
Gaji Pemain Bakal Dipotong 50 Persen, Gelandang PSIS: Masih Bisa Dikurangi?
Vivagoal – Liga Indonesia – Gelandang PSIS Semarang, Septian David Maulana, merespons aturan renegosiasi kontrak gaji pemain dan pelatih yang ditetapkan oleh PSSI. Yang mana aturan tersebut tertuang dalam surat keputusan PSSI bernomor SKEP/53/VI/2020.
Dalam surat yang ditandatangani ketua umum PSSI, Mochamad Irawan, turut diatur soal nilai kontrak pemain dan pelatih. Khusus untuk Liga 1, gaji pemain dan pelatih akan dipotong 50 persen.
Septian David Maulana sendiri mengaku sudah membacanya di media. Tapi dia berharap angka tersebut tidak sepenuhnya menjadi patokan. Mantan pemain Mitra Kukar itu ingin nilainya bisa dikurangi.
Maka dari itu, Septian menghendaki agar klub membuka ruang negosiasi dengan pemain terkait nilai kontrak baru. Angka itu harus sama-sama disepakati sebelum diputuskan. Tapi menurut Septian, hingga saat ini belum ada pembicaraan dengan klub terkait renegosiasi kontrak.
Baca Juga:
- Arema Terpaksa Pangkas Bonus Para Pemain, Ada Apa?
- Persipura Enggan Gegabah Gelar Pemusatan Latihan
- Inspeksi GBLA, Begini Harapan Pelatih Persib Bandung
- Sibuk dengan Game Online, Rezaldi Pastikan Komitmennya Untuk Persija Jakarta
Andai nantinya klub tidak mampu memberi kurang dari 50 persen, Septian menyebut dirinya tidak akan memaksa karena dia juga paham kondisi yang tengah dihadapi klub akibat pandemi COVID-19.
”Kami berharap bisa di bawah 50 persen, semoga saja. Saya juga tidak tahu bagaimana dengan dana sponsor, dan misalkan tidak bisa, kami juga menyadari karena nanti pun tanpa suporter. Klub pastinya agak pusing tanpa kehadiran suporter.” kata Septian David Maulana.
Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















