Obrolan Vigo: Nemanja Vidic, Benteng Kokoh dari Serbia - Vivagoal.com
Obrolan Vigo: Nemanja Vidic, Benteng Kokoh dari Serbia

Obrolan Vigo: Nemanja Vidic, Benteng Kokoh dari Serbia

Heri Susanto - October 26, 2021
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal Berita Bola – Manchester United saat ini mungkin tengah bermasalah dengan lini pertahanan mereka. Namun pada pertengahan milenium, Setan Merah memiliki benteng kokoh dari Serbia dalam wujud Nemaja Vidic.

Sebelum bergabung dengan United, Vidic bukanlah sosok yang populer di kalangan pecinta sepakbola. Sebelum gabung United, Vidic sempat mentas bersama tim yang jauh dari hingar bingar macam Red Star Belgrade dan Spartak Moscow. Hal tersebut membuatnya berbeda dengan tandemnya di jantung pertahanan, Rio Ferdinand.

Sejak belia, Rio memang digadang bakal menjadi bek masa depan Inggris. Ia sempat memperkuat West Ham dan Leeds United sebelum berlabuh bersama United. Kombinasi keduanya di United kelak bakal menghadirkan kesuksesan bagi Setan Merah.

Vidic, yang bergabung pada bursa musim dingin 2006 dengan mahar 7 Juta Paun, sempat kecewa lantaran dirinya hanya dimainkan di tim cadangan United. Hal tersebut membuat dirinya gerah dan meminta kepada agennya untuk hengkang ke tim lain. AS Roma sempat membuka minat pada sang pemain. Namun Vidic pada akhirnya bertahan di Old Trafford.

Pasca kejadian tak mengenakan tersebut, lambat laun Vidic mulai mentas di tim utama. Pemain kelahiran Titovo Uziche, 40 tahun silam memiliki determinasi yang tinggi. Vidic, yang memiliki basic sebagai pemain rugby memiliki ketahanan fisik yang kuat. Ia juga tak ragu untuk melakukan duel-duel keras dengan penyerang lawan guna mengamankan lini pertahanan tim dari gempuran.


Baca Juga:


Vidic kerap kali tertangkap kamera berduel dengan striker-striker tangguh macam Didier Drogba, Ricky Lambert hingga Robin Van Persie dan Fernando Torres. Dengan tinggi badan hampir 1,90 cm, dirinya memang terbilang unggul kala melakukan duel-duel udara. Namun, kala bertemu dengan striker yang mengandalkan kecepatan, ia kerap kalah untuk urusan lari. Rio Ferdinand kadang menjadi back up untuk menutup celah tersebut.

Lini belakang United pun menjadi batu karang yang sulit dibendung oleh lawan. Bahkan, kombinasi keduanya pernah hasilkan rekor tersedniri di lini pertahanan. Pada 2008-09 lalu, duet Ferdinand-Vidic mampu membuat United mampu mencatatkan streak 14 laga tanpa kebobolan.

Kombinasi keduanya di United menghadirkan banyak gelar. Lima Premier League, Tiga Piala Liga, Empat Community Shield serta satu Liga Champions, Piala Dunia Antar Klub sempat dipersembahkan duet tersebut dalam kebersamaan keduanya di Old Trafford. Kebersamaan keduanya berakhir di musim yang sama yakni pada 2014. Ferdinand memilih berlabih ke QPR dan Vidic hengkang ke Italia guna membela Inter Milan.

Pasca ketiadaan keduanya, lini belakang United tak lagi sama. Tak terhitung berapa banyak dana yang harus dikeluarkan guna menambal rapuhnya lini belakang tim. Phil Jones, Chris Smalling, Jonny Evans, Marcos Rojo, Victor Lindelof, Eric Bailly, hingga Eric Maguire dan Raphael Varane belum mampu menggantikan kehilangan Ferdinand dan Vidic. Kombinasi kerapuhan lini belakang tim sekaan menjadikan David De Gea menjadi pesakitan utama di tim.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com