5 Fakta Nomor Terkutuk di Dunia Sepakbola

5 Fakta Nomor Terkutuk di Dunia Sepakbola

Heri Susanto - Juli 20, 2021
Dibaca Normal dengan Waktu Menit
  1. Arsenal (9)

Nomor 9 seakan menjadi kutukan di Arsenal. Tercatat, ada 8 pemain yang pernah menggunakan nomor ini sebagai juru gedor tim sejak 2006 macam Julio Baptista, Jose Antonio Reyes hingga Lukas Podolski. Namun sayangnya, statistik mereka terbilang kurang mumpuni. Total dalam 459 laga yang dimainkan penyerang-penyerang tersebut, hanya ada 51 gol yang tercipta.

Kedatangan Alexandre Lacazette yang menggunakan nomor tersebut pada musim 2017 juga tak banyak membantu. Saat ini, sang pemain baru mengepak 65 gol dalam 175 laga bersama Gunners. Statistik itu jelas berbanding terbalik kala ia masih memperkuat Lyon. Bersama Les Gones, Lacca sukses mengepak 129 gol dari 275 laga yang ia mainkan.

  1. Chelsea (9)

Seperti Arsenal, nomor 9 di Chelsea adalah kutukan. Dimulai dari Hernan Crespo yang didaratkan di awal era Roman Abramovic. Penyerang Argentina yang tadinya garang di Italia tak mampu berbuat banyak di Chelsea. Setelahnya, nasib sama juga dialami beberapa pemain lain macam Fernando Torres, Alvao Morata hingga Gonzalo Higuain. Nama-nama tersebut gagal mendulang banyak gol bagi the Blues.

Namun, Tammy Abraham mampu menjadi pembeda. Ia mampu menjaringkan 30 gol dari 82 laga yang dimainkan bersama Chelsea. Meski begitu, karirnya saat ini tengah tersendat lantaran kehadiran Timo Werner di lini depan tim.


Baca Juga:


  1. Barcelona (7)

Sejak kepergian David Villa, siapapun yang menggunakan nomor 7 di Barcelona bakal bernasib apes. Setelah Villa, berturut-turut nomor ini digunakan oleh beberapa pemain top macamPedro, Arda Turan, Coutinho dan saat ini, Griezmann. Hasilnya, berbagai nama tersebut tampil di bawah ekspektasi.

Uniknya, beberapa pemain macam Pedro dan Coutinho sempat tampil baik kala menggunakan nomr lain di Barcelona. Namun ketika nomor 7 disematkan, performa apik mereka seakan terhenti. Pun demikian dengan Griezmann, meski menggunakan nomor 7 di Timnas Prancis dan tampil hebat, hal yang sama tak bisa ia tularkan bersama Barcelona.