Kesedihan Kiper Termahal Dunia yang Jadi Cadangan di Chelsea - Vivagoal.com
Kepa Sedih! Berstatus Kiper Termahal Tapi Cuma Cadangan di Chelsea
Kepa Arrizabalaga, Foto: dok Liga Olahraga

Kesedihan Kiper Termahal Dunia yang Jadi Cadangan di Chelsea

A Hendra - September 7, 2021
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

VivagoalLiga Inggris – Kepa Arrizabalaga pernah berkontribusi terhadap sukses Chelsea meraih gelar juara sekaligus menyandang status kiper termahal di dunia. Tapi kedatangan Edouard Mendy, membuat statusnya berubah menjadi kiper pelapis.

Kepa Arrizabalaga didatangkan Chelsea dari Athletic Bilbao pada musim panas 2018 lalu. Tak main-main, tebusannya yang mencapai 80 juta euro membuat statusnya jadi kiper termahal dunia. Sebuah rekor tersendiri untuk seorang penjaga gawang yang masih bertahan sampai saat ini.

Reputasi dan talenta Kepa dikenal sebagai kiper lincah, punya reaksi cepat, piawai mengoper bola dan punya refleks bagus. Sehingga membuat Chelsea tak ragu menebusnya dengan harga selangit sebagai pengganti Thibaut Cortouis yang hijrah ke Real Madrid.

Kepa pun berhasil mengawali kariernya di Chelsea dengan gemilang lewat torehan enam clean sheet beruntun dalam 12 laga beruntun pada musim perdananya. Di sejumlah momen, Kepa bisa menunjuukan kepiawaiannya ketika menahan tendangan penalti.


Baca Juga:


Di semifinal Liga Europa 2019 menghadapi Eintracht Frankfurd, Kepa lagi-lagi pamer aksi dengan menghalau dua penalti untuk meloloskan Chelsea ke final. Trofi Liga Europa pun sukses didapat usai menggulung Arsenal 4-1. Jika bukan karena aksi Kepa di babak semifinal, boleh jadi cerita akan berbeda untuk The Blues.

Tapi memasuki awal musim 2019/2020, situasi mulai berubah. Kepa yang dulu begitu tangguh di bawah mistar gawang Chelsea mulai akrab dengan blunder. Posisinya pun mulai terpinggirkan sejak Chelsea mendatangkan Edouard Mendy pada musim panas 2020.

Tercatat, Kepa cuma tampil sebanyak 14 kali di semua kompetisi sepanjang musim 2020/2021 kemarin. Kondisi itu membuatnya lantas dicoret dari Timnas Spanyol di ajang Piala Eropa 2020. Jelas itu menjadi kemunduran prestasi bagi Kepa karena kini lebih sering jadi penghangat bangku cadangan.

Memasuki musim baru, situasi Kepa di Stamford Bridge belum berubah. Total dari tiga laga yang sudah dimainkan, ia belum sekalipun dipercaya mengawal gawang The Blues di ajang Premier League. Kepa pun curhat tidak enaknya hanya jadi penonton di saat rekan satu timnya bertanding.

“Semua ingin main. Semua orang ingin jadi starter di hari Sabtu dan Minggu,” ujar Kepa kepada Radio Marca.

“Untuk pemain outfield, ada peluang untuk masuk, tapi kiper jelas tidak akan main. Ini tidak mudah. Hari pertandingan ketika Anda tidak dimainkan itu sulit.”

“Di titik itu Anda perlu menerima peran. Bantu sebisa mungkin. Di sepanjang pekan, di setiap harinya, ngotot. Lakukan itu untukmu, bukan untuk orang lain, hanya untuk bersiap-siap. Terus mengasah diri dan siap ketika diberi kesempatan atau untuk keadaan apa pun.” (IRM)

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com