
Transfer Sudah Ditutup, Inilah 5 Fakta Pemain Besar yang Tengah Berstatus Tanpa Klub
- Michail Antonio

Dalam beberapa musim terakhir, Antonio lumayan diandalkan West Ham United untuk menjadi juru gedor tim. Namun situasi berbeda harus dialaminya di musim lalu. Kebugarannya agak bermasalah sehingga menit bermainnya tereduksi jauh. Terlebih, Hammers juga sudah mengamankan Niclas Fullkrug sebagai ujung tombak anyarnya.
Musim lalu, ia hanya mentas dalam 15 laga di lintas kompetisi dan mendulang 874 menit bermain bersama Hammers. Dalam periode tersebut, sosok asal Jamaika hanya mendulang satu gol serta satu assist bagi tim asal London itu.
Michail Antonio for West Ham:
7m
323 Games
83 Goals
42 Assists
1x West Ham Player of the Year
2x Premier League POTM
1x UECL winner
West Ham’ Prem ALL TIME top scorerOne of the most underrated & under appreciated players of all time for us.
Also, that mental run in pic 2 😅 pic.twitter.com/g9C9j42AOj
— Central (@WestHam_Central) July 2, 2025
Meski sudah berusia 35 tahun, Antonio belum mau pensiun meski cedera yang mendera akibat kecelakaan mobil pada 2024 lalu hadir kepadanya. Agustus kemarin, sang pemain mengkalim jika dirinya tengah menggelar pembicaraan dengan tim Inggris dan luar negeri. Ia masih behasrat membela Timnas Jamaika di Piala Dunia 2026 mendatang.
- Christian Eriksen

Manchester United di bawah Ruben Amorim banyak membuang rentetan nama yang tak masuk dalam rencana. Marcus Rashford, Jadon Sancho hingga Alejandro Garnacho dilego ke tim lain. Selain itu, ada pula sosok yang tak diperpanjang kontraknya seperti Victor Lindelof dan Christian Eriksen.
Lindelof sudah memiliki tim baru dengan merapat ke Aston Villa. Namun Eriksen belum mendapatkan tim baru. Ia memiliki masalah pada jantung sehingga ruang geraknya untuk hengkang ke kompetisi lain lumayan terbatas.
Ada potensi dirinya bakal merapat ke tim di luar Big Six Premier League. sang pemain tengah menjalin komunikasi dengan beberapa tim Inggris seperti Brentford, Burnley hingga Wrexham yang mentas di Championship.
- Alex Oxlade-Chamberlain

Chamberlain memiliki catatan gemilang tatkala masih mentas di Arsenal dan Liverpool. Namun dalam dua musim terakhir, ia mesti hengkang ke Turkish Super League dan memperkuat Besiktas. Namun karirnya di Istanbul harus tersendat lantaran masalah cedera yang menerpa. Performa pemain asal Inggris menjadi kurang maksimal.
Dalam waktunya di Besiktas, pemilik 35 caps di Timnas Inggris hanya mendulang 50 laga di lintas kompetisi dan mendulang 5 gol serta satu assist bagi timnya. Belakangan, beberapa tim asal Siprus tertarik. Namanya juga masuk dalam daftar pantau tim Championship, Birmingham City.
Baca Juga:
- Obrolan Vigo: Juan Valeron, Gelandang Spanyol Paling Elegan
- Obrolan Vigo: Samu Aghehowa yang Menjadi Tamparan Keras Bagi Diego Simeone
- Obrolan Vigo: Transformasi Vitinha, Pemain Gagal Wolves yang Jadi Bintang di PSG
- Obrolan Vigo: Sassuolo Adalah Keputusan Terbaik yang diambil Jay Idzes
- Miralem Pjanic

Pjanic memiliki pengalaman panjang di Eropa. Ia pernah memperkuat Lyon, AS Roma, Juventus dan Barcelona. Pasca Catalan, karirnya agak terseok lantaran hanya mentas bersama tim-tim semenjana macam Sharjah FC di Uni Emirat Arab dan CSKA Moscow yang mentas di Rusia.
Setahun berada di Negeri Beruang Merah, catatannya terbilang biasa saja. Ia hanya mengepak tiga assist dari 35 laga yang dimainkan di lintas kompetisi. Di usia 35 tahun, sosok asal Bosnia belum mau pensiun. Belakangan, ada tawaran dari tim MLS, St. Louis City kepadanya. Sang pemain juga terbuka andai ada ketertarikan dari tim Italia kepadanya.
- Hakim Ziyech

Ziyech menjadi sosok penting di balik kegemilangan Ajax Amsterdam di musim 2018/19 lalu. Kala itu, De Godenzonen mampu melesat hingga semifinal Liga Champions dan menangi Double Winners. Para punggawanya, termasuk dirinya, dibidik ke berbagai tim Eropa. Sosok asal Maroko kemudian merapat ke Chelsea.
😳 Hakim Ziyech to Elche could possibly be one of the most random football transfers ever. pic.twitter.com/6LVftEKsaH
— The Touchline | 𝐓 (@TouchlineX) August 29, 2025
Karirnya bersama the Blues tak berjalan sesuai rencana. Ia kemudian menjadi pesakitan lantaran harus terasing ke Turki bersama Galatasaray. Pasca Cimbom, ia sempat bermain ke Qatar dan memperkuat Al-Duhail. Enam bulan di Timur Tengah, ia hanya mengepak satu gol dan satu assist dari 13 laga yang dimainkan. Masalah kebugaran menjadi penghalangnya untuk tampil gemilang lagi.
Belakangan, Ziyech dikaitkan bakal pulang ke Belanda dalam waktu dekat. Tim promosi LaLiga, Elche dilaporkan juga siap menampung jasanya. Namun belum ada negoisasi lanjutan terkait potensi kepindahanny ke tim baru.
Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com















