
Obrolan Vigo: Borussia Moenchengladbach yang Menggali Tambang Emas Bernama Kevin Diks
Vivagoal – Berita Bola – Borussia Moenchengladbach melakukan langkah strategis untuk mengamankan Kevin Diks. Ada dua sisi yang dipetik dari potensi kehadiran sang pemain. Pertama, ia bisa memperkuat komposisi tim untuk di musim depan dan kedua, tingginya eksposur yang bakal didapatkan Die Fohlen atas kedatangannya.
Kontrak Diks bersama FC Copenhagen memang akan rampung pada Juni 2025 mendatang. Ia memutuskan tak menambah masa bakti bersama tim asal Denmark itu. Pemilik satu caps bersama Timnas Indonesia bisa melakukan negoisasi dengan tim manapun di Januari 2025 kemarin guna membicarakan perihal pra-kontrak.
Gladbach pun datang memberikan penawaran guna hadirkan sang pemain menggalang lini pertahanan tim besutan Gerardo Seoane itu di musim depan. Gladbach memang membutuhkan tambahan kekuatan di poros belakang guna merestorasi performa tim.

Foto: VIVAGOAL/Amirul Mukmin
Kehadirannya di tim bisa menjadi bayangan Joe Scally lain dalam tim. Pasalnya, sosok asal Amerika Serikat bisa bermain di lintas posisi pada poros pertahanan entah sebagai fullback kanan, bek tengah atau mentas di sisi kiri. Hal ini akan membuat Seoane memiliki berbagai opsi menarik untuk meracik timnya.
Secara performa, Diks memang bisa diandalkan sama baiknya entah sebagai fullback kanan maupun bek tengah. Dalam beberapa momen bersama Copenhagen di musim ini, ia kerap menajdi pembeda. Total. 10 gol serta empat assist sudah ia persembahkan bersama tim asal Skandinavia dalam 34 laga di lintas kompetisi.
Baca Juga:
- Obrolan Vigo Roy Keane: Si Pemarah di Dalam Maupun Luar Lapangan
- Obrolan Vigo: Adrien Rabiot yang Bertransformasi Menjadi Senjata Rahasia Marseille
- Obrolan Vigo: Frenkie De Jong Adalah Langkah Mundur Bagi Barcelona
- Obrolan Vigo: Langkah Bijak Adalah Kunci Terbaik Bagi Fiorentina
Ia pun dikontrak hingga 2030 mendatang guna mentas di Borussia Park. Sang pemain menjadi orang Indonesia pertama yang nantinya bakal mentas di Bundesliga. Ia pun merasa senang dengan kesempatan bisa memperkuat salah satu tim tradisional Jerman itu.
“Saya senang bisa pindah ke Borussia. Gladbach adalah klub besar di Jerman. Saya antusias dengan masa depan saya nanti, tapi saya masih punya target penting untuk diraih bersama klub saya sekarang dan saya tidak sabar menantikan aksi bersama FC Copenhagen di paruh kedua musim,” ujar Diks pada situs resmi klub ketika diresmikan.
Level bermainnya memang ada di atas rata-rata pemain Indonesia. Pasalnya, jika dibandingkan dengan pemain keturunan lain, rekam jejaknya terbilang lumayan mentereng. Ia pernah mentas di level top bersama Vitesse, Feyenoord, Fiorentina, Empoli hingga Aarhus sebelum putuskan mentas di Copenhagen.

Selain itu, dari sisi followers di Instagram, Diks sudah jauh mengalahkan timnya. Saat ini, followersnya ada di angka 1,5 juta. Sementara itu Gladbach baru mencapai 1,1 juta. Angka yang disebut terakhir berpotensi akan terkerek naik terlebih ketika sang pemain sudah resmi mengepak caps pertamanya untuk Die Fohlen di musim depan.
Kenaikan eksposur di Sosial media sempat dirasakan dengan baik oleh beberapa klub macam Ansan Greeners, Tokyo Verdy hingga Lechia Gdansk ketika mereka memiliki beberapa punggawa Timnas Indonesia macam Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan dan Egy Maulana Vikri.
Baca Juga:
- 5 Fakta Pelatih yang Mampu Menghentak LaLiga
- 5 Fakta Penyerang Underrated Terbaik yang Sempat Mentas di LaLiga
- 5 Fakta Nasib Wonderkid Pilihan Lionel Messi di Tahun 2016
- 5 Fakta Pemain Terbaik MLS Sepanjang Masa
Secara rating pertandingan, ada kemungkinan Gladbach bisa saja bersaing dengan berbagai tim macam Bayern Munich, Borussia Dortmund hingga Bayer Leverkusen pasca Diks mentas. Tingginya fanatisme penonton Indonesia terhadap pertandingan sepakbola, terlebih ketika ada stasiun tv lokal yang menyiarkan Bundesliga tampil bisa menuai tuah bagi mereka.
Bahkan andai nantinya Diks mampu menuai performa luar biasa, bukan hal yang aneh jika nantinya banyak orang Indonesia yang menyaksikan Gladbach mentas di Borussia Park layaknya kita menjumpai turis Korea Selatan yang masif menonton match Tottenham Hotspur lantaran kehadiran Son Heung-min.
Apapun alasan dari kedatangan Diks, Gladbach memang terbilang peka dalam transfer sang pemain. Terlebih jarang kita melihat rekrutan Die Fohlen yang hanya sekedar numpang lewat di tim utama. Melalui Diks, Gladbach seakan tengah menggali tambang emasnya sendiri bagi klub dan perluasan sayap tim secara global. Apalagi andai mereka nantinya bisa mengungi satu spot di kompetisi Eropa macam Conference League atau Europa League di akhir musim.
Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com















