Gagal Penalti di Euro, Rashford: Padahal Saya Bisa Cetak Penalti Sambil Tidur
Marcus Rashford, Foto: dok Republika

Gagal Penalti di Euro, Rashford: Padahal Saya Bisa Cetak Penalti Sambil Tidur

Raffy Faraz - Juli 13, 2021
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Liga Inggris – Marcus Rashford menjadi salah satu eksekutor gagal dalam adu penalti dan menyebabkan Inggris kalah pada final Piala Eropa 2020. Padahal, Rashford sangat yakin mampu menyelesaikan tugas itu dengan sangat baik.

Bomber Manchester United, Marcus Rashford maju sebagai penendang ketiga saat Inggris berhadapan dengan Italia di final Piala Eropa 2020, Senin (12/7) dinihari WIB. Ia masuk dari bangku cadangan untuk menggantikan Jordan Henderson.

Rashford sejatinya berhasil mengecoh kiper Italia, Gianluigi Donnarumma tapi sepakannya justru mengenai tiang gawang. Alhasil, skor adu penalti tetap 2-2 setelah sebelumnya Inggris bisa menjaringkan bola melalui sepakan Harry Kane dan Harry Maguire.

Namun, Italia kemudian berbalik unggul setelah Federico Bernardeschi memperdaya Jordan Pickford. Petaka bagi Inggris karena dua penendang penalti berikutnya, Jadon Sancho dan Bukayo Saka juga gagal menjaringkan bola. Kegagalan tersebut membuat Italia berhak atas trofi juara Euro 2020.


Baca Juga:


Rashford merasa dengan tidur pun ia bisa mencetak gol melalui penalti. Pemain 23 tahun itu pun cukup heran dengan kejadian yang Ia alami pada partai pucak  Piala Eropa 2020 itu.

Khusus untuk Rashford, ia mengaku sangat terpukul dengan kegagalannya mengirim bola masuk ke gawang. Ia pun kemudian berinisiatif menuliskan permintaan maaf pada publik lewat akun sosial media pribadinya.

“Hanya sebuah penalti yang diminta dari saya untuk bisa berkontribusi kepada tim. Saya sebenarnya bisa mencetak penalti sambil tertidur, namun saya tidak tahu kenapa dengan yang satu ini?” tulisnya di akun @MarcusRashford.

“Kejadian itu masih terus bermain-main di kepala saya, terus menerus ada sejak saya gagal menendang bola dan mungkin takkan ada kata-kata yang bisa menjelaskan bagaimana perasaan saya.

“Setelah 55 tahun (Piala Dunia 1966) kami bisa sampai final dan satu penalti akan merubah sejarah. Namun yang bisa saya ucapkan hanyalah maaf. Saya berharap kejadiannya berbeda.” (IRM)

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com