MPL Fantasy

Tag: Andre Villas-Boas

Pelatih Marseille Bandingkan Pemain Kuncinya dengan Dua Pesepakbola Terbaik Dunia

0

Vivagoal Ligue 1 – Juru Taktik Marseille, Andre Villas-Boas tak ragu untuk membandinkan pilar andalan Les Phocéens, Dimitri Payet dengan dua megabintang sepakbola, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Apa yang membuat Villas-Boas pede?

Menurut Boas, penampilan Payet memang tengah moncer bersama Marseille. Sejauh ini, ia sukses tampil impresif bersama tim asal pelabuhan dengan mencetak 8 gol dan empat assist dalam 19 laga yang telah ia mainkan di semua ajang. Bahkan menurut eks Tottenham, Payet merupakan pemain penting bagi Marseille seperti Messi di Barcelona dan Ronaldo di Juventus.

“Barcelona tergantung pada Messi, Juventus tergantung pada Ronaldo. Jika kami tergantung pada Payet, kami tergantung pada Payet,” katanya, dinukil Goal International. “Tapi ini tidak membuat saya cemas. Para pemain bagus membuat perbedaan. Tapi saya tidak masalah menangani sesuatu seperti itu.

Baca Juga: Kenapa Sih Bayern dan PSG Tak Berkutik di Eropa? 

Namun, saat ini Payet tengah terkena suspensi. Meski demikian, juru taktik asal Portugal yakin timnya bisa berbuat banyak meski tak diperkuat pilarnya itu.

“Kami merindukan dia. Ia pemain yang bisa membuat umpan terakhir dan bisa mencetak gol. Ia disuspensi hari ini tapi pemain yang kami memiliki memainkan laga berani. Kami siap mengambil satu poin, ini laga pragmatis. Kami harus cerdas kadang-kadang.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Racikan Apik Villas-Boas Tangani Marseille Musim Ini

0

Vivagoal Ligue 1 – Sejak ditangani Andre Villas-Boas, Marseille terus menunjukkan perkembangan yang cukup mengesankan. Hingga pekan ke-13, Les Phoceens berhasil menempati posisi kedua klasemen.

Villas-Boas datang di Velodrome menggantikan Rudi Garcia pada akhir Mei 2019 lalu. Sudah 14 pertandingan yang dilalui, eks juru taktik Chelsea itu berhasil meraih tujuh kemenangan, empat hasil imbang dan sisanya tiga kali kalah. Total ada 18 gol dibuat dan hanya 17 kali kebobolan.

Baca juga: Kalahkan Toulouse 0-2, Marseille Merangsek ke Posisi 2 Klasemen

Yang teranyar saat mereka kembali meraih kemenangan ketiga beruntun di markas Toulouse dengan skor 2-0. Momentum positif itu membuat Marseille kini menempati peringkat kedua klasemen dengan perolehan 25 poin, unggul satu angka dari Angers yang menguntit di posisi ketiga, dan tertinggal 8 angka dari PSG di puncak klasemen

Dalam laju baik itu, ada empat clean sheet yang berhasil dicetak, dua di kandang, dan dua sisanya saat menyambangi markas lawan. Berdasarkan catatan Opta, dua dari empat raihan clean sheet itu dibukukan secara berurutan oleh Marseille.

Capaian ini menjadi seakan menjadi sinyal bahwa mereka sudah membaik usai meraih hasil kurang meyakinkan di musim lalu.

“Kami sekarang berada di jalur yang tepat. Kami memang sempat menderita di awal, tapi itu karena tim-tim lawan mempersiapkan diri dengan sangat baik.” ucap Villa-Boas dilansir dari Sports Yahoo.

Baca juga: Vivagoal Bagi-bagi Jersey Gratis!

“Kami sekarang berhasil merebut kembali tempat kedua, dan kami harus terus seperti ini.” tegasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Kalahkan Toulouse 0-2, Marseille Merangsek ke Posisi 2 Klasemen

0

Vivagoal Ligue 1 – Raksasa Ligue 1 Prancis, Marseille berhasil menggeser Angers tuk naik ke posisi dua klasemen sementara Liga. Keberhasilan ini mereka dapatkan usai meraih kemenangan di markas Toulouse dengan skor 0-2.

Marseille yang melawat ke Stadion Toulouse, Senin (25/11/2019) dinihari WIB sempat kesulitan membongkar lini pertahanan tim tuan rumah. Kendati tampil begitu dominan dengan penguasaan bola mencapai 73 persen, namun Marseille menutup babak pertama tanpa ada satupun gol yang tercipta.

Baca juga: Vivagoal Bagi-bagi Jersey Gratis!

Memasuki paruh kedua pertandingan, Marseille mengambil inisiatif tuk terus mengurung lini belakang Toulouse dan membuat kubu tuan rumah bertahan lebih dalam demi meredam gelombang serangan skuad besutan Andre Villas-Boas.

Usaha keras Marseille akhirnya membuahkan hasil pada menit 76. Dario Benedetto yang menerima umpan dari Dimitri Payet sukses merobek gawang tuan rumah dan merubah skor menjadi 0-1. 

Tiga menit berselang, Marseille kembali bisa mencetak gol untuk memperbesar keunggulan jadi 0-2. Adalah Nemanja Radonjic yang mencatatkan namanya di papan skor usai memaksimalkan umpan dari Valere Germain. Hingga laga tuntas, tidak ada lagi gol yang tercipta dari kedua tim.

Dengan kemenangan ini, Marseille berhasil menggusur Angers di posisi kedua klasemen dengan poin 25. Mereka tertinggal delapan angka dari PSG yang berada di puncak klasemen. Sementara Toulouse kian terpuruk dengan menempati urutan ke-19 dengan 12 poin.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Di Prancis, PSG Sudah Tidak Punya Lawan!

0

Vivagoal Ligue 1  –  Kedigdayaan Paris Saint-Germain di kompetisi domestik selama ini membuat Andre Villas-Boas melontarkan pujian. Pelatih Olympique Marseille itu mengatakan bahwa PSG sudah tidak punya lawan di Prancis.

Pernyataan Villas-Boas ada benarnya karena mayoritas tim-tim Ligue 1 tak ada yang bisa meruntuhkan domiasi PSG. Dalam 10 tahun terakhir, hanya AS Monaco yang mampu memutus rentetan kesuksesan Les Parisiens di musim 2016/17 kemarin. Setelahnya, PSG kembali meneruskan dominasinya di Prancis.

Perkasanya PSG selama hampir satu dekade terakhir memang tak lepas dari kedatangan taipan asal Dubai, Nasser Al Khelaifi. Sejak diakuisisi pada tahun 2011 silam, Al-Khelaifi menyulap klub ibu kota Prancis itu menjadi sebuah kekuatan baru di kancah Eropa.

Lewat uangnya yang tak terbatas, silih berganti ia mendatangkan pemain bintang berbanderol mahal, yang terakhir ada Neymar dan Kylian Mbappe.

Baca Juga: Trigol Mbappe Warnai Pesta Gol PSG ke Gawang Brugge

Jelang laga Marseille kontra PSG akhir pekan nanti, Villas-Boas merasa minder timnya bisa mencuri poin di Parc des Princess. Dalam laga yang bertajuk Le Classique itu, Villas-Boas menjelaskan bahwa tidak ada bedanya bagi tim besutannya bermain di kandang ataupun tandang jika melawan skuat asuhan Thomas Tuchel karena PSG diklaim tak memiliki lawan di Liga Prancis

“Kami akan berusaha memainkan laga demi laga. Tapi pertandingan akhir pekan nanti tidak memengaruhi baik untuk PSG maupun Marseille. Kami tentu saja bermimpi untuk menang, tetapi PSG berasal dari liga lain,” kata Villas-Boas kepada France Football.

“Laga Le Classique hanya berlangsung ketat dan seru di masa lalu. Namun kami akan mencoba memikirkan strategi yang tepat tuk diterapkan di lapangan untuk bisa mencuri poin. Yang paling penting adalah kami harus memenangkan penguasaan bola terlebih dahulu,” imbuhnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1  hanya di Vivagoal.com

AVB Cemas Karena Bintang Marseille Dikaitkan dengan Tiga Tim Inggris

Vivagoal Ligue 1  –  Pelatih anyar Olimpique Marseille, Andre Villas-Boas mengaku cemas karena Florian Thauvin tengah didekati oleh sejumlah tim Inggris. Selain itu, Morgan Sanson juga didekati Newcastle, West Ham dan Wolves.

Pelatih berkebangsaan Portugal itu kini tengah berharap-harap cemas. Pasalnya, dalam tiga hari ke depan, bursa transfer Inggris akan ditutup. Hal itu tentu membuat banyak klub akan sesegera mungkin memburu pemain baru guna memperkuat tim jelang liga dimulai.

AVB berharap timnya bisa mempertahankan keutuhan tim jelang ditutupnya bursa transfer Inggris. Namun ia yakin segala kemungkinan terburuk mungkin saja terjadi dalam beberapa hari ke depan.

“Di Bulan Agustus, segala hal bisa terjadi. Aku berharap tidak ada satu orang pun keluar dari tim. Tapi semuanya mungkin bisa berubah,” ungkapnya kepada reporter seperti dilansir Goal International.

Baca Juga: Kontrak Tak Diperpanjang, Balotelli Tinggalkan Marseille

“Kita harus menunggu sampai akhir bursa transfer Inggris ditutup. Aku rasa segala hal bisa terjadi di Inggris,” pungkasnya.

Thauvin dan Sanson sendiri memang merupakan pemain kunci dari tim berjuluk Les Phocéens itu. Keduanya memiliki peran sentral di tim asal Kota Pelabuhan. Thauvin misalnya, eks Newcastle sukses mengemas 33 laga di Ligue 1. Ia sukses mengemas 16 gol serta 8 assist untuk Marseille. Thauvin sendiri memiliki harga pasar tak kurang dari 45 Juta Euro.

Sementara Sanson sendiri memiliki peran yang cukup penting di lini tengah OM. Pemain 24 tahun sukses memainkan 33 laga di Liga dan mampu mendulang lima gol serta tiga assist. Eks Montpellier ini memiliki bandrol 28 Juta Euro.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1  hanya di Vivagoal.com

Villas-Boas Mau Loloskan Marseille ke Liga Champions

Vivagoal Ligue 1 – Setelah hanya mampu finis kelima di klasemen akhir musim 2018/2019, dan hanya bermain di Liga Europa pada musim baru, Pelatih anyar Andre Villas-Boas ditargetkan bisa membawa Marseille finish di urutan tiga klasemen akhir Ligue 1 Prancis.

Marseille merupakan juara Liga Champions edisi pertama setelah berubah nama dari Piala Juara Klub Eropa, tahun 1993. Marseille juga menjadi kesebelasan Prancis satu-satunya hingga saat ini yang bisa meraih gelar juara di tingkat Eropa.

Sayang, Les Olympiens kembali harus absen tuk kelima kalinya secara beruntun musim depan karena hanya finish di posisi kelima Liga Prancis.

Terkait capaian yang kurang bagus itu, Villas-Boas yang baru saja ditunjuk menjadi pelatih menggantikan Rudi Garcia yang mundur di akhir musim, mengaku punya target besar mengantar Marseille lolos ke Liga Champions di klasemen akhir musim depan.

“Kami sepenuhnya merasa yakin bisa melakukan sesuatu di Liga Champions. Kompetisi itu akan menjadi target besar buat kami. Memang akan sulit tuk bersaing, tapi kami harus bisa menjadi kuat musim depan.” ujar Villas-Boas seperti dikutip dari situs resmi Marseille.

“Saya pikir ini tantangan yang sangat menarik buat saya, dan kami akan mengerahkan segenap kemampuan untuk mencapai target finish di posisi ketiga dan lolos Liga Champions. Itu adalah target minimal.” tegas Boas.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1  hanya di Vivagoal.com

Andres Villas-Boas Resmi Arsiteki Tim Tradisional Ligue 1

Vivagoal Ligue 1  –  Setelah “beristirahat” selama hampir 18 Bulan, eks Pelatih Tottenham Hotspurs dan Chelsea, Andre Villas-Boas bakal kembali ke pinggir lapangan. Kali ini, Pelatih asal Portugal itu akan menukangi salah satu Tim tradisional Ligue 1, Olimpique Marseille.

AVB terakhir kali berkutat di pinggir lapangan tatkala membesut klub China, Shanghai SIPG 2017 silam. Ia menggantikan peran pelatih kawakan Sven-Goran Ericksson. Di Shanghai, Villas-Boas sejatinya memiliki catatan kemenangan yang lumayan apik. Namun saat perpanjangan kontrak disodorkan manajemen klub. Ia menolak untuk memperpanjang masa kerjanya di Negeri Tirai Bambu.

Selepas membesut Shanghai, AVB banting setir menjadi pereli. Ia bahkan pernah mengikuti ajang Reli Dakar 2018. Namun, tatkala menderita cidera, ia harus mengakhiri petualangannya di sirkuit balap. Per musim depan, namanya akan menjadi juru taktik Dimitri Payet dan kolega.

“Andre Villas-Boas merupakan pelatih muda berpengalaman. Ia punya pengetahuan yang mumpuni. Kami bangga bisa mendatangkan salah satu pelatih tersukses di Dunia. Ia memiliki pendekatan taktik yang sama dengan Marseille,” ungkap CEO Marseille Jackes-Henri Eyraud kepada Goal International. AVB sendiri dikenal sebagai pelatih yang kerap memasang pola 4-2-3-1 maupun 4-3-3 menyerang

“Kami berharap kedatangannya dapat membawa energy positif untuk tim sekaligus merealisasikan target-target kami. Kami yakin metode modern, visi serta inovasinya dalam sepakbola mampu membawa kemajuan untuk tim,” pungkasnya.

Sepanjang karir kepelatihannya, AVB merupakan pelatih dengan portfolio yang cukup menawan. Melansir data dari transfermarkt, eks pereli ini pernah meraih Liga Portugal, Portuguese Cup, Portuguese Supercup serta Europa League bersama Porto. Sementara saat menukangi Zenit St. Petersburg, ia berhasil mempersembahkan Liga Russia, Russian Cup,  dan Russian Supercup.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1  hanya di Vivagoal.com

Selain Mourinho, Ini Para Pelatih Yang Gagal di Premier League

VivagoalLiga Inggris – Jose Mourinho tengah disorot terkait penampilan buruk Manchester United musim ini. Namun selain dirinya masih ada beberapa pelatih lain yang ternyata mengalami nasib jauh lebih buruk.

Performa Manchester United musim ini terbilang jauh dari harapan. Sebut saja mereka sudah menelan tiga kekalahan dimana musim ini menjadi start terburuk dalam sejarah klub untuk 29 tahun terakhir.

Mourinho mungkin memang tengah menjalani musim terburuknya namun tidak bisa disanggah jika ia masih mampu meraih tiga gelar Liga Primer Inggris selama berkarir. Namun ada beberapa manajer sukses yang menjalani musim terburuk di Liga Inggris menurut Sportskeeda.

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS