
Dele Alli Merasa Tak Pantas Dapat Kartu Merah Saat Lawan Milan
Vivagoal – Serie A – Pilar veteran Inggris, Dele Alli coba lakukan pembelaan atas berbagai kritik yang Ia dapatkan pasca mendapat kartu merah dalam debutnya bersama Como 1907 melawan AC Milan di Liga Italia pekan lalu.
Dele Alli akhirnya bisa merasakan partai perdananya di Negeri Pizza. Alli diturunkan oleh pelatih Como, Cesc Fabregas untuk lakoni debut di pekan ke-29 Liga Italia lalu.
Fabregas memainkan eks Tottenham ini pada menit ke-81, untuk menggantikan Lucas Da Cunha. Sayangnya, debut pemain 28 tahun itu sama sekali tidak memuaskan terutama untuk tifosi Como.

Hanya 10 menit berselang, Dele Alli justru harus mendapat kartu merah dari pihak pengadil pertandingan. Ia dianggap melakukan hantaman yang membahayakan pada gelandang AC Milan, Ruben Loftus-Cheek.
Debut Dele Alli semakin mengenaskan karena Como pada akhirnya harus tumbang 1-2 dari AC Milan pada laga tersebut. Hal ini tentu bukan yang diinginkan Alli terlebih karena Ia sudah menantikan kesempatan main sejak datang di Bulan Desember 2024 lalu.
Baca Juga:
- Bek Australia Ini Ingin Hadapi Timnas Indonesia di Laga Debutnya
- Bek Australia Bocorkan Resep Kalahkan Indonesia
- Berpotensi Degradasi, Gasset Pastikan Akan Tetap Latih Montpellier
- Jepang Incar Kemenangan atas Bahrain untuk jadi Negara Pertama yang Lolos Piala Dunia 2026
Jika sebelumnya karena kebugaran, kini Alli pun harus kembali absen dari Como karena sanksi kartu merah. Alli kemudian menjelaskan lagi tentang apa yang sebenarnya ingin dilakukannya pada laga melawan Milan itu.
Menurutnya, Ia hanya berusaha untuk melakukan sesuatu untuk bisa menyelamatkan Como dari kekalahan. Pemain asal Inggris itu juga merasa bahwa di atidak bermaksud mencelakakan pemain lain, dan tak pantas mendapat kartu merah.
Welcome back Dele 💙 pic.twitter.com/W7fNznbvjl
— Como1907 (@Como_1907) March 18, 2025
“Ini merupakan perasaan yang spesial karena saya tahu perjalanannya. Saya jelas fokus pada permainan dan mencoba membantu tim. Kami tertinggal 2-1, jadi saya ingin maju ke depan. Aku ingin membantu, mencetak gol atau membantu tim melakukannya, hanya memainkan peran dan membalikkan keadaan,” ujar Dele Alli dilansir Goal.
“Bagiku, sudah jelas apa yang ingin dilakukan, itu adalah sebuah pelanggaran taktis. Kartu kuning taktis, tidak ada niat jahat atau paksaan, atau kecerobohan dalam tantangan tersebut. Kamu dapat melihat gambar-gambar setelah pertandingan di mana pemain saya menyentuh betisnya. Namun tidak ada kekerasan atau apapun. Jika kamu menjeda gambar tersebut, tentu saja itu terlihat buruk.”
Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com















