Obrolan Vigo: Jeda Internasional yang Amat Merepotkan

Obrolan Vigo: Jeda Internasional yang Amat Merepotkan

Heri Susanto - November 23, 2023
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Berita Bola – Jeda Internasional menjadi salah satu agenda FIFA yang melibatkan lintas kontingen guna menggelar berbagai laga kualifikasi, persahabatan atau apapun bentuknya. Agenda ini jelas merepotkan lantaran dihelat di tengah padatnya jadwal kompetisi yang melibatkan berbagai klub.

Setiap tahunnya di berbagai bulan seperti Maret, Mei atau Juni Agustus atau September, Oktober dan November selalu ada hajatan besar yang melibatkan berbagai negara di lintas kompetisi di bawah naungan FIFA entah dimainkan di UEFA, AFC, CONMEBOL, CAF, CONCACAF hingga OFC.

Bahkan, agenda sempat lumayan rapat tatkala pandemi COVID-19 terjadi. Helatan besar macam Euro 2020 harus digeser setahun berselang dan Piala Dunia 2022 dimainkan pada Desember. Situasi ini jelas kurang ideal bagi para pesepakbola lantaran jadwal yang mereka mainkan lumayan padat.

Dengan kehadiran jeda internasional, biasanya kompetisi domestik lumayan mengalah guna mengakomodir jadwal mereka bermain. Tak jarang dalam satu pekan, tersemat dua pertandingan entah dalam ajang liga maupun kompetisi Piala. Kondisi ini jelas kurang ideal bagi para pemain yang hadir di sana.


Baca Juga:


Tak jarang, mereka yang bermain membela negaranya datang dalam kondisi yang lumayan kelelahan.  Bahkan, jadwal musim panas yang seharusntya dipakai berlibur harus diagendakan untuk melangsungkann laga antar negara. Akibatnya, cedera bagi mereka yang main di Timnas seakan menjadi momok yang menakutkan baik bagi sang pemain maupun klub yang dibelanya. Situasi ini merupakan agenda yang kerap berulang dan solusinya. Masalah cederanya pemain biasa diklaim sebagai FIFA Virus.

Untuk agenda terdekat kala jeda internasional November 2023 misal, berbagai pemain seperti Gavi, Eduardo Camavinga, Son Heung-min, Erling Haaland, Warren Zaire Emery dan sederet nama lain sempat mengalami berbagai masalah cedera untuk negaranya masing-masing. Berbagai variasi cedera dialami oleh berbagai nama di atas. Gavi merupakan sosok yang lumayan parah harus menepi.

Obrolan Vigo: Jeda Internasional yang Amat Merepotkan
Sumber: Goal

Gelandang andalan Blaugrana ini mengalami masalah pada ligamen lututnya. Masalah tersebut berpotensi menutup musimnya lebih cepat bersama Barcelona. Bahkan, kehadirannya untuk membela La Furia Roja di ajang Euro 2024 mendatang dipastikan lumayan tipis lantaran masifnya waktu yang dibutuhkan guna memulihkan cederanya.

Untuk pemain yang cedera, biasanya Timnas maupun klub saling kolektif guna membiayai program pemulihan cederanya pemain. Bahkan, FIFA sudah membuat regulasi bakal menalangi biaya cedera yang didapatkan pemain, entah dalam sesi pertandingan maupun latihan kepada klub. Dalam butir poin yang tersemat dalam regulasi mereka, klub akan menerima kompensasi finansial andai pemain yang cedera absen lebih dari 28 hari.


Baca Juga:


Biaya kompensasinya pun terbilang beragam. Untuk kasus Gavi, Barcelona bakal menerima biaya ganti rugi di angka 3 juta Euro untuk enam bulan cedera yang diderita. Angka tersebut merupakan kumulasi dari biaya harian sebesar 20 ribu Euro per hari. Semakin banyak waktu Gavi absen, semakin besar kompensasi yang bakal didapatkan Barcelona.

Namun masalah yang didapat Barcelona, dalam cedera Gavi tak sesederhana itu. Wonderkid Spanyol merupakan pemain penting dalam intergral sistem Xavi Hernandez. Dana 3 atau 5 juta Euro sebagai bentuk kompensasi jelas terbilang kecil untuk mencari pengganti yang sepadan dengan sang pemain di musim dingin nanti. Hal ini jelas merugikan Azulgrana dari berbagai sisi.

Tak hanya kasus Gavi, berbagai pemain yang cedera, berapapun kompensasi yang diberikan klub jelas tak akan cukup menggantikan krusialnya peran sang pemain. Jeda internasional, pada akhirnya akan merepotkan berbagai stakeholder macam pelatih, klub, pemain itu sendiri dan fans yang mungkin menantikan kehadirannya.

Lantas siapa pihak yang diuntungkan? FIFA dan Timnas. Mengapa? FIFA diuntungkan karena ada hak siar besar yang tersemat di dalam pemasukan mereka. Sementara Timnas bisa mendapatkan pemain terbaik dari berbagai klub tanpa memikirkan bagaimana kelak pemain andalannya cedera karena bisa mendapatkan opsi dari tempat lain.

Lantas di tengah jeda internasional yang berstatus kualifikasi atau laga persahabatan, siapa pula yang mau menonton laga kualifikasi di tengah kompetisi sepakbola dihelat?

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com