak dua gol, paling sedikit diantara 16 peserta La Liga, hanya kalah dari Atletico Madrid dan Barcelona yang baru kemasukan satu gol.

Dalam laju baik itu, ada sebanyak tiga clean sheet yang dibuat, dimana dua diantaranya dibuat kala Sergio Ramos dan rekannya menyambangi markas lawan. Menurut catatan Opta, dua dari tiga raihan clean sheet itu bisa dibukukan Madrid secara berurutan.

Kendati demikian, Zidane merasa Madrid sebenarnya bisa tampil lebih baik lagi. Namun untuk saat ini, ia sudah tidak bisa meminta yang lebih bagus lagi dari Casemiro dan kolega.


Baca Juga:


“Saya tentu saja sangat bangga dengan penampilan kami di musim ini. Tapi kami baru memulai musim dan belum mencapai performa puncak.” ucap Zidane dilansir dari Marca.

“Sejauh ini kami sudah berhasil meraih tiga kemenangan dan sekali imbang, dan saya sudah tidak bisa meminta penampilan yang lebih baik lagi dari para pemain.” tegasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Zidane Berhasil Menjadi Pelatih Kedua di Madrid Yang Punya Kemenangan Terbanyak di La Liga

0

Vivagoal – La Liga – Kemenangan Real Madrid atas Real Betis meninggalkan sebuah catatan spesial untuk Zinedine Zidane. Dia kini berhasil mengoleksi 100 kemenangan di La Liga sekaligus menjadi pelatih kedua di Madrid yang punya catatan kemenangan terbanyak.

Madrid yang bertandang ke markas Real Betis dalam lanjutan pekan ketiga Liga Spanyol. Bermain di Estadio Benito Villamarin, Minggu (27/9/2020) dinihari WIB, El Real bisa menang dengan skor ketat 3-2.

Kemenangan itu sendiri didapat dengan tidak mudah. Pasalnya, setelah sempat unggul lebih dulu melalui gol Federico Valverde di menit ke-14, Betis yang bertindak sebagai tuan rumah bisa membalikkan keadaan jadi 2-1 melalui Aissa Mandi dan William Carvalho.

Namun asa Madrid untuk meraih kemenangan terbuka lebar ketika pemain Betis Emerson mencetak gol bunuh diri di awal babak kedua. Madrid pun akhirnya bisa membalikkan keadaan setelah eksekusi penalti Ramos di menit ke-80 berhasil menggetarkan gawang Betis.

Buat Zidane, kemenangan ini jadi yang ke-100 dari 147 pertandingan di ajang La Liga Spanyol selama membesut Real Madrid. Dari 100 kemenangan itu, 55 dilakukan di laga kandang dan 45 lainnya dibuat di pertandingan away.


Baca Juga:


Zidane kini menempati posisi kedua dalam daftar pelatih Madrid dengan jumlah kemenangan terbanyak di La Liga. Pelatih berkepala plontos tersebut cuma kalah dari Miguel Munoz yang membukukan 257 kemenangan di Liga Spanyol bersama Los Blancos.

“Pada akhirnya ini adalah laga yang sangat rumit. Para pemain sudah memberikan segalanya. Ini menjadi tiga poin penting karena kami mendapatkannya di stadion yang sulit dan melawan tim yang menang di dua laga pertamanya.” ucap Zidane dilansir dari situs resmi Madrid.

“Kami senang, tapi jalan masih panjang dan kami masih bisa berkembang.” tegasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Dikabarkan Terjadi Perang Dingin, Zidane: Saya Tak Punya Masalah Dengan Bale

0

Vivagoal – La Liga – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane memastikan bahwa dirinya sama sekali tidak punya masalah dengan Gareth Bale. Zidane hanya mengakui bahwa ia memang jarang berbicara dengan pemain asal Wales tersebut.

Bale dan Zidane memang sudah lama dikabarkan tidak memiliki hubungan yang harmonis. Pasalnya winger berusia 31 tahun itu memang kerap ditepikan dari skuad Los Blancos sejak Zidane dipercaya menjadi juru taktik musim 2016/2017 silam.

Pelatih asal Prancis itu bahkan diklaim pernah sangat marah kepada Madrid karena tak kunjung bisa menjual Bale pada bursa musim panas 2018. Sebagaimana yang diketahui, Bale punya gaji sangat mahal dan membuat Madrid kesulitan mencari klub yang bersedia menampungnya.

Alhasil Zidane pun sempat ngambek dan memutuskan mundur dari jabatannya sebagai pelatih sebelum akhirnya kembali pada bulan Maret 2019.

Tapi kini Zidane bisa bernapas lega karena Bale sudah memutuskan hengkang untuk bergabung bersama Tottenham Hotspur pada bursa transfer musim panas ini. Bale dilepas ke Tottenham dengan status pemain pinjaman selama semusim kedepan.

Namun Zidane membantah semua kabar tersebut. Menurutnya, ia dan Bale sama sekali tak ada masalah pribadi. Namun ia tak memungkiri dirinya memang jarang bertegur sapa dengan mantan anak asuhnya tersebut.


Baca Juga:


“Saya tidak punya persoalan apapun dengan Bale. Saya tahu apa yang sudah dia lakukan untuk klub ini, tidak ada satupun yang bisa menghapus apa yang sudah dia (Bale) berikan selama ini.” ucap Zidane seperti dilansir dari laman resmi Madrid.

“Saya memang tidak berbicara dengan Bale, tapi apa yang sudah dia lakukan selama di Madrid sangat bagus, dan itu tidak perlu diperdebatkan lagi. Dia sudah meraih banyak gelar bersama Madrid, dan saya pikir Bale sudah menunjukkan kualitasnya sebagai pemain Madrid.” jelas Zidane.

“Kami telah melakukan banyak hal secara bersama, dengan klub. Namun pada akhirnya, pemainlah yang membuat pilihan. Saya tegaskan, saya tidak pernah memiliki problem apapun dengan Bale, dan disini dia tidak pernah menjadi kendala.” tegasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Tak Datangkan Bomber Baru, Kini Zidane Punya PR Besar

0

Vivagoal – La Liga – Tumpulnya lini serang Real Madrid membuat mereka harus puas dengan hasil imbang tanpa gol kontra Real Sociedad. Situasi ini membuat pelatih Los Blancos, Zinedine Zidane merasa punya PR untuk segera diselesaikan.

Madrid gagal meraih hasil maksimal di laga pembuka La Liga Spanyol musim 2020/2021. Bertandang ke Reale Arena, markas Real Sociedad, Senin (21/9/2020) dinihari WIB, Los Blancos harus puas dengan hanya meraup satu poin, setelah ditahan imbang 0-0 oleh Sociedad.

Real Madrid sejatinya tampil begitu dominan di laga tersebut. Mereka mencatatkan penguasaan bola sebesar 67.7 persen berbanding 32,3 persen milik tim tuan rumah.

Namun yang menjadi masalah Madrid di laga ini adalah mereka terlihat sangat kesulitan menciptakan peluang yang berbahaya. Toni Kroos dan para pemain sejatinya memiliki 16 attempts, tapi hanya ada empat yang mengarah ke gawang.

Kegagalan Madrid mencetak gol sekaligus meraih kemenangan perdana di La Liga Spanyol sangat disesalkan oleh pelatih Zinedine Zidane. Ia mengakui tumpulnya lini serang timnya masih jadi catatan penting untuknya.

“Kami senang dengan permainan yang kami tunjukkan. Secara umum, kinerja kami bagus, kami cuma perlu sedikit lebih tajam di depan gawang ketika mengkreasikan peluang, terutama di babak pertama.” ucap Zidane dilansir dari AS.


Baca Juga:


“Kami bermain bagus dalam 40 menit pertama, kemudian di babak kedua kami kesulitan menciptakan peluang. Tapi secara keseluruhan, kami harusnya bisa menang dengan cara kami bermain.” semburnya.

“Kami sekarang perlu bekerja lebih keras lagi, terutama meningkatkan kemampuan kami di depan gawang. Ini memang bukan hal yang mudah dilakukan, tapi kami harus segera mengejar tiga poin, dan saat ini kami baru saja kehilangan dua poin.” sesal Zidane.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Lebih Baik Daripada Dirinya dan Ronaldo da Lima, Seharusnya Zidane Bersyukur Miliki Bale

0

 Vivagoal – La Liga – Real Madrid dikabarkan bakal segera pisah jalan dengan Gareth Bale pada bursa transfer musim panas ini. Kondisi ini jelas sangat disayangkan karena bagaimanapun pencapaian Bale sebagai pemain masih lebih hebat dari para dedengkot Los Blancos, termasuk Zidane.

Gareth Bale sudah kerap kali tak menjadi pilihan utama oleh pelatih El Real, Zinedine Zidane dalam dua musim terakhir. Pada musim 2020/21, nasib Bale sepertinya belum akan berubah, dimana pemain asal Wales itu diprediksi akan hanya akan menjadi penghangat bangku cadangan El Real saja.

Padahal, Bale belum pernah absen dalam pemusatan latihan tim yang digelar pramusim ini. Tapi Zidane sekali lagi menegaskan bahwa dirinya sudah tidak membutuhkan Bale dengan mencoret nama winger berusia 31 tahun itu di laga uji coba Madrid melawan Getafe, Rabu (16/9/2020) dinihari WIB.

Saat ini, Bale santer diisukan akan menuju mantan klubnya di Liga Inggris, Tottenham Hotspur. Bale berencana mengikuti jejak rekan setimnya, James Rodriguez yang mengalami nasib serupa dengan Bale. James sendiri sudah lebih dulu menyeberang ke Liga Inggris dengan bergabung bersama Everton.

Rumor kepindahan Bale dari Madrid sebenarnya disesalkan banyak pihak. ESPN bahkan sampai membuat infografis perbandingan statistik Bale dengan para legenda El Real seperti Zidane dan Ronaldo Luis Nazario de Lima.

Tuk diketahui, Zidane berkostum Madrid sedari tahun 2001 hingga 2006. Dalam kurun waktu 5 tahun itu, Zidane tercatat mengemas 227 penampilan dengan torehan 49 gol dan 66 assist. Total ada enam trofi, termasuk satu trofi Liga Champion, dan satu gelar juara La Liga disumbangkannya tuk Los Blancos.


Baca Juga:


Sedangkan, Ronaldo asal Brasil sendiri bermain sebanyak 177 kali dengan torehan 104 gol dan 35 assist. Total ada lima trofi yang diberikan diantaranya dua titel La Liga, satu Piala Super Spanyol dan sekali Piala Super Eropa, tanpa raihan Liga Champions.

Bagaimana dengan Bale? Mari kita lihat. Didatangkan dari Tottenham Hotspur tahun 2013 silam, Bale mengemas 251 penampilan dengan melesakkan 105 gol dan mengkreasikan 68 assist. Hingga saat ini, Bale sudah punya 15 trofi dengan dua diantaranya titel Liga Spanyol, empat Liga Champions, empat Piala Dunia Antarklub dan tiga Piala Super Eropa.

Dari statistik ini, sangat jelas, meski Zidane dan Ronaldo disebut-sebut sebagai legenda, tapi dari pencapaian pribadi dan koleksi trofi keduanya masih kalah jauh dari Gareth Bale.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Status Bale Tidak Jelas di Madrid, Giggs Bingung Buka Pembicaraan Dengan Zidane

Vivagoal – La Liga – Pelatih timnas Wales, Ryan Giggs mengaku belum berbicara dengan Zinedine Zidane soal situasi Gareth Bale di Real Madrid. Giggs cukup menyayangkan Bale terus-menerus dicadangkan padahal si pemain diharapkan bisa tampil di ajang UEFA Nations League 2020.

Wales dalam waktu dekat ini akan kembali menjalani laga kontra Bulgaria dan Finlandia di ajang UEFA Nations League pada bulan September mendatang.

Di sisi lain, pemain andalan Wales, Gareth Bale sudah dua bulan tidak bermain untuk Madrid terkait situasinya yang tak kunjung ada kejelasan dari El Real. Pemain berusia 30 tahun itu bahkan hanya dimainkan dua kali dalam 13 laga yang dilakoni Madrid usai Lockdown, termasuk tak dibawa ke markas Man City di ajang Liga Champions meski kondisinya 100 persen fit.

Bale bahkan dikabarkan sudah tidak lagi mendapat tempat dalam skuat Zidane. Dengan kontrak yang masih ada hingga 2022, Madrid sendiri terus mengupayakan segala cara tuk bisa melego sang pemain di musim panas ini. Namun karena tak kunjung dapat tawaran yang tepat, Los Blancos disebut berencana membekukkan status sang pemain dari skuad utama.

Giggs sendiri tak mau situasi itu mengganggu performa Bale memperkuat Wales jelang tampil di UEFA Nations League. Namun, ia mengaku belum bisa bertemu Zidane karena terkendala bahasa.

“Saya ingin bicara dulu dengan Zidane terkait situasi Gareth sebelum mengumumkan skuad. Dia ada di klub hebat, namun saya tidak mau melibatkan diri dengan masalah yang terjadi di dengannya di level klub.” ucap Giggs dilansir dari AS.


Baca Juga: 


“Apa yang terjadi padanya tentu membuat saya sebagai pelatih timnas kepikiran. Namun saya belum bicara dengan Zidane. Bahasa Prancis dan Bahasa Spanyol saya tidak terlalu bagus. Sementara berdasarkan pengalaman saya bahasa Inggris Zidane juga tidak terlalu bagus.” jelas Giggs.

“Kini, saya hanya memantau situasinya. Saat Gareth gabung ke pemusatan latihan, saya akan berbicara kepadanya seperti yang sudah sering saya lakukan. Menurut saya, Gareth cukup berpengalaman dan profesional untuk mengurus dirinya sendiri, dan saya akan selalu ada jika dia butuh teman bicara.” tutupnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Zidane Pulangkan Odegaard, Dua Pemain Ini Terancam Out

Vivagoal – La Liga – Martin Odegaard dikabarkan akan kembali bermain untuk Real Madrid pada musim 2020/21. Pelatih Los Blancos, Zinedine Zidane tampaknya sudah menganggap Odegaard siap bermain bersama Sergio Ramos dan rekan lainnya di tim utama.

Odegaard bergabung dengan Madrid pada musim panas 2015 silam. Namun di musim debutnya, ia hanya sekali dimainkan di skuad inti El Real. Bahkan, dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, Odegaard banyak dipinjamkan mulai dari Heerenveen, Vitesse dan Sociedad.

Bersama Sociedad, Odegaard dinilai semakin matang. Pada musim 2019/20 ini, Odegaard yang baru berusia 21 tahun mampu membukukan 36 penampilan dengan torehan 7 gol dan 9 assist. Ia bahkan menjebol gawang Madrid di perempat final Copa del Rey sekaligus mengandaskan timnya itu.

Diberitakan oleh Marca, berkat performa impresifnya di Sociedad, Zidane disebut tertarik memanggilnya pulang ke Madrid. Odegaard sendiri sebetulnya dipinjamkan ke Sociedad selama semusim dengan opsi perpanjangan setahun.

Akan tetapi, Odegaard dilaporkan sudah bertemu Zidane dan ia memilih pulang ke Bernabeu karena sudah mendapat jaminan bermain reguler. Presiden Madrid, Florentino Pérez juga sudah bicara dengan presiden Sociedad, Jokin Aperribay bahwa Madrid akan membawa Odegaard pulang.


 

Baca Juga:


Masuknya Odegaard ke tim utama secara otomatis akan ada pemain yang tersingkirkan. Berdasarkan gosip yang berkembang ada dua pemain Madrid yang berpotensi tercoret dari skuad El Real yaitu, Isco dan Luca Modric.

Namun Modric menjadi yang paling terdepan untuk keluar dari Bernabeu, pasalnya ia hanya memiliki kontrak selama satu musim saja bersama Madrid. Ketimbang melepas secara cuma-cuma, tentu Madrid akan berencana mencari klub yang berminat menggunakan jasa gelandang Kroasia itu.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

HOT NEWS