Tuchel Kirim Kode Ingin Reuni Dengan Pemain Kaca Barcelona - Vivagoal.com
Tuchel Kirim Kode Keras Ingin Reunian Dengan Dembele di Chelsea
Thomas Tuchel, Ousmane Dembele, Foto: dok Skanaa

Tuchel Kirim Kode Ingin Reuni Dengan Pemain Kaca Barcelona

A Hendra - January 22, 2022
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

VivagoalLiga InggrisOusmane Dembele dikabarkan sudah dipersilahkan pergi dari Barcelona setelah menuntut kenaikan gaji dalam negosiasi kontrak barunya. Manajer Chelsea, Thomas Tuchel pun mengirim kode ingin bereuni dengan mantan anak asuhnya itu di Stamford Bridge.

Kontrak Ousmane Dembele di Barcelona akan segera habis pada 30 Juni mendatang. Blaugrana dikabarkan sudah beberapa kali menyodorkan tawaran kepada pemain asal Prancis tersebut tapi semuanya ditolak agen Dembele.

Barca pun kehilangan kesabaran menghadapi pemain 24 tahun itu bersama agennya. Dengan tegas, kubu Blaugrana memberi tenggat waktu sampai 31 Januari untuk Dembele angkat kaki dari Camp Nou.

“Sudah ada negosiasi dengan Ousmane dan agennya sejak Juli. Selama enam atau tujuh bulan terus terjadi dialog. Barca sudah mengajukan tawaran, mencari cara agar dia bertahan bersama kami,” kata Mateu Alemany, Direktur Sepakbola Barcelona dikutip dari Sport.

“Tapi semua tawaran ditolak oleh agennya. Sekarang, 20 Januari, dengan 11 hari tersisa di bursa transfer untuknya memperbarui kontrak, sudah jelas bahwa dia tidak ingin bertahan di Barca dan tidak berkomitmen ke klub.


Baca Juga:


“Oleh karena itu, dengan skenario ini, kami sudah bilang kepadanya dan agennya bahwa mereka harus segera pergi dan menemukan transfer sebelum 31 Januari karena kami ingin pemain yang berkomitmen ke proyek ini.”

Di sisi lain, Tuchel melontarkan kode seperti ingin kembali mengulang cerita indah bersama Dembele dengan membuka ruang bereuni di Chelsea. Tuchel dan Dembele memang pernah bekerja sama selama semusim di Borussia Dortmund.

Namun di tahun 2017, Tuchel terpaksa pergi dari Signal Iduna Park dan menerima pinangan dari PSG. Di bawah arahan Tuchel, Dembele tampil sensasional dengan torehan 10 gol dan 21 assist dalam 49 penampilan.

(Photo: Twitter via Bolaskor.com)

“Ketika itu hanya setahun, seharusnya bisa lebih lama tapi saya perlu pergi dan dia akhirnya memutuskan hengkang. Sejak saat itu kami jarang berbicara. Kami bertemu di sana-sini karena kewajiban dia untuk timnas Prancis dan tentu saja, saya saat itu ada di Paris jadi kami ketemu ketika mereka mempersiapkan untuk tim nasional.” ucap Tuchel dikutip dari Metro.

“Dia seorang pemain yang sangat bagus dan dalam level terbaiknya. Saya sangat beruntung pernah melatih dia saat masih di Dortmund.

“Dia sedang dalam sebuah situasi. Saya betul-betul tidak tahu mengapa dia dalam situasi itu dan saya tidak tahu apa situasinya dan bagaimana detailnya. Saya tahu bagaimana perasaan para pemain saya jika dalam situasi seperti itu jadi lebih baik tidak bicara.” (IRM)

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com