Tag: Jakmania

Sikap Jakmania Ditengah Penundaan Kompetisi

Vivagoal – Liga Indonesia –  Lanjutan kompetisi Liga 1 2020 hingga saat ini masih menggantung. Uniknya, Jakmania, punya sikap tersendiri soal situasi ini. 

Menurut Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno, meski kecewa tapi pihaknya menilai penundaan ini dengan positif. Dia bahkan berharap seluruh anggota Jakmania bisa tetap berkontribusi dalam perkembangan Persija Jakarta.

“Pasti kami kecewa. Kami masyarakat bola sangat kecewa karena pihak operator dan PSSI telah memberikan harapan bahwa Liga 1 akan dimulai lagi.

“Saya pikir ini merupakan situasi sulit bagi semua pihak. Namun, bisa memutar waktu kembali, saya harap pihak PSSI maupun PT LIB bisa mematangkan proyek ini secara matang lagi,” ujar Diky saat diwawancarai oleh Vivagoal.

Lebih lanjut, Diky tak memungkiri, para suporter khususnya Jakmania terkena dampak dari penundaan kompetisi. Terlebih sepak bola sudah menyatu dengan sendi-sendi kehidupan.

“Kami dari pihak suporter mendapatkan dampak dari penundaan Liga 1 2020. Cobaan paling berat bagi penonton adalah tidak bisa menonton tim kesayangannya. Bagi budaya Indonesia sendiri, bola bukan hanya hiburan semata, namun bola sudah menjadi bagian hidup dari sendiri,” tandasnya.

Lebih lanjut, sebagai Ketum Jakmania, Diky punya beberapa cara positif yang bisa dilakukan Jakmania ditengah penundaan kompetisi. Simak perbincangan selengkapnya di Vivagoal One on One lewat platform kesayangan Anda.

Selalu update berita terbaru seputar  Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Rohit Jelaskan Alasan Bertahan dan Laga Yang Paling Berkesan di Persija

VivagoalLiga Indonesia – Pemain asing Persija Jakarta, Rohit Chand membeberkan alasannya bertahan lama dan laga yang paling berkesan selama di Persija Jakarta.

Rohit merapat bersama Persija pada tujuh tahun silam setelah ia memperkuat PSPS Pekanbaru, Rohit sebenarnya sempat berpindah pada beberapa tim lain sebelum kembali menempatkan pilihannya pada tim kebanggaan warga Jakarta ini.

Gelandang asal Nepal milik Macan Kemayoran, Rohit Chand beberkan alasannya setia untuk tim asal ibukota itu dalam laman resmi Persija. Pasalnya hingga saat ini pemain bernomor punggung 32 itu telah memperkuat Persija Jakarta selama tujuh musim.

“Setelah memutuskan meninggalkan PSPS saya bergabung bersama Persija, banyak hal yang berbeda kala awal kedatangan saya di sini, salah satunya tekanan dari para suporter. Tapi saya menganggap hal itu wajar, karena ini adalah tim besar dan saya menikmati itu,” ujar Rohit.

Pemain asal Nepal itu juga mengungkapkan banyak tim yang menawarkan ia untuk memperkuat tim mereka, tapi Rohit menolaknya karena loyalitas Jakmania menjadi salah satu alasan terkuatnya untuk tetap berseragam Macan Kemayoran.


Baca Juga:


“Saya sebenarnya telah mendapatkan tawaran dari tim lain, tapi saya tidak tertarik. Saya sudah jatuh cinta dengan Persija. Selain itu Jak Mania selalu berada di sisi Persija baik suka ataupun duka, itu adalah suatu hal yang luar biasa,” tambah pemilik nomor punggung 32 itu.

Pemain berusia 28 tahun itu ternyata memiliki dua laga yang paling indah selama ia memperkuat Macan Kemayoran. Kedua laga itu adalah kala Persija mengalahkan Bali United di Piala Presiden dan Mitra Kukar di Liga 1 tahun 2018 lalu.

“Sebenarnya banyak sekali momen yang berkesan untuk saya selama di sini. Tapi bila harus memilih maka saya akan memilih laga saat kami menaklukan Bali United di partai final Piala Presiden 2018 lalu. Karena kami sudah menunggu lama untuk berikan gelar juara pada Jak Mania.

“Jadi laga itu sangat berkesan untuk saya. Satu laga lainnya adalah saat kami memastikan gelar juara Liga 1 setelah menaklukkan Mitra Kukar. Laga itu cukup membuat kesan untuk saya. Tapi final melawan Bali selalu spesial untuk saya,” tutup Rohit Chand.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Legenda Persija Ungkapkan Arti The Jak Baginya

VivagoalLiga Indonesia – Pemain legenda Persija, Nuralim merasa sangat tersanjung atas loyalitas The Jak kepada dirinya, pria yang kerap disapa Jabrik ini pun dibuatkan sebuah lagu oleh para pendukung setia Persija Jakarta itu.

Nuralim adalah salah satu pemain Persija yang memiliki ikatan luar biasa dengan Jakmania, kecintaan Jabrik pada Macan Kemayoran tak perlu diragukan lagi. Pasalnya pria bernomor punggung 19 itu telah berseragam Macan Kemayoran sejak 1996 hingga 2002.

Loyalitas Jabrik pada Persija pun dibalas dengan hal yang serupa dari Jakmania, pendukung setia Persija itu membuatkan sebuah lagu atas loyalitas pria kelahiran Bekasi ini.

“Anak The Jak, asyik-asyik. Atraksi nya makin apik. Persija main cantik dipimpin kapten Jabrik, sudah pasti yang terbaik…”

Sepenggal lagu yang diciptakan untuk Jabrik ini selalu terasa spesial baginya. Jabrik mengungkapkan bahwa kala mendegar lagu itu semangat di dalam lapangan terasa semakin berlipat ganda, Jabrik sadar bahwa tidak semua pemain dibuatkan lagu oleh suporter tim mereka.

“Saya menjadi salah satu pemain yang beruntung dengan dibuatkan lagu itu. Syair yang dinyanyikan seolah menjadi penghormatan dari The Jak untuk saya. Tentu saya kaget ketika mendengar nyanyian itu.

“Dari saya pribadi, saya akan sangat bersemangat ketika mendengar lagu itu dinyanyikan. Terlebih saat The Jak mengumandangkannya di Lebak Bulus. Dan Alhamdulillah para striker lawan seolah kesulitan melewati saya,” ucap Nuralim dalam laman resmi Persija.


Baca Juga: 


Pria berusia 46 tahun itu menjelaskan bahwa Jak Mania memiliki peran penting selama ia memperkuat Persija, ia juga menambahkan bahwa antara dirinya dan Jakmania seperti memiliki ikatan yang luar biasa.

Disamping itu Liga Indonesia 2001 menjadi momen terbaik untuknya, ia dapat mengantarkan Persija meraih gelar juara usai taklukan PSM Makassar dengan skor tipis 3-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada tanggal 7 Oktober 2001.

“Kala saya memperkuat Persija, Jak Mania dan bung Ferry sangat menyatu dengan para pemain, kami tampil kompak bersama-sama. Mimpi terbesar saya juga terwujud usai membawa klub ini menjadi juara. Tentu itu adalah sebuah momen berharga yang tidak bisa dibayar dengan apapun,” tutup Nuralim.

Selalu update berita terbaru seputar  Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Faktor-Faktor yang Membuat Osvaldo Haay Terima Pinangan Persija

Vivagoal – Liga Indonesia –  Osvaldo Haay resmi menjadi punggawa Persija Jakarta per Senin (10/2) sore. Pemain asal Papua itu menyebut jika hampir semua pemain ingin membela tim asal Ibu Kota. Mengapa?

Saya mengucapkan terima kasih kepada tuhan, juga kepada Persija yang sudah terima saya sebagai keluarga besar di Persija. Tentu bagi saya merupakan suatu kebanggaan ya bisa bergabung bersama Persija karena siapa yang tidak mau juga main buat Persija,” kata Osvaldo, dinukil Goal Indonesia.

Baca Juga: Jelang Lawan Persela, Otavio Dutra Berikan Kalimat Berkelas

Osvaldo, yang dikontrak setahun ke depan dengan opsi perpanjangan kontrak pun mengaku jika keberadaan Jakmania membuatnya ingin berlabuh ke Persija. Fanatisme the Jak membuat eks Persipura ini tak berpikir dua kali kala tawaran dari Macan Kemayoran datang.

“Persija merupakan tim legendaris di Indonesia, merupakan tim besar, dan juga memiliki suporter yang sangat militan dalam mendukung, itu yang membuat saya tertarik, dan itu menjadi tantangan tersendiri buat saya bagaimana untuk bisa bermain bersama Persija dan bekerja sama bersama pemain-pemain terbaik yang ada di liga Indonesia,” ucapnya.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Buat Jakmania, Berikut Tips Murah Nonton Persija di Piala Gubernur Jatim

Vivagoal – Liga Indonesia – Buat The Jakmania yang ingin datang langsung menyaksikan tim kesayangannya, Persija Jakarta bermain di turnamen Piala Gubernur Jatim 2020 yang bakal kick-off 11 Februari besok di Malang, berikut tips murah datang ke Stadion Kanjuruhan, Malang.

Sebelumnya, Persija Jakarta tergabung di grup B bersama Arema FC, Persela Lamongan, dan klub asal Malaysia, Sabah FA. Untuk laga pembukaan, Persija Jakarta bakal menghadapi Persela Lamongan, Selasa (11/2/2020) sore WIB.

Berikutnya ada tuan rumah Arema FC yang berduel melawan Sabah FA, Selasa (11/2/2020) malam WIB. Khusus untuk grup ini, semua laga diyakini bakal dipenuhi oleh para pendukung masing-masing, yang mana, Persija, Arema dan Persela memang dikenal punya basis massa cukup besar.

Baca Juga: Susun Tim Terbaik di MPL Liga Fantasi dan Dapatkan GoPay

Khusus buat fans Persija, ada tips murah buat yang ingin datang langsung menonton di stadion Kanjuruhan, Malang. Dilansir dari tiket.com, harga tiket kereta dari Pasar Senen, Jakarta menuju Malang, untuk kereta Majapahit 252 tujuan Stasiun Kepanjen tertera harga Rp 270 ribu.

Tapi bila ingin lebih cepat tiba, bisa naik kereta Bima 72 yang tiba di Stasiun Lawang. Mengenai akomodasi atau penginapan, ada beberapa hotel yang dekat dengan stadion Kanjuruhan. Dikutip dari penginapan.net, ada losmen yang menawarkan kamar dengan tarif Rp 50 ribu hingga Rp 70 ribu per malam.

Baca Juga: 5 Fakta Tan Liong Houw, Legenda Persija Jakarta

Dan berikut rincian perjalanan tandang The Jakmania dari Jakarta ke Malang:

Tiket Kereta: Pulang Pergi Rp 270 ribu
Penginapan: Rp 50 ribu – Rp 70 ribu per malam.

Untuk informasi, harga tiket pertandingan yang dibanderol panpel Arema berada di angka Rp 30 ribu untuk kelas ekonomi, dan yang termahal berada di kisaran Rp 100 ribu tuk kelas VVIP.

Selalu update seputar Berita Liga Indonesia Terbaru hanya di Vivagoal.com

Persija Bertanding Di Hari Kerja, Animo Jakmania Datang ke Stadion Menurun

VivagoalLiga Indonesia – Jumlah penonton Persija Jakarta terus menurun dalam tiga laga terakhir. Dari yang sebelumnya 21.030 ketika melawan PSIS Semarang, turun menjadi 13.227 saat tim Macan Kemayoran menghadapi Bali United, kemudian menurun lagi hanya sisa 5.525 ketika meladeni Barito Putera.

Adapun ketiga laga tersebut digelar di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi. Menurunnya animo The Jakmania tuk datang langsung menonton di stadion ditengarai karena performa tim Macan Kemayoran yang tak kunjung bisa konsisten.

Baca juga: Elite Pro Academy U-20: Persija Akan Berjuang di Dua Laga Ini

Namun, CEO Persija, Ferry Paulus berpendapat lain. Menurutnya, kurangnya minat masyarakat datang langsung menonton Persija bermain karena hampir semua laga kandang yang mereka jalani digelar di hari kerja.

Oleh karenanya, Ferry mengatakan bahwa Persija memilih bermarkas di Stadion Patriot merupakan pilihan yang bijaksana saat pertandingan dilangsungkan di hari kerja ketimbang menghambur banyak uang hanya tuk bermain di SUGBK.

“Sebenarnya bermain di SUGBK sangat memungkinkan tuk menarik minat masyarakat mau datang menonton di stadion. Tapi karena pertandingan banyak yang digelar di hari kerja, jadinya tidak ideal. Yang pasti, kami tetap butuh dukungan yang massif meski dengan kapasitas stadion Patriot yang tidak terlalu besar.” harap Ferry.

Namun untuk laga melawan Madura United dan Persebaya yang rencananya digelar di pekan ke-32 dan pekan ke-33, Ferry tidak menutup kemungkinan akan menjamu kedua raksasa Liga 1 itu di SUGBK.

Baca juga: Persija Kantongi Nama Pelatih Asing untuk Musim Depan

“Melawan Madura United dan Persebaya kami kemungkinan akan pakai SUGBK. Tapi yang bikin repot karena kalau di GBK, jika laga digelar di hari kerja, tidak bisa main di malam hari.” tutupnya.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Suporter Persija Ini Kembali Catatkan Rekor!

VivagoalLiga Indonesia – Fans Persija Jakarta, Jakmania kembali menampilkan rekor pada laga pertama final Piala Indonesia 2019 antara Persija Jakarta vs PSM Makassar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (21/7/2019),

Berdasarkan catatan bahwa jumlah penonton laga Persija vs PSM melampaui laga Persija vs Persib Bandung pada 10 Juli lalu yakni mencapai 70.306 orang. Yang mana sebeumnya pertandingan melawan Persib, jumlah suporter yang hadir di SUGBK mencapai 70.136

Dalam jumlah ini, fans Macan Kemayoran mendapatkan apresiasi oleh Ketua Panpel Persija, Haen Rahmawan yang menilai Jakmania sangat luar biasa di pertandingan tersebut. Apalagi selama pertandingan berlangsung tertib.

“Suporter Jakmania memang sangat top dan luar biasa membakar semangat pemain dan tentunya sangat tertib baik dari sebelum pertandingan hingga pertandingan usai,”tegas Haen dilansir dari Persija.id.

Pertandingan Persija vs PSM berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan tuan rumah. Dalam hal ini, gol semata wayang Persija pada laga pertama final Piala Indonesia dicetak oleh Ryuji Utomo pada menit ke-87.

Pada pertandingan leg kedua final Piala Indonesia akan berlangsung di Stadion Andi Mattalatta, Mattoangin, Makassar, Minggu (28/7/2019). Tim Oranye bisa juara jika menahan imbang PSM, atau kalah selisih satu gol dengan raihan gol tandang.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

HOT NEWS