
Disingkirkan Spanyol, Mbappe: Permainan Prancis terlalu ceroboh!
Vivagoal – Piala Dunia 2026 – Kapten Timnas Prancis, Kylian Mbappe, memberikan penilaian jujur setelah Les Bleus gagal melangkah ke final Piala Dunia 2026. Ia mengakui timnya tampil di bawah standar sehingga tidak mampu menghentikan dominasi Spanyol sehingga tumbang 0-2.
Kekalahan tersebut mengakhiri harapan Prancis untuk tampil di final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun. Menurut Kylian Mbappe, kegagalan itu disebabkan oleh buruknya penerapan strategi dan kurang maksimalnya eksekusi para pemain di lapangan.
Ia menilai lini tengah menjadi area yang paling menentukan jalannya pertandingan. Spanyol mampu menciptakan keunggulan jumlah pemain sehingga Rodri dan Fabian Ruiz leluasa mengatur tempo permainan tanpa mendapat tekanan berarti.
“Kami kalah jumlah di lini tengah, tiga melawan dua. Menghadapi Spanyol dalam situasi seperti itu sangat sulit. Fabian dan Rodri memiliki terlalu banyak waktu untuk memainkan bola. Kami juga kurang berkomunikasi saat melakukan tekanan. Seharusnya kami menerapkan penjagaan satu lawan satu agar mereka dipaksa bermain lebih langsung dan mengikuti ritme kami,” ujar Mbappe dilansir Reuters.

Prancis sebenarnya datang ke semifinal dengan modal yang sangat meyakinkan setelah memenangi enam pertandingan sebelumnya dan mencetak 16 gol sepanjang turnamen. Namun, performa impresif tersebut tidak terlihat ketika menghadapi Spanyol.
La Furia Roja membuka keunggulan melalui penalti Mikel Oyarzabal pada menit ke-22 setelah Lucas Digne melakukan pelanggaran terhadap Lamine Yamal di kotak terlarang. Pedro Porro kemudian menggandakan keunggulan sebelum pertandingan memasuki satu jam permainan.
Mbappe mengungkapkan bahwa Prancis sejak awal berencana menekan tinggi untuk mengganggu penguasaan bola Spanyol. Akan tetapi, strategi tersebut gagal berjalan karena lawan mampu keluar dari tekanan dengan sangat baik.
Baca Juga:
- Arsenal Sudah Restui Kepindahan Bintangnya Menuju Besiktas
- Bintang Belgia Ungkap Rasa Bangganya Merapat ke Man United
- Lawan Inggris, Argentina Punya Duet Bek Terburuk No.1 Di Dunia
- Erick Thohir Buka Pintu Pencabutan Larangan Away, Begini Respons I League
“Kami tidak memainkan pertandingan seperti yang kami inginkan, baik secara teknis maupun taktis. Jika Anda tidak mampu menjalankan apa yang seharusnya dilakukan pada semifinal Piala Dunia, Anda tidak akan memenangkan pertandingan,” tegas Mbappe.
Selain masalah taktik, Mbappe juga mengkritik kualitas permainan timnya saat menguasai bola dan merasa Les Blues terlalu ceroboh. Menurutnya, terlalu banyak kesalahan teknik yang membuat Prancis gagal memanfaatkan peluang ketika ruang mulai terbuka.
“Kami terlalu ceroboh secara teknis. Kami tidak mampu melukai mereka ketika kesempatan itu datang,” tambahnya.

Pelatih Prancis, Didier Deschamps sempat mencoba mengubah jalannya pertandingan dengan menarik Adrien Rabiot pada awal babak kedua. Ia kemudian memasukkan Desire Doue serta Rayan Cherki, namun, perubahan tersebut tidak cukup untuk mengganggu dominasi Spanyol.
Mbappe sendiri gagal menambah koleksi golnya setelah sebelumnya telah mengemas delapan gol sepanjang turnamen. Meski demikian, sang kapten tidak mencari kambing hitam atas kegagalan timnya.
“Sebagai kapten, saya harus mengambil seluruh tanggung jawab dan saya tidak memiliki masalah dengan itu. Kami datang ke sini dengan target lolos ke final, tetapi kami gagal mewujudkannya,” pungkas Mbappe.
Selalu update berita bola terbaru seputar Piala Dunia 2026 hanya di Vivagoal.com















