Analisa Vigo: Menengok Murid-Murid Pep Guardiola

Analisa Vigo: Menengok Murid-Murid Pep Guardiola

Heri Susanto - August 15, 2023
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal Berita Bola – Kapastias Pep Guardiola sebagai pelatih tak perlu diragukan lagi. Sosok asal Spanyol banyak memberikan gelar bagi tim yang ditukanginya. Tak hanya itu, ia juga mulai melahirkan calon-calon pelatih potensial di masa mendatang. Saat ini, ia sudah memiliki tiga murid.

Pep pernah menukangi Barcelona, Manchester City dan Bayern Munich. Dalam perjalanannya, berbagai sosok yang pernah dilatihnya kini mulai menapaki karir sebagai juru taktik. Dari Barcelona, ada Xavi Hernandez, Bayern Munich menghasilkan Xabi Alonso. Manchester City pun tak ingin ketinggalan pasca hadirkan Vincent Kompany dan Mikel Arteta yang kala itu bertugas sebagai asistennya.

Untuk Alonso, pembahasan mungkin bisa dilanjutkan di lain hari lantaran ada fakta menarik soal dirinya lantaran tak hanya dilatih Pep Guardiola. Pemain asal Spanyol pernah ditukangi manajer terbaik macam Carlo Ancelotti, Rafa Benitez hingga Jose Mourinho.

Analisa Vigo: Menengok Murid-Murid Pep Guardiola
Pep Guardiola, Foto: dok Goal

Nama yang disebut terakhir sempat menjadi buah bibir kala loloskan Burnley ke Premier League musim kemarin dengan status sebagai juara Championship. Mereka seakan tak terbendung di kasta kedua. Pada pekan pertama Premier League 2023/24 akhir pekan kemarin, Pep bersua dengan Kompany dengan status serupa. Namun sang guru unggul jauh dari muridnya pasca menang 3-0.


Baca Juga:


Sebelumnya, kedua sosok ini pernah bertemu di ajang perempat final Piala FA musim kemarin. Kala itu, skor dua kali lebih parah dari hasi akhir Premier League akhir pekan kemarin. City menggasak Burnley dengan setengah lusin gol tanpa balas!

Untuk pola bermain, di Championship, mereka bermain lumayan fleksibel. The Clarets terbiasa memainkan possesion yang dikombinasikan dengan direct ball. Menarik untuk menantikan kiprah mereka di Premier League di bawah Kompany apakah bisa menjadi tim kejutan atau hanya numpang lewat sejenak.

Selain Kompany, Pep pernah mengajak Mikel Arteta masuk sebagai salah satu asistennya di City. Ia percaya kompatriotnya sudah paham seluk beluk Premier Laegue pasca lama memperkuat Everton dan Arsenal kala masih bermain.

Kehadiran Arteta awalnya diprediksi untuk menjadi suksesor Pep andai pelatih berkepala plontos itu tak lagi menukangi City suatu hari nantu. Namun yang terjadi, Arteta tak kuasa menolak tawaran Arsenal yang datang kepadanya apda 2019. Ia pun merapat ke mantan timnya dan menjadi rival Pep Guardiola di kancah domestik. Bahkan musim lalu, Gunners dan Sky Blues bersaing ketat memperebutkan gelar juara.


Baca Juga:


Arteta yang lumayan paham seluk beluk City tak ragu untuk membawa sepasang pilar the Sky Blues, Gabriel Jesus dan Oleksandr Zinchenko ke Arsenal guna mengakomodir taktiknya. Apa yang diperagakan Arteta bersama Arsenal seakan menjadi miniatur City. Secara performa, baik Gunners dan City hampir-hampir mirip. Mereka biasa memainkan bola dari kaki ke kaki guna membongkar pertahanan lawan.

Nama terakhir yang hadir dalam daftar adalah Xavi Hernandez. Sosok asli Catalan ditunjuk Barcelona untuk menggantikan pos Ronald Koeman yang dianggap gagal. Kala masih bermain, Xavi merupakan salah satu pilar penting dalam integral taktik yang dibawa Pep Guardiola bersama Barca beberapa musim lalu.

Dalam karirnya, Xavi sempat menukangi Al-Sadd lebih dahulu dan membawa tim mendulang kejayaan di Liga Qatar. Berbagai gelar domestik sempat ia persembahkan untuk klub sebelum dipanggil pulang oleh Barcelona. Di Barca, Xavi mulai menunjukan kelasnya sebagai juru taktik yang layak diperhitungkan.

Secara skema, apa yang diperagakan Xavi agak sedikit berbeda dengan Vincent Kompany dan Mikel Arteta. Alih-alih memainkan sepakbola aktraktif bersama Barca, permainan tim Catalan agak monoton. Ia sering membawa tim menang 1-0 dan permainan Barca agak lumayan defensif, sesuatu yang kurang mencerminkan pola Pep. Alih-alih mengikuti sang guru, permainan Xavi bersama Barca malah cenderung mirip dengan yang dilakukan Jose Mourinho.

Di luar berbagai nama tersebut, Pep masih memiliki sejumlah murid lain baik yang pernah bermain bersamanya maupun menjadi asistennya seperti Erik ten Hag, Enzo Maresca, Javier Mascherano hingga Thierry Henry. Pembahasan lain bisa dibicarakan di lain kesempatan.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com