
Obrolan Vigo: Yuto Nagatomo, Pemain Asia yang Pecahkan Rekor di Piala Dunia
Vivagoal–Berita Bola– Beberapa hari lalu, juru taktik Timnas Jepang, Hajime Moriyasu sudah mengonfirmasi 26 pemain yang akan dibawa ke Amerika Tengah guna menyongsong Piala Dunia 2026. Dalam prosesnya, ia menyematkan fullback veteran, Yuto Nagatomo. Sang pemain pun berpotensi memecahkan rekor khusus.
Jelang pengumuman, ada dilema yang terjadi lantaran pilar andalan, Kaoru Mitoma resmi ditepkan lantaran mengalami masalah pada bagian hamstringnya. Selain dirinya, sosok berpengalaman lain macam Takumi Minamino juga tak dibawa ke dalam skuat. Namun sebagai ganti Nagatomo disertakan dalam tim. Andai dimainkan, ia bakal menjadi orang Asia pertama yang mentas di Piala Dunia.
Catatan tersebut akan membuantya setara dengan beberapa sosok legendaris macam Antonio Carbajal & Rafa Marquez (Meksiko) hingga Gianluigi Buffon (Italia). Nama-nama tersebut sudah mentas dalam 5 Piala Dunia bersama negaranya masing-masing dan Nagatomo berpotensi mengikuti jejaknya.

Meski begitu, sempat muncul pro dan kontrak terkait pemanggilan punggawa FC Tokyo itu. Banyak yang menilai sosoknya sudah habis dan lebih layak ada dalam tim kepelatihan dibanding berpartisipasi di turnamen besar. Namun sang pemain seakan menepikan berbagai kritikan yang dialamatkan kepadanya.
Baca juga:
- 5 Fakta Pemain Besar yang Harus Melewatkan Piala Dunia 2026
- 5 Fakta Alumni Liga Champions yang Tengah Bermain di Kompetisi Asia Tenggara
- 5 Fakta Nasib Manajer Manchester City Sebelum Kedatangan Pep Guardiola
- 5 Fakta Bintang Jebolan Piala Dunia yang Sempat Main di Indonesia
“Ada berbagai pedebatan terkait pemanggilan saya. Tetapi pada akhir Piala Dunia, yang tersisa hanya pujian. Dengan kepercayaan diri dan gairah, saya bertarung bukan hanya untuk jepang, tetapi juga mengguncang dunia. Lihat saja nanti,” urainya seperti diwartkan the Chosun Dialy.
Total, ia sudah mentas dalam empat edisi sebelumnya yakni 2022,2018,2014 dan 2010. Catatan terbesar bagi Jepang hadir di Piala Dunia 2022 kala mengandaskan perlawanan Jerman dan Spanyol di fase grup. Selain itu, ia juga menjadi penampil kedua terbanyak bagi negaranya yakni 144 laga dan sudah mendulang empat gol.
Bukan tanpa alasan mengapa Nagatomo disertakan. Sosok 39 tahun memang memiliki banyak pengalaman lantaran memiliki banyak pengalaman karena mentas di berbagai tim besar Eropa macam Inter Milan, Galatasaray hingga Marseille. Ia juga seakan menjadi salah satu pembuka gerbang sepakbola Asia ke mata dunia berkat performa apiknya.

Musim ini, ia juga masih mentas reguler di FC Tokyo. Total sang pemain sudah mendulang 8 laga di J1 Special Season dengan koreksi 500an menit bermain. Selain itu, pengaruhnya di ruang ganti juga amat diperlukan guna memberikan tambahan mentalitas yang tepat guna melanjutkan catatan apik sejak kualifikasi Piala Dunia 2026 lalu.
Di fase grup yang tergabung bersama Australia, Arab Saudi, Indonesia, China dan Bahrain, mereka mengepak 23 poin dari 10 laga dan mereka juga memastikan diri sebagai tim pertama yang lolos ke Piala Dunia. Jepang saat ini tengah dalam tren bagus di berbagai ajang yang mereka mainkan.
Baca Juga:
- Obrolan Vigo: Marcos Llorente, Keping Terpenting dalam Ambisi Timnas Spanyol
- Obrolan Vigo: Kennet Eichhorn, Toni Kroos versi Lite Milik Jerman
- Obrolan Vigo: Antoine Griezmann, Legenda yang Pernah Menjadi Musuh Atletico Madrid
- Obrolan Vigo: Simbiosis Mutualisme antara Oasis dan Manchester City
Di sepanjang 2026 ini, mereka memiliki catatan kemenangan lebih dari 90 persen. Artinya, kans tim untuk berbicara banyak di turnamen lumayan terbuka. Selain hasil bagus di kualifikasi, catatan mereka dalam FIFA Matchday lumayan krusial.
Pada 2026, mereka sempat bersua dengan dua tim Britania Raya, Skotlandia dan Inggris. Kedunaya dibekuk dengan skor tipis, 0-1. Sementara pada Oktober 2025 kemarin, Brasil secara mengejutkan mereka kalahkan dengan skor 3-2. Dengan catatan tesebut, asa untuk berbicara banyak, atau mungkin menjadi juara di luar negara Eropa dan Amerika Selatan lumayan terbuka.
Namun sebelum hasrat tersebut terjadi, Jepang akan melakukan agenda uji coba terakhir melawan Finlandia, akhir Mei mendatang. Setelahnya, Samurai Biru harus melewati tantangan sesungguhnya di Grup F. di sana, mereka tergabung dengan Belanda, Tunisia dan Swedia dalam laga yang akan dimainkan di Dallas dan Meksiko.
Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com












