
Zidane Kenang Momen-momen Indah Saat Berseragam Juventus
Vivagoal – Serie A – Legenda sepakbola Prancis, Zinedine Zidane baru-baru ini berbicara mengenai sejumlah momen indah semasa Ia meniti karir di Italia bersama Juventus, sebelum akhirnya pergi ke Real Madrid sebagai pemain termahal dunia.
Zinedine Zidane diboyong oleh Juventus pada bursa musim panas tahun 1996 silam. Zidane yang ketika itu berusia 24 tahun, ditebus Juventus dari Bordeaux dengan biaya 3,5 juta euro. Kehadiran Zidane ketika itu diharapkan bisa semakin menambah kreativitas dari lini kedua.
Zidane tiba di Kota Turin, satu musim setelah Juventus memenangi trofi Liga Champions pada musim 1995/96. Ia menyatakan bahwa Juventus mengajarkannya tentang keinginan untuk selalu menang di setiap pertandingan. Ia turut berbicara tentang hubungan baik dengan eks petinggi Juventus seperti Gianni Agnelli.

“Itu indah. Ketika saya datang dari Prancis, sepak bola di sana bagus, tapi tidak seindah di Juve. Saya mulai memahami arti kemenangan di sana, fakta bahwa kita harus melakukannya terus-menerus, bahkan saat bermain tandang. Di Prancis, kamu bisa lolos dengan kekalahan saat tandang. Di Juve, tidak pernah,” ujar Zidane dilansir Football Italia.
“Hal yang mengesankan bagiku adalah ketika aku bermain bagus, kami akan pulang pada pukul empat pagi. Dia (Gianni Agnelli) akan meneleponku pada pukul enam, berbicara padaku dalam bahasa Prancis, dan memuji penampilanku. Inilah jenis hal yang membuatnya menjadi seorang pria sejati.”
Baca Juga:
- VG ART COMPETITION: Syarat, Mekanisme, dan Total Hadiah Puluhan Juta Rupiah
- Diminati Man United, Bintang Crystal Palace Hanya Mau Main di UCL
- Zidane Siap Kembali Melatih, tapi Juventus Bukan Prioritas
- Manajer Chelsea Tak Menyesal Dapat Kartu Merah Lawan Liverpool
Semasa berseragam Juventus, Zidane tampil bersama deretan bintang Juventus, termasuk Alessandro Del Piero. Ia bahkan sempat membangun trio menyeramkan bersama Del Piero, dan Filipo Inzaghi, walau tidak berlangsung terlalu lama.
“(Dia, Del Piero) sangat baik, salah satu yang terkuat yang pernah ada di Italia. Saya beruntung bisa bermain bersama dia selama beberapa tahun, dan banyak pemain lain juga, seperti Padovano, Vieri, Boksic. Tapi Alex memiliki sesuatu yang istimewa,” tambahnya.
View this post on Instagram
Kebersamaan Zidane dan Juventus sendiri berakhir di musim panas 2001. Real Madrid dengan Florentino Perez menebus Zizou dari Juventus lewat kesepakatan 77,50 juta euro, yang ketika itu merupakan transfer termahal dunia.
“Kami sedang menghadiri makan malam gala di Munich. Florentino ada di sana, bersama 30 atau 40 orang lainnya. Dia memberikan saya sebuah sapu tangan dengan tulisan di atasnya, menanyakan apakah saya ingin bergabung dengan Real. Saya berpikir, kalau tidak pergi sekarang, aku akan tetap di Juve selamanya,” kenang Zidane.















