Analisa Vigo: Harry Maguire Adalah Korban dari Busuknya Manajemen Manchester United!

Analisa Vigo: Harry Maguire Adalah Korban dari Busuknya Manajemen Manchester United!

Heri Susanto - Agustus 22, 2023
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal Berita BolaManchester United sempat menjadikan Harry Maguire sebagai salah satu bek termahal dalam sejarah sepakbola. Namun performa sang pemain sampai hari ini urung menunjukan status tersebut. Namun nyatanya, tak semua kesalahan ada di Maguire. Manajemen United turut andil dalam permasalahan tersebut.

Manchester United mengalahkan Manchester City dalam perburuan Harry Maguire dari Leicester City pada 2019 lalu. Mengalahkan rivalnya, dalam urusan transfer jelas menjadi sebuah momen yang bisa dikenang dibanding menjadi kompetitor utama dalam urusan meraih gelar. Soal hal tersebut, sudah ada Liverpool maupun Arsenal yang melakukannya.

Maguire kemudian menjadi sasaran tembak di United melalui berbagai aksi inkonsistensi yang dilakukan Maguire selama berbaju United. Rentetan blunder dilakukan pemain asal Inggris. Cermin diri sebagai bek tengah berharga 80 juta paun seakan menguap begitu saja. Pecinta sepakbola lumayan sibuk dengan meme dirinya dibanding aksinya di lapangan.

Namun semua berubah ketika tim dengan nama Manchester, diikuti dengan United tersemat kepada anda. Semua hal tak akan berjalan mudah. Ekspektasi terbilang tinggi di sana. Hasil tak sesuai selera bisa membuat anda tersungkur dengan mudahnya

Analisa Vigo: Harry Maguire Adalah Korban dari Busuknya Manajemen Manchester United!
Sumber: Twitter @ManUtd

Soal mereka yang dianggap kurang mumpuni,  sudah pemain besar yang terkapat mulai dari Radamel Falcao, Donny Van de Beek, Paul Pogba hingga Romelu Lukaku dan lainnya. Untuk urusan pelatih, David Moyes, Louis Van Gaal hingga Jose Mourinho pun dianggap gagal meski beberapa di antaranya mampu memberikan gelar juara.


Baca Juga:


Maguire pun masuk dalam gerbong yang sama. Namun untungnya, ia masih memiliki titik balik tatkala diandalkan di Timnas Inggris. Posisinya seakan tak tergantikan bersama tim Tiga Singa di tiga ajang berbeda yakni Piala Dunia 2018, Euro 2020 dan Piala Dunia 2022. Maguire

Meski bermain apik di ajang tersebut, sorot terhadap Maguire jelas tetap mengarah pada United lantaran setiap pekannya, ia akan selalu berada di sana sebagai pemain utama. Teror demi teror dari fans sempat didapatkan. Bahkan, namanya kerap dicemooh kala hasil buruk menerpa Setan Merah dalam berbagai ajang yang mereka mainkan jika tersemat nama Maguire dalam 11 pemain utama.

Di balik performa kurang impresifnya, Ole Gunnar Solskjaer sempat memberikan jabatan sebagai kapten tim pada 2020 lalu menggantikan Ashley Young yang putuskan angkat kaki. Meski dianggap memiliki kepemimpinan, tak serta merta performanya dianggap menunjukan impresi bagi klub.

Ia pun mendapatkan bala bantuan pada dua musim lalu tatkala Setan Merah mendatangkan Cristiano Ronaldo dan Raphael Varane. Nama terakhir diproyeksi memperkuat fondasi di lini belakang. Meski begitu, dirinya tak lepas dari kesalahan dan kesalahan. Posisinya juga kian berat lantaran harus bicara di depan media karena kekalahan tim yang mayoritas membuat dirinya kian terpojok.

Ketika anda tak tampil bagus. Sulit untuk mengatakan kepada seseorang dan mendapatkan rasa hormat dari mereka,” ucap mantan bek Manchester United, Nemanja Vidic dalam kanal Youtube Rio Ferdinand, Five. “Secara umum, kapten harus menujukan contoh dan bermain dengan baik serta berjuang untuk klub.”


Baca Juga:


Di bawah arahan Erik ten Hag, Manchester United mulai memberikan impresi dengan tampil prima di musim lalu. Namun mereka bermain tanpa kehadiran Harry Maguire lantaran perannya digantikan oleh Lisandro Martinez yang berduet dengan Varane di lini belakang. Pemain asal Inggris lebih banyak habiskan waktu sebagai pemain cadangan dan perannya tereduksi jauh dari musim-musim sebelumnya.

Masalah pun berlanjut ketika ten Hag mencoretnya sebagai kapten tim. Hal ini jelas menandakan dirinya tak lagi dipandang di tim utama. Pelatih asal Belanda memang dikenal tak pandang bulu kepada pemain yang tak masuk rencananya. Jangankan Maguire, Cristiano Ronaldo pun sempat merasakan dampaknya.

Maguire yang saat ini menjadi pesakitan dikaitkan bakal hengkang ke West Ham United di bursa musim panas. Negoisasi saat ini tengah berjalan meski kemungkinan dirinya hengkang terbilang tipis. Membuktikan diri untuk bisa bermain di tim utama jelas menjadi hal wajib baginya untuk mengeluarkan status sebagai pembelian termahal tim.

Analisa Vigo: Harry Maguire Adalah Korban dari Busuknya Manajemen Manchester United!
Sumber: Goal

Kompilasi dari buruknya peran Maguire juga tak hadir dalam ruang kosong. Selain memang dirinya yang tak kuat mendulang status sebagai bek termahal di dunia, manajeman Manchester United juga turut andil dalam kekacauan ini. Kala bersaing dengan City dalam memperebutkan sang pemain, mereka seakan memaksakan untuk unggul atas tetangganya dalam urusan perang harga yang membuat 80 juta paun seakan menjadi investasi yang terlihat percuma.

Selain Maguire, mereka juga pernah melakukan berbagai konsekuensi besar bagi tim macam kehadiran Donny van de Beek, memulangkan Paul Pogba, memecat Jose Mourinho dan tak mengabulkan permintaannya serta terkena trigger kala memulangkan Cristiano Ronaldo untuk kali kedua agar sang pemain tak merapat ke City. Masalah tersebut memberikan dampak bagi tim baik dari segi skema prestasi dan rentetan hal lain. United seakan memaksakan mendaratkan pemain yang seharusnya tak mereka datangkan.

Masalah dari masalah tersebut kini sudah mulai terurai dan pasca kepergian Ed Woodward, United tak lagi sama lantaran ten Hag seakan sudah diberikan kendali penuh di tim guna menyelesaikan berbagai prahara yang terjadi dalam tim.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com