Kalah Dari MU, Presnel Kimpembe: Pemain PSG Terlalu Lambat

0
254
Kalah Dari MU, Presnel Kimpembe: Pemain PSG Terlalu Lambat
Sumber: Bolaokezone

Vivagoal – Liga Champions – Ada beberapa hal yang disebut Presnel Kimpembe sebagai penyebab Paris Saint-Germain takluk dari Manchester United. Yang utama adalah soal ketidakmampuan para pemain Les Parisien mengimbangi kecepatan para penyerang Setan Merah.

Paris Saint-Germain menelan kekalahan perdananya di ajang Liga Champions musim 2020/2021 saat bersua Manchester United, Rabu (21/10) dinihari WIB. Bermain di Stadion Parc des Princes, pada matchday 1 Grup H, PSG takluk 1-2.

Bermain dengan kekuatan terbaiknya, seperti Angel Di Maria, Neymar, Kylian Mbappe, Keylor Navas dan Ander Herrera, lini serang Les Parisiens justru kerap gagal menuntaskan peluang yang didapatnya.

Padahal, berdasarkan catatan pertandingan yang dilansir dari Opta, PSG bisa melepaskan 14 percobaan selama 90 menit laga berlangsung. Namun, dari jumlah sebanyak itu, hanya ada lima yang on target dan satu yang berujung gol.

Saat lini depan banyak dapat catatan, barisan belakang Paris Saint-Germain juga sangat mudah ditembus. Masih merujuk pada catatan Opta, MU yang cuma punya 39 persen penguasaan bola tetap bisa membuat 14 attempts dengan 6 on target.

Bahkan, gol kemenangan MU yang dicetak oleh Marcus Rashford tercipta karena ketidakmampuan para pemain belakang PSG mengimbangi kecepatan pemain internasional Inggris tersebut dan akhirnya dengan mudah merobek gawang Keylor Navas.


Baca Juga:


“Tidak perlu penjelasan panjang lebar. Kami tidak bermain bagus. Kami seperti tidak tahu harus melakukan apa saat berduel. Kami begitu lamban. Bermain seperti itu sangat merugikan kami.” sembur Kimpembe dilansir Sky Sports.

“Kami tampil memalukan, kami tidak bisa mengakhiri laga dengan baik. Tapi kami harus segera move on dan siap untuk laga berikutnya.” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here