Tuchel: Bukan Neymar, Marquinhos Inti Permainan Tim

0
84
Tuchel: Bukan Neymar, Marquinhos Inti Permainan Tim
Sumber: Official Paris Saint-Germain

Vivagoal – Ligue 1 – Bagi Thomas Tuchel, kunci sukses dirinya membesut Paris Saint-Germain bukan Kylian Mbappe maupun Neymar, melainkan Marquinhos. Menurutnya, tanpa bek rasa gelandang tersebut, Les Parisiens tak akan bisa merebut enam trofi selama dua musim beruntun.

Neymar, Kylian Mbappe, Angel Di Maria tentu adalah sosok yang paling sering disebut-sebut sebagai kunci dominasi PSG di sepakbola Prancis sejak musim 2018/19. Total sudah ada dua gelar juara Ligue 1, dua piala Super Prancis, dan masing-masing satu Piala Prancis dan Piala Liga yang hadir di lemari trofi mereka.

Tentu ini adalah pencapaian yang luar biasa meski PSG sendiri masih belum begitu bisa berbicara banyak di kompetisi level Eropa, dan ketiga pemain yang disebutkan diatas kerap diklaim sebagai sumber permainan PSG di era kepelatihan Tuchel.

Namun mantan juru taktik Borussia Dortmund tersebut ternyata membantahnya. Menurutnya, Marquinhos adalah sosok penting dalam skema 4-3-3 yang bisa bertransformasi menjadi 3-5-2 atau 2-3-5.

Dengan posisinya sebagai bek sayap, bisa dibilang, Marquinhos memang jarang mendapat sorotan. Tapi dengan skema 4-3-3 yang kerap bertransformasi menjadi 2-3-5, peran Marquinhos sangat penting dalam skema serangan Tuchel termasuk punya andil besar dalam setiap penciptaan gol-gol PSG.

Bermain sebagai full-back, Marquinhos dituntut punya mobilitas tinggi dan kemampuan ofensif yang sangat baik, termasuk membangun koneksi dengan Mbappe, Di Maria dan Neymar untuk membongkar pertahanan lawan.

Marquinhos juga sangat krusial dalam taktik bertahan dan counter attack PSG-nya Tuchel saat dimainkan sebagai gelandang bertahan.

Jika melihat skema permainan PSG dibawah asuhan Tuchel yang kerap membongkar trio gelandang tengahnya, yakni Marco Verratti, Julian Draxler, Ander Herrera dan Idrissa Gueye, Marquinhos dituntut untuk selalu bisa tampil prima menjaga keseimbangan tim. Tak heran jika pesepakbola 28 tahun itu jarang sekali dicadangkan apalagi diistirahatkan oleh Tuchel.

“Marquinhos adalah jantung dan jiwa tim ini. Dia selalu bisa dimainkan sebagai jantung permainan.” ucap Tuchel seperti dilansir dari Le Parisien.


Baca Juga: 


“Dia itu berbakat, punya semua kualitas dan mentalitas pekerja keras. Kombinasi yang selama ini kami cari. Saat dimainkan di tengah, dia bisa membantu semua pemain karena punya kapasitas dan energi. Ketika main di belakang, dia juga sangat penting dan punya pengaruh besar.” jelas Tuchel.

“Di babak 8 besar Liga Champions musim lalu, dia begitu menentukan buat kami di Portugal, khususnya ketika melawan Atalanta, dan RB Leipzig.” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here