Tag: FIFA 21

6 Hal yang Harus Hadir di FIFA 21 Ultimate Team, Apa Saja?

Vivagoal – IGL – Seiring bakal dirilisnya FIFA 21 beberapa bulan mendatang, pertanyaan menarik seputar mode FIFA Ultimate Team menyeruak. Akankah mode terfavorit di game besutan EA Sports itu mengalami pembaharuan?

Dexerto menyebut jika ada EA Sports seharusnya menambahkan enam fitur dalam FUT guna membuat mode tersebut lebih menarik. Bahkan, laporan yang sama mengunggkapkan jika FUT harusnya rulis kembali beberapa fitur yang sempat dihilangkan agar player mendapatkan experience yang berbeda dalam game tersebut.

Apa saja fitur yang harus dtambahkan? Berikut daftarnya:

  1. Mengembalikan Fitur Turnamen

Pertanyaan menyerukak tatkala fitur tournament dihilangkan dalam FIFA Ultimate Team. Pasalnya, fitur tersebut merupakan mode terlama yang sempat hadir. Melalui turnamen in, FIFA Player sejatinya bisa mendapatkan hadiah yang terbilang banyak. Selain itu, FIFA player bisa melihat tim yang tak pernah mereka jumpai sebelumnya secara online.

  1. Wager Matches

Sejak lama, kreator game terkemuka macam KSI sudah memberikan mention kepada EA Sports untuk menambakan wager match. Dalam mode tersebut, skema pay to win menjadi begitu lazin. Sampai saat ini, EA belum menambahkan fitur itu lantaran player bisa menginvestasikan coin/uang sebanyak yang mereka inginkan guna memaksimalkan pack yang bakal didapatkan di FUT.

  1. Custom Badge & Kit Creator

Inti permaianan FIFA Ultimate Team adalah merancang tim sendiri. Aneh rasanya jika anda bisa merancang tim namun tak bisa merancang desain seragam seperti yang anda inginkan. Bisa merancang seragam dan badge sendiri merupakan sebuah jackpot terbaik di FIFA 21.


Baca Juga:


  1. Challenge Matches/Scenario

Secara scenario, Challenge match merupakan metode yang tak jauh berbeda dengan Ultimate Team. FIFA Player diberikan tugas untuk menciptakan scenario pertandingan seperti comeback saat tertinggal dalam sebuah laga. Seperti SBC, andai tantangan ini selesai, ada hadiah menarik yang bisa didapatkan.

  1. Scrap FUT Champions

Fitur ini pertama kali digunakan pada FIFA 17 dan dimainkan pada competitive mode (sekarang biasa disebut Rivals). Sebelumnya, Champs terbilang mode yang lumayan tak tersentuh. Namun pada edisi sebelumnya, jumlah laga tereduksi dari 40 pertandingan ke 30. Hal itu membuat banyak pemain biasa bisa mencoba mode ini namun mereka akan sulit bersaing kepada FIFA Player yang sudah mendedikasikan diri kepada game besutan EA Sports.

Ide untuk membuat FUT Champions lebih kompetitif menjadi menarik agar mode ini bisa menjadi alternatif yang bagus bagi FIFA Player.

  1. Mengembalikan Trade Deal

Pertukaran beberapa kartu biasa ke kartu yang lebih baik seperti layaknya game NBA merupakan opsi menarik yang bisa dilakukan guna mendapatkan awareness kembali dari FIFA player seperti sebelumnya.

Jangan lupa mengikuti update terkini seputar turnamen FIFA 20, Efootball PES 2020 dan FUT CUP di Indonesia Gaming League (IGL) Season 2, untuk informasi lebih lanjut, silahkan follow akun resmi Instagram IGL  dan download aplikasinya di Google Play atau App Store

Selalu update berita terbaru seputar Indonesia Gaming League hanya di vivagoal.com

5 Pemain yang Diprediksi Alami Downgrade di FIFA 21

Vivagoal – IGL – FIFA 21 bakal dirilis beberapa bulan mendatang. Setelah prediksi kenaikan rating sempat dibahas, kini tiba waktunya menerka siapa saja pemain yang digadang bakal mengalami penurunan rating secara masif.

Kenaikan dan penurunan rating merupakan  hal yang menarik untuk dibahas pada setiap perilisan game FIFA teranyar. Siapa yang mengalami penurunan jelas menjadi topik yang menarik untuk dikedepankan Bisa diterka, mereka yang bakal mengalami penurunan adalah mereka yang jarang memberikan kontribusi untuk tim lantaran cedera atau kurang optimal kala dimainkan.

Setuju atau tidak, menukil laman Dexerto, ada lima pemain yang diprediksi mengalami penurunan rating secara masif. Mereka yang ada dalam daftar bisa saja diperdekatkan lantaran statusnya masih bisa diperdebatkan. Siapa saja mereka? Berikut daftarnya

  1. Edinson Cavani (PSG, 88 > 84)

Seiring performa apik Kylian Mbappe dan Mauro Icardi di lini depan PSG, tersemat satu nama yang mengalami penurunan performa. Sosok tersebut adalah Edinson Cavani. Penyerang asal Uruguay memang tak bisa berbuat banyak musim ini lantaran sering berkutat dengan cedera. Bahkan Dexerto berani menyebut jika rating Cavani bakal turun drastis di edisi teranyar game besutan EA Sports itu.

  1. David Luiz (Arsenal, OVR 83 > 79)

Sejak bergabung ke Arsnela, David Luiz memang kerap mengalami inkonsistensi performa. Tak jarang ia melakukan serangkaian blunder yang merugikan Gunners. Tak hanya itu, ia juga kerap mendapatkan suspensi sehingga performanya tak maksimal bagi tim. Hal itu mau tak mau membuatnya menjadi santapan empuk di balik menurunnya performa Arsenal di kancah domestik.


Baca Juga: 


  1. Philippe Coutinho (Bayern Munchen, OVR 86 > 84)

Pasca bergabung ke Barcelona, performa Philippe Coutinho masih jauh panggang dari api. Hal tersebut mau tak mau membuat dirinya diasingkan ke Jerman guna bermain bersama Bayern Munchen. Namun kembali, ia gagal membuktikan diri bersama Die Roten. Hal tersebut mau tak mau membuat namanya harus mengalami penurunan rating di edisi mendatang.

  1. Jesse Lingard (Man United, OVR 82 > 78)

Pemain paling overatted dari Man United memang selayaknya mendapatkan penurunan rating karena ia jarang terlihat meski sering tampil bersama Setan Merah. Tak ada yang perlu diperdebatkan mengapa Lingard mengalami penurunan performa.

  1. Mesut Ozil (Arsenal, OVR 84 > 81)

Mesut Ozil juga kurang menampilkan performa impresif musim ini lantaran ia jarang dipercaya menjadi punggawa inti baik oleh Unai Emery maupun Mikel Arteta. Alasan taktikal membuat pemain Jerman jarang tampil.

Jangan lupa mengikuti update terkini seputar turnamen FIFA 20, Efootball PES 2020 dan FUT CUP di Indonesia Gaming League (IGL) Season 2, untuk informasi lebih lanjut, silahkan follow akun resmi Instagram IGL  dan download aplikasinya di Google Play atau App Store

Selalu update berita terbaru seputar Indonesia Gaming League hanya di vivagoal.com

Liverpool Player Rating Prediction on FIFA 21

Vivagoal – IGL – Perilisan FIFA 21 menyisakan beberapa bulan lagi. Kini, mencuat prediksi bagaimana rating pemain Liverpool dalam game besutan EA Sports menyusul performa apik mereka di sepanjang musim ini.

Hingga pekan k3-20, Liverpool masih unggul 30 angka dari Manchester City yang ada di peringkat kedua. Meski begitu, mereka sudah keok di ajang Liga Champions pasca gugur dari Atletico Madrid. Namun performa the Reds masih impresif dan hampir selurh skuatnya jelas mendapatkan kredit lebih.

Seperti prediksi sebelumnya, ada lima pemain yang digadang bakal mendapatkan kenaikan raing yang lumayan signifikan lantaran penampilan impresif mereka di kancah domestik. Siapa saja mereka? Berikut daftarnya.

  1. Virgil Van Dijk (OVR 90 – 91)

Sejak datang dari Southampton dua musim lalu, nama Virgil Van Dijk menjadi salah satu aktor penting di balik performa impresif Liverpool. Bahkan sampai hari ini, pemain asal Belanda tetap menjadi pilihan utama dalam tim.

Musim ini, ia sukses mengepak 30 laga di Premier League dan mengemas 4 gol serta 1 assist dalam kesempatan tersebut. Menukil laman Dexerto, sang pemain digadang bakal mengalami kenaikan rating satu digit dibanding edisi sebelumnya.

  1. Sadio Mana (OVR 88 – 90)

Salah Satu winger eksplosif Liverpool terus buktikan diri sebagai pemain kunci pasca didatangkan dari Southampton. Musim lalu, ia, bersama Mo Salah dan Pierre-Emerick Aubameyang sukses menjadi topskor liga. Kini, ia juga masih mampu bertaji dengan mengemas 16 gol serta 8 assist untuk timnya.

Performa apik Sane membuatnya digadang bakal menjadi pemain yang mengalami kenaikan rating dua digit dibanding edisi sebelumnya. Musim depan, dirinya digadang bakal semakin mudah dimainkan karena memiliki rating 90.

  1. Trent Alexander Arnold (OVR 83 – 86)

Trent Alexander Arnold bertransformasi menjadi salah satu fullback kanan terbaik di dunia di bawah asuhan Jurgen Klopp. Duetnya bersama Andrew Robertson di sisi sebaliknya membuat daya jelajah the Reds kian masif.


Baca Juga:


Dengan usia yang masih relatif muda, TAA digadang bakal menjadi pemain yang bisa diandalkan setidaknya hingga 5-7 musim ke depan. Bahkan tak berlebihan rasanya jika pos fullback kanan di timnas Inggris bakal dikunci olehnya di gelaran EURO 2020 mendatang.

  1. Roberto Firmino (OVR 86 – 88)

Jika dibandingkan dengan Mo Salah dan Sadio Mane, Roberto Firmino mungkin tak memiliki rasio gol yang lumayan besar. Musim ini misalnya, eks Hoffenheim baru mengemas 8 gol serta 7 assist di kancah liga. Namun perannya di lini depan belum tentu bisa digantikan pemain lain.

  1. Alisson Becker (89 – 90)

Nama Alisson memang sempat terbekap cedera pada musim ini. Namun hal tersebut tak membuatnya berhenti tampil apik di bawah mistar. Mantan punggawa AS Roma masih mampu bermain impresif dengan mencatatkan 15 cleansheet dari 29 laga yang ia lakoni di musim ini. Musim depan, ratingnya diprediksi naik satu digit dibanding edisi sebelumnya.

7 Pemain Muda yang Diperdiksi Dapatkan Peningkatan Rating di FIFA 20

Vivagoal – IGL – Beberapa bulan mendatang, FIFA 21 bakal dirilis. Tentunya berbagai pemain yang hadir bakal mendapatkan perubahan rating baik kenaikan maupun penurunan. Di edisi kali ini, ada 7 wonderkid di bawah 25 tahun yang bakal mendapatkan kenaikan rating yang impresif.

Rating player di edisi terbaru merupakan diskusi menarik yang kerap digulirkan. Siapa yang mendapatkan rating impresif jelas bakal berpatokan kepada performa mereka di atas lapangan sepanjag musim 2019/20 kemarin.

Dexerto melaporkan jika ada 10 nama terbaik yang masuk ke dalam daftar. Namun kami akan mereduksinya menajdi tujuh pemain saja. Mereka yang ada dalam daftar jelas menampilkan catatan apik. Nama-nama macam Erling Haaland, Victor Osimhen hingga Lautaro Martinez jelas masuk ke dalam daftar.

Selain ketiga nama tersebut, tersemat empat nama lain dalam daftar. Siapa saja mereka? Berikut daftar dan kenaikan rating yang bakal mereka dapatkan kelak di game FIFA 21.

  1. Adama Traore (Wolves, OVR 74 – 80)

Traore menjadi nama pertama yang muncul dalam daftar. Pemain asal Spanyol ini memang tampil impresif bersama Wolves. Bahkan untuk game FIFA 20, ia sempat mendapatkan enam special card.

Musim ini, Traore sukses mengemas 43 laga di berbagai kompetisi dan mengoreksi enam gol serta 10 assist untuk Wolves. Tak mengherankan jika catatan tersebut membuat ratingnya terkerek sedemikian rupa di edisi FIFA teranyar.

  1. Alphonso Davies (Bayern Munich, OVR 72 – 81)

Di awal kedatangannya, Davies memainkan role sebagai winger kiri. Namun seiring berjalannya waktu, ia memainkan peran sedikit ke belakang. Spesialnya, hal tersebut berjalan mulus kala Bayern mengalami badai cedera di lini belakang. Ia piawai menggantikan peran yang biasa diemban David Alaba.

Davies sukses mengemas 39 laga di berbagai kompetisi dan mencetak tiga gol serta 9 assist untuk Die Roten. Andai selalu tampilkan performa apik di musim-musim mendatang, bukan tak mungkin ia akan menjadi kompetitor Andrew Robertson sebagai salah satu bek kiri terbaik di dunia.

  1. Victor Osimhen (Lille, OVR 74 – 81)

Dana penjualan Nicolas Pepe ke Arsenal bisa dimaksimalkan dengan baik oleh Lille guna memboyong bintang anyar dalam wujud Victor Osimhen. Sang pemain membuktikannya dengan tampil apik di atas lapangan bersama Les Dogues musim ini. Bahkan pada upgrade FIFA pada bulan Januari lalu, ia mendapat kenaikan rating ke angka 77.


Baca Juga:


Musim ini, pemain asal Nigeria sudah mencatatkan 38 laga di berbagai kompetisi dan mencetak 18 gol serta 6 assist. Pada edisi mendatang, ia diprediksi bakal mendapatkan kenaikan rating hingga 7 digit dibanding edisi sebelumnya.

Prediksi Perubahan Rating Punggawa Arsenal di FIFA 21

Vivagoal – IGL – Arsenal musim ini bak roller coaster. Serangakaian masalah membuat tim asal London Utara limbung. Namun mereka kini tengah menatap asa bersama Manajer anyar Mikel Arteta guna menyongsong musim depan yang lebih baik.

Musim ini, Arsenal bak sebuah sinetron. Banyak drama yang tersaji di tim gudang peluru. Mereka harus kehilangan Aaron Ramsey secara gratis di akhir musim lalu dan tak memiliki pengganti sepadan untuk pemain asal Wales. Arsenal meminjam Dani Ceballos yang performanya inkonsisten sepanjang musim ini.

Tak hanya itu, kebijakan transfer mereka juga terbilang buruk. Mendatangkan Nicolas Pepe dengan mahar 72 Juta Pounds namun sang pemain justru tampil di bawah standar. Kini mereka juga dihadapkan dengan masalah baru kala Pierre Aubameyang masih belum meneken kontrak baru bersama tim saat kontraknya hanya tersisa satu musim. Bisa jadi, Auba bisa mengikuti jejak Ramsey yakni pergi secara gratis ke tim lain.

Meski begitu, di balik inkonsistensi performa, ada secercah harapan bagi mereka untuk tampil di kancah Liga Champions. Meski tengah duduk di posisi 9, mereka hanya terpaut 8 angka dari tim penghuni empat besar. Andai performa mereka konsisten, dibarengi dengan terpelesetnya rival, bukan tak mungkin jika Gunners bisa kembali ke ajang bergensi benua biru musim depan.


Baca Juga:


Menukil laman Realsports 101, performa Arsenal serta para individu di dalamnya memunculkan spekulasi terkait rating mereka di edisi teranyar FIFA 21. Beberapa nama digadang bakal mendapatkan perubahan rating di game besutan EA Sports. Siapa saja mereka?

  1. Pierre-Emerick Aubameyang (OVR 88 – 89)

Meski Arsenal tampil buruk, mereka masih memiliki predator garang dalam diri Pierre-Emerick Aubameyang. Sang pemain mampu menceploskan 17 gol dari 40 gol Arsenal di kancah liga. Hal tersebut jelas merupakan sebuah prestasi tersendiri.

Andai musim depan ia masih bertahan di klub atau mungkin hengkang ke tim lain, ratingnya diprediksi naik satu digit dibanding edisi sebelumnya.

  1. Bernd Leno (OVR 84 – 85)

Banyaknya gol yang bersarang di gawang Bernd Leno bukan sepenuhnya salah sang pemain. Lini belakang Arsenal memang busuk sehingga gawangnya mudah dijebol oleh pemain lawan. Dalam 28 laga yang ia mainkan, 36 gol telah bersarang. Namun dalam kesempatan tersebut, Leno masih mampu bukukan 7 nirgol di kancah domestik.

Musim depan, ratingnya diprediksi bakal naik satu tingkat dibanding edisi sebelumnya. Angka tersebut tak berlebihan. Bahkan jika lini belakang Gunners lebih solid bukan tak mungkin ia bisa memperbaiki catatan clean sheetnya kelak.

  1. Alexandre Lacazette (OVR 86 – 85)

Musim ini, Lacazette masih mencari performa terbaiknya berasma Arsenal. Ia baru mengepak 7 gol dari 20 laga yang dimainkan. Angka ini jelas terlihat kecil. Pasalnya, ia digadang menjadi suksesor Aubameyang andai pemain asal Gabon memutuskan angkat kaki. Memperbaiki performa jelas merupakan pr besar yang harus diselesaikannya minimal di musim ini.

Prediksi Perubahan Rating Punggawa Real Madrid di FIFA 21

Vivagoal – IGL – Real Madrid menjadi tim yang ramai dibicarakan jelang perilisan FIFA 21. Hal tersebut didasari dari faktor seberapa masif perubahan rating dalam skuat Los Blancos di game besutan EA Sports pada edisi mendatang. Mengapa?

Di bursa transfer musim panas kemarin, Real Madrid membangun proyek Los Galacticos jilid III mereka. Sederet bintang macam Eden Hazard, Luka Jovic, Ferland Mendy hingga Rodrygo didatangkan dalam tim. Namun hampir semua pemain bintang yang didaratkan belum bisa dikatakan sebagai investasi yang berhasil

Musim ini, Hazard masih belum menemukan sentuhan terbaiknya lantaran bermasalah pada kebugaran dan serangkaian cedera. Sementara Luka Jovic belum mampu menunjukan taji seperti yang ia lakukan bersama Eintrach Frankfurt musim lalu. Fereland Mendy juga masih angin-anginan. Sementara Rodrygo jarang mendapatkan tempat di tim utama.

Meski begitu, masih ada sederet nama lawas yang masih mencuri perhatian dan membawa tim asal Ibu Kota Spanyol bersaing ketat dengan Barcelona di kancah domestik. Kedua tim hanya terpaut dua angka di papan klasemen. Madrid mengoleksi 56 poin hasil dari 28 laga yang mereka lakoni sementara Barca tepat berada di atas mereka.


Baca Juga:


Menarik melihat komposisi pemain Real Madrid di musim depan. Pasalnya, masih ada kemungkinan dua pemain pinjaman mereka Archaf Hakimi dan Martin Odegaard yang tengah dipinjamkan ke klub lain untuk kembali. Performa dua nama tersebut terbilang impresif untuk timnya masing-masing yakni Borussia Dortmund dan Real Sociedad.

Menukil laman Realsports 101, ada 6 nama dari skuat besutan Zinedine Zidane yang bakal mengalami perubahan rating. Beberapa di antaranya mengalami penurunan dan kenaikan. Siapa saja mereka? Berikut daftarnya.

  1. Thibaut Courtois (OVR 88 – 89)

Kiper Belgia sempat menjadi olok-olok di musim lalu lantaran inkonsistensi performa. Namun di musim ini, mantan punggawa Chelsea menunjukan kelasnya. Ia menjadu salah satu kiper yang paling banyak mencetak clean sheet di LaLiga. Dari 24 laga yang dilakoni, gawangnya hanya bobol 16 kali. Dalam kesempatan yang sama, ia mampu mensterilkan 12 kali gawangnya dari kebobolan. Angka itu membuatnya masuk ke dalam kandidat peraih Golden Glove LaLiga musim ini.

  1. Luka Modric (OVR 90 – 89)

Tak ada yang salah dengan performa Luka Modric dalam tubuh Real Madrid. Bersama Toni Kroos, duetnya menjadi dirigen serangan tim tetap terlihat garang musim ini. Ia juga kerap memberikan berbagai umpan kunci dalam setiap pertandingan. Tak jarang, namanya kerap menjadi pembeda dalam berbaga laga.

Musim ini, Modric memainkan 30 laga dan mengemas 5 gol serta 5 assist dalam kesempatan tersebut. Penurunan rating yang ia dapatkan tak lepas dari usianya yang kian menua. Musim depan, Modric bakal berusia 35 tahun. Angka tersebut merupakan senjakala bagi seorang pesepakbola.

  1. Karim Benzema (OVR 87 – 88)

Pasca kepergian Cristiano Ronaldo, Real Madrid bertumpu pada sosok Gareth Bale sebagai suksesor sang megabintang Portugal. Mereka juga mendatangkan Eden Hazard sebagai ikon baru klub. Yang terjadi malah tak demikian. Nama Karim Benzema justru menjadi predator mematikan pasca kepergian Ronaldo.

Musim lalu misalnya, ia mampu mendulang. 30 gol dan 11 assist dalam 53 laga di berbagai kompetisi. Capaian fantastisnya masih berlangsung hingga musim ini. Mantan juru gedor Les Gones tampil galak dengan membukukan 19 gol serta 9 assist dari 36 laga di berbagai kompetisi. Dengan capaian apiknya, diprediksi rating Benzema bakal naik satu digit dibandingkan edisi sebelumnya.

7 Pemain Barcelona yang Diprediksi Alami Perubahan Rating di FIFA 21

Vivagoal – IGL – Dalam beberapa bulan ke depan, FIFA 21 bakal dirilis. Artinya, bakal ada perubahan rating pemain dari berbagai klub yang tersemat dalam game besutan EA Sports. Di edisi kali ini, Vivagoal bakal memprediksi perubahan rating yang bakal dialami para punggawa Barcelona.

Barcelona merupakan salah satu tim favorit yang biasa digunakan FIFA Player di beberapa mode favorit game FIFA semisal career mode dan kick off. Alasannya cukup sederhana, skuat Barcelona terbilang kompetitif guna melakoni dua mode tersebut.

Dari lini depan hingga lini belakang, skuat tim asal Catalan memang terasa spesial dalam game. Mereka memiliki lini belakang yang kokoh dan lini depan yang lumayan eksplosif guna menekan pertahanan lawan. Kehadiran beberapa pemain macam trio MSG, geladang kreatif dan katalisator dalam wujud Arhtur, De Jong dan Busquets. Sementara lini belakang diperkokoh Langlet, Pique, Sergi dan Alba serta Ter Stegen di bawah mistar.

Berbanding lurus dengan game, skuat asli Barcelona juga terbilang lumayan tangguh di atas lapangan. Di kancah domestik musim ini misalnya, mereka masih menguasai LaLiga dengan 58 poin dari 28 laga yang telah dimainkan. Di ajang Liga Champions, mereka masih berpeluang lolos pasca hanya bermian imbang 1-1 dengan Napoli di ajang paling ebrgensi di dunia biru.


Baca Juga:


Namun untuk game FIFA 21, Barcelona diprediksi mengalami perbuahan rating yang signifikan. Hal tersebut bisa terjadi lantaran performa pemain yang sesuai atau jauh dari harapan serta usia para pemian yang kian menua. Beberapa pemain kunci Barcelona memang sudah menginjak usia kepala tiga yang notabene merupakan usia senja untuk persepakbola.

Realsports 101 melaporkan sedikitnya ada 7 pemain yang diprediksi mendapatkan perubahan rating di FIFA 21 atau ratinya sama dengan edisi FIFA sebelumnya. Siapa saja mereka? Berikut daftarnya.

  1. Lionel Messi (OVR 94 – 94)

Meski sudah berusia 32 tahun, ketajaman Lionel Messi dan perannya di Blaugrana masih cukup signifikan. Ia masih mampu buktikan diri menjadi yang terbaik di musim ini meski usianya sudah menua. Menukil laman transfermakrt, Messi sudah mengemas 31 laga dan mengoreksi 24 gol serta 16 assist. Jelang digulirkannya LaLiga seminggu berselang, ketajamannya diprediksi masih bakal bertambah,

Untuk game FIFA 21, rating La Pulga diprediski masih sama dengan edisi sebelumnya, yakni 94.

  1. Marc-Andre Ter Stegen (OVR 90 – 90)

Kiper asal Jerman memang piawai dalam urusan mengawal gawang dari serbuan tim rival. Sejak didatangkan di tahun 2014 silam, namanya seakan tak tergantikan dalam tubuh Barcelona. Ia tetap menajdi pilihan utama dalam skuat, tak peduli siapapun pelatih yang menjabat di Blaugrana.

Musim ini, performa mantan punggawa Borussia Moenchengladbach terbilang impresif. Dalam 34 laga yang dilakoni di berbagai kompetisi, ia mampu mengemas 11 cleansheet. Ratingnya di FIFA 21 diprediksi tetap sama dengan edisi sebelumnya.

  1. Luis Suarez (OVR 89 – 88)

Ada tiga kata yang menggambarkan El Pistolero yakni kontroversi, klinis dan brilian. Meski sudah berusia 33 tahun, Suarez seakan belum ingin berhenti mencetak gol. Meski terhantam cedera, ia masih mampu mengemas 14 gol dan 11 assist dalam 23 laga di berbagai kompetisi. Namun rumor yang beredar, posiisnya bakal digantikan dengan striker yang lebih muda dan tak rentan cedera.

Prediksi Rating 50 Pesepakbola Terbaik di FIFA 21, Siapa Saja?

Vivagoal – IGL – Dalam beberapa bulan ke depan, FIFA 21 akan dirilis beberapa bulan ke depan. Fans pun mulai berspekulasi pemain mana saja yang mendapatkan perubahan rating di game terbaru di lima liga top Eropa macam Bundesliga, Premier League, Serie A, LaLiga dan Ligue 1.

Dalam beberapa bulan terakhir, fans sepakbola di seluruh dunia tengah dilanda kecemasan lantaran kompetisi ditunda karena pandemic Corona. Namun awal Juni kemarin, Bundesliga sudah memulai kick off, Premier League, LaLiga dan Serie A bakal dihelat kembali hingga musim 2019/20 dirampungkan.

Menilik perjalanan musim ini, beberapa pemain dari lima liga top Eropa ada yang tampil baik. Mereka pun diklaim layak menerima penambahan rating. Di sisi lain, ada pula beberapa pemain yang kurang tampil imresif karena cedera dan jarang mendapatkan menit bermain.

Dexerto melaporkan ada 10 nama dari berbagai liga top di Eropa yang layak mendapatkan perubahan rating bedasarkan beberapa aspek yang telah disebutkan di atas. Siapa saja mereka? Berikut daftarnya.


Baca Juga:


Premier League FIFA 21 player ratings

Selain Liverpool, ada beberapa tim yang tampil impresif macam Man City, Leicester City, Chelsea. Beberapa pemain dari klub tersebut diprediksi bakal mendapatkan perubahan rating. Siapa saja mereka?

  • N’Golo Kante (88) OVR: 89 > 88
  • Pierre Emerick Aubameyang (88) OVR: 88 > 88
  • Raheem Sterling (88) OVR: 88 > 88
  • Roberto Firmino (88) OVR: 86 > 88
  • Sergio Aguero (89) OVR: 89 > 89
  • Mohamed Salah (89) OVR: 90 > 90
  • Alisson (90) OVR: 89 > 90
  • Sadio Mane (90) OVR: 88 > 90
  • Virgil van Dijk (91) OVR: 90 > 91
  • Kevin De Bruyne (92) OVR: 91 > 92

Serie A FIFA 21 player ratings

Juventus boleh-boleh saja masih mendominasi Serie A. Meski begitu, beberapa tim lain macam Inter Milan dan Lazio tak kalah garang guna merobek dominasi Juventus yang sudah terpatri sejak beberapa musim silam di kancah domestik. Berikut adalah 10 nama yang bakal mendapatkan perubahan rating di Serie A.

  • Lautaro Martinez (87) OVR: 81 > 87
  • Lorenzo Insigne (87) OVR: 87 > 87
  • Luis Alberto (87) OVR: 84 > 87
  • Romelu Lukaku (87) OVR: 85 > 87
  • Kalidou Koulibaly (87) OVR: 89 > 87
  • Wojciech Szczesny (88) OVR: 86 > 88
  • Giorgio Chiellini (88) OVR: 89 > 88
  • Ciro Immobile (88) OVR: 86 > 88
  • Paulo Dybala (90) OVR: 88 > 90
  • Cristiano Ronaldo (94) OVR: 93 > 94

Bundesliga FIFA 21 player ratings

Bundesliga banyak melahirkan telenta muda berbakat musim ini. Ada tiga nama yang cukup menonjol yakni Jadon Sancho (Dortmund), Timo Werner (Leipzig) dan Kai Havertz (Leverkusen). Selain tiga nama tersebut, hadir pula 7 nama lain yang digadang mendapatkan perubahan rating.

  • Yann Sommer (85) OVR: 84 > 85
  • Kai Havertz (86) OVR: 84 > 86
  • Thomas Muller (87) OVR: 86 > 87
  • Timo Werner (87) OVR: 83 > 87
  • Joshua Kimmich (87) OVR: 86 > 87
  • Matts Hummels (87) OVR: 87 > 87
  • Thiago (87) OVR: 87 > 87
  • Jadon Sancho (87) OVR: 84 > 87
  • Marco Reus (89) OVR: 88 > 89
  • Robert Lewandowski (90) OVR: 89 > 90

La Liga FIFA 21 player ratings

Bicara soal LaLiga, kita tak mungkin melepaskan pandangan kepada Barcelona dan Real Madrid. Performa dua tim tersebut memang terbilang stabil dalam beberapa dekade terakhir. Tak ayal, beberapa nama dari dua tim tersebut diprediksi bakal mendapatkan perubahan rating.

  • Casemiro (88) OVR: 87 > 88
  • Luka Modrić (88) OVR: 89 > 88
  • Sergio Ramos (89) OVR: 89 > 89
  • Luis Suarez (89) OVR: 89 > 89
  • Thibaut Courtois (89) OVR: 88 > 89
  • Antoine Griezmann (89) OVR: 89 > 89
  • Marc-Andre Ter Stegen (90) OVR: 90 > 90
  • Jan Oblak (91) OVR: 91 > 91
  • Eden Hazard (91) OVR: 91 > 91
  • Lionel Messi (95) OVR: 94 > 95

Ligue 1 FIFA 21 player ratings

Ligue 1 hanya di isi oleh PSG. Di luar PSG, berbagai pemberitaan rasanya sulit untuk didapatkan. Pun demikian dalam daftar, hanya ada dua pemain di luar Les Parisiens yang ada di luar daftar.

  • Houssem Aouar (84) OVR: 81 > 84
  • Edinson Cavani (85) OVR: 88 > 85
  • Wissam Ben Yedder (85) OVR: 83 > 85
  • Mauro Icardi (85) OVR: 85 > 85
  • Marco Verratti (86) OVR: 86 > 86
  • Marquinhos (87) OVR: 86 > 87
  • Angel Di Maria (87) OVR: 86 > 87
  • Thiago Silva (87) OVR: 87 > 87
  • Kylian Mbappe (90) OVR: 89 > 90
  • Neymar (92) OVR: 92 > 92

Jangan lupa mengikuti update terkini seputar turnamen FIFA 20, Efootball PES 2020 dan FUT CUP di Indonesia Gaming League (IGL) Season 2, untuk informasi lebih lanjut, silahkan follow akun resmi Instagram IGL  dan download aplikasinya di Google Play atau App Store

Selalu update berita terbaru seputar Indonesia Gaming League hanya di vivagoal.com

Jadwal Uji Coba FIFA 21 Resmi Ditunda

Vivagoal – IGL –  Beberapa hari lalu, EA Sports sudah memberikan pengumuman penting terkait jadwal perilisan uji coba FIFA 21. FIFA Player di seluruh kolong langit harus menunggu lebih lama lantaran perilisan game dipastikan molor dari jadwal yang biasa ditetapkan.


Baca Juga:


Dalam pengumuman yang dirilis, 11 Juni diprediksi bakal menjadi ajang FIFA Player mencoba game play terbaru. Namun hal tersebut baru bisa dilakukan satu minggu ke depan atau tepatnya pada 18 Juni.

“Kami sudah mendengar berbagai suara terkait uji coba game. Kita akan mencoba memainkannya bersama di EA Play Live 2020 pada 18 Juni mendatang mulai pukul 4 Sore PDT / 7 Sore EDT,” tulis EA dalam keterangan resminya, seperti dinukil dari dexerto.

Meski begitu, mundurnya jadwal perilisan jadwal Play Live bisa jadi tak berpengaruh pada jadwal perilisan FIFA 21. Pada dua edisi sebelumnya, game ini dirilis jelang akhir September. Sementara untuk versi beta-nya diluncurkan pada 9 dan 22 agustus. Seri Beta dirilis lebih cepat agar EA bisa mendapatkan masukan dari para komunitas untuk membuat game terlihat lebih baik.

Jangan lupa mengikuti update terkini seputar turnamen FIFA 20, Efootball PES 2020 dan FUT CUP di Indonesia Gaming League (IGL) Season 2, untuk informasi lebih lanjut, silahkan follow akun resmi Instagram IGL  dan download aplikasinya di Google Play atau App Store

Selalu update berita terbaru seputar Indonesia Gaming League hanya di vivagoal.com

5 Pemain Chelsea yang Diprediksi Alami Perubahan Rating di FIFA 21

Vivagoal  –  IGL  – Musim ini, Chelsea lumayan tampil impresif di bawah asuhan Frank Lampard. Performa the Blues seakan menjanjikan baik di kancah domestik maupun Eropa. Hal ini jelas berdampak pada rating para pemain di game FIFA 21 yang akan dirilis beberapa bulan lagi.

Musim perdana Lampard di Chelsea diwarnai dengan transfer embargo. Chelsea tak bisa menambah dana belanja karena larangan membeli pemain. Lampard, selaku manajer memutar otak untuk memaksimalkan skuat yang ia miliki. Beberapa pemain muda sukses diorbitkan dan hasilnya sangat memuaskan.

Tammy Abraham, Mason Mount, Fikayo Tomori hingga Reece James harus mengisi starting line up the Blues. Spesialnya, nama-nama yang disebut di atas berhasil memberikan pengaruh signifikan bagi klub. Hal ini jelas menjadi angin segar bagi Chelsea dan Timnas Inggris. Tim Tiga Singa tidak perlu khawatir tentang skuat mereka di masa mendatang karena The Blues memiliki segudang pemain terbaik yang siap berlaga di Tim Nasional

Sebelum pandemi Corona, Chelsea sukses berada di posisi keempat dengan raihan 48 angka dari 29 laga yang dimainkan. Di luar negeri, Jorginho dan Kolega masih mampu berbicara banyak. Mereka melaju hingga fase perempat final Piala FA dan babak tiga Piala Liga. Sementara di Liga Champions, Chelsea masih berada di fase gugur sementara sempat dipecundangi Bayern Munchen di Stamford Bridge.


Baca Juga:


Menanti kinerja mereka di musim ini, menarik untuk memprediksikan peringkat dari berbagai pemain the Blues untuk musim depan di FIFA 21. Menukil halaman Realsports 101, Vivagoal telah mengumpulkan 5 nama yang akan mendapatkan peringkat perubahan, baik naik cepat maupun lambat. Siapa saja mereka? Berikut pertemuan.

  1. N’Golo Kante (OVR 89 – 88)

Musim ini, Kante memang kurang tampil maksimal. Di tangan Lampard, ia kembali mendapatkan zona nyaman dengan bermain sebagai gelandang bertahan. Hal ini tidak pernah ia rasakan di bawah naungan Maurizio Sarri.

  1. Hakim Ziyech (OVR 85- 86)

Ziyech menjadi rekrutmen pertama Chelsea pasca transfer embargo. Untuk mengundang ke London Barat, the Blues harus merogoh kocek hingga 40 Juta Euro untuk Ajax. Pemain Performa Maroko bersama tim Ibu Kota Belanda memang terbilang impresif.

Menukil laman transfermarkt, Ziyech mampu mengoreksi 35 laga bersama Ajax dan mengemas 8 gol serta 21 assist. Raihan ini semakin diprediksi akan semakin naik rating di FIFA 21. Bahkan andai performanya terus moncer bersama Chelsea, bukan tak mungin ratingnya juga akan terkerek

  1. Matteo Kovacic (OVR 82- 83)

Kovacic menjadi maestro permainan Chelsea Musim ini. Pemain berdarah Balkan menjadi pemain yang tampil menonjol dengan berbagai passing dan dipilih yang ia lakukan kala menjelajah lini depan. Chelsea untuk mendobrak pertahanan lawan.

  1. Tammy Abraham (OVR 76 – 81)

Ketakutan the Blues karena tak memiliki striker tajam dijawab dengan ditangkapnya Tammy Abraham. Pasca disekolahkan ke Aston Villa musim lalu, Tammy tampil lumayan apik kala didaulat sebagai juru gedor tim. Pemain 22 tahun mampu mengepak 15 gol dari 34 laga yang ia mainkan di berbagai kompetisi.

Performa tersebut meningkatkan diprediksi akan meningkatkan rating lima digit dari edisi sebelumnya. Mengingat usia yang masih muda, bukan tidak mungkin Abraham akan menjadi striker mematikan dan Lampard terus bermain selama beberapa menit.

  1. Mason Mount (OVR 79 – 81)

Gunung merupakan salah satu wonderkid Inggris Musim panas ini setelah Jadon Sancho. Ia mampu memainkan peran dengan baik di Chelsea saat usianya baru menginjak 21 tahun. Berposisi di lini tengah, Gunung sekaan menajdi jawaban kala the Blues menjawab kebuntuan dalam lini serangnya.

Pemain yang pernah memenangkan Derby Country sukses mengemas 41 pertandingan di berbagai kompetisi dan emncetak enam gol serta lima assist untuk Chelsea. Rasanya, duet Gunung dan Abraham di depan hanya tinggal menunggu waktu untuk pergi duet di Eropa, bahkan dunia dalam beberapa tahun mendatang.

Jangan lupa ikuti pembaruan yang diadakan FIFA 20, Efootball PES 2020 dan FUT CUP di Indonesia Gaming League (IGL) Musim 2, untuk informasi lebih lanjut, ikuti akun resmi Instagram IGL   dan unduh aplikasinya di  Google Play  atau  App Store

Selalu update berita terbaru tentang Indonesia Gaming League hanya di vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS