Eks Barca Sebut Griezmann Salah Karena Gabung Barcelona - Vivagoal.com
Gerard Pique dan Antonio Griezmann tampak adu mulut lantaran kesulitan mengimbangi sengitnya pertarungan para pemain PSG. Barcelona kedatangan tamu Paris Saint-Germain pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (17/2/2021) dinihari tadi. Bermain di Camp Nou, Barcelona jelas lebih diunggulkan ketimbang PSG yang datang tidak dengan tim terbaiknya. Namun siapa sangka malam itu akan menjadi malam pesakitan bagi Barcelona. Hal ini tidak lepas dari pertarungan ketat yang berhasil diberikan PSG. Wakil Prancis itu menyerang tanpa kenal lelah. Dengan mengandalkan kegesitan para pemainnya khususnya Kylian Mbappe, PSG akhirnya membungkam Barcelona dengan skor 1-4. Rasa frustasi para pemain Barcelona tak tertahankan hingga ruang ganti. Dilansir dari Marca, Pique dan Griezmann terlihat saling tukar kata-kata kasar selama pertandingan berlangsung. "Ayo kuasai bola lebih lama, ayolah. S***an! Ayolah. Kuasai bola lebih lama!" teriak Pique kepada rekan setimnya. Griezmann kemudian membalas "Tenanglah, Geri, berhenti berteriak." Tak terima, Pique kemudian membalas "S***an kau, Grizzi. Kita menderita dan sudah seperti ini selama lima menit." Tak ingin perseteruan kedua rekannya berlanjut, Clement Lenglet, mencoba untuk menenangkan suasana dengan cara melakukan koordinasi man-marking. Akan tetapi upayanya tak berbuah manis di mana Pique tampak masih kesal dengan permainan rekan-rekannya. "Br****ek, kita berlari dengan gila," ketus Pique. "Saya juga berlari, loh," ucap Griezmann tak mau kalah. Transkrip percakapan pemain Barcelona cukup menggambarkan betapa frustasinya mereka dalam menghadapi tekanan yang diberikan oleh para pemain PSG.
Antoine Griezmann dan Gerard Pique, Barca Blaugrana

Eks Barca Sebut Griezmann Salah Karena Gabung Barcelona

Irman Maulana - February 23, 2021
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – La Liga – Eks Pemain Barcelona, Jeremy Mathieu mempertanyakan keputusan mantan rekannya, Antoine Griezmann yang memutuskan untuk bergabung ke Barca. Mathieu juga membela Clement Lenglet yang kerap menerima kritikan pedas.

Jeremy Mathieu yakin bahwa Antoine Griezmann melakukan kesalahan dengan meninggalkan Atletico Madrid lalu merapat ke Camp Nou. Sejak tiba di tahun 2019, Griezmann memang terlihat kesulitan untuk menunjukan performa terbaik seperti di Atletico secara konsisten saat ini.

Selama kurang lebih lima musim berada di Wanda Metropolitano, Griezmann bisa mencetak total 133 gol serta 50 assists dari 257 laga di semua ajang. Ia lalu menerima pinangan dari Barca dengan mahar sebesar 120 juta euro atau sekitar 2,06 triliun rupiah pada musim 2019/20.

Kedatangan Griezmann ini awalnya untuk bisa mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Neymar di lini depan Blaugrana. Tetapi Griezmann justru dianggap tak terlalu maksimal meski kerap tampil bersama Lionel Messi dan Luis Suarez.

Lambat laun, Griezmann memang mulai bisa tampil kembali produktif di musim ini, dengan mencetak 12 gol dan 10 assists dari total 34 laga. Namun, Mathieu tetap menliai bahwa pemain 29 tahun itu telah melakukan kesalahan karena pindah ke Barcelona.

“Griezmann tidak berada di level Atletico. Secara pribadi, menurut pendapat saya, adalah kesalahan bahwa dia datang ke Barcelona,”ujar Mathieu dilansir Goal

“Di Atletico dia adalah bagian yang sangat penting dan saya tidak tahu apakah dia begitu penting di Barcelona.”



Baca Juga:


Mathieu lalu memberikan komentarnya pada kiprah dari bek Barca, Clement Lenglet, yang dapat kritik keras. Lenglet dinilai jadi penyebab kekalahan Barca saat melawan Cadiz dan dilaporkan meninggalkan lapangan sambil menangis. 

Melihat hal tersebut, Mathieu pun memberikan dukungan untuk rekan negaranya itu. Menurutnya, Ia bisa mengerti apa yang dialami oleh Lenglet, karena Ia pernah merasakan masa sulit selama tiga musim di Barcelona.

“Saya mengalami waktu yang sangat buruk di tahun terakhir saya dengan Barcelona. Saya merasa kekalahan di Turin (di Liga Champions melawan Juventus) adalah kesalahanku,”ungkapnya.

”Tapi tidak mengerti mengapa mereka memilihku karena ada 11 pemain dalam sebuah tim sepak bola. Saya merasa sendirian di ruang ganti. Tidak ada yang menawarkan dukungan. Bagi saya, itu bukan sepakbola.

“Semua orang membunuh Lenglet sekarang, dan aku tahu seperti apa rasanya. Dia harus mencoba dan bersikap positif dan membalikkannya, dan mencoba yang terbaik.”

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com