Obrolan Vigo: Luis Figo, Gelandang Flamboyan dari Portugal

Obrolan Vigo: Luis Figo, Gelandang Flamboyan dari Portugal

Heri Susanto - November 4, 2021
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal Berita Bola Jauh sebelum Cristiano Ronaldo bersinar, Portugal sempat memiliki ikon lain dalam diri Luis Figo. Pemain kelahiran Almada, 4 November 1972 sukses menjadi salah satu gelandang terbaik di dunia pada masanya.

Figo, mengawali karir di tim terbesar Portugal, Sporting CP. Ia tak butuh waktu lama untuk mencuri perhatian lewat aksi-aksinya di sisi kanan penyerangan. Figo mampu persembahkan Taca de Portugal pada 1994/95 sebelum menerima pinangan Barcelona pada 1995/95. Bersama Sporting, Figo mampu bukukan 129 laga di lintas kompetisi dan 16 gol serta 18 assist dalam karirnya mulai dari 1989 hingga 1994.

Figo mendarat ke Barcelona dengan mahar 2,25 juta Paun. Sebelum mendarat ke Barca, ia sempat diminati Juventus dan Parma. Bersama Barca, ia menuai banyak kesuksesan. Berbagai gelar macam sepasang La Liga, dua gelar Copa del Rey, satu Piala Super Spanyol, satu gelar Piala Winners dan satu gelar Piala Super Eropa pernah diraihnya selama mentas di Kota Catalan.

Barcelona di pertengahan 90an memang menjadi tim yang lumayan disegani. Mereka memiliki trisula maut dalam diri Luis Figo, Rivaldo dan Patrick Kluivert. Kombinasi ketiganya memang terbilang mematikan. Gigo bisa memberikan assist dari sisi sayap. Sementara Rivaldo dengan kreatiivitasnya mengkurasi lini tengah dan Kluivert mampu berperan sebagai finisher ulung di lini depan.

Meski karirnya terlihat menarik di Barcelona. Namun, Figo nyatanya merasa tak dihargai kala masih berseragam merah-biru. Hal tersebut sedikit banyak mematik keinginannya untuk hengkang ke tim rival di masa mendatang, Real Madrid.


Baca Juga:


“Pernah ada waktu ketika saya pikir [tekanan] itu tidak akan terjadi. Tapi itu bukan hanya tentang olahraga dan faktor keuangan, ada orang lain yang terlibat. Selalu ada saat-saat ketika Anda memiliki keraguan, Anda berpikir banyak tentang apakah akan melakukan sesuatu, sampai akhirnya Anda mengambil keputusan dan tidak ada akan kembali.”

“Dalam pertimbangan terakhir, sama seperti profesi lainnya, jika Anda tidak benar-benar merasa 100 persen diakui atas apa yang telah Anda berikan dan dan apa yang Anda lakukan dan pada saat bersamaan, Anda memiliki penawaran dari tempat lain, Anda pasti berpikir tentang membuat perubahan. Dan itulah yang terjadi. Saya tidak berbicara tentang fans, tetapi tentang mereka yang mengelola dan mengendalikan klub,” tambahnya.

Bersama Barca, Figo sudah mengepak 248 pertandingan di lintas kompetisi dengan torehan 45 gol dan 51 assists.