Tag: Garuda Muda

Prediksi Indonesia Vs Brunei: Tiga Poin Demi Lolos Semifinal

Vivagoal – Liga Indonesia – Tim Nasional Indonesia bakal menghadapi Brunei Darusalam dalam pertandingan keempat grup B SEA Games 2019 pada Selasa (3/12) malam WIB. Tiga poin jadi harga mati untuk membawa Garuda Muda lolos ke semifinal. 

Kekalahan di laga kontra Vietnam pada Minggu (1/12) kemarin membuat Indonesia saat ini baru mengumpulkan enam poin. Skuat besutan Indra Sjafri harus puas duduk di posisi ketiga di bawah Vietnam dan Thailand.

Vietnam mengoleksi nilai sembilan, sedangkan Thailand mengumpulkan enam poin karena unggul selisih gol dari Indonesia. Karenanya, kemenangan di laga melawan Brunei nanti jelas bakal mempermudah langkah Indonesia untuk mengunci tiket semifinal.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

Melihat kualitas permainan, Indonesia unggul atas Brunei. Skuat besutan Indra Sjafri disinyalir tak akan kesulitan meladani permaian negeri tetangga tersebut.

Berdasarkan statistik, Brunei selalu jadi bulanan-bulanan para lawannya. Sejauh ini mereka sudah kebobolan 16 gol tanpa sekalipun merobek jala lawan di gelaran SEA Games 2019.

Dengan trisula tajam yang diisi Egy Maulana Fikry, Saddi Ramdhani dan Osvaldo Haay seharusnya Indonesia seharusnya tak kesulitan meraih tiga poin di pertandingan nanti. Apalagi Garuda Muda dikenal punya kecepatan untuk mengeksploitasi pertahanan lawan.

Andai bisa meminimalisir kesalahan dan mampu memanfaatkan kecepatan, Indonesia diprediksi bakal menang dengan skor besar. Andai ini terjadi, kans menembus semifinal bakal terbuka lebar.

Prediksi Starting XI Indonesia Vs Brunei: 

Indonesia:
Nadeo Arga Winata; Andy Setyo Nugroho, Bagas Adi Nugroho, Firza Andika, Asnawi Mangkualam Bahar; Zulfiandi, Syahrian Abimanyu; Evan Dimas Darmono, Egy Maulana Vikri, Saddil Ramdani; Osvaldo Haay.

Brunei :
Mohd Jabidi Muhd Ishyra; Jaini Muhammad Nazif Safwan, Nokman Mohd Ridhwan, Aminuddin Muhammad Wafi, Basri Muhammad Abdul; Haji Sisa Mohammad Amin, Herman Abdul Hariz, Abdul Ghani Muhammad Rahimin, Azim Haziq Kasyful; Haji Ismail Nazirrudin, Said Muhd Hakeme Yazid.

Selalu update berita Liga Indonesia terbaru hanya di Vivagoal.com

Demi Emas, Garuda Muda Langsung Alihkan Fokus

Vivagoal – SEA Games – Tim Nasional Indonesia U-22 langsung menggenjot persiapan jelang laga kedua fase grup SEA Games Manila 2019. Garuda Muda dijadwalkan bakal bertemu Singapura pada Kamis (28/11) malam WIB.

Pelatih Indonesia, Indra Sjafri mengaku langsung mengalihkan fokus skuatnya ke laga melawan Singapura. Menurutnya pertandingan nanti sangat penting untuk menjaga kans Indonesia menembus semifinal.

“Laga melawan Singapura nilainya sama dan bahkan lebih penting dibanding laga pertama melawan Thailand. Untuk mengamankan tiket ke semifinal, kita harus menjaga tren kemenangan.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Jersey, Gratis!

“Karena itu, pemain harus cepat siap dan fokus ke pertandingan ini,” kata Indra Sjafri dilansir laman resmi PSSI.

Indra menambahkan, anak asuhnya dimanta waspada dan tetap menjaga fokus lantaran persaingan grup B terbilang ketat. Meski Indonesia memimpin bukan tidak mungkin Vietnam dan Singapura bisa memberi kejutan.

“Dengan persaingan yang ketat seperti ini, sangat penting untuk menjaga tren kemenangan,” lanjut Indra.

Indonesia sendiri berhasil meraih kemenangan 2-0 di laga perdananya saat ditantang Thailand. Gol Egy Maulana dan Osvaldo Haay sukses membungkam The White Elephant.

Selalu update berita Sea Games 2019 Cabor Sepakbola hanya di Vivagoal.com

Indra Sjafri Telah Umumkan Skuad Timnas U-23, Siapa Saja?

Vivagoal Berita BolaPelatih timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri telah mengumumkan 20 orang pemain muda Indonesia yang akan berjuang untuk SEA Games 2019.

Tim Garuda telah bergabung di Grup B bersama Thailand, Vietnam, Laos, Singapura dan Brunei. Indonesia memulai pertandingan sepakbola SEA Games 2019 pada 26 November melawan rival Thailand sebelum menghadapi Singapura dua hari kemudian.

Mereka akan mengakhiri aksi penyisihan grup dengan pertandingan melawan Vietnam, Brunei dan Laos masing-masing pada tanggal 1, 3 dan 5 Desember. Pertandingan semi final dan perebutan medali emas telah dijadwalkan pada tanggal 7 dan 10 Desember.

Inilah Daftar Skuad Utama Timnas Indonesia U-23:

Kiper
GK -Nadeo Arga Winata – Borneo FC
GK – Muhammad Riyandi – Barito Putera

Bek
CB – Andy Setyo – Tira Persikabo
CB – Bagas Adi Nugroho – Bhayangkara FC
CB – Nurhidayat Haji Haris – Bhayangkara FC
CB – Dodi Alekvan Djin – Persik Kediri
RB – Asnawi Mangkualam – PSM Makassar
LB – Firza Andika – PSM Makassar

Gelandang
DM – Zulfiandi – Madura United
DM – Rachmat Irianto – Persebaya
CM – Sani Rizki Fauzi – Bhayangkara FC
CM – Evan Dimas – Barito Putera
CM – Syahrian Abimanyu – Madura United
LM – Irkham Zahrul Mila – PSS Sleman
LM – Feby Eka Putra – Persija
LM – Saddil Ramdani – Pahang FA
RM – Witan Sulaeman – PSIM Yogyakarta
RM – Maulana Vikri – Lechia Gdanks

Penyerang
CF – Osvaldo Ardiles Haay – Persebaya
CF – Muhammad Rafli – Arema FC

Selalu update Berita Bola Terbaru hanya di Vivagoal.com

Ditantang Iran, Egy Bakal Jadi Poros Permainan Timnas

Vivagoal – Liga Indonesia – Tim Nasional Indonesia U-22 bakal berduel dengan Timnas Iran sebelum berangkat menuju SEA Games Manila. Kedua kesebelasan akan bertanding di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu (13/11/2019) malam.

Pemilihan Iran sebagai lawan uji coba bukan tanpa alasan. Secara level permainan, Iran berada satu level diatas pasukan Garuda Muda.

Menghadapi Iran membuat Timnas Indonesia U-22 bisa mengukur kekuatan mereka. Jika mampu meraih kemenangan, kualitas Timnas Indonesia U-22 bisa dikatakan sudah selangkah lebih maju dari peserta penyisihan grup SEA Games.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Jersey, Gratis!

Sebelumnya, Timnas Indonesia U-22 sudah tiga kali menggelar pertandingan uji coba melawan Cina, Yordania, dan Arab Saudi. Namun, mereka hanya mampu bermain imbang melawan Arab Saudi dan sisanya berakhir dengan kekalahan.

Secara kualitas, skuat besutan Indra Sjafri memang tidak terlampau ketinggalan dari para pemain Iran U-23. Adapun Egy Maulana Vikri bakal bakal jadi poros permainan Indonesia di laga nanti. Torehan 15 gol dari 16 pertandingan jadi bukti kehebatannya. 

Selain itu, skema permainan Indra Sjafri yang mengandalkan kecepatan cocok dengan gaya main winger 19 tahun itu. Dimana bersama Lecia Gdanks, Egy kerap di plot sebagai sayap.

Selalu update berita Liga Indonesia terbaru hanya di Vivagoal.com

Timnas U-23 Fokus Benahi Pertahanan

Vivagoal – Liga Indonesia – Timnas Indonesia U-23 tengah melakukan persiapannya menuju Sea Games 2019. Lini belakang jadi fokus tim kepelatihan Garuda Muda dalam Training Camp kali ini. 

Pelatih Timnas, Indra Sjafri mengaku dirinya tak bakal membenahi kondisi fisik para pemainnya. Dalam TC kali ini, dirinya bakal fokus menggembleng Garuda Muda dari segi taktik dan pemahaman permainan. 

“Di tim nasional, kami tidak lagi memperbaiki kondisi fisik para pemain, karena saya lihat kebugaran mereka semua terjaga di level klub, termasuk soal peningkatan taktik individual juga sudah tidak diberikan lagi.

Baca Juga:  Kalah Lagi, Pelatih PSM: Kami Apes!

“Jadi tadi kami lebih banyak melatih taktik bertahan. Hari ini, kami fokus memperbaiki defense dan rencana defense di SEA Games nanti,” ucap Indra Sjafri.

Selain pertahanan, dia berencana akan menggembleng transisi para pemainnya. Untuk membangun skuat yang solid menurutnya diperlukan transisi yang apik. 

“Kalau membangun sebuah tim, semua tim di dunia pasti bicara bagaimana menyerang, bagaimana dia bertahan, bagaimana dia bertransisi, dan soal ini akan kami berikan setiap hari kepada pemain,” imbuh Indra.

Selalu update berita Liga Indonesia terbaru hanya di Vivagoal.com

Undang Wasit di TC Timnas, Begini Harapan Indra Sjafri

Vivagoal – Liga Indonesia – Timnas Indonesia U-23 tengah menjalani pemusatan latihan di Yogyakarta Independent School. Pelatih Garuda Muda, Indra Sjafri bertutur training camp  kali ini difokuskan untuk mematangkan taktik. 

Menariknya, dalam sesi latihan kemarin,  Indra menyertakan sejumlah wasit tuk memberi sedikit pengetahuan kepada semua pemain Garuda Muda agar selalu tenang menghadapi segala situasi yang terjadi di atas lapangan.

Hal ini dilakukan Indra demi meningkatkan pemahaman permainan anak asuhnya. Terlebih tentang peraturan dan adab dalam bermain sepak bola.

“Saat kami minta pemain bertahan, bertahan lah yang profesional, usahakan jangan ada pelanggaran yang bisa menimbulkan situasi berbahaya seperti free kick, atau penalti. Termasuk pelanggaran yang bisa mencelakakan lawan.

“Jadi kami memang sengaja datangkan tim wasit tuk memberikan pengarahan langsung secara garis besar apa yang perlu dipahami pemain,” kata Indra.

Selalu update berita Liga Indonesia terbaru hanya di Vivagoal.com

Timnas U-23 Agendakan Dua Uji Coba Sebelum SEA Games 2019

Vivagoal – Liga Indonesia – Tim Nasional Indonesia U-23 teus menggenjot persiapan jelang SEA Games 2019. Akan berlaga di Manila  pada November nanti, Indra Sjafri, pelatih Timnas U-23 telah memanggil para pemain pilihannya dan mempersiapkan dua laga uji coba.

Timnas U-23 sendiri sudah melakoni latihan perdana pada pemusatan latihan (TC) di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Minggu (21/7/2019) malam. Pada latihan perdana ini 22 pemain telah bergabung dari 26 pemain yang dipanggil sang pelatih.

Selama TC kali ini yang akan berlangsung hingga akhir bulan nanti, Indra memastikan pihaknya akan menjalani dua laga uji coba. Nantinya dua laga tersebut akan dimainkan pada hari Kamis ini (25/7) dan Minggu (28/7).

Baca Juga : Persija dan PSM Dipastikan Pincang Jelang Final

“Pertandingan uji coba pertama adalah laga internal. Lalu kami akan menghadapi Lampung Selection di Lampung,” ujar Indra dilansir laman resmi PSSI.

Menurut Indra, dua laga tersebut menjadi kesempatan dirinya melakukan penilaian terhadap 26 pemain yang dipanggilnya. Para pemain yang dianggapnya berkualitas nantinya menjadi bagian dari 40 nama yang didaftarkan ke SEA Games 2019.

“Kami sudah harus mendaftarkan 40 pemain untuk SEA Games pada 2 September 2019. Untuk melengkapi itu, akan ada lagi TC bulan Agustus 2019 yang, sama seperti TC bulan Juli, banyak diikuti nama-nama baru,” tutup Indra.

Selalu update berita Liga Indonesia terbaru hanya di Vivagoal.com

Bima Sakti Panggil 37 Pemain Untuk Timnas U-16

VivagoalLiga Indonesia Pelatih Tim Nasional Indonesia U-16, Bima Sakti memanggil 37 orang pemain untuk mengikuti pemusatan latihan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. Nantinya, ia akan melakukan seleksi untuk menghadapi Kualifikasi Piala AFC U-16 2020 pada bulan September mendatang. 

Selain pemusatan latihan, Bima Sakti sekaligus akan melakukan seleksi diwaktu yang bersamaan. Dimana seleksi ini menjadi seleksi tahap kedua yang diisi oleh gabungan beberapa pemain.

“Seleksi tahap kedua ini diisi oleh pemain gabungan antara pemain yang sudah menjalani seleksi tahap pertama dan beberapa orang pemain baru. Dimana tujuannya saya adalah untuk melihat dan mencari lagi pemain lain dalam mengisi pos-pos yang saya rasa perlu,” jelas Bima dilansir laman resmi PSSI.

Bima menambahkan dirinya sudah memiliki kerangka untuk membentuk timnas U-16. Menurutnya setiap posisi nantinya akan dihuni dua sampai tiga pemain.

“Saya sudah memiliki kerangka tim. Nantinya saya ingin di setiap posisi di isi dua sampai tiga pemain dengan kualitas dan kemampuan yang setara,” tambah Bima.

Baca Juga : Beto Minta Timnas Indonesia Terus Didukung

Nantinya, Bima sebagai pelatih akan mengandalakan skema permainan menyerang dengan mengandalkan kecepatan. Terlebih pemain-pemain indonesia memiliki sayap yang memiliki kelebihan dalam hal kecepatan.

“Ya kecepatan menjadi kunci utama tim ini. Karena itu kelebihan dari pemain-pemain Indonesia. Di sini saya juga memiliki sayap-sayap seperti Rui, Alexandro mereka punya kecepatan di sayap. Jadi kami main di tengah hanya sebagai poros, untuk main ke luar (sayap),” tutup Bima.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Intip Kekuatan Lawan, Garuda Muda Terbang ke Singapura

VivagoalLiga IndonesiaTimnas Indonesia U-23 akan mematangkan persiapan menuju Sea Games 2019 dengan mengikuti sebuah turnamen berskala regional. Rencananya Garuda Muda akan bertarung di  Merlion Cup Singapura pada 7-9 Juni mendatang.

Kepastian itu didapat setelah Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria mengungkapkan Garuda Muda akan ambil bagian di Merlion Cup. “Timnas Indonesia U-23 dipastikan akan ambil bagian dalam turnamen Merlion Cup 2019 di Singapura,” ungkap Ratu Tisha Destria, Sekjen PSSI.

Turnamen yang digelar sejak 1982 itu rencananya akan dilangsungkan di Stadion Jalan Besar, Kallang, Singapura. Pada turnamen ini, Indonesia berada satu grup bersama Thailand, Filipina dan tuan rumah Singapura.

Turnamen Merlion Cup 2019 akan dimanfaatkan oleh coach Indra Sjafri untuk mengintip kekuatan calon lawan mereka di ajang Sea Games mendatang, khususnya Filipina yang akan menjadi tuan rumah perhelatan olahraga terbesar di kawasan Asia Tenggara tersebut.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Costa Pernah Bela Dua Timnas, Kenapa Ezra Tak Bisa Bela Indonesia?

VivagoalLiga IndonesiaDi saat Ezra Walian dilarang untuk membela timnas Indonesia karena sudah pernah membela timnas Belanda U-17, hal yang berbeda justru dialami oleh penyerang Atletico Madrid, Diego Costa dan Kevin-Prince Boateng yang bisa tetap bisa bermain di dua timnas.

Ezra dipastikan gagal membela timnas Indonesia U-23 di babak kualifikasi Piala Asia U-23 2020 karena terkendala masalah administrasi. Status Ezra yang sudah pernah membela timnas Belanda di ajang Euro U-17 membuat FIFA tak memperkenankan Ezra membela Garuda Muda meski telah berada di Vietnam.

Ezra dalam hal ini tidak memenuhi pengecualian yang kemudian tertuang di pasal 8 A Statuta FIFA. Dalam pasal itu, FIFA menyebut seorang pemain punya kesempatan sekali berganti kewarganegaraan dalam hidupnya. Baik itu untuk pemain yang berkewarganegaraan ganda maupun pemain yang berkesempatan mendapatkan kewarganegaraan baru.

“Dia tidak pernah bermain baik penuh maupun tidak di kompetisi resmi pada Kategori A match untuk asosiasinya saat itu, dan pada saat dia bermain secara penuh maupun tidak di laga internasional pada kompetisi resmi dari asosiasinya saat itu, ia telah memiliki kewarganegaraan dari tim yang ia hendak bela (negara baru).” Tulis Statuta FIFA.

Lantas, hal yang membedakan kasus Ezra, Costa, Boateng dan Geoffrey Kondogbia, termasuk Pepe dan Deco yang kelahiran Brasil dikarenakan negara kelahiran mereka mengizinkan warganya memiliki negara ganda.

Costa mendapat paspor Spanyol setelah tinggal lima tahun lebih disana. Dua laga friendly match  yang dilakoninya bersama Brasil lawan Italia dan Rusia bukan laga tipe A menurut statuta FIFA.

Deco dan Pepe juga tinggal di Portugal tapi belum pernah main untuk timnas Brasil. Sehingga bisa membela Portugal. Sementara Boateng, bisa membela Ghana, negara kelahiran Ibunya, meski pernah bermain bersama timnas Jerman di level usia muda.

Lain lagi dengan kasus gelandang Prancis, Geoffrey Kondogbia yang pernah bermain di level junior sampai senior timnas Prancis. FIFA mengizinkan Kondogbia berpindah timnas pada Agustus 2018 karena dia punya dua kewarganegaraan, Prancis dan Republik Afrika Tengah. Selain itu, lima pertandingan Kondogbia bersama Prancis bukanlah laga kategori A.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS