Gagal Dominasi Serie A, Ini Empat Kendala Juventus Musim Ini

0
240
Pemain dan Pelatih Juventus Kompak Potong Gaji Empat Bulan Setelah Ditundanya Kompetisi

Vivagoal Serie A – Juventus tak terlalu mendominasi kompetisi Serie A musim ini. Beberapa kendala dinilai membuat mereka kesulitan menancapkan taring seperti musim-musim sebelumnya.

Juventus memang benar masih berada di pucuk klasemen Serie A. Namun raihan poin mereka tak sebanyak musim-musim sebelumnya di mana saat kompetisi memasuki pekan yang sama mereka sudah berhasil unggul hingga 10 poin banyaknya.

Baca juga: Lebih Butuh Vidal Ketimbang Eriksen, Conte Salah Rekrut?

Juventus sejatinya masih berada di pucuk klasemen Serie A. Tetapi raihan poin mereka tak sebanyak seperti di beberapa musim sebelumnya dimana saat kompetisi memasuki pekan yang sama mereka sudah berhasil unggul hingga 10 poin banyaknya.

Di musim ini, Si Nyonya Tua harus bekerja ekstra keras. Pasalnya mereka hanya unggul satu angka dari Lazio di peringkat dua dan Inter Milan yang tertinggal tiga angka saja di bawahnya.

Melihat situasi Juventus saat ini, Ronaldo.com menyebut setidaknya ada empat kendala yang membuat anak asuh Maurizio Sarri tersebut tak mampu melaju sekencang musim-musim sebelumnya. Berikut empat masalah tersebut;

  1. Tampil Buruk Lawan Tim Kecil

Saat masih dilatih oleh Massimiliano Allegri, Juventus bisa dengan mudah menjaga konsistensi penampilan terutama saat bertemu tim-tim kecil Serie A. Namun situasi berbeda terjadi saat Maurizio Sarri melatih.

Pelatih asli Italia tersebut tampak kesulitan membongkar pertahanan ketat tim-tim kecil. Terbaru mereka menelan kekalahan 1-2 saat bersua Hellas Verona.

  1. Jomplangnya Ketajaman Ronaldo dan Pemain Lain

Cristiano Ronaldo berhasil mengukuhkan diri sebagai mesin gol Si Nyonya Tua. Tercatat pemain asal Portugal itu sudah membukukan 24 gol dari 29 penampilan di semua ajang, 20 diantaranya datang di Serie A.

Namun ketajaman Ronaldo tak bisa diimbangi oleh penyerang Juve lainnya. Sebut saja Paulo Dybala baru mengemas enam gol sedangkan Gonzalo Higuain baru mengemas lima gol. Saat Ronaldo absen, jelas tim kesulitan menciptakan gol-gol penting.

  1. Banyak Pemain Kurang Bersinar

Pavel Nedved dan Fabio Paratici bergerak aktif pada musim panas kemarin. Sederet nama top berhasil mereka datangkan seperti Aaron Ramsey, Adrien Rabiot serta Matthijs de Ligt berhasil menjadi wajah baru dalam tim asal Turin.

Baca juga: Manggung di 16 Besar UCL, Atalanta Diminta Redam Euforia

Namun sayangnya kontribusi mereka terbilang masih sangat minim. Tak hanya pemain baru, nama-nama seperti Danilo dan Gonzalo Higuain dianggap belum menunjukkan dampak signifikan. Situasi diperparah dengan Douglas Costa dan Sami Khedira yang mengalami cedera.

  1. Sarriball Tak Berjalan Mulus

Pelatih anyar mereka, Maurizio Sarri datang dengan menerapkan skema Sarriball-nya. Ia menekankan permainan dengan dominasi total dan kontrol bola maksimal.

Namun alih-alih membawa Juventus tampil padu seperti Napoli, Sarri justru membuat para pemain yang dulunya bersinar di era Allegri justru meredup. Mereka kesulitan mencerna permainan Sarriball yang dipraktekkan saat ini.

Mudahnya, Sarriball cukup ampuh ketika Juve bertemu dengan tim-tim yang bermain terbuka. Namun saat bertemu lawan-lawan yang notabene di bawah mereka, Sarriball tak menemui jalan keluar atas pertahanan yang begitu rapat.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here