Legenda Barcelona Pilih Mourinho Ketimbang Pep Guardiola

0
506
Eto'o Mourinho
(Photo Credit CHRISTOPHE SIMON/AFP via Getty Images)

VivagoalLa LigaMeski meraih banyak gelar bersama Barcelona, penyerang legendaris mereka Samuel Eto’o lebih memilih Jose Mourinho ketimbang mantan pelatih Barca, Josep Guardiola.

Samuel Eto’o menjadi salah satu pemain yang paling beruntung di muka bumi ini, karena memiliki kesempatan berkolaborasi dengan dua pelatih hebat, yakni Jose Mourinho dan Pep Guardiola. Bersama kedua pelatih itu, Eto’o sukses menggondol berbagai gelar bergengsi sepakbola.

Barcelona menjadi tempat kesuksesan pertama Eto’o dalam karir sepakbolanya. Mantan penyerang asal Kamerun itu menghabiskan waktu lima tahun yang gemilang di Camp Nou pada medio 2004-2009.

Ia jadi bagian dari kegemilangan Barcelona ketika meraih treble winner pada musim 2008/09 dibawah komando Pep Guardiola. Sukses bersama Barca, Ia lalu hengkang menuju Inter Milan satu musim setelahnya.

Disana, Eto’o kembali berhasil meraih berbagai kesuksesan bersama dengan memberikan treble winner untuk Inter Milan. Kala itu, Inter tengah dilatih oleh seorang  Jose Mourinho.


Baca Juga:


Meski bermain lebih lama dan meraih banyak gelar di Barca, Eto’o mengatakan jika Ia lebih memilih Mourinho ketimbang Guardiola. Ia lebih menyukai gairah dari seorang The Special One di ruang ganti, daripada sosok karismatik seperti Pep Guardiola.

“Saya lebih berteman dengan gaya Jose Mourinho. Ini masalah gaya, mereka masing-masing punya cara sendiri, saya lebih suka Jose Mourinho.

“Namun, Pep adalah pelatih top, jadi saya tidak berpikir kamu bisa membuat keputusan. Tapi, saya dapat memberitahumu bahwa tidak ada pelatih lain, tidak ada manajer lain, yang akan memotivasi para pemainnya sebanyak Jose. Mourinho melakukannya, bagi saya treble dengan Jose adalah yang spesial.

“Sekarang ada lebih banyak pelatih dengan gaya mereka sendiri. Namun, dalam hal memotivasi dan memaksimalkan pemain mereka, itulah Jose Mourinho. ”

Hingga kini Eto’o masih menjadi satu-satunya pemain yang mampu meraih treble winner secara beruntun dengan dua tim yang berbeda di Eropa. Ia memutuskan untuk pensiun pada tahun 2019 lalu setelah menjalani karir selama 22 tahun sejak tahun 1997.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here